En annen stoffet for å bekjempe impotens, for som det er etterspørsel, er Levitra Kjøp Levitra With Dapoxetine Uten Resept Stoffet er med høy effektivitet, noe som er bekreftet i flere kliniske studier Generisk Levitra 20mg Den aktive ingrediensen i Levitra vardenafil fungerer.

BATU 2BATU 1Batu empedu adalah batu yang terbentuk dan ditemukan pada sistem empedu yaitu saluran dan kantong empedu. Sistem empedu adanya didaerah hati dengan kandung atau kantong empedu yang menempel ke organ hati dan berwarna kehijauan.

Bila pecah, kandung empedu akan menularkan rasa pahit pada hati dan organ lain yang terkena cairan empedu. Hal ini dapat dirasakan pada hati ayam dimana bila tanpa sengaja kantong empedu pecah, maka rasa hati ayam dan daging nantinya setelah matang akan terasa getir-pahit..

Cairan empedu bersifat asam, sangat pahit dan berfungsi mengikat lemak/kholesterol. Bila konsentrasi cairan empedu sedemikian padat, akan mudah terbentuk batu empedu yang pada gilirannya akan menimbulkan masalah kesehatan yang kompleks. Apa saja permasalahan yang ditimbulkan  batu empedu?

Batu empedu dibagi menjadi 2 macam, yaitu batu kholesterol dan batu non-kholesterol. Yang membedakan keduanya adalah kandungan batu pada saat dilakukan analisa batu. Juga warnanya berbeda : batu kholesterol berwarna kekuningan sedangkan batu non-kholesterol hitam pekat, mirip biji pepaya. Kedua jenis batu bisa dilihat pada gambar yang menyertai artikel ini dibagian atas : kiri batu non-kholesterol dan kanan batu kholesterol.

Adanya batu dalam sistem empedu, akan menimbulkan rasa sakit nyeri yang terasa menusuk-nusuk di bagian perut kanan atas. Nyeri ini hilang timbul, tidak terus-menerus jadi ada interval antara dua serangan nyeri. Saking begitu nyerinya, ada pasien yang datang hampir pingsan menahan rasa nyeri yang amat sangat..

Bila sampai seperti itu kondisinya, maka tidak ada jalan lain kecuali operasi yang dapat menolong penderita. Operasi dilakukan untuk mengeluarkan seluruh batu yang berada dalam sistem empedu : saluran maupun kantong empedu.

Operasi dapat dilakukan secara konvensional dengan membuat sayatan cukup lebar didinding perut yang disebut laparotomy. Atau yang populer saat ini yaitu melalui bedah laparoskopi, yaitu membuat sayatan kecil yang cukup untuk dimasuki alat laparoskop semacam keker untuk meneropong melalui lensa fibre yang dimasukkan  kedalam perut dan  lalu dihubungkan ke layar monitor seperti layar TV.

Kantong empedu yang sarat dengan batu dan kelainan lain yang mungkin ada, akan terlihat jelas dilayar monitor. Kemudian gunting diarahkan ke bagian yang akan dipotong. Demikian kira-kira prinsip kerja laparoskop.

Ditangan yang akhli menggunakan laparoskop, proses operasi akan menjadi jauh lebih cepat, dan juga meninggalkan bekas luka sayatan yang jauh lebih kecil. Logikanya beaya operasi laparoskopi seyogyanya lebih murah dari operasi biasa. Namun RS biasanya menarik beaya lebih tinggi, dengan memperhitungkan investasi alat canggih laparoskop itu.

Batu empedu bila tidak dibuang, lama-kelamaan menimbulkan radang yang bila tidak diobati akan berlanjut menjadi kanker kantong empedu. Bila telah terjadi kanker kantong empedu, biasanya usia penderita tidak akan lama lagi. Kanker ini terkenal sangat ganas hampir seganas kanker pankreas yang sudah kita ketahui.

Di Amerika Serikat, kanker kantong empedu umumnya lebih sering ditemukan pada kelompok orang-orang Indian dan jarang pada kelompok kulit putih (kaukasia) . Hal ini kemungkinan berkaitan dengan jenis makanan yang dikonsumsi.

Dari data statistik, penderita batu empedu biasanya dalam bahasa Inggris disingkat menjadi 3F, yaitu : fat, fourty and female. Iya, betul pasien biasanya perempuan gemuk di usia 40-an. Hal ini menambah panjang deretan risiko buruk dari perempuan yang berbobot lebih alias obese atau gemuk. Karena itu mari kita hindari kegemukan…

Popularity: 13%

Posted Sunday, September 7th, 2008 at 1:56 pm
Filed Under Category: Bahasa, Popular Health
You can leave a response, or trackback from your own site.

104 Responses to “Batu Empedu, sering diderita wanita gemuk pada usia 40-an”

Pages: « 5 4 3 2 [1] Show All

  1. 25
    nadi harta Says:

    salam kenal dok..
    ibu saya sudah operasi laparoskopi
    bagaimana perawatan yang dilakukan pasca operasi?
    apakah ada efek samping kalau empedunya diambil?
    pantangan apa yang harus dilakukan pasca operasi, adakah perlu diet khusus?dan apakah batu empedu dapat kembali muncul, setelah dioperasi???bagaimana cara mencegahnya?

  2. 24
    aprilianti Says:

    Dok, kalau batu empedu bisa tidak dilaser ya, di RS mana saja bisa dilaser? dan berapa perkiraan biayanya? selain diabetes, mama saya takut pasca operasi bila operasi biasa

  3. 23
    Liu Says:

    Dok ,

    Papa saya umur 59 th dan sekitar 8 th yang lalu telah melakukan laparotomy . Bulan Mei ini papa saya masuk rumah sakit karena diduga ada peradangan dan menyebabkan Infeksi di saluran empedunya , kemungkinan besar penyebabnya adalah adanya batu di saluran empedu tersebut . Selama beberapa bulan ini papa saya mengkonsumsi obat yang menurut dokter bisa melarutkan batu empedu tersebut ( ursolik , dan sewaktu dirumah sakit diberikan urdahek ) walaupun proses tersebut agak lama , dan tidak menutup kemungkinan juga selama terapi tersebut saluran empedu nya terinfeksi kembali .
    Yang menjadi pertanyaan apakah batu disaluran empedu tersebut bisa diangkat ? Dengan cara apa dok ? Apakah aman melakukan operasi lagi mengingat umur papa saya yang sudah 59 th ?

  4. 22
    Dr. Sukma Says:

    hai Tati,

    Bila kantong empedu pecah, kondisi itu biasanya kritis dan harus dirawat di RS paling tidak di High Care Unit(HCU) bisa di ICU (intensive care unit).

    Sebaiknya ibunda dirawat saja, saya tidak berani memberikan saran pengobatan, selain rawat inap di RS.

  5. 21
    tati Says:

    bu dokter ibu saya positif di nyatakan kantung ampedu pecah di sluruh badan bintik-bintik merah dan biru-biru apakah penyakit itu bisa di sembuhkan dan bagaimana cara pengobatannya

    bagai mana solusinya dok?

  6. 20
    Dr. Sukma Says:

    Halo Susanto,

    Teruskan terapi dengan obat herbal dan diet rendah protein untuk mertua anda. Selama ini saya belum pernah dengar ada obat yang menurunkan creatinin.

    Jadi sebaiknya teruskan kebiasaan minum obat herbal plus temulawak untuk hepatoma, kanker hati mertua anda..

  7. 19
    Susanto Says:

    Selamat siang Dokter,
    Mertua saya ureum 120, kreatinin 3,7, Kalium 6.0 dan asam urat 10,4 serta Hepatoma 11,4cm. Selama 5 bulan terakhir dengan kondisi seperti tersebut mertua tidak HD, hanya diet rendah protein. Untuk menurunkan kreatinin seharusnya pake diet apa? atau ada obat penurun kreatinin? ada efeknya? Selama ini kami menggunakan obat-obatan Herbal

  8. 18
    Dr. Sukma Says:

    Halo Hilmi,

    Bereskan DM nya dulu-normalkan gula darah- setelah itu barulah batu dioperasi/diangkat.

  9. 17
    hilmi Says:

    Bu Dokter.
    Bagaimana cara pengobatan penyakit batu empedu pada penderita DM ( Diabetes Mellitus ) ??
    terima kasih

  10. 16
    Dr. Sukma Says:

    Hai Donny,

    Logikanya setelah kantong empedu beserta batunya diangkat/operasi seharusnya TIDAK ada lagi sakit seperti sebelum dioperasi.

    Anyway, apapun itu, bila kolik masih sering kumat lagi sebaiknya diperiksa lebih teliti. Kunjungi dokter bedah yang melakukan operasi dulu, sambil check-up luka/scar operasi, dll. Dengan melihat dan memeriksa solusinya akan JAUH lebih akurat dan menuntaskan masalah..

  11. 15
    Dr. Sukma Says:

    Hai Ijul,

    Maaf baru dijawab,kelewatan.
    Mengenai berapa totalbeaya untuk operasi pengangkatan batu empedu di RS Pondok Indah,saya kurang tahu. Karena setiap RS punya kriteria sendiri.Jadi paling pas jika anda tanyakan langsung ke bagian Customer Service (CS) RSPI.

    Prinsip yang saya tahu, semakin tinggi kelas perawatan anda, maka semakin mahal beaya operasinya termasuk fee dokter, sewa kamar operasi, obat2an dll.

  12. 14
    donny Says:

    dokter…

    Saya sudah dioperasi laparoskopi dengan kantung empedu diambil sekalian,pada waktu itu umur saya 27 tahun (tgl 26 September 2009) dan berat badan 48 kg. Saya termasuk pasien yang langka kata dokter – dokter yang menangani. Permasalahan saya saat ini adalah perut saya sudah 2 kali ini terasa kram sampai saya harus guling guling seperti pas ada batunya dulu. Pertanyaan saya apakah batu bisa muncul lagi di saluran empedu? Atau ini karena kolik saya pada waktu itu sedang berlebih sehingga saluran empedu kontraksi sangat kencang.Saya ucapkan terima kasih atas jawabannya.Sebagai informasi terakhir kambuh tanggal 25 Juli 2009 kemaren.

  13. 13
    ijul Says:

    Dok cuma mau tanya kira2 operasi laparoskopik di pondok indah dengan dr Hermansyur kena biaya berapa ya total keseluruhannya termasuk kamarnya?
    Tahun lalu saya dinyatakan kena infeksi kantung empedu akibat adanya batu dan juga efek dari tifoid yg sudah 2 tahun ini membuat saya langganan di rawat di rs.
    Nah waktu itu dokter bedahnya juga rekomendasikan ke rs pondok indah saja, tetapi saya masih takut utk operasi, jadi saya hanya mengatur pola makan rendah lemak saja sampai skrg.
    Tapi badan saya tidak pernah segar atau fit, jadi saya kepikiran mungkin bila sudah dioperasi badan saya bisa sehat kembali, hanya saja saya pingin tahu budgetnya, biar abis operasi ga pusing ma pembayaran.
    Kata dokter yg menangani saya, kasus saya termasuk jarang karena biasanya yg kena adalah perempuan gemuk dan berumur, sementara saya laki2, tahun lalu baru 30 tahun dan saya kurus.

  14. 12
    Dr. Sukma Says:

    Halo Tuti Saptarini,

    Mungkin anda termasuk ‘Exception to the Rule’. Jadi terima aja. Namun anda boleh coba dengan diet BEBAS karbohidrat, lemak, gula dan garam.

    Jadi makan sayuran dan buah saja TANPA yang lain-lain.
    Awalnya sulit-rasa cemplang dan anyep-setelah terbiasa, anda akan mudah melaluinya. Yang penting ‘dimana ada kemauan, disitu ada jalan’. Intinya KEMAUAN harus sangat kuat untuk menguruskan badan. Insya Allah akan berhasil..

  15. 11
    tuti saptarini Says:

    Bu dokter
    usia saya 27 th ,1 th yg laliu saya menjalani oprasi empedu padahal waktu itu saya ga terlalu gemuk dan setelah oprasi justru berat badan saya amat sukar dikendalikandok berat badan yang terus melonjak padahal makan spt biasa kenapa ini dok? apa setelah oprasi itu tubuh sudah tidak mampu mencerna lemak lagi ? bagaimana solusinya dok?

  16. 10
    Dr. Sukma Says:

    Halo Lisa,

    Meskipun tidak gemuk, batu empedu bisa terjadi. Hal ini berkaitan dengan asupan nutrisi/ jenis makanan yang biasa anda konsumsi.

  17. 9
    Dr. Sukma Says:

    Halo Noni,

    Sebaiknya batu empedu dioperasi. Biasanya dengan laparoskopi, batu empedu sekalian dengan kandung empedu akan diangkat semua.

    Dari pengamatan pasien pasca operasi, TIDAK ada efek samping setelah batu dan kantung empedu dibuang/operasi.
    Saran saya, segeralah BERESKAN masalah batu empedu anda ini, agar tuntas dan bisa kembali memberikan ASI penuh pada bayi anda lagi.

  18. 8
    Dr. Sukma Says:

    Halo Ais Saptodewo,

    Saya sendiri belumpernah membaca dan mendengar atau tahu tentang terapi batu empedu dengan apel.

    Yang saya tahu batu empedu selalu HARUS diangkat/operasi, bila ingin sembuh.Ada dokter di Jakarta (RS. Pondok Indah) yang sangat piawai dalam hal operasi laparoskopik batu empedu. Namanya Dr.Hermansyur, SpB.

  19. 7
    Ais Saptodewo Says:

    Salam kenal Ibu Dokter,
    Saya penderita batu empedu, hasil USG tg 15 April 2009 ada 7 bh @ 12 mm. Dokter suruh laparoskopi, tetapi saya minta waktu untuk pikir-pikir dulu. Saya ingin menanyakan mungkinkah batu empedu bisa dikeluarkan tanpa tindakan medis (operasi/laparoskopi)?.
    Mungkin dokter pernah mendengar terapi apel yg. banyak beredar di internet utk.mengeluarkan batu empedu tanpa operasi, (original article by dr. Lui Chiu Nan).
    Saya sudah mencobanya, saya ikuti tahap demi tahap dan pada hari ke 7 setelah malamnya minum Garam Inggris & olive oil, keluarlah “benda seperti kacang hijau” tetapi kenyal seperti rumput laut sebanyak kira-kira 40 bh@ 3-5mm. Akan tetapi yang menjadi pertanyaan saya apakah betul bahwa “benda hijau yang keluar” saat itu adalah benar batu empedu?? Kalau melihat ciri2nya, memang sesuai dengan diskripsi yang ada di beberapa artikel resep dr. Lui Chiu Nan, juga mirip dengan gambar-gambar batu empedu yang “katanya” bisa dikeluarkan dengan program “liver cleansing”. Akan tetapi benda tsb. pada waktu saya pencet dengan sendok plastik kog bisa pipih (tidak keras seperti batu). Selanjutnya setelah saya cuci bersih benda tsb. saya jemur dibawah terik matahari dan yang mengejutkan……sore hari saya lihat ternyata “benda/batu hijau” tsb. telah leleh/ mencair menjadi cairan kental seperti minyak, tetapi jernih seperti air. Yang jelas kondisi saya sesaat setelah benda hijau tsb. keluar merasa lebih enak/fit. Perut tidak merasa penuh, tidak merasa seperti ditusuk-tusuk duri. Akan tetapi pada waktu saya USG ulang tgl 29 April 2009, masih tampak batunya dan jumlahnya relatif masih sama dengan hasil USG tg. 15 April. Bagaimana komentar dokter??? Saya sbg. orang awam ingin mendapatkan informasi masalah ini dari narasumber yang tepat. Terima kasih Ibu atas informasinya. Salam……………

  20. 6
    Noni Says:

    Hi Dokter,
    Saya ada histori maag dan dalam bbrp tahun terakhir sering terkena serangan malam hingga harus UGD. Sekarang saya punya baby 6 bulan full ASI dan 2 minggu terakhir saya kena serangan hebat di abdomen kanan bawah rusuk dan punggung setelah ke internist USG ternyata ada batu empedu bbrp ada yg 1,5cm dan dua hari terakhir ini tak henti2 sakit timbul hilang tapi jangka panjang, dan ASI saya sudah berkurang drastis krn saya jaga makanan. Saya mengetik ini pun sedang berasa sakitnya. Pertanyaan saya laparoskopi itu hanya mengambil batu atau kantungnya? Lalu bila kantung diambil ada efek ke saya dok? Adakah cara lain? Saya sudah ga tahan dengan sakit ini usia 35thn berat 58kg thx

  21. 5
    lisa gunawan Says:

    saya tidak gemuk kok bisa ada batu di empedu ?

  22. 4
    Big boobs. Says:

    Teen big boobs….

    Big boobs. Lana s big boobs. Free big boobs. Big black boobs. Big natural boobs….

  23. 3
    Yana Sahertian Says:

    dokter…

    tahun 2002 dulu, saya mengalami usus buntu, lalu di sarankan oleh dokter untuk di operasi, dan dia menyarankan untuk di laser saja, 3 hari kemudian saya pulang kerumah, lalu, 7 hari setelah itu saya mengalami sakit yang sangat amat di perut saya, di sertai dengan muntah, dan buang2 air. lalu saya ke rumah sakit lagi, dan disarankan untuk di rawat, setelah satu minggu kemudian, saya di sarankan untuk usg lagi karena di curigai ada cairan di dalam perut saya. lalu setelah usg dugaan itu benar, ada cairan di dalam perut saya, dan itu harus di keluarkan, yang akhirnya saya di operasi kembali, perut saya di buka lagi, saya berada di rumah sakit hampir satu bulan pasca operasi tersebut. setelah sembuh saya pulang kerumah, tapi beberapa minggu kemudian saya mengalami sakit menusuk2 yang sangat hebat di bagian kanan atas perut saya, saya ke dokter lagi, dan katanya hanya kejang otot, bertahun-tahun kemudian perut saja sakit lagi, kata dokter itu hanya otot perut yang kejang, sedangkan saya tidak pernah melakukan olahraga yang berat, sekarang pun saya masih sering mengalami sakit menusuk-nusuk di perut kanan saya, tepatnya di sebelah pusar, sakitnya kadang masih bisa di tahan, karena suka hilang timbul, tapi kalau sakitnya sedang hebat, bernapas pun jadi susah.. saya bingung karena tidak pernah mendapatkan jawaban yang memuaskan dari dokter saya.
    pertanyaan saya:
    1. apakah penyakit itu disebabkan oleh operasi yang pernah saya jalani?
    2. apakah penyakit saya ini termasuk penyakit batu empedu?

    terima kasih yah dok, maaf terlalu panjang.

  24. 2
    Dr. Sukma Says:

    Hai Joeng,

    Ada betulnya apa yang anda tulis. Setelah sembuh dari hepatitis A, biasanya organ pencernaan belum pulih 100% ke kondisi normal, sebelum sakit hepatitis A. Menimbang hasil lab yang belum ideal, seperti LDL yang sedang dan HDL yang rendah serta trigelicerida yang tinggi. Maka saran saya, agar mengurangi konsumsi lemak/makanan berminyak/gorengan. Meskipun tekanan darah anda dalam batas normal, sebaiknya makan dijaga. Sebab hati dan pencernaan anda baru saja mengalami radang.

    Batu empedu sepertinya belum atau tidak. Sebab cirinya sangat khas yaitu rasa sakit seperti ditusuk-tusuk jarum pada perut kwadran atas sebelah kanan. Nyerinya hilang-timbul tidak terus-terusan.

    Dengan mengurangi konsumsi lemak, selain anda lebih sehat otomatis bentuk tubuh anda akan semakin memikat. Dengan berolah raga secara teratur, HDL akan naik dan LDL akan semakin turun, kondisi ini yang dicari agar badan sehat dan jantung tetap terpelihara dengan baik.

  25. 1
    Joeng Sukamto Jusud Says:

    Bu dokter,

    1 tahun lalu saya menderita Hepatitis Am tahun 2007 oktober.
    tahun ini 2008 mulai bulan agustus, saya merasakan pencernaan
    saya tidak dapat mencerna lemak, atau minyak dari makanan.
    sehingga saya lebih gendut dari yang dulu dulu. Apakah memang
    sehabis sembuh dari hepatitis A, hati dan empedu lebih sulit
    mencerna lemak dan minyak dari makanan?
    apakah ada batu empedu? LDL saya sedang (ambang batas sedang
    dan tinggi) HDL rendah dikategorikan tidak baik, trigricerida
    tinggi. tekanan darah normal 70-120.

Pages: « 5 4 3 2 [1] Show All

Leave a Reply

  • About

    Dr. Sukma Merati, DSPADr. Sukma Merati is founder and owner of Riau Pathology Center in Pekanbaru, Riau. Dr. Merati has had various international experience and training, including as a fellow doctor at The Mount Sinai Hospital in New York City, NY, USA (2000-2002). More >

  • Most Popular Posts

  • Calendar

    March 2015
    M T W T F S S
    « Dec    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  

    Archives By Month

    Backend

    Subscribe