SIROSIS ALKHepatitis sudah menjadi momok bagi sebagian besar penduduk di Indonesia, terutama di pedesaan dan juga dikota. Banyak sekali ditemukan penderita radang hati ini yang dirawat di rumah sakit, baik RS pemerintah maupun RS swasta.

Ada berbagai jenis hepatitis, tergantung jenis virus yang meyebabkan peradangan hati. Antara lain : hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C, hepatitis delta (non-A non-B/ NANB), hepatitis E, dst. Dari semua jenis ini, yang paling ditakuti hepatitis B dan hepatitis C.

Sebelum merebaknya pengguna narkoba jarum suntik, yang amat ditakuti adalah hepatitis B, karena bila tidak ditangani dengan baik, radang hati akan berlanjut menjadi kanker hati yang disebut hepatoma/hepato cellular carcinoma (HCC). Sebelum menjadi HCC, hati akan bertekstur keras dengan permukaan tidak rata, yang disebut sirosis hati. Namun akhir-akhir ini yang paling menakutkan adalah hepatitis C. Kenapa ?

Seiring makin maraknya penggguna narkoba jarum suntik, semakin tinggi pula angka kejadian hepatitis C yang sangat erat kaitannya dengan penderita HIV-AIDS. Penderita hepatitis C sejauh ini lebih banyak ditemukan di negara Barat dibandingkan negara-negara Asia dan Afrika.

SIROSIS VIRUSHal ini terkait life style, yang lagi dan lagi menjadi biang kerok. Virus hepatitis C sifatnya lebih ganas dari virus hepatitis B, karena virus hepatitis C  sangat sulit dibasmi/eradikasi. Sampai saat ini belum ada obat yang memuaskan dalam memberi kesembuhan kepada penderita hepatitis C. Meskipun penderita satu waktu dinyatakan sembuh, hal ini tidak menjamin penyakitnya tidak akan kambuh di satu saat nanti.

Kenapa jarum suntik dianggap sebagai penyebar hepatitis C ? Dari data statistik, kebanyakan penderita terkena setelah bergantian menggunakan jarum yang tidak steril, akibat tercemar oleh pengguna sebelumnya yang telah terinfeksi virus hepatitis C. Sampai saat ini jarum suntik yang tercemar menjadi penyebab utama penularan hepatitis dikalangan para junkies berbeda dengan hepatitis B.

Pada hepatitis B, penyebaran biasanya melalui cairan tubuh seperti : air liur, keringat, sperma, transfusi darah yang tercemar virus B, dll.  Jadi penggunaan sikat gigi dan handuk bersama-sama, dapat menularkan hepatitis B, apabila salah seorang pengguna sikat gigi atau handuk itu telah terdapat virus hepatitis B didalam tubuhnya.  Karena itu meskipun sahabat karib atau teman dekat/pacar sebaiknya masing-masing menggunakan sikat gigi dan handuknya sendiri-sendiri.

Selain hepatitis B dan hepatitis C, ada lagi penyebab HCC/kanker hati, yaitu jamur Aflatoxin. Jamur ini biasanya tumbuh pada makanan mengandung kelapa dan kacang tanah yang kedaluwarsa, lama tersimpan dan melewati expired date. Contoh makanan yang mudah berjamur semacam ini : kue-kue, roti, sambal pecel atau gado-gado instant yang dibungkus dalam plastik, kacang tanah, dll. Berita hangat belum lama ini, terbongkarnya pabrik pembuat roti di Jakarta Barat yang menggunakan roti yang sudah kedaluwarsa/ expired menjadi bahan pembuat roti yang dijual sangat murah dipasar tradisional dan dibeli masyarakat kalangan bawah. Bayangkan akibatnya..

Bagi sebagian besar masyarakat di Bali, waspadai makanan sisa sesajen yang saat dijemur, tak terduga tiba-tiba  kena air hujan. Ada kue uli, rengginang, ‘saur’ dan kacang, dan segala macam makanan dalam ‘banten’ tersebut dapat ditumbuhi jamur/kapang aflatoxin. Kalau dibagian luar sudah terlihat jamuran, sebaiknya semua dibuang saja, jangan dikerok bagian luarnya, tetapi selebihnya dikonsumsi.  Makanan berjamur meski sudah dihilangkan jamurnya, toch masih ada sisa-sisa jamur dibagian dalam makanan. Jadi jangan sayang membuang makanan yang tercemar. Dibandingkan penyakit yang ditimbulkan nantinya oleh jamur tersebut, akan jauh lebih merugikan secara finansial dan mental.  Hal ini mungkin bisa menjelaskan, kenapa insidensi HCC di Bali cukup tinggi. Disamping kebiasaan sebagian masyarakat terutama para pria, minum tuak/alkohol yang mengakibatkan terjadinya sirosis hati alkohol, untuk kemudian berlanjut menjadi HCC/kanker hati.

HCCSeperti pada kanker yang lain, faktor psikologis juga sangat berpengaruh terhadap terjadinya HCC, seperti : rasa sedih yang teramat sangat atau rasa tertekan secara psikologis yang tidak ada way-outnya. Jadi bila ingin bebas dari ancaman HCC, hiduplah berimbang antara kerja dan rekreasi. Work-acholic harus diimbangi dengan play-hard,  refreshing dan selalu positive thinking

Hepatitis C bila tidak tertangani dengan baik, dapat berkembang menjadi kanker hati atau HCC, sama seperti hepatitis B. Jadi perkembangan terakhir kedua hepatitis, B dan hepatitis C akan berujung menjadi kanker hati/HCC.

Pengobatan anti-virus untuk kedua hepatitis : B maupun C, selain beayanya sangat mahal, terkadang bisa juga tidak responsif alias resisten atau kebal terhadap obat yang diberikan. Disinilah letak kesulitan dan permasalahan kompleks dalam mengobati penderita yang tidak gampang. Selain faktor beaya, juga respons tubuh terhadap obat yang diberikan kepada penderita,  masing-masing bisa berbeda. Terakhir, hepatitis sering sekali kambuh, bila kondisi tubuh menurun..

Tiga gambar dalam tulisan ini : paling atas sirosis hati akibat konsumsi alkohol, tengah sirosis hati akibat radang virus dan paling bawah  kanker hati/HCC. Dua gambar tengah dan bawah menunjukkan gambaran makroskopis hati dan mikroskopisnya. Sedang gambar paling atas,  hati sebelum dan sesudah dibelah pada kasus sirosis hati akibat alkohol. Permukaan hati yang normalnya rata, halus dan kenyal menjadi sangat kasar, berbonjol-bonjol dan keras pada sirosis hati.

Popularity: 22%

Posted Saturday, July 19th, 2008 at 11:45 am
Filed Under Category: Bahasa, Popular Health
You can leave a response, or trackback from your own site.

403 Responses to “Hepatitis, sakit kuning bila terapi kurang memadai berkembang menjadi Kanker Hati”

  1. 1
    Kus Says:

    Denny, artikel yang bagus, ngeri juga ya. Soalnya saya kan(hobby) makan kacang tanah hampir setiap hari, kadang2 termakan yang busuk sekali2. Waktu dilepeh kan belum tentu jamurnya keluar semua ya. Juga gado2 cukup sering makannya. Yah, nasib aja deh ya.
    Orang China bilang Zi zu chan zu !Pasrah aja !
    Saran Denny untuk minum Nature-E setiap hari terus saya lakukan. Makasih ya.
    Salam dalam kasih Tuhan.

  2. 2
    Dr. Sukma Says:

    Kus,

    Mau dong, saya belajar bahasa Mandarin nanti, ya.
    Tidak ada kata terlambat untuk perbaikan. Dulu saya sering beli bumbu pecel/gado2 yang siap hidang, tinggal dicampur air hangat saja..

    Sekarang, lebih baik repot sedikit, asal aman.

  3. 3
    Endi Says:

    dear ibu, saya endi, semoga ibu masih ingat saya, saya telah telusuri semua artikel yg ada di website ibu, tapi saya belum menemukan artikel tentang kanker usus yg saat ini sedang menyerang ibu mertua saya. saat ini kondisi beliau benar2 hopeless, tekanan darah beliau cuma 80/50 dan selalu mengeluh kesakitan.

  4. 4
    Dr. Sukma Says:

    Halo Endi,

    Artikel yang anda maksudkan ada di tulisan saya pada 15 Februari 2008, dengan judul dan uraian yang kebetulan berbahasa Inggris, sbb. : “Colon cancer: why high fiber food and toilet training so important?”.

    Saya dapat merasakan apa yang anda rasakan pada saat ibu mertua sudah dalam kondisi hopeless seperti saat ini. Selain penyakitnya memang dalam kategori high risk, penanganan sejak awal -spt ceritra anda-memang sudah kurang tepat.

    Namun demikian, semoga diberi petunjuk oleh Sang Maha Pencipta sehingga ada jalan lain untuk menyelamatkan beliau. Amien…

  5. 5
    Endi Says:

    thanks bu, semoga Allah memberikan jalan untuk kesembuhan beliau, dan hari ini saya coba untuk meyakinkan keluarga untuk mau mencoba pengobatan dengan obat-obatan herbal dari China seperti yang pernah saya ceritakan pada ibu, dan mencoba minta izin ke dokter yg sedang menangani ibu mertua saya. Tapi dari diri saya sendiri timbul keraguan, apakah masih mungkin pengobatan ini akan bekerja dengan baik dalam kondisi seperti sekarang ini?

  6. 6
    Dr. Sukma Says:

    Sdr. Endi,

    Positive thinking sangat diperlukan dalam kondisi anda saat ini. Apapun bisa terjadi bila Allah yang menghendaki. Jadi tetaplah berusaha dengan obat dari Shinze, disamping memohon selalu kehadapanNya. Insya Allah berhasil…

  7. 7
    Endi Says:

    terima kasih bu dokter untuk supportnya. semoga Allah membukakan jalan untuk kesembuhan ibu mertua saya, Amin.

  8. 8
    Spiderweb Says:

    Jika sudah terlanjur menderita hepatitis B, Dok, apa yang mesti dilakukan? Dimana bisa berobat? Bukankah vaksinasi hepatitis B hanya untuk yang belum tertular saja?

  9. 9
    Dr. Sukma Says:

    Halo Spiderweb,

    Jika sudah terlanjur terkena Hepatitis B, sebaiknya anda datangi dokter Penyaklkit Dalam atau Internist. Untuk kepastian seberapa berat peradangan hati anda, mungkin diperlukan pemeriksaan semua antigen S(surface,E(envelope), dan C(core). Nanti akan dinilai internist.

    Disetiap kota dan kota besar sudah pasti ada dokter spesialis penyakit dalam (internist)

    Bila yang positif hanya core-antigen saja dan dalam jumlah kecil/rendah, biasanya akan diberikan vaksinasi hepatitis B.
    Segeralah temui dokter anda, jangan tunda-tunda.

  10. 10
    Hendra Says:

    Hallo: Dok
    Mau tanya anak bayi (saudara saya) berumur 5 bulan terkena sakit seluruh badannya menguning, dan sudah diterapi dinyatakan hepatitis namun tidak diberitahukan hepatitis jenis apa\ dan sudah di USG juga di rontgen hasilnya dinyatakan semua fungsi hati dan organ lainnya tidak ada masalah, adakah obat yang cocok diberikan atau makanan untuk penyembuhannya karena saat ini karena keterbatasan biaya dibawa pulang untuk berobat jalan, didaerah tersebut kekurangan sarana medis jadi tiap berobat ke dokter tidak memberikan obat apapun juga cuma vitamin saja. dikatakan tidak diketahui penyebab kuningnya dari mana. tq ditunggu saran dan petunjuknya dok

  11. 11
    Dr. Sukma Says:

    Hai Hendra,

    Kuning pada bayi 5 bulan bisa disebabkan oleh hepatitis,seperti keponakan anda. Belum terjadi pembengkakan hati, kemungkinan karena radang ringan atau radang belum begitu lama.

    Bila keterbatasan beaya, sebaiknya dicoba obat tradisional yaitu curcuma, yang tidak lain adalah daun temulawak. Pada bayi sudah tentu dosis dan kekentalan air temulawak dikurangi dan tidak terlalu kental.

    Atau sebaiknya anda beli sirup curcuma buatan farmasi yang saya yakin harganya terjangkau. Diberikan setengah sendok teh sehari, 3 kali sehari.

  12. 12
    Angelica Sheppard Says:

    uncensuring serrirostrate queasy efoliose yamaskite petioliventres circinus doings

  13. 13
    risa Says:

    Siang dok..,
    saya punya teman yg mengidap penyakit hepatitis C lebih dari setahun. Seminggu yg lalu dokter menyatakan kalau dia positif terkena kanker hati dan kanker nya sudah meradang. Tapi menurut dokter masih bisa disembuhkan namun butuh waktu yg sangat lama. Sekarang HB darahnya turun sampai 8, sekian dan dalam perawatan di ICU dan dia sering tidak sadarkan diri. Yang mau saya tanyakan, apakah benar ada kemungkinan teman saya itu sembuh? pengobatan apa yg seharusnya dilakukan? tq dok, ditunggu sarannya ya

  14. 14
    Dr. Sukma Says:

    Halo Risa,

    Hepatitis C bila sudah berkembang menjadi kanker hati (hepatoma/hepatocellular carcinoma), biasanya kondisinya sudah sangat parah. Boleh dikatakan end-stage liver disease.

    End-stage liver disease di luar negeri, biasanya akan dilakukan TRANSPLANTASI hati atau ganti hati.
    Bila kankernya masih kecil(diameter 1-2 cm), bisa dilakukan EMBOLISASI yaitu dengan menutup aliran darah ke lokasi kanker. Sehingga kanker akan mati karena tidak mendapat supply nutrisi.

    Saya tidak mau mendahului kehendak Yang Diatas, namun biasanya bila pasien kanker hati telah dalam keadaan coma dan dirawat di ICU seperti kasus teman anda, prognosisnya buruk.

  15. 15
    Nana Says:

    Ibu saya br saja meninggal karena kanker hati. Beliau juga mempunyai kanker payudara.
    Saya selama ini memiliki masalah dengan haid. Sudah 1,5 thn berhenti haid — usia saya 32 th, menikah 5 thn blm ada anak –. Blm pernah tes hormon dll. Dokter hanya memberi obat supaya haid, terakhir satu thn yl tapi tidak mempan. Dari USG dokter yg blg ada miom dan harus dioperasi, tp di dokter lain (second opinion) katanya tidak ada. Saya memiliki mslh dlm berhub dgn suami krn vagina kering, sakit jadinya. Dokter menyarankan untuk terapi hormon– tapi saya blm sempat tes hormon–. Saya ragu, apakah ada kemungkinan penyakit kanker ibu saya menurun pada saya, bila saya menjalani terapi hormon? Apakah berhenti haid bisa menjadi ciri2 terkena kanker juga? Trims dok.

  16. 16
    Dr. Sukma Says:

    Hai Nana,

    Ibu anda almarhumah menderita kanker payudara dan kanker hati. Sebaiknya anda lebih alert/waspada akan terjadinya kanker payudara, karena ada riwayat kanker dalam keluarga anda. Caranya rajin memeriksa payudara anda dengan meraba dan merasakan dengan jari tangan anda sendiri, apakah ada benjolan. Sekecil apapun benjolan yang teraba, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter..

    Demiikian juga sebaiknya lakukan test fungsi hati untuk memantau sedini mungkin kelainan yang terjadi pada liver anda. Untuk antisipasi sedini mungkin hal-hal yang tidak kita inginkan.

    Vagina kering dan sakit saat berhubungan intim, dapat disiasati dengan menggunakan minyak zaitun yang dijual di apotek (Century, dll)dalam kaleng berwarna hijau dan ada tulisan Arab. Haid anda terhenti kemungkinan besar karena kadar estrogen dalam tubuh anda rendah. Apalagi seperti yang anda tulis, setelah dirangsang dengan obatpun, haid anda belum juga kunjung datang. Kemungkinan besar kadar estrogen anda sangat sangat rendah.

    Pendapat saya, sebaiknya jangan melakukan terapi hormonal, apapun alasannya mengingat riwayat ibunda dengan kanker payudara yang ditengarai salah satu penyebabnya akibat kelebihan hormon estrogen. Sedangkan kanker hati disebabkan BUKAN oleh kelebihan hormon estrogen, tetapi virus dan jamur seperti yang ditulis dalam artikel ini.

  17. 17
    Anonymous Says:

    sekitar 4 hari yang lalu kakakku ke dokter, trus didiagnosa kena maag kronis.
    lha kemaren dy periksa lagi katane sakit kuning.
    kok bisa dok?
    bisa sembuh ga dok?
    makanan apa yang boleh skalian yang bisa pulihin kondisinya?
    dan makanan apa aja ngga boleh bwt dy?

  18. 18
    Dr. Sukma Says:

    Halo Anonymous,

    Bisa terjadi seperti itu. Karena keluhan antara sakit maag khronis dengan sakit kuning sangat tipis bedanya. Keluhan yang sama, seperti : mual2, sakit ulu hati, perut sebah dan kembung, dst.

    Perbedaan keduanya hanya pada sklera/bagian putih bola mata yang IKTERIK/ KUNING pada penyakit liver, karena itu disebut sakit kuning. Sedangkan penderita maag sklera tidak kuning. Satu lagi yang membedakan keduanya adalah TEST FUNGSI HATI yang abnormal pada sakit kuning, sedangkan sakit maag fungsi hati akan normal.

    Bisa sembuh, kalau stadium penyakit masih baru, kooperatif dalam pengobatan serta BANYAK ISTIRAHAT. Tidak boleh banyak pikiran/stress.

    Sebenarnya semua makanan boleh dikonsumsi, terutama yang kaya energi yaitu karbohidarat dan protein untuk reparasi sel-sel hati yang sakit.Namun biasanya penderita sakit kuning sangat mual, sehingga sulit makan.Nutrisi pada penderita hepatitis kita anjurkan TKTP, yaitu tinggi kalori dan tinggi protein. Masalahnya adalah makanan sulit masuk ke pencernaan, akibat rasa mual.

    Yang tidak boleh biasanya jenis lemak, karena akan menambah parah rasa mual tadi.

  19. 19
    nana Says:

    Terima kasih bu jawabannya… Kalau hepatitis sudah menjadi kanker hati, apakah hasil tes darah untuk hepatitis B / C nya jadi negatif? Karena hasil tes alm. ibu saya kok negatif. Atau penyebabnya bukan hepatitis ya bu? Terima kasih.

  20. 20
    Dr. Sukma Says:

    Halo Nana,

    Pertanyaan yang bagus. Jawaban saya : ada theori mengatakan, bahwa bila sudah terjadi kanker hati, maka virus hepatitis B atau C sudah tidak terdeteksi lagi.Karena sifat kedua virus tersebut hanya sebagai promoter dan inisiator. (Sama halnya dengan bakteri HP penyebab kanker lambung. Bila telah terjadi kanker lambung, biasanya test HP akan negatif).

    Namun pada beberapa kasus kanker hati, virus hepatitis B atau C masih dapat terdeteksi.

  21. 21
    suseno Says:

    siang dok
    adik saya sebulan lalu diidentifikasi sakit hepatitis A, kemudian dirawat di ruamah sakit. Tiga hari yang lalu bilirubinnya sudah turun menjadi 4, tetapi Hb juga turun menjadi 5. Dokternya bilang jika ditransfusi darah tidak berani karena liver nya sedang sakit. Kasus seperti ini berbahaya atau tidak ya dok, mohon penjelasan

  22. 22
    Dr. Sukma Says:

    Halo Suseno,

    Kasus hepatitis A seperti yang terjadi pada adik anda, sebenarnya tergolong ringan. Dibandingkan hepatitis yang lain, maka pada hepatitis A selain organ hati, biasanya terdapat keluhan pencernaan seperti diare yang bisa disertai perdarahan. Meskipun ringan, sebaiknya berobat secara tuntas, sampai marker serologis hepatitis A betul-betul negatif. Dokter yang merawat pasti tahu.

    Yang agak perlu perhatian adalah Hbnya yang sangat rendah (5 gram%). Ada kemungkinan golongan darahnya langka, sehingga sulit dapat donor dan memang transfusi darah juga membebani kerja hati.
    Yang bisa anda lakukan agar Hb cepat naik yaitu makanan berprotein tinggi : susu, daging. Juga menolong menaikkan kadar Hb dengan makan goreng hati, hati disemur atau direndang…

  23. 23
    santoso Says:

    sore dok
    saya mau tanya. Apa ciri utama orang terkena hepatitis(A,B dan C)? dan 2 minggu lalu saya sempat diidentifikasi sakit hepatitis, tapi saya pilih rawat jalan.sampai sekarang habis minum obat/makan saya sering muntah.sejak awal sakit saya sering batuk dan dada sakit, terkadang batuk keluar darah sampai sekarang dan tubuh sering lemas.Berbahayakah penyakit saya ini dan bagaimana cara mengatasinya?

  24. 24
    Dr. Sukma Says:

    Hai Santoso,

    Secara umum tanda penderita hepatitis paling mencolok adalah perasaan tubuh yang lemas dan semakin lama semakin lemas, bila tidak diobati. Kedua bagian putih bola mata yang disebut sklera akan berwarna kuning, makin lama semakin kuning seperti warna kuning kunyit bila tidak diobati dan karena itu masyarakat awam menyebutnya dengan sakit kuning. Ketiga, urine berwarna seperti warna teh, yaitu kecoklatan.

    Keluhan lain, mual-mual dan sulit makan. Pada tahap yang lebih lanjut dapat muntah darah dan buang air besar berwarna kehitaman seperti aspal cair. Pada saat seperti ini, biasanya hati membesar dan teraba benolan dengan permukaan yang tidak rata serta teraba agak keras pada perut kanan atas.

    Keluhan anda batuk kronis dada terasa sakit disertai batuk berdarah, saya curiga anda mengidap tuberkulosis (TBC)paru. Jadi kondisi fisik anda sangat berat saat ini. Ada dua penyakit yang masing2 lumayan berat. Saran saya sebaiknya anda dirawat inap. Kondisi seperti saat ini amat sangat BERBAHAYA, bila dirawat jalan. Tidak mungkin kondisi seperti anda dapat disembuhkan tuntas bila tidak dirawat di RS.

  25. 25
    Hari.Mulyanto Says:

    Ass.Wr Wb/malam Dok,Ibu(65 th)saya terkena sirosis hati.selama ini Beliau selalu kontrol ke RSCM.yang saya ingin tanyakan Bagaimana menjelaskan kepada Beliau agar tdk salah persepsi,karena akhir2 ini Beliau sangat sensitif?pengobatan apa yang efektif,dan bagaimana penyembuhannya!Terima kasih sebelumnya.

  26. 26
    Dr. Sukma Says:

    Halo Hari Mulyanto,

    Bila telah terjadi sirosis hati, biasanya kondisi tersebut irreversible. Artinya hati tidak dapat dikembalikan ke kondisi semula/ normal, karena telah terjadi fibrosis atau pengerasan hati yang permanen. Meskipun telah ditemukan obat-anti fibrogenesis di LN, dan telah dicoba pula di Indonesia namun tingkat keberhasilannya masih sangat kecil kalau tidak mau disebut belum berhasil.

    Penderita sirosis hati memang cenderung sensitif, akibat pengaruh hormon. Pendapat saya, biarkan ibu anda tetap rajin kontrol. Dengan sikapnya yang positif dan penuh harap akan kesembuhan, kemungkinan akan terjadi ‘miracle’ atau keajaiban. Dengan positive thinking, tidak mustahil akan terjadi perbaikan yang bermakna atas kondisi ibu anda.

    Sebaiknya ibu banyak istirahat, asupan gizi yang bagus dan kooperatif terhadap obat yang diresepkan. Minum secara teratur sesuai petunjuk dokter internist/ hepatologist. Semoga ibunda kondisinya berangsur membaik. Amien..

  27. 27
    Rhyszqy Says:

    Salam kenal ibu, istri saya sekitar 10 hari yang lalu terserang demam, tubuhnya terasa sakit dan perut mual. Dah seminggu ini alhamdulillah suhu tubuh sudah normal, tetapi masih merasa lemas, mual dan masih agak pusing bu. Sudah berobat ke dokter, katanya takut gejala tifus atau DBD. Diminta cek ke lab. Tp kami menolak bu, dan minta dikasih obat saja. Setiap kali minum obat, mualnya terasa bertambah bu. Kira-kira istri saya sakit apa ya bu, dan gimana pengobatannya. Terima kasih banyak sebelumnya.

  28. 28
    Dr. Sukma Says:

    Halo Rhyszqy,

    Sebenarnya agak disayangkan kalau anda berdua menolak untuk pemeriksaan darah pada istri anda. Maunya diberi obat saja, ini keliru. Karena, dari hasil pemeriksaan darah, akan dapat diketahui penyebab sakitnya istri anda. Apakah DBD atau Demam typhoid akan terlihat dari pemeriksaan tsb.

    Sehingga diharapkan obat yang akan diresepkan benar2 ampuh dan sesuai dengan penyebabnya. Bukan coba2 dan membuang beaya yang tidak perlu. Saya sendiri lebih condong kearah tifus bisa juga hepatitis, karena gejala mual dan muntah yang dominan.
    So, pls do check-up your wife’s blood immediately.

  29. 29
    Rhyszqy Says:

    Makasih bu, mgkn perlu saya sampaikan bahwa istri saya tidak sampai muntah bu, hanya agak mual. Dan sekarang kondisinya sudah tidak lemas & pusing lagi, hanya kalau perut kosong langsung terasa mual. Istri saya juga kalau minum obat atau vitamin tertentu langsung terasa mual bu.

  30. 30
    Dr. Sukma Says:

    Hai Rhyszqy,

    Tetap saja saya belum bisa mendiagnosis kelainan istri anda. Differential Diagnoses (DD)saya : 1. Gastritis
    2. Hepatitis

  31. 31
    Isra Says:

    Malam dokter,

    Dokter teman saya pernah menderita Hepatitis A, namun sekarang kondisinya sudah sembuh, apakah ia bisa untuk mendonorkan darahnya dan mungkinkah virus Hepatits A ini bermigrasi menjadi Hepatitis B. Demikian dokter pertanyaan saya dan terimakasih banyak dokter.

  32. 32
    Syamsul.Ma'arif Says:

    Assalamu Alaikum Bu Dr, Sukma,
    Pada tahun 2007 ketika saya akan donor darah (Gol Darah AB, saya kaget karena diberitahu darah saya rusak karena ada Virus Hapatitis-B, lalu saya ke Semua RS yang ada di Jayapura untuk pastikan ternyata betul saya Positif, badan saya terasa lemas (mungkin karena Shock)jdi lah saya kena malaria dan sempat dirawat Inap beberapa hari, yang saya kagetkan kenapa saya bisa tiba-tiba kena Hepatitis-B, padahal di tahun yang sama saya pernah mengikuti Tes Perwira TNI, dan saya lolos sampai terakhir sekali (tes kesehatatan sebanyak 2x saya dinyatakan lolos,
    tapi sekarang saya lebih banyak berpasrah pada Allah jadi saya bisa lebih tabah mungkin ini cobaan buat saya,
    dulu hampir 6 bulan saya berobat ke Dr. penyakit dalam tpi tiap dari Dr saya hanya dikasih multivitamin-multivitamin dan hanya disarankan jaga kesehatan & olahraga yang teratur, yang saya heran kenapa Dr. tidak memberikan saya Lamivudin atau Interveron ? akhirnya sejak itu saya belum ke Dr lagi,
    akhirnya saya cari buku-buku tentang pengobatan Hepatitis, terutama pengobatan dengan ramuan herbal (temulawak, Mahkota Dewa, dll,
    saya memang tidak merasakan gejala-gejala Hepatitis-B sampai saat ini, hanya saya takut tiba-tiba ketika kesehatan saya Drop, hepatitis saya jdi akut,
    Dr. kira-kira apa yang harus saya lakukan dengan kondisi seperti ini ?
    oh ya usia saya saat ini 27 thn
    (mohon jawabannya dok)

  33. 33
    Dr. Sukma Says:

    Halo Syamsul Maarif,

    Hepatitis B, seringkali tidak dirasakan oleh penderita pada awal penyakit. Penularan bisa lewat semua cairan tubuh : keringat, air liur, air mani/sperma, darah, dst.

    Bisa tertular misalnya pakai handuk yang sama dengan pengidap hepatitis B. Bisa dari pemakaian pisau cukur yang sama, dari sikat gigi yang sama, dst. Jadi sangatlah luas cara penularan virus hepatitis B.

    Bagi seorang dokter/tenaga medis lain, bisa tertular saat memeriksa pasien hepatitis B tanpa sarung tangan. Keringat penderita hepatitis B penuh dengan virus hepatitis B yang dengan mudah masuk ketubuh orang lain, terutama bila ada luka kecil, misalnya luka digusi saat menggosok gigi.

    Untuk kepastian apakah anda betul tertular virus Hep B, biasanya akan diperiksa HBsAg, Anti HBsAg, HBC, Anti HBC serta HBE dan Anti HBE. Kunjungi dokter Internist di Jakarta (Prof Lesmana Cs di RSCM)

    Untuk sementara sebelum ke Jakarta, sebaiknya diminum atau dikonsumsi BUAH MERAH yang banyak terdapat di Papua. Kandungan Anti-oxidant pada buah itu sangat tinggi, mudah2an dapat menolong anda.

  34. 34
    Dr. Sukma Says:

    Halo Isra,

    Setelah sembuh dari hepatitis A, biasanya tidak ada masalah. Teman anda boleh mendonorkan darahnya. Sebelum mendonor, biasanya dilakukan skrining awal, apakah layak seseorang mendonorkan darahnya. PMI akan melakukan hal itu.

    Virus hepatitis A setahu saya tidak bisa bermutasi menjadi hepatitis B.

  35. 35
    Ardi Says:

    Kepada Yth
    Dr. Sukma

    Saya ingin bertanya kalau Endoskopi itu berbahaya atau tidak ya Bu, dan bagaimana resikonya terhadap saya
    terimakasih Ibu Sukma Yang terhormat

    Regards

    Ardi

  36. 36
    Dr. Sukma Says:

    Hai Ardi,

    Tindakan endoskopi dilakukan, atas indikasi. Jadi kalau indikasinya tepat dan dilakukan oleh dokter yang biasa melakukan tindakan itu, maka biasanya aman dan tidak perlu ada yang dicemaskan.

    Kenapa anda pikir anda perlu dilakukan endoskopi ?

  37. 37
    v3 Says:

    hallo ibu,………
    lam kenal ya!
    ibu saya sakit batuk berdarah dan setelah di tes hasilnya ternyata batuk itu menular, beliau sudah mulai batuk hmpir 3 bln tp kluar darahnya ini baru satu minggu ini. yang saya mw tanyakan dampak lingkungan yang banyak tergenang air, dan makanan apa saja yg tidak boleh dikonsumsi! lalu ibu saya klo lelah beliau psti batuk dan mengeluarkan darah jadi lebih baik perlu g ibu saya istirahat total

  38. 38
    Dr. Sukma Says:

    Hai V3,

    Sepertinya ibunda kena radang TBC. Disebabkan kuman tuberkulosis, dan bukan lingkungan tergenang air.Untuk memastikan ini, biasanya di rontgen dulu. Periksa darah dan test Mantoux.

    Sebaiknya berobat sampai tuntas dan sangat bagus bila bisa istirahat total. Semua makanan boleh, asal TIDAK merangsang batuk seperti : gorengan, kerupuk, dst.

  39. 39
    Irwan Says:

    Kepada Yth
    Dr. Sukma Merati

    Usia saya 40 tahun, Saya mempunyai keluhan batuk hampir 6 bulan dan sudah berobat sampai 4 kali tetapi setelah sembuh batuk itu datang lagi, terakhir saya ke dokter ahli paru, dari hasil rontgen sebelah kanan dada atas tertutup seperti kabut, dan dokter menyarankan saya harus di biopsi dan CT Scan tetapi dokter belum bisa memberikan diagnosanya dan satu lagi tangan kanan bagian atas saya terasa pegal sakali apakah itu pengaruh dari sakit yang saya alami, yang ingin saya tanyakan tindakan apakah biopsi dan ct scan itu ? dan adakah efek samping negatifnya setelah tindakan tersebut, demikian pertanyaan saya atas bantuannya saya ucapkan terima kasih

  40. 40
    Hadi Says:

    Salam, Dr.Sukma Merati
    Salam kenal Dr, saya mahasiswa dan sekarang usia saya genap bermur 24 tahu. Pada saat saya umur 20 tahun saya terjangkit penyakit hepatitis A, pada saat itu semua gejala yg Dr sebutkan memang pernah terjadi. Namun setelah saya sembuh dari penyakit tersebut, warna mata saya masih sedikit berwarna kuning. namun, Warna urine dan feses saya normal. Saya merasa tidak nyaman dengan warna mata saya tersebut. Apakah itu hal yang normal dialami oleh orang yang pernah terjangkit hepatitis A?
    Trimakasih Dr…Salam..

  41. 41
    clara Says:

    Dear ibu dokter

    Ibu, saya ingin tanya mengenai ciri2 kalo kita terkena hepatitis itu dan kalo uda sirosis hati itu bagaimana? Kalo saya mau cek darah untuk mengetahui apa saya terinfeksi hepatitis itu bagaimana ya bu? apa saja pemeriksaaan yang harus dilakukan. Karena saya merasa tertular penyakit hepatitis dari family saya. Saya sering nyeri di sebelah kanan, dan kencing saya juga kadang kuning, dan badan saya selalu deman. dan ini mungkin uda 20 tahun berlangsung. tapi sampai sekarang saya belum memeriksa kan diri. Dan kalo emang penderita yang baru terinfeksi sekitar 1 tahun apa masih bisa sembuh? dan terus kalo saya nantinya menderita hepatitis B, bagaimana dengan anak saya ya bu kalo nanti saya ingin melahirkan? apa uda pasti anaknya terinfeksi hepatitis juga?

  42. 42
    Wati Says:

    Siang dok, saya mau tanya tentang tumor dan kanker payudara.Gejala awalnya bagaimana dan ciri2 nya seperti apa sih dok.Masalahnya ada beberapa kasus yg pernah saya dengar tahu2 kok ada benjolannya di payudara padahal sebelumnya gak tahu. Kakak saya juga mengalaminya baru beberapa waktu lalu ketahuan di payudaranya ada benjolan sebesar telur ayam. Bagaimana kita bisa mendeteksi secara dini penyakit ini supaya bisa buat berjaga2. Thx

  43. 43
    Dr. Sukma Says:

    Halo Wati,

    Ada program pemerintah cq. Dept Kesehatan untuk deteksi dini kanker payudara dengan melakukan SARARI, yaitu periksa payudara sendiri. Setiap mandi, pagi dan sore, biasakan meraba menyeluruh payudara kanan dan kiri anda.

    Sehingga bila ada benjolan kecil saja, sudah dapat diketahui. Juga periksa daerah axilla (ketiak) kanan dan kiri. Normalnya dikedua ketiak TIDAK teraba benjolan

    Bahayanya karena kanker payudara muncul diam2 tanpa memberikan gejala yang jelas. Hanya terkadang terasa NGILU pada payudara yang terdapat benjolan.

    Tumor payudara TIDAK SEMUANYA GANAS. Jadi bila diraba ada benjolan, sebaiknya segera kenjungi dokter bedah Umum, yang nanti akan merujuk ke spesilis PA untuk dilakukan FNAB, guna mengetahui Diagnosis pasti.

  44. 44
    Dr. Sukma Says:

    Hai Clara,

    Pertanyaan anda jawabannya ada dalam tulisan saya ini. Saya singkat aja, ya : kulit dan bola mata kelihatan kuning, urine warna seperti teh/warna coklat teh. Mual, muntah dan perut membesar, dibagian kanan atas. Ini tanda umum hepatitis.

    Bila telah terjadi sirosis, perut makin buncit berisi cairan (ascites), bau nafas yang khas, dinding perut dengan gambaran pembuluh darah vena, teraba keras dengan permukaan tidak rata/berbenjol pada lokasi hati yaitu kanan atas sampai koma/tidak sadarkan diri. Sudah tentu hasil lab fungsi hati sangat buruk..

  45. 45
    Bambang Says:

    Dok,4 bln yg lalu saya suka berat di tengkuk,sakit kepala dan kesemutan.terus sy disarankan cek lipid darah.,hasilny kolestrol:180 trigliserida:347 hdl:30 ldl:95. Kemudian sya dikasih gemfibrozil 300mg 1×1,untuk pemakaian 3 mnggu,yang saya mau tanyakan mengapa klo trigliserida kalau udah normal dan obat enggk diminum lagi cepat sekali naiknya,trigliserida saya kembali normal 110,jangka 1 mnggu jd 335.dan kadar sgot sgpt saya tinggi 58 dan 45 dan adakah hubunganya.hbsAg sy ngtf.terimaksih

  46. 46
    Bambang Says:

    Dok,saya mau tanya adakah hubungan antra hiperlipid dengan peningkatan sgot sgpt.Sejak 4 bln yg lalu saya rutin cek kolestrol.
    Kolestrol:150, trigliserida:347, hdl:20, ldl:77.
    Sgot:58 sgpt:70,hbsAg:ngtf,anti hbsAg:ngtf.
    Sekrang keluhan mual,tdk nafsu mkn,kadang ada demam,dan tdk nyaman di perut kanan atas,sering pusing, Dok apa bener dislipidimia bisa menyebabkan hepatitis kronis atau ada penyakit lain

  47. 47
    Bambang Says:

    Pagi dok.
    Dok, saya minta saran,apa yang harus dilakukan bila anti hcv positif.
    Skrg keluhan sya mual,skit perut atas dan kaya org flu.juga kadar trigliserida sya tinggi dok 333 apa ada hubunganya dok,trmksh atas perhatianya

  48. 48
    Dr. Sukma Says:

    Halo Bambang (post47),

    Bila anti-HCV positif, berarti anda terkena radang hepatitis virus-C. Teorinya virus ini didapat dari pemakaian jarum suntik yang tidak steril, yang biasa dilakukan para ‘junkies’.

    Semua keluhan yang anda tulis itu adalah gejala umum penderita hepatitis. Hubungan langsung antara hepatitis dengan triglyceride yang tinggi, tidak ada.

    Triglyceride yang tinggi bisa akibat total cholesterol yang tinggi atau normalpun bisa. Bila ragu, sebaiknya check ulang di lab lain..

  49. 49
    Dr. Sukma Says:

    Halo Bambang (post 45 dan 46),

    Kolesterol dan lemak dimetabolisme dalam hati. Triglyceride adalah jenis lemak yang dalam keadaan normal seharusnya disimpan di hati. Bila hati bermasalah, akibatnya triglyceride tidak semuanya dapat disimpan dalam jaringan hati, dia akan beredar didalam darah. Akibatnya kadar triglyceride akan tinggi.

    Bila cocok dengan gemfibrozil, sebaiknya obat diteruskan untuk menjaga kadar triglyceride anda.

  50. 50
    Djumadi Says:

    siang bu dokter mau tanay nih.
    Ponakan saya umur 6 th, hr kamis tgl 19-03-09 periksa ke rs, cek darah.diagnosa hepatitis, tapi disuruh pulang dan dikasih obat saja (kondisi mata kuning, perut, pipi, kaki bengkak )pada senin siang 23-03-09 jam 12.00 dia koma trus di bawa ke rs yang kemarin diperiksasampe hr ini (selasa 24-03-09 jam 11.00 wib)masih koma dan sudah dipindah ke rs roemani semarang.mohon penjelasan tentang rsiko dia koma dan kemungkinan sembuhnya diemail ke alamat saya.

    terima aksih banyak

  51. 51
    wulan Says:

    sore dok, saya mau nanya nih dok.

    calon saya dok, berumur 30 th. dia tuh sering banget muntah dan yang keluar itu dcairan warnanya hijau.
    sering banget tuh perutnya berasa negh, pengen muntah, tapi kadang saya larang klo mau di paksain muntah, takutnya nanti malah jadi kebiasaan.
    salah nggak dong yang saya bilang itu?
    terus itu salah satu gejala hepatitis bukan?

  52. 52
    adi Says:

    salam dokter sukma,
    umur saya 30th, sebelumnya hasil MCU mengidap Hepatitis B setelah 2bulan tanpa perobatan saya MCU kembali dan dari hasilnya dokter hanya mengatakan sehat dan masih perlu pemeriksaan lanjutan tapi tidak diberikan saran perobatan atau penjelasan hasil lab. saya mohon bu dokter mau memberikan penjelasan hasil lab dan status hepatitis b saya sbb:
    -Laju endap darah 18. -SGPT 19.46 -SGOT 22.44
    -HBsAg Reaktif(655.3) -Anti HBsAg <2.00
    sekalian dok saya minta perbandingan untuk yang normal/sehat nilai testnya berapa.
    terimakasih sebelumnya.
    salam.

  53. 53
    Himawan Says:

    Dokter.. saya Himawan,mau tanya. Nenek saya susah buang air besar, tengkuk berat, muntah, sering pusing, tidak nafsu makan. Dia jg ada sakit darah tinggi dan kencing manis. Kira2 dengan gejala sakit seperti yg saya sebutkan diatas, itu gejala apa ya Dok?? Trims atas penjelasan nya.

  54. 54
    Dr. Sukma Says:

    Halo Adi,

    Setiap lab mempunyai range normal untuk satu pemeriksaan Karena itu sulit bagi saya mengatakan berapa yang dianggap normal.

    Angka HBsAg anda cukup tinggi. Berarti infeksi hepatitis B anda cukup serius. Sedangkan antibodinya masih rendah yaitu <2. Berobatlah dengan tuntas. Kalau perlu kunjungi Prof. Lesmana di RSCM.

  55. 55
    Dr. Sukma Says:

    halo Wulan,
    Muntah warna kehijauan saya lebih condong ke gastritis atau gangguan saluran cerna.
    Untuk mengetahui pasti apakah hepatitis atau bukAN HARUS DILAKUKAN PEMERIKSAAN FUNGSI HATI (lft).

  56. 56
    adi Says:

    salam dok, maaf melanjutkan pertanyaan dok,
    mengenai pertanyaan saya sebelumnya mungkin bisa saya lengkapi, dari hasil lab tertera hasil lab dan range normalnya :
    SGPT 19.46 range normalnya <41
    SGOT 22.44 range normalnya <38
    CHOLINESTERASE 11901 range normalnya 4300 – 10500

    untuk HBSAG yang normal biasanya kisaran berapa ya dok.
    terimakasih bantuan dokter.

  57. 57
    lusinda belo Says:

    Dok, bagaimana caranya untuk mengetahui hepatis A sedangkan hepatitis B dan C kita bisa tes dengan stik di laboratorium?

  58. 58
    lusinda belo Says:

    Gejala hepatitis A itu sperti apa dok?

  59. 59
    Dr. Sukma Says:

    halo lusinda belo,

    Gejala hepatitis A hampir sama dengan hepatitis yang lain seperti : bola mata tampak kuning, demam yang tidak terlalu tinggi, badan terasa lemah tidak berdaya dan tidak bergairah, urine berwarna seperti air teh, mual, dst.

    Khusus hepatitis A, gejalanya lebih terfokus di saluran cerna seperti gangguan BAB, bisa diare mungkin juga sedikit obstipasi, pokoknya BAB tidak normal.

    Karena itu penularan hepatitis A, selain lewat darah atau cairan tubuh, sering terjadi lewat vektor lalat yang hinggap pada feces penderita hepatitis A yang lalu hinggap pada makanan yang tidak tertutup (mirip penularan dysentri atau kholera).

    Deteksi hepatitis A biasanya diperiksa dari sampel darah penderita yang lalu diperiksa zat antibodi dan antigennya(Anti HAV dan HA-antigen). Laboratorium patologi klinik yang memeriksa ini.

  60. 60
    Wulandari Says:

    Dok, calon suami sy kerja di pabrik pestisida, dan 1 tahun terakhir ini hasil cholinesterasenya tinggi berkisar 12-13 kU/L.
    Pertayaan saya makanan dan tindakan apa yg hrs kami lakukan untuk mengurangi tingginya kdr cholinesterase ini?
    Salam. Trimkasih dok

  61. 61
    chandra Says:

    pagi ibuuu ^^, nama saya chandra uur saya 23 tahun…saya ingin menanyakan dan meminta PErtolongan Pertama sebelum saya ke RS..

    akhir-akhir ini saya sering sekali merasa mual2 apabila saya merokok dan bila sedang membayangkan hal yg menjijikan bagi saya.

    dan baru kemarin saya melihat tangan saya me-nguning setalah saya terbangun dari tidur…saya sering ber-gadang/ kerja malam…dan satu lagi, apakah pikiran juga bisa membantu menjaga kondisi kesehatan kita? karena saya sangat sering apabila ada masalah kecil maupun besar, tidak bisa lepas begitu saja selalu saja terpikir di benak saya

    terima-kasih atas perhatiannya ya ibu ^o^
    mohon jikalau ibu ada waktu senggang mohon REply Quest saya ke email saya …

    email saya : canzki_koibito@yahoo.com

  62. 62
    Hendra Says:

    Bu sukma, sy ingin bertanya beberapa gejala yg sy alami dan mungkin ada hubungan dgn tulisan anda.
    Sy dulu pernah kena hepatitis A. Dan drwt. Setahun stlh sembuh, sy mrskn tubuh sy sering terasa lelah & pegal. Mata sy kelihatan agk kuning. Maaf, air seni kuning dan buang air besar bewarna gelap. Pada dada bwh bagian knan sering nyeri. Sering sendawa..
    Sy berniat untuk cek kshatan total. Mungkin ada masukan dari ibu sbl itu. Atau mungkin lbh baik sy cek darah hepatitis sekalian. Terimakasih bu..

  63. 63
    Dr. Sukma Says:

    Halo Hendra,

    Memang sebaiknya anda lakukan medical check up. Semua keluhan yang anda tulis arahnya ke organ hati/liver. Karena itu sebaiknya dicheck lengkap hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C.

  64. 64
    Dr. Sukma Says:

    Halo Chandra,

    Sangat mungkin anda terkena hepatitis. Jadi sebaiknya lakukan medical-check up, MINIMAL kunjungi dokter internist, agar dilakukan pemeriksaan fisik yang cermat disertai pemeriksaan lab yang diperlukan.

  65. 65
    Dr. Sukma Says:

    Halo Wulandari,

    Hasil lab fungsi hati suami anda yang bekerja dipabrik pestisida salah satu test angkanya tinggi. Saran saya, sebaiknya PINDAH kerja, karena bagaimanapun juga bahan kimia dasar pembuatan pestisida itu bersifat HEPATOTOXIC, artinya meracuni organ liver atau hati.

    Saya kurang tahu makanan yang bersifat hepatoprotective.

  66. 66
    sued Says:

    Mlm Bu Dokter
    Bsk Hari Sabtu 30 Mei 2009 Genap 40 Hari meninggalnya Bpk yg terkena Kanker Hati semasa hidup bpk sering merasa kembung,sebah,nyeri ulu hati dan tenggorokan seperti dicekik sdh banyak dokter yg dikunjungi tp rata2 memvonis sakit lambung,bpk sempat opname di RS, 3 hari di rumah sakit dokter internis msh memvonis sakit lambung,hingga ada tmn dokter datang bilang suruh USG ternyata hati bpk sdh ada kanker yg besarnya sudah 5 cm,yg jadi pertanyaan saya apa benar gejala kanker hati dan lambung itu hampir sama,trus tmn saya yg dokter bilang jika orang tuanya ada kanker hati anaknya 50% ada indikasi kena juga apalagi pernah kena sakit kuning,saya waktu kecil pernah sakit kuning juga ini bulan2 ini saya sering mual,sebah dan perut terasa panas saya takutnya kena kanker kaya bpk,sementara ini saya paling pakai obat maag dan Enzymplex menurut doker langkah apa yg harus saya lakukan

    Regard
    Sued

  67. 67
    Dr. Sukma Says:

    Halo Sued,

    Dalam beberapa hal,gejala penyakit kanker hati dan sakit lambung memang serupa. Contohnya : rasa mual, sebah dan tidak enak diperut. NAMUN, bila diperhatikan lebih teliti, rasa sakit diperut penderita kanker hati lebih banyak dibagian perut kanan atas, yaitu lokasi organ hati/liver.

    Bila diraba pada lokasi perut kanan atas penderita kanker hati akan teraba MASSA KERAS, BERBONJOL dan TIDAK RATA. Kondisi fisik penderita kanker hati sangat NGEDROP : pucat, sangat lemah tidak bergairah dan berat badan turun drastis.

    Sebaiknya anda dan keluarga yang lain SERING meraba perut kanan atas, bila merasakan mual. Kanker hati BIASANYA didahului oleh infeksi virus hepatitis B, atau C yang tersering. Akan tetapi ada juga kanker hati yang muncul begitu saja, TANPA didahului oleh peradangan hati yang disebut kanker hati de NOVO.

    Saran saya, sebaiknya anda PERIKSA lab FUNGSI HATI(LFT) secara periodik, misalnya setiap 4-6 bulan sekali, MESKIPUN tidak ada keluhan mual,dst. Untuk deteksi DINI, apabila terjadi gangguan pada hati anda, OK.

  68. 68
    ika karika Says:

    suami saya sakit hepatitis a tetapi sekarang sudah sembuh,selain perawatan dokter jg dengan minum temulawak. skrg tubuhnya jadi kurus berat badan turun 20 kg.mengapa ya dok peoses penggemukan badan kog lama.dan juga batuk yang ngga kumjung sembuh,sekaramg sedamg minum parutan apel dam kumyit untuk menyembuhkan batuknya.saya mendapat info bahwa gamat jelly dapat menyembuhkan berbagai penynakit,apakah benar itu dok? saya tertarik untuk mencobanya.vitamin apa yang baik untuk mengembalikan stamina suami saya dok? sekian pertamyaan saya dan trimakasioh.

  69. 69
    andra Says:

    selamat pagi dok, saya ingin menanyakan untuk hepatitis B, apakah wajib periksa PCR HBV dok? mengingat harganya sangat mahal bagi saya.., kalau HbsAg reaktif dan dilanjutkan HBeAg sudah cukup belum ya? trimakasih atas penjelasannya

  70. 70
    Dr. Sukma Says:

    Halo Ika karika,

    Selain bekas menderita hepatitis A, suami anda batuk-batuk kronis disertai penurunan BB sangat signifikan, yaitu 20 kg. Sebaiknya dicheck ke arah kemungkinan TBC paru. Dibuat rontgen thorfax, di test Mantoux dan periksa darah LED. Untuk itu sebaiknya kunjungi dokter penyakit dalam.

  71. 71
    Dr. Sukma Says:

    Halo Andra,

    Pendapat saya pemeriksaan PCR HBV terlalu BERLEBIHAN untuk masyarakat Indonesia dalam kondisi krisis ekonomi global seperti saat ini. Tidak terlalu bermanfaat, namun harganya SANGAT FANTASTIS.

    Pemeriksaan HBsAg reaktif dan HBeAg saya rasa SUDAH CUKUP.

  72. 72
    ilham panguji Says:

    suami ak terindkasi hepatits c , ak sedang hamil dan telah cek darah anti HBC NON REAKTIVE INDEKS 1.656, IGN ABTI HBC NON REKTIVE INDEKS 0.07 DAN ANTI HCV NON REACTIVE INDEKS 0.10

    MOHON PENJELASANNYA DOK. KAREN ASAYA SEDANG MENGANDUNG 3 BULAN, APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN BILA TERTULAR?

    TRIMS

  73. 73
    lenny Says:

    halo dr.sukma

    ibu saya menderita hepatitis C.
    Dan sedang melakukan pengobatan dengan pegasys, sudah berjalan pd penyuntikan mgg ke 8..
    1) knp keadaan fisik ibu semakin menurun yah?? ibu jd lebih mudah merasakan kecapaian dibandingkan sebelum melakukan pengobatan? bgmn cara supaya ibu bisa kembali bersemangat??
    2) ibu jadi kurang nafsu makan, dan suka eneqh dengan makanan2.. kira2 bgmn cara penanggulangan supaya bisa mengembalikan nafsu makan nya??
    3) Hasil test darah ibu menghasilkan kemajuan yg byk..
    awal nya sgpt,sgot,gamma gt, dll kelebihan, tp hasil test mgg lalu menghasilkan sgpt,sgot, dll sudah normal..tetapi GAMMA GT msh tdk normal?? Apa itu GAMMA GT?? dan bgmn cara supaya bs normal??

    mohon dibales yah dr.sukma… terima kasih sebelum nya..

    terima kasih

  74. 74
    Revi-palembang Says:

    Dok,ibu (52 thn) saya menderita sirosis sudah pernah mengalami koma hepatikum. Bagaimana mengatasi diare serta mual dan muntah yang dialami ibu saya sekarang. Terima kasih dok atas jawabannya.

  75. 75
    Dr. Sukma Says:

    Hai Revi-Palembang,

    Sepertinya agak susah mengatasi semua keluhan ibu anda yang telah mengalami sirosis hati dan pernah koma hepatikum. Pada penderita yang sudah end stage liver disease seperti ini,amatlah susah mengatasi diare, karena fungsi metabolik dari hati sudah hilang atau hampir tidak ada lagi. Semua makanan akhirnya tidak tercerna dengan baik dengan akibat diare khronik. Apa yang dapat anda coba adalah memberikan makanan lunak seperti bubur yang dibubuhi kecap saja.
    Tanpa telur tanpa sayur dabahan berserat lainnya.

    Cobalah minum susu enterasol, yang memang diperuntukkan kondisi berat seperti ibu anda. Karena mual dan muntah juga sulit dieliminir, biasanya pasien akan dirawat dan diberikan makanan parenteral, artinya lewat cairan infus dimasukkan langsung kedalam pembuluh darah.

  76. 76
    Dr. Sukma Says:

    Halo Ilham Panguji,

    Menurut saya anda BELUM tertular hepatitis C. Karena semuanya masih angka-angka yang non-reaktif. Sorry if I’m wrong. Mungkin dokter internist subdivisi hepatologi lebih tahu soal ini..

    Karena belum ada vaksin hepatitis C, maka begitu bayi anda lahir sebaiknya dilakukan vaksinasi hepatitis B yang sudah ada.

    Sambil tanyakan ke dokter spesialis anak subdivisi perinatologi. Apakah sudah ada vaksin hepatitis C?

  77. 77
    Dr. Sukma Says:

    Hai Lenny,

    Setahu saya pegasys memang mempunyai efek samping seperti yang anda tulis.Obatnya agak keras,harganya mahal akan tetapi khasiat anti virusnya jempolan.

    Cobalah teruskan pengobatan dengan suntikan pegasys sampai tuntas. Nanti berangsur-angsur kondisi ibu anda akan semakin membaik, dengan berjalannya waktu dan pemberian pegasys yang direncanakan. Semoga..

  78. 78
    andy Says:

    saya punya penyakit hepatitis b, saya mau berobat ke dokter, tapi pengin dokter spesialis hepatitis, mohon petunjuk alamat dokter spesialis yang berdomisili di jakarta, biar saya bisa berobat secara langsung, terimakasih

  79. 79
    Dr. Sukma Says:

    Hai Andy,

    Anda domisili di Jakarta, silahkan datang ke RSCM Penyakit Dalam subdivisi Hepatology. Disana ada Prof. Lesmana, Dr. Rino A.Gani, dll serta di RS Pelni Petamburan ada Prof.Ali Suleiman,pakar Hepatologi senior yang malang-melintang didunia hepatitis, kanker hati dan semua penyakit hati lainnya. Pls contact one of them…

  80. 80
    Samsul Achmad Says:

    begini Dokter…. Karena ada kewajiban dari perusahaan untuk melakukan medical check up maka saya lakukan juga hal yang selama ini saya hindari (GCU).
    Kesimpulannya : terpapar virus hepatitis B obese! lho apa ini? kayaknya sehat2 aja koq? Kemana saya harus konsultasi? ada pantang makanan tertentu?
    Tq Dokter

  81. 81
    Dr. Sukma Says:

    Halo Samsul Achmad,

    Penderita hepatitis tahap awal,MEMANG TIDAK merasakan apa-apa. Merasa sehat-sehat saja. Itulah kegunaan atau fungsi general check-Up (GCU).

    Bila hasilnya terdapat paparan virus hepatitis B, sebaiknya anda kunjungi dokter internist subdivisi Hepatologi. Di RSCM ada Prof. Lesmana Cs.dan di RS Pelni Petamburan ada Prof. Ali Sulaiman.

  82. 82
    sony Says:

    dok adik saya hepatitis b apa ada kemungkinan aku tertular coz setiap kali aku gatal dikit aj tiba smua paha n kaki serta tangan jadi gatal juga apa mungkin saya juga tertular

  83. 83
    Anonymous Says:

    Dr. Sukma yang terhormat saya ingin mengajukan pertanyaan:
    jumat (24 juli 2009)malam tiba2 saya panas tinggi.tulang dari punggung sampai kaki nyeri bahkan sulit untuk tidur, sakit untuk jalan. sabtu saya minum panadol, panas turun tapi masih sakit panas dan tulang kaki semakin nyeri.
    senin saya ke dokter di beri obat batuk dan myonal. tp malam hari panas tinggi dan semakin sering nyeri.
    selasa di beri cefat 500 mg dan antalgin 500 mg. tp malam panas tinggi. rabu saya pindah ke dokter lain dan cek lab positif typus…tp anehnya dok..sebenarnya kadar typus saya tidak terlalu tinggi.meski positif semua hanya 1/160.
    yang ingin saya tanyakan:
    jumat (31 juli tepat 1 minggu) berak saya hitam sampe selasa (4 agustus). senin cek darah lagi sudah mulai turun kadar typusnya. tp sekarang yang saya rasakan
    perut kanan atas saya masih sering nyeri bahkan disentuh dari luar saja nyeri. dan yang saya rasakan perut kanan saya lebih besar dari yang kiri atau buncit.
    Apa yang harus saya lakukan dok??
    apakah saya terkena penyakit lain selain typus????seperti hepatitis atau lainnya????
    Terima kasih banyak- veronika

  84. 84
    Dr. Sukma Says:

    Hai Anonymous,

    Dari tulisan anda yang panjang itu, saya berkesimpulan anda selain typhoid ringan juga kemungkinan besar menderita hepatitis. sebaiknya berobat yang benar dan teratur. Karena kedua penyakit itu termasuk penyakit berat dan berbahaya.

    Kunjungi dokter internist agar diperiksa lab fungsi hati (LFT). Selanjutnya ikuti petunjuk dokter anda.

  85. 85
    Dr. Sukma Says:

    Halo Sony,

    Benar. Anda bisa tertular hepatitis adik anda, bila anda tinggal satu rumah dengan adik yang sakit. Terutama bila tidur bersama dalam bed yang sama, menggunakan handuk mandi bersama, sikat gigi bersama, pisau cukur bersama,dst.

    Selama hal-hal yang saya tulis diatas TIDAK dipakai bareng/bersama, maka penularan kecil kemungkinannya.

  86. 86
    didit Says:

    Dok, terimakasih sekali websitenya, sangat membantu. Saya ingin tanya, saya baru cek darah dengan hasil : SGOT 64 , SGPT 117 ,:HCV RNA 9,91 x 10 pangkat lima IU/ML. Kira kira apakah sudah termasuk kanker stadium 1 dok? Pengobatan apa yg harus dijalani? Mohon petunjuknya dok..saya sangat bingung. Saya beberapa kali juga menglami mimisan. Terima kasih banyak dok

  87. 87
    Dr. Sukma Says:

    Hai Didit,

    Yang pasti anda terkena radang hepatitis C disertai gangguan fungsi hati.Sebaiknya anda serius menuntaskan penyakit ini. Jumlah copy DNA HCV terkadang tidak berkorelasi dengan ada atau tidaknya kanker hati. Tergantung daya tahan tubuh seseorang.

    Bila anda berdomisili di Jakarta, kunjungi Prof. Ali Sulaiman di RS.Pelni Petamburan atau Prof.Lesmana dengan staffnya di RSCM agar dapat diberikan terapi terbaru dan terbaik untuk kasus anda, OK.

    Jangan kalah sebelum berperang.Artinya anda jangan pesimis dulu menghadapi hepatitis C.Think positive sambil melakukan ikhtiar pengobatan. Good luck. GBU.

  88. 88
    didit Says:

    Terimakasih atas jawabannya, dok. Jujur saya down dengan kondisi hepatitis C ini. 5an satu hal lain yg saya khawatirkan, setelah membaca tulisan dokter di atas, saya khawatir sudah menulari tunangan saya. Kami sempat melakukan hubungan seksual beberapa kali tanpe menggunakan pengaman. Meskipun saya melakukan ejakulasi di luar. Apakah sudah pasti tunangan saya akan tertular meskipun sperma saya tidak ejakulasi di dalam vaginanya? Maaf dok, tapi saya khawatir sekali. Terima kasih dok.

  89. 89
    Dr. Sukma Says:

    Hai Didit,

    Kemungkinan tunangan anda terkena radang hepatitis C cukup besar.Selain hubungan sex, dari saliva/air liur dan keringat penderita juga bisa ditularkan.

    Pokoknya semua cairan tubuh dapat menjadi ‘kendaraan’ virus hepatitis C dan B menyebar ke orang lain.

    Termasuk cairan tubuh : darah, urine,keringat, air liur, cairan semen, dll. Contoh gampang: sikat gigi, pisau cukur yang digunakan BARENG bisa menularkan virus tsb.

  90. 90
    Anonymous Says:

    Saya menderita tbc dan sampai sekarang masih dalam taraf penyembuhan&pengobatan berkala selama 6bulan. Tapi ternyata saya juga menderita hepatitis. Dan juga masih dibawah pengawasan dokter. Yang saya tanyakan apakah obat yang saya konsumsi dari kedua penyakit tersebut bisa bertentangan maksudnya bisa terjadi penggumpalan ?? Saya mohon solusinya. Terima kasih dok,

  91. 91
    Dr. Sukma Says:

    Hai Anonymous #90,

    Semua obat rata2 dimetabolisme di hati, sehingga akan memperberat kerja hati. Ada obat seperti Rifampicin obat TBC itu bersifat hepatotoxic. Artinya dapat merusak jaringan hati, bila pemakaian tidak terkontrol/tidak diawasi dokter.

    Sedangkan pada kondisi hepatitis, hati sudah bermasalah yaitu radang disebabkan virus hepatitis. Jadi dalam hal anda yang menderita TBC dan juga Hepatitis, sudah tentu dokter yang merawat anda telah memikirkan hal itu. Dan akan memberikan obat anti-TBC yang non-hepatotoxic.

    Intinya, anda berobat dua macam PENYAKIT BERAT itu, seyogyanya dibawah PENGAWASAN DOKTER. JANGAN mengobati diri sendiri. Untuk menghindari efek samping yang bisa merugikan tubuh anda, OK.

  92. 92
    sapr Says:

    Selamat Siang ….

    Saya ingin menanyakan mengenai kondisi adik saya ..

    saat ini penyakitnya tidak kunjung sembuh, perutnya makin membesar, BAB berwarna hitam..

    Apakah gejala ini juga termasuk HEPATITIS C tingkat stadium berikutnya?

    apakah masih ada harapan sembuh..??

    Apakah punya saran yang lebih baik & makan dan minum apa yang harus dihindari??

    terima kasih banyak

  93. 93
    Dr. Sukma Says:

    Hai Sapr,

    Hepatitis stadium lanjut memang cirinya perut membuncit karena ada cairan ascites serta BAB warna hitam akibat perdarahan saluran cerna.

    Penderita hepatitis stadium lanjut umumnya sudah kehilangan selera makan.Jadi usahakan masuk kalori berupa sirop manis. Hindari protein, karena akan memperberat hiperammonemia yaitu kadar ammonium yang tinggi didalam darah. Kemungkinan sembuh masih ada,namun sangat kecil. Mohonlah kepada Yang Diatas..

  94. 94
    saprudin Says:

    Sore Bu dokter.. mo tanya lagi

    Apakah benar pada Ikan Gabus atau kerang akan meningkatkan kadar albumin pada penderita hepatitis C atau sirosi ..???

    Lalu jika iya dapat meningkatkan kadar albumin, apakah Ibu punya sarn yang lebih baik..??

    mengingat obat untuk pmeningkatkan albumin tersebut saat ini mahal sekali.

    mohon jawabannya ya bu

    terima kasih

  95. 95
    nastasia norman Says:

    halo dokter saya mau tanya ibu saya waktu mengandung saya terkena hepatitis B apakah saya bisa terkena juga karena yang pernah saya rasakan tubuh saya merasa letih kurang semangat bawaannya cepat capek dan bawaannya pengen tidur di kamar aja dok apakah saya terkena penyakit hepatitis mohon jawabannya

  96. 96
    Dr. Sukma Says:

    Hai Saprudin,

    Iya benar dengan mengkonsumsi IKAN GABUS setiap hari, kita bisa meningkatkan kadar albumin didalam darah. Bisa menjadi pengganti plasbumin yang harganya selangit.

    Bukan hanya pada sirosis dan hepatitis C, pada SETIAP kondisi hipoalbuminemia diperlukan asupan albumin agar kadarnya normal didalam darah.

    Mengenai kerang, saya kurang yakin, belum pernah baca atau tahu soal itu.

  97. 97
    Dr. Sukma Says:

    Hai Nastasia Norman,

    Riwayat ibu mengandung dengan hepatitis B biasanya begitu bayi dilahirkan langsung diberikan vaksinasi HBV sebanyak 3 kali dengan interval satu dan lima bulan sejak vaksinasi pertama.

    Mungkin pada saat anda dilahirkan dulu belum di vaksinasi HBV. Kemungkinan cukup BESAR anda tertular hepatitis B. Jadi untuk mengetahui pasti tentang hal itu, baiknya kunjungi dokter penyakit dalam agar dilakukan pemeriksaan skrining Hepatitis B.

    So, buruan,jangan buang waktu. Agar jelas dan bisa diobati secepatnya bila ternyata positif..

  98. 98
    ardy Says:

    met pagi….

    dok saya ada pertanyaan?

    saya punya tugas dari sekolah mengenai macam-macam jenis terapi yang efektif dan resiko yang dialami oleh penderita jika terapi tersebut tidak dijalankan sepenuhnya.

    bisa dibantu dok….

  99. 99
    Dr. Sukma Says:

    hai Ardy,

    Pertanyaan anda TIDAK jelas. Macam-macam terapi efektif untuk penyakit apa ?

  100. 100
    deni Says:

    Sebelumnya saya ucapkan minal aidin walpaidin mohon maaf lahir dan bathin…..
    sekitar 4 bulan lalu,saya beberapa hari kurang tidur karena ada pekerjaan yg harus segera diselesaikan sampai pada hari jumat kepala terasa tegang,sebelum shalat jum’at saya keramas.Ketika sedang shalat terasa perasaan panas yg naik kekepala sampai dirumah makin parah sampe kejang2 beberapa menit.pada sore harinya kepala terasa amat sakit/tegang bebrapa jam sampe dapat obat dr dokter katanya terlalu lelah.sejak itu badan berangsur angsur gak kuat diajak kerja hingga skrng.Beberapa hari sejak kejadian itu warna kulit tampak menguning,serangkaian pemeriksaan pun terus dilakukan
    USG pertama hati dan limpa agak membengkak pada USG berikutnya semua normal,
    ronsen torak normal
    pemeriksaan darah terdeteksi penyakit hepatitis A dengan kadar biliburin total sedikit tinggi SGPT/SGOT berubah ubah namun masih dibawah batas nilai rujukan
    gamma GT,alkali normal
    tes hepatitis B dan C negatif
    pertanyaannya :
    1.perlukah saya melakukan biopsi hati karena samapai skrg masih terasa sakit perut kanan atas,berapa harganya dan dimana bisa dilakukan serta apa resikonya??apakah sakit???
    2.apakah sakit kepala belakang dan pusing seperti gak seimbang ( kepala dan badang bergoyang sendiri kekanan dan kekiri ketika duduk/seperti lg dzikir )merupakan gejala dr hepatitis A atau ada penyakit lain ???

  101. 101
    Dr. Sukma Says:

    Hai Deni,

    Pada hepatitis A, biasanya tidak disertai kejang-kejang. Bisa kejang, bila birubin total sangat tinggi sehingga terjadi yang disebut ‘Kern Icterus’ yang biasanya TERJADI pada bayi dibawah satu bulan.

    1. Hepatitis A biasanya tidak perlu di biopsi hati. Termasuk hepatitis paling ringan dibandingan hep B dan hep C.
    2. Gejala di kepala sampai bergoyang, mungkin ada sesuatu didalam jaringan otak/kepala anda. Hati2 kemungkinan ada tumor otak. Pls visit neurologist/ dokter spesialis saraf.

  102. 102
    shanti Says:

    siang dokter..

    saya mau konsultasi..

    kira2 bln agustus sy merasakan nyeri yg amat sangat diperut dan dominan disebelah kiri dan pegal dipinggang belakangnya ( bertepatan dg saya datang mens, pdhl biasanya tdk pernah sakit sehebat itu), tp keesokan harinya skt trsebut hilang.
    sakit itu dtg lg kira2 akhir september ( ini selesai mens ).. dan berangsur2 hilang, tapi pd tanggal 4 okt kemarin, saya merasakan sakit yg luarbiasa di tempat yg sama disertai mual dan muntah. Akhirnya saya ke rumah sakit, dikarenakan jarang ada dktr yg buka praktek pd hari minggu.
    dirumah sakit saya disuruh tes darah karena mata sy sdh mulai menguning, tp tdk sy sadari.
    ternyata, saya positif hepatitis a, akhirnya dirawat inap selama 3 hari.
    pada saat dirawat tersebut saya di infus cairan glukosa kalo tdk slh. dan dsuruh dokter untuk menjalani usg dan rontgen dikarenakan perut sy yg nyeri ditakutkan ada kista atau batu ginjal ( untuk catatan, saya jg sering menahan buang air kecil, dan jarang minum, karena kerja diruang yg ber-ac.
    pada saat usg dg dr.kandungan ( saya tdk berpuasa seperti yg seharusnya dilakukan sebelum di usg, dikarenakan ada miss komunikasi antara dokter dan perawatnya ), beliau takut seperti ada kista, tp belum memastikan krn krg jelas, dan sepertinya air seni yg belum keluar, sehingga saya disuruh usg abdomen dan tug malam harinya. sebelum di usg saya di rontgen terlebih dahulu siang harinya, dan hasilnya seperti ada massa diujung tulang ekor, tp tdk terlalu jelas, buli2 kencing penuh, diperkirakan ada kista atau myom.
    malam harinya saya usg abdomen & tug, hasilnya semuanya bagus, tdk ditemukan kista ataupun batu, heparnya pun dibilang sudah bagus.
    alhasil besoknya saya disuruh usg lg didokter kandungan, tp tetap tdk bs memastikan krn melihat hsl usg abdomen yg bgs trsbt, tp jg bngung dg hsl rontgen-nya. akhirnya dirujuk ke bedah urologi, tp dktr internist yg menangani sy blg nanti sj, sembuhkan dulu hepatitisnya, dia bilang ‘sepertinya’ bukan kista, mungkin batu, maka saya disuruh banyak2 minum min.3 liter sehari.
    pd saat check up ulang sy coba kerumah skt lain, krn kurang puas dg dokter2 dirumah skt yg kmrn. pd saat check darah, ternyata bilirubin total sy msh tinggi 6,.. (lupa pastinya, sgot, dr 1100an turun menjadi 80an, sgpt turun dari 1100an menjadi 117 kalo tdk slh. dan untuk skt perut ini blm jg bs dpastikan, sy dikasih obat yg sama dg drmh skt kmrn,hp pro.
    keesokan harinya sy pergi lagi ke dokter lainnya, untuk mendapat third opinion, dikarenakan bilirubin msh tinggi mk sy dsuruh istrht lg, tp krn tdk enak dg kantor krn sdh hampir 2 minggu tdk masuk kerja, akhitnya sy bertanya bolehkah kerja kalau hanya duduk2 sj, krn saya bagian admin, akhirnya sy diperbolehkan kerja, dan diberi obat lain, yaiu : fitochosil, glutadyn, dan centrum ( obat hp pro sy hentikan dulu minumnya ), sedangkan untuk nyeri perut, dktrnya bilang hasilnya tidak terlalu jelas, dan disuruh fokus ke hepatitisnya dulu, nanti baru diinvestigasi lg.
    pd keesokan harinya waktu sy mulai masuk kerja, perut sy sakit lagi seharian. dan keesokan harinya ( tepatnya hari ini ) rasa skt yg dominan disebelah kiri itu tdk terlalu terasa lagi, tp tetap sj perut sy tdk enak, rasanya antara nyeri, mau BAB dan mens. dan tdk berapa lama kemudian sy benar2 mens dan BAB yg berwarna hijau pucat, tapi ternyata rasa tidak enak itu tetap terasa.

    yag ingin sy tanyakan:
    1. kira2 berapa lama waktu yg diperlukan untuk benar2 sembuh dr hepatitis? dan bagaimana caranya agar bilirubin sy cepat turun.
    3. apakah tdk masalah jika saya bekerja walaupun hanya duduk2 didepan komputer, dan hampir 70% sy byk istrhtnya, walaupun dlm posisi duduk
    2. kira2 apa penyebab sakit perut saya tersebut? apakah memang benar ada kista? tapi kenapa dr. kandungan trsebut tdk bs memastikan?
    3. hasil mana yg harus sy percaya keakuratannya antara usg dr. kandungan, rontgen, dan usg abdomen & TUG ( yg menganalisis hasil rontgen dan yg melakukan usg abdomen & tug adalah dokter yg sama )

    saya sangat butuh saran dr ibu, karena saya sangat tersiksa dg rasa sakit perut yg suka tiba2 datang ini.

    sy sgt menunggu jawaban dr ibu..

    terima kasih atas perhatiannya..
    Tuhan memberkati

  103. 103
    Dr. Sukma Says:

    Halo Shanti,

    Dari tulisan sangat panjang yang anda tulis, sebenarnya kasus anda ini SUDAH dilihat oleh cukup BANYAK dokter. Artinya, kasus anda tsb TIDAK BERBAHAYA dalam jangka pendek.

    Pendapat saya, sebaiknya anda BREAK sebentar (satu bulan, begitu) dari segala macam pemeriksaan. Cobalah menenangkan diri, sambil observasi lebih TELITI dimana LOKASI PERSIS timbulnya rasa nyeri tsb.

    Setelah itu barulah ULANG pemeriksaan kalau perlu ke Jakarta (RSCM atau RS. besar lainnya). Agar diperiksa dengan alat lebih canggih oleh tenaga yang lebih berpengalaman dan dengan persiapan pra-pemeriksaan yang lebih bagus (mengosongkan kandung kemih sebelum USG, dll). Semoga berhasil..

  104. 104
    shanti Says:

    siang dokter..
    terima kasih atas suggest-nya..
    setelah skt perut yg tdk trtahankan dr hari sabtu dan mggu kmrn, sy ke rmh skt, dan dktr yg jaga bilang hal itu biasa dialami apabila hepatitis, karena sluruh sistem yg berhubungan dg hati ikut kacau jg, seperti lambung.
    setelah diberi obat maag, pnghilang rs nyeri (mefinal), dan penurun demam, perlahan2 rasa skt itu berkurang, walaupun msh trasa smpai hr ini.

    apakah mungkin ini efek dr bdn yg blm sht sdh sy paksakan kerja?
    apakah mmg efek dr hepatitis?

    tks..

  105. 105
    Nurdin Says:

    Dr. Sukma yang saya hormati,
    nama saya Nurdin, laki-laki, 43 tahun, tinggi 170cm dan berat 68kg, ingin konsultasi mengenai virus Hepatitis B yang ada dalam tubuh saya.

    Virus ini terdeteksi saat melakukan medical check up tahun 2007 dengan hasil:
    HbsAg (+), HbeAg (-), SGOT <33 dan SGPT <43.
    Menurut dokter perusahaan, kesehatan saya baik-baik saja, jadi tidak perlu pengobatan, hanya diminta tidak terlalu lelah bekerja agar virus tidak berkembang.

    Tahun 2009 bulan Maret, saya kembali melakukan medical check up dengan hasil:
    HbsAg reactive 4692, SGOT 40 dan SGPT 54.
    Peningkatan SGOT dan SGPT sampai diatas kondisi normal membuat saya panik dan mulai mencari jalan penyembuhan meskipun menurut dokter perusahaan, kesehatan saya masih baik-baik saja dan tidak ada yang perlu dikuatirkan. Akhirnya dari internet, saya mendapat informasi bahwa temulawak bisa menyembuhkan hepatitis dan sejak itu istri saya memasakan air rebusan temulawak asli untuk saya minum 2x sehari, dan juga mengkonsumsi ekstrak temulawak yang biasa dijual di toko obat 3x sehari 1 tablet, serta minum madu 2x sehari 1 sendok makan.

    3 bulan kemudian, Juni 2009, saya melakukan medical check up dengan hasil:
    HbsAg reactive 176, HbeAg non reactive, SGOT 28 dan SGPT 34.
    Melihat kondisi yang membaik ini, saya melanjutkan mengkonsumsi air rebusan dan tablet ekstrak temulawak serta madu.

    Selanjutnya di bulan Agustus 2009, medical check up ternyata menunjukkan hasil yang tidak memuaskan,
    HbsAg yang sempat turun ke 176 kembali naik menjadi reactive 263, meskipun SGOT dan SGPT tetap turun menjadi 23 dan 28.
    Karena HbsAg meningkat, maka saya mencoba mencari obat lain dan menemukan jelly teripang yang saya konsumsi 3x sehari 2 sendok, disamping tetap minum temulawak dan madu.

    Terakhir saya lakukan medical check up di pertengahan Oktober 2009, hasilnya:
    SGOT dan SGPT terus turun menjadi 18 dan 19,
    tetapi HbsAg justru meningkat lagi dari 263 menjadi reactive 339.
    Meskipun demikian saya tetap mengkonsumsi temulawak, jelly teripang dan madu.

    Pertanyaan saya,
    1. Apakah yang menyebabkan HbsAg naik atau turun?
    2. Apakah HbsAg reactive bisa berubah menjadi non reactive?
    3. Berapakah batas titer HbsAg yang menunjukkan kondisi parah sehingga harus ditangani secara medis?
    4. Apakah mengkonsumsi temulawak, madu dan jelly teripang secara terus menerus bisa menurunkan atau menghilangkan HbsAg?

    Saya sangat mengharapkan dan berterima kasih atas saran Dr. Sukma.

    Salam,
    Nurdin

  106. 106
    Dr. Sukma Says:

    Hai Shanti,

    Hepatitis adalah penyakit masuk golongan BERAT, terutama hepatitis B dan C. Biasanya setelah dinyatakan sembuh dari hepatitis, penderita hendaknya masih tetap menjaga jangan sampai terlalu lelah/kecapean/exhausted.

    Untuk pemulihan menjadi normal,dibutuhkan 3- 6 bulan. Jadi selama itu penderita hepatitis yg baru sembuh MENGHINDARI olahraga berat, berpikir berat dan bekerja fisik berat. Agar benar-benar pulih kondisi fisik anda.

  107. 107
    Dr. Sukma Says:

    Hai Nurdin,

    1. HbsAg bisa naik-turun, tergantung jumlah copy DNA virus hepatitis B yang ada dalam tubuh anda.
    2. Bisa. Kalau daya tahan tubuh anda lebih kuat dibandingkan replikasi virus hepatitis B.
    3. Batas titer HbsAg parah, tergantung tempat/laboratorium yang memeriksa. Masing2 lab punya nilai normal, tergantung alat yang dipakai.
    4.Temulawak dan madu teruskan. Mengenai jelly teripang, saya belum pernah dengar. Sebaiknya distop aja..

  108. 108
    Nurdin Says:

    Dr. Sukma yang saya hormati,
    terima kasih banyak atas jawaban dan saran ibu.

    Salam.

  109. 109
    nova priyo uomo Says:

    kpd. dr,Sukma

    siang dok
    saya cuma ingin bertanya singkat saja

    saya pernah mengidap hepatitis A dan saya cuma ingin tahu

    APAKAH HEPATITIS A BISA MENINGKAT MENJADI HEPATITIS B?

    mohon jawabanya,
    bisa via email juga tidak jawabanya?
    agar dapat selalu disimpen dan diinget

    terima kasih

  110. 110
    Dr. Sukma Says:

    Hai Nova Priyo uomo,

    So far virus hepatitis A BELUM PERNAH bermutasi menjadi hepatitis B.

    Bila terjadi re-infeksi oleh virus B hepatitis pada penderita hepatitis A, barulah kemungkinan bisa terjadi mixed infection antara hepatitis A dan hepatitis B.

  111. 111
    Ivan Says:

    Hi Dr Sukma,
    Istri sy terdeteksi kemungkinan memiliki virus hep B dgn data dibawah ini:

    HBsAg Reaktif
    Anti-HBs Nonreaktif

    GOT 43
    GPT 69

    Agregasi Trombosit Kecenderungan Hiperagregasi
    Trombosit 140,000 /uL

    APakah dengan terdeteksinya data tsb diatas berarti istri saya sudah terkena Hepatitis B? Dokter menganjurkan untuk mengadakan test HBV-DNA, CHE.

    Dan apakah benar dgn kondisi spt ini, penggunaan barang2 seperti piring/sendok/gelas, handuk dsb sudah harus terpisah/tidak boleh bercampur menggunakan.

    Kondisi badannya belakangan ini memang terasa lemah, dgn adanya mimisan yang cukup sering (setiap hari), lesu, nafsu makan berkurang, cepat lelah walau pun naik tangga satu tingkat saja.

    Itu saja sementara yang ingin saya tanyakan. Saya tunggu jawaban dari Dr Sukma. Terima kasih.

  112. 112
    Dr. Sukma Says:

    Halo Ivan,

    Pendapat saya, memang benar bila HBsAg reaktif semua barang yang digunakan oleh isteri anda sebaiknya dipisahkan dan tidak digunakan bareng dengan orang lain/anggota keluarga.

    Sebab biasanya HBsAg reaktif akan berkembang menjadi HBsAg positif. Dengan prinsip mencegah lebih baik daripada mengobati maka tindakan preventif memisahkan pemakaian bersama barang pribadi itu sangat penting untuk mencegah penularan.

    Dengan kondisi tubuh seperti yang anda tulis : sangat lemah, suka mimisan, dst itu lebih memperkuat lagi kemungkinan sudah terjadi peradangan oleh virus Hepatitis B.

  113. 113
    Ivan Says:

    Dear Dr Sukma,
    Terima kasih atas respondnya.
    Baru saja dapat hasil test darah saya sendiri berikut anak sy yg berumur 4thn.

    Saya:
    HBsAg : Non Reaktif (S/N: 0.8)
    AntiHBs : Reaktif (S/N: > 1000)

    GOT : 18
    GPT : 27

    Anak:
    HBsAg : Non Reaktif (S/N: 1.11)
    AntiHBs : Reaktif (S/N: 428.2)

    GOT : 30
    GPT : 14

    Apakah artinya saya dan anak tidak terinfeksi dari Ibunya.
    Langkah apa selanjutnya yg harus kita semua jalankan terutama ibunya?
    Dokter menganjurkan sebuah pengobatan , sy lupa namanya, tapi harganya 1,6jt/bln dan itu harus berlanjut utk jangka wkt 1.5thn….

    Apakah anak saya butuh “booster” vaksin?

    Sekali lagi terima kasih respond yg telah dr berikan. Salam dari saya dan keluarga.

  114. 114
    Dr. Sukma Says:

    Hai Ivan,

    Benar sekali. Anda dan ananda usia 4 tahun tidak tertular hepatitis B. Antibodi pada keduanya (anda dan ananda) juga sudah ada, akibat vaksinasi.

    Booster vaksin hepatitis B dapat diberikan nanti setelah anak berusia 15 tahun..

  115. 115
    Ivan Says:

    Dear Dr Sukma,
    Terima kasih atas penjelasannya, sekarang kami sudah lebih memahami virus hepatitis B….

    Best regards,

    Ivan dan Keluarga

  116. 116
    liza Says:

    Dr.Sukma , temen saya telah divonis hepatitis B tapi belum terlalu parah dan ia tidak akan sembuh karena vaksin tersebut belum ada di indonesia . benarkah demikian? bagaimana dengan orang2 yang ada disekitarnya?trima kasih sebelumnya

  117. 117
    Dr. Sukma Says:

    Hai Liza,

    Vaksin hepatitis B sudah lama ada di Indonesia. Bayi sejak usia 9 bulan atau malah begitu lahir langsung divaksin Hep.B, bila ibu si bayi mengidap hepatitis B.

    Sebaiknya teman anda berobat ke dokter hepatoloog penyakit dalam. Nanti akan diberikan obat antivirus interferon, dan semacam itu. Mumpung belum parah, jadi cepatlah berobat for his ow n sake …

    Bagi orang-orang terdekat penderita, sebaiknya dilakukan vaksinasi 3 kali dalam enam bulan yaitu : bulan 1, bulan 2 dan bulan ke 6.

    Dengan vaksinasi itu, tubuh seseorang menjadi kebal terhadap infeksi virus B hepatitis, karena sudah terbentuk ANTIBODY yang akan mengikat antigen virus hepatitis B. Sehingga penyakit hepatitis B TIDAK AKAN MENULARI orang-orang disekitar penderita.

  118. 118
    lou Says:

    maaf dok,
    saya ingin bertanya kalo nilai titer hcv yang normal kira2 berapa dok?? klo abnormal berapa??
    trus klo hepatitis c dikatakan sembuh klo bagaimana??
    terima kasih

  119. 119
    Dr. Sukma Says:

    Hai Lou,

    Tergantung lab yang memeriksa. Setiap lab punya nilai rujukan, normal bawah sampai normal atas.

    Kalau anti-HCV positif berarti anda sudah pernah terkena hepatitis-C.

    Jadi kalau kita periksa disatu lab, maka akan tertulis didalam tanda kurung angka normalnya. Tinggal membandingkan, apakah nilai pemeriksaan anda dalam range normal itu atau diluar itu.

  120. 120
    Bambang W Says:

    Tanggal 04-12-09
    Slamat Siang Dok… :
    Saya mo konsul neh Dok ”
    saya di vonis dokter terjangkit hepatitis “C”
    dengan data sbg berikut
    HbsAg : [-] Negatif
    VDRL : [-] Negatif
    Anti HCV : [+] Positif ( reaktif indeks 13.58)
    Anti HIV : [-] Negatif
    Kelainan : Anti HCV Positif, SPGT meninggi
    yang mo saya tanya bagaimana status penyakit saya ini.
    apakah sudah sangat bahaya.
    kemudian bagaimana mengobatinya dan apakah ada pantangan dalam makanan..?
    terakhir apakah penyakit ini dapat disembuhkan dengan obat-obatan alternatif( Herbal ).
    tks ya Dok…..

  121. 121
    Seva Says:

    Halo dok,saya pria 21 th. Saya kena hepatitis.tp blum tau Hep A,B,atau C.soalnya waktu gejala awal 8bln yg lalu saja saya ke dokter.krn sy ga pnya biaya lg berobat. Pngobatan dokter ga berefek positif,akhirx saya jg pergi ke tabibpu n blum smbuh makin lama terasa badan sakit semua.yg sy rasakan nyeri uluhati,terus menerus sebah di perut atas,pusing,sering gemetar agak menggigil,jntung sring berdebar,punggung sakit dan makin sakit kalo membungkuk,mata saya hitamnya agak menguning,tp putihnya tdak,kulit/daging saya mnjadi agak lembek tdak kencang.n berat bdn turun.Dan
    Tlng dok beri solusi,obat/ramuan apa yg paling manjur untuk hepatitis,anjuran dan pantanganya?tlng bls.trimakasih

  122. 122
    Seva Says:

    Dan lagi dok.sy bca artikel di intrnet. Bhwa sari gamat/teripang sangat baik untuk hepatitis, dan bahkan untk pnyakit lain?
    Apakah itu bsa diakui kebenarnya, Atau itu hanya iklan saja?
    Dan jika benar, Produk sari teripang yg apa yg paling bgus/manjur?terimakasih

  123. 123
    Dr. Sukma Says:

    Hai Bambang W,

    Yang jelas anda terkena Hepatitis C. Biasanya penyakit ini ditularkan lewat jarum suntik yang tidak steril. Pemakai narkoba suntik sering adalah pasien hepatitis C.

    Terus terang, mengobati hepatitis C paling sulit diantara hepatitis yang lain (A, B atau delta). Biasanya dokter hepatologist meresepkan obat antivirus seperti : interferon, dll yang harganya mahal dan efektivitas kurang, karena sering terjadi resistensi.

    Terbaik, kunjungi Prof. Lesmana dkk. di RSCM agar diobati tuntas.

    Bila kesulitan beaya, herbal yang saya tahu baik untuk hepatitis adalah temulawak, baik untuk hepatitis B. Mudah2an juga baik untuk hepatitis C seperti kasus anda

  124. 124
    Dr. Sukma Says:

    Hai Seva,

    Produk dari tripang yang anda tulis, terus terang saya belum pernah dengar. Mungkin bisa anda coba, siapa tahu benar. Karenna harganya terjangkau dan efek samping palingan alergi alias gatal-gatal.

    Boleh dicoba juga temulawak sebagai obat hepatitis.Biasanya bagus untuk hepatitis B.

    Saya hanya bisa berpesan ‘stay away from drugs’. Karena pemakai i.v. drugs alias narkoba suntik sangat rentan terkena hepatis C dan HIV/AIDS.

  125. 125
    Burmansyah Says:

    Dear Dr Sukma,
    Pertanyaan saya,
    1. Apakah yang menyebabkan HbsAg naik atau turun?
    2. Apakah HbsAg reactive bisa berubah menjadi non reactive?
    3. Berapakah batas titer HbsAg yang menunjukkan kondisi parah sehingga harus ditangani secara medis?
    4. Apakah mengkonsumsi temulawak, madu dan jelly teripang secara terus menerus bisa menurunkan atau menghilangkan HbsAg?

    Hormat saya,

    Burmansyah

  126. 126
    Dr. Sukma Says:

    Hai Burmansyah,

    Empat point pertanyaan anda persis sama dengan pertanyaan Nurdin # 105. Oleh karena itu baca jawaban saya pada komentar # 107 posting ini.

  127. 127
    ani Says:

    pagi dok, saya ani dengan berat badan 46 tinggi 158, saya ingin gemuk dengan cara suntik hormon.. apakah cara tersebut dapat membahayakan tubuh saya??? bagaimana dengan cara minum pil atau obat penggemuk??? apakah cara tersebut juga dapat mempengaruhi kesehatan tubuh saya?? jalan apakah yang terbaik agar saya dapat menaikan berat badan hingga 50.. terima kasih.

  128. 128
    Dr. Sukma Says:

    Halo Ani,

    Secara teoritis, menggemukkan badan jauh lebih gampang dari pada menguruskaan badan.Saya kurang setuju dengan menggunakan suntik hormon, karena agak riskan.

    Bermain hormon, haruslah kita melakukannya dengan sangat teliti dengan mengingat berbagai efek samping yang bakal mungkin terjadi.

    Inilah cara mudah dan gampang menambah BB. Nomor satu anda harus dalam keadaan relax dalam arti tidak ada beban pikiran. Dalam kondisi stress, biasanya sulit bisa gemuk. Kedua perbanyak makanan berkarbohidarat tinggi seperti : nasi, mie, roti, lontong, dll. Perbanyak makanan yang manis2 : coklat, segala macam kue2 manis, permen, dll.

    Juga perbanyak istirahat seperti tidur siang dan terakhir lakukan latihan menambah massa otot ke gymnasium. Lakukan latihan dibawah pengawasan instruktur yang handal.

  129. 129
    shanti Says:

    Sore dok,

    sy yg kena hepatitis a sekitar bln okt lalu. Sy sdh berhnti mnum obt skitar akhr okt.
    Skrg sy ingn vaksin hepatitis b u/antisipasi, yg ingn sy tnyakan:
    1. Kira2 tes darah ap sj yg hrs djalankan sbelum mlaksanakan vaksin tsb?
    2. Tes apa yg hrs dlakukan u/mngecek apakah virus hepatitis a msh ada atw tdk dtubuh sy?
    3. Apakah virus hepatitis a bs benar2 hlg? Kalau ya brp lm wktunya dr mulai qt trjangkit virus tsbt?
    4. Brp lm vaksin hepatitis itu brtahan ddalam tubuh? Apakah selamanya,atau hrs dlakukan trs?
    5. Selain vaksin hepatitis b, apakah sy jg memerlukan vaksin u/hepatitis a?
    6. Apakah jika trkena virus hepatitis a sdh pasti anak qt nanti akan trkena jg? Bgaimana mencegahnya?
    7. Kira2 brp estimasi biaya u/tes sbelum vaksin dan vaksin itu sendiri?

    Sy sgt mnunggu jwbn dr anda.
    Trm ksh.

    best regards.. :)

  130. 130
    Dr. Sukma Says:

    Hai Shanti,

    Saya langsung jawab, ya :
    1. Test HbsAg, Anti HBsAg dan HBcAg.. Kunjungi dokter internist untuk maksud tersebut.
    2. Setahu saya hepatitis A merupakan radang ringan, cukup diterapi selama satu bulan. Untuk kepastian sudah sembuh, biasanya di test HAV dan anti-HAV. Bila dalam tubuh sudah ada anti-HAV, artinya badan sudah kebal terhadap radang virus-A hepatitis.
    3. Tidak usah cemas berlebihan dengan hepatitis A. Paling gampang diobati diantara semua jenis hepatitis. Saya yakin anda sudah bebas dari virus-A.
    4. Vaksinasi hepatitis B dilakukan 3 kali berturu-turut dengan interval satu dan lima bulan sejak vaksinasi pertama. Contoh vaksinasi 1,2 dan 3: Januari-Februari dan Juni. Tergantung kondisi tubuh seseorang dan keadaan lingkungan tempat seseorang ada yang perlu dan ada yang tidak perlu tambahan vaksinasi hep.B. Tambahan vaksinasi disebut BOOSTER. Pada anak yang telah 3 kali vaksinasi hep.B dan memerlukan vaksinasi Booster,vaksinasi itu akan diberikan saat usia 15 tahun
    5. Saya belum pernah dengar vaksinasi hepatitis A.
    6. Hepatitis A ditularkan lewat makanan/minuman tercemar, persis seperti penularan diare atau kholera atau dysentri.
    7. Saya tidak tahu estimasi beaya. Silahkan tanya ke dokter ybs, yang melakukan vaksinasi. Demikian pula beaya pemeriksaan lab. Sorry about those..

  131. 131
    maman Says:

    bismillah, untuk ibu dokter,hafizhahullah
    keluarga teman saya menderita penyakit hepatitis akut. ada yang menyarankan untuk mengkonsumsi ikan gabus. betulkah demikian, bu. syukran/terima kasih atas perhatian ibu

  132. 132
    Dr. Sukma Says:

    Halo Maman,

    Ikan gabus banyak mmengandung jenis protein yang disebut ALBUMIN. Albumin dalam kemasan botol infuus harganya sangat mahal.So, ikan gabus bisa jadi alternatif.

    Pada keadaan hipoalbuminemia, artinya kadar albumin didalam darah kurang dari normal, maka konsumsi ikan gabus sangat bermanfaat.

    Termasuk disini penderita hepatitis yang mengalami hipoalbuminemia.

  133. 133
    Ines Says:

    Hi dok,

    Awal november lalu iseng2 cek darah, termasuk HbsAg dan AntiHbs juga.
    Hasilnya:

    HBsAg: Reaktif S/N: 348.05 (S/N = 2 Reaktif)
    Anti-HBs: Non-Reaktif

    GOT: 24
    GPT: 19
    Gamma GT: 13
    Fosfatase Alkali: 69
    Glukosa Puasa: 92

    Cholesterol total: 207 (normal <200)
    Cholesterol LDL Direk: 109 (normal <100)
    Cholesterol HDL: 80
    Trigliserida: 43

    Yang mau saya tanyakan:
    1. HbsAg reaktif itu berarti saya terinfeksi virus Hepatitis B yah dok? Saya sempat ke dokter internist, tapi gak dikasih obat apa-apa. Beliau cuma berharap kalau tubuh bisa memproduksi sendiri antibodi untuk melawan virus2 tersebut. Apakah benar tidak perlu diobati? Lalu jika setelah setengah tahun tapi antibodi tetap tidak terbentuk, apakah tetap tidak perlu tindakan lebih lanjut?
    2. Angka HbsAg yang jauh diatas cutoff itu menandakan apa?
    3. Saya disuruh jangan stress dan jangan terlalu cape. Tapi saya kurang ngerti tolok ukur 'capek'. Seminggu 5x atau lebih saya berenang 800 m hampir non-stop. Setelah renang memang merasa capek (ngos2an, denyut jantung tinggi), tapi setelah mengatur nafas sekitar 1 – 2 menit, normal kembali. Kadang-kadang saya juga melakukan weight training di gym dan ikut kelas aerobik. Apakah olahraga seperti itu tergolong berat?

    Thanks.

  134. 134
    vinna Says:

    hi dok…
    saya mau tanya, suami saya di vonis mengidap penyakit hepatitis C…
    sebenarnya penyakitnya sudah -/+ 9 tahun…
    selama ini dia cuma minum obat HP PRO. tp selama itu pula penyakitnya tidak juga sembuh.
    Apa benar hepatitis C tidak bisa diobati?
    saya mau suami saya sembuh dan kami mau punya anak…
    mohon petunjuknya dok…
    thank’s

  135. 135
    joko Says:

    ujung ujungnya pola makan dan pola hidup

  136. 136
    Edy Says:

    Halo bu dokter,

    Saat ini perut bagian kanan saya terasa gk nyaman, sy sudah ke dokter tapi di kasi obat maag, vitamin B complex, katanya saya capek. Akhir2 ini saya sering terlambat makan, kadang2 bisa sakit perut, bnyak gas di perut. Yang saya tanyakan apakah ini memang gejala maag ataupun hepatitis ya? soalnya mata saya jg ada warna kuning sedikit.
    Terima kasih

  137. 137
    Dr. Sukma Says:

    Halo Ines,

    Kesan saya anda ‘over excercised’ atau ‘over trained’ mengakibatkan angka HBsAg reaktif jauh diatasa cut off.

    Latihan yang anda lakukan ‘terlalu’ berlebih. Mungkin anda ingin mencapai penampilan langsing, boleh-boleh saja. Namun dengan diet yang terbatas juga, maka tubuh dalam hal ini hati atau liver susah ‘merepair’ dirinya.

    Jadi sebenarnya anda tinggal pilih : bentuk tubuh tidak terlalu ideal namun sehat. Atau body aduhai, namun liver bermasalah…

  138. 138
    Dr. Sukma Says:

    Halo Vina,

    Hepatitis C memang agak sulit dibasmi. Juga tergantung reaksi tubuh seseorang terhadap pengobatan anti-virus yang diberikan.

    Yang saya tahu vaksinasi hepatitis A dan B sudah ada. Namun untuk hepatitis C, saya belum pernah dengar.

    Yakinkan anda tidak tertular hepatitis C, dengan jalan kontrol lab.secara periodik.

    Secara teoritis, agak susah rasanya untuk tidak tertular, karena anda berdua suami-isteri.

    Apa yang dapat dilakukan adalah tetap berpikir positif sambil memohon kemukjizatanNYA. Asupan nutrisi yang bagus disertai istirahat yang cukup…

    Hindari bergadang, minum alkohol dan merokok yang kesemuanya itu berdampak menurunkan stamina dan daya tahan tubuh…

  139. 139
    Dr. Sukma Says:

    Hai Edy,

    Pendapat saya anda telah terkena radang hati (hepatitis). Perlu check lab jenis hepatitis apakah A, B atau C atau Delta.

    Sebaiknya kunjungi dokter penyakit dalam agar diperiksa teliti disertai pemeriksaan lab fungsi hati, dll.

    Penderita hepatitis sebaiknya tidak beraktivitas teralu menguras tenaga alias tidak boleh kelelahan.

    Sebab sel hati perlu istirahat dan gizi yang baik untuk bisa melakukan regenerasi alias repair jaringan hati.

  140. 140
    Anjar Says:

    Mlm dok. .saya mau nanya dgn hasil lab ini
    Alkali ph0sphatase 115,8. SGOT:15,63
    SGPT:35,35, Bilirubin total:0,37.Biliubin direct 0,10.ureum 16,79.kreatinin 0,97.protein total 9,47. Albumin 4,22. Apakah ada kelainan dgn hati saya. . ?atau kelianan organ lainnya. .trim’s. .

  141. 141
    Dr. Sukma Says:

    Halo Anjar,

    Saya tidak bisa berkomentar atas hasil lab yang anda tulis tsb.

    Karena tidak ada nilai normal dibelakang setiap item tsb. Masalahnya setiap laboratorium klinik mempunyai nilai rujukan berbeda, tergantung alat dan metoda yang digunakan.

  142. 142
    Anjar Says:

    Nilai rujukannya dok, .
    alkali 40-190.
    Sg0t 6-15
    sgpt 5-17
    bilirubin total 0-1,1
    bilirubin direct 0-1,1
    ureum 10-50
    kreatinin 0,4-0,9
    protein total 6,6-8,7
    albumin 3,8-5,1,
    sgpt tu apaan dok?protein total jg? Thank’s penjelasannya. .

  143. 143
    Dr. Sukma Says:

    Hai Anjar,

    Fungsi hati anda agak terganggu dengan terutama SGPT yang sangat tinggi, duakali lebih nilai rujukan norma atas.

    Enzim transaminase begitu tinggi, pertanda bahwa jaringan interstitial atau parenchim liver mengalami gangguan. Bisa disebabkan oleh radang hepatitis.

    Jadi sebaiknya dilakukan pemeriksaan HBsAg,Anti-HBsAg, dst. agar diketahui apakah terkena hepatitis B atau lainnya.

    Fungsi ginjal juga sedikit terganggu dengan angka creatinine yang diatas normal..Kunjungi dokter penyakit dalam untuk kepastian gangguan pada liver dan ginjal anda, OK.

  144. 144
    Ariefin Says:

    istri saya (38) tahun, terkena sakit Liver. Gejala2:kuning, urine gelap,dan lemah dialami. Sudah di Laboratorium.Diketahui Bilirubin, SGPT tinggi, tapi HBSAg negatif. Sudah ditangani dokter, dan tanda2 itu sembuh, setelah cek lab lagi, semuanya sudah menurun normal. kecuali SGPT agak tinggi. Karena dianggap sdh baik, dokter melakukan vaksinasi B juga. Tetapi Mual dan kadang2 perut penuh masih kadang dirasakan.Pagi, bagun tidur, perut terasa nyaman, enak, dan segar, tapi mulai pk.10an pagi sampai malam lagi seringkali gangguan perut masih dialami. Apakah ini ada kaitanya?karena vaksinasi B?karena proses penyembuhan yg belum selesai, atau karena makanan?atau karena terlalu banyak beraktifitas? terima kasih atas jawabannya..

  145. 145
    umminya ahmad Says:

    Assalamu’alaikum dok….
    Senang sekali ketemu web dokter. Saya seorang ibu, dari bandung. Kebetulan sedang mencari hematolog untuk konsultasi dan mencari 2nd opini tentang anak saya.

    Ceritanya begini dok… Saya 45 kg/150 cm, sebenarnya sudah hamil 3x, hamil pertama anak laki2, lahir 13 nov 2006, sekarang 3th, partus normal, usia kandungan 38 minggu, 2,8 kg, 49 cm. Anak kedua lahir saat usia kandungan 38 minggu jg, partus normal, tp meninggal 4,5 jam setelah lahir, karena asfiksia berat dan anemia berat (Hb cuma 3,6). Sempat ditangani di NICU Hermina tapi tidak tertolong. Sedangkan anak ke-3 baru usia 4 bln dalam kandungan sudah meninggal (usia 16-17 minggu dinyatakan IUFD, kemungkinan karena saya kecapekan, karena waktu itu anak saya sakit “kawasaki disease”, dan mengharuskan saya di rumah sakit +/- setengah bulan).

    Yang ingin saya tanyakan adalah perihal anak ke2 saya. Selama kehamilan pertama-ketiga, saya tidak pernah mengalami keluhan yang berbahaya, paling mual2 biasa, nafsu makan juga normal, jarang sakit paling pilek batuk sesekali dan sembuh sendiri, dan tidak pernah mengkonsumsi obat kecuali multivitamin dari dokter kandungan. Begitu juga saat kehamilan kedua, bahkan saya jauh merasa lebih baik, lebih sehat, dan nafsu makan baik, dibandingkan hamil pertama. Saya rajin kontrol kehamilan setiap bulannya.

    Sampai tiba minggu ke 38 hamil, pas saya kontrol ke dokter ternyata saya sudah mulai bukaan 2. Saya pun bertanya ke dokter, bagaimana jika saya melahirkan dengan bantuan bidan, apa memungkinkan (maklum saya punya anak kecil, dan kalau tiba2 saya kebrojolan lahir, yang paling dekat dengan rumah adalah klinik bidan). Dokter pun menyatakan tidak masalah, karena keadaan kandungan saya baik2 saja, posisi bagus, denyut jantung bagus, cukup bulan, tekanan darah normal, dsb. Hanya saya diingatkan jika 24 jam tidak lahir, segera ke rumah sakit.

    Maghrib pulang dari kontrol, saya siap2 untuk bersalin. Malam sekitar jam 2an saya mules sekali, dan saya putuskan ke klinik bidan setempat. Tapi sampai pagi tidak nambah bukaan. Bahkan jam 9an pagi mulesnya malah hilang, dan saya putuskan pulang kerumah nengok anak saya. Detak jantung bayi saya normal. Saya sempat telpon rumah sakit bersalin tempat saya kontrol ingin USG, tapi tidak ada layanan USG pada hari libur (waktu itu libur natal). Akhirnya saya tetap di rumah, seharian saya makan banyak dan jalan2. Tapi anehnya saya gak mules lagi, bahkan malamnya bisa tidur nyenyak. Baru besoknya saya merasakan mules lagi, terus-menerus, sampai akhirnya tengah malam saya balik lagi ke klinik bidan. Tengah malam, saya sudah bukaan 3, dan setelah shubuh saya melahirkan dengan proses yang cepat. Sebelum lahir, sempat dicek detak jantung janin masih normal. Jadi, kalau dihitung sejak awal mules dan mulai bukaan, saya butuh 2,5 hari untuk bukaan lengkap (sejak selasa sore sampai jumat shubuh).

    Tapi begitu lahir bayi saya kok tidak nangis spontan, bahkan butuh bantuan oksigen baru menangis itupun pelan sekali, dan tubuhnya sangat pucat, skor apgar nol (0). Bidan langsung merujuk ke rumah sakit. Dan menurut dokter di Hermina Bandung, anak saya asfiksia berat dan anemia berat (Hb 3,6). Dokter sempat melakukan penanganan medis, tapi akhirnya bayi saya meninggal. Selama dalam kandungan bayi saya tumbuh normal, pergerakan janinbagus, berat lahir 2,9/49 cm.

    Dok, kira2 apa penyebab anak saya anemia berat? Apakah karena partus lama, ataukah karena infeksi atau kelainan bawaan, atau karena apa? Selama hamil saya tidak pernah mengkonsumsi obat2an, tidak pernah mengalami perdarahan, tidak pernah rawat inap ataupun sakit berat, Hb saya berkisar antara 11-12, apakah saya termasuk anemia yang bisa mengakibatkan anak saya anemia berat seperti itu? Setelah melahirkan, saya tes TORCH, ternyata IgG saya positif tokso dan CMV (IgM negatif), mungkin saya terinfeksi waktu saya masih hamil (mungkin masa akhir hamil), apakah ini juga bisa menjadi penyebab anak saya lahir anemia dan asfiksia berat? Golongan darah saya A+ dan suami O+ (rhesus sama positif). Apakah ada kemungkinan ABO incompatible, atau ada kelainan bilirubin atau sel darah merah? Mohon penjelasannya dok. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih, syukron wa jazakillah khoir…. (kalau bisa balas ke email saya dok, rini.yuniastuti@gmail.com)

  146. 146
    Dr. Sukma Says:

    Halo Ariefin,

    Keluhan istri anda disebabkan : proses penyembuhan yang belum tuntas/pulih 100%. Dan yang kedua disebabkan banyak beraktivitas.

    Seperti kita tahu, penderita hepatitis dan yang baru sembuh dari hepatitis dianjurkan JANGAN melakukan aktivitas yang banyak mengeluarkan energi.

    Karena untuk repair sel-sel hati sangat memerlukan kalori, gizi yang baik serta istirahat yang cukup. Gampangnya, harus banyak bed rest, makan dan minum yang bergizi tinggi dan TIDAK BOLEH kecapean.

    Pada penderita hepatitis dan yang baru sembuh dari hepatitis,ENERGI JANGAN DIBAKAR namun ditimbun untuk proses reparasi sel-sel hati yang optimal. Karena organ hati/ liver daya regenerasinya sangat tinggi, kedua setelah lapisan endometrium dari rahim/ uterus.

  147. 147
    rob Says:

    Hallo dok

    Kakak saya baru saja meninggal dikarenakan hep.B bilirubin sampai 30
    Yang ingin saya tanyakan :
    1 bagaimana cara penularan hep B
    2 pola hidup bagaimana suapaya virus menyebar
    3 ada rekomendasi ahli liver yang terbaik
    4 kalo saya hbe-ag rekatif dokter tidak men terapi saya dengan obat2an viral sama skali, apakah anjuran tersebut benar
    5 kalo saya udah terkena hep B apa yang harus saya lakukan

    Terima kasih

  148. 148
    Evi Says:

    Dokter..
    Saya,suami n anak saya 3th pernah menderita hep A..
    Pgobatan 1bl kata dokter sudah tdak perlu kontrol..
    Pertnyan saya:
    1.Ap bisa Sgot dan Sgpt naik lg,karena kadang badan kog lemes n terasa berat.
    Klo bayi sudah imunisasi hep B 3x ap masih bisa kena virus hep B?

  149. 149
    Evi Says:

    Dok kalo selama bayi sudah imunisasi hep B 3x ap msh bs terkena hep B..

  150. 150
    Anjar Says:

    Sore dokter, .
    Saya mau nanya nie, . .makanan utk pasien hepatitis tu yg bagaimana?. . .apa blh makan apa saja. . .
    Saya punya ab ipar yg menderita hepatitis, . .dia mempunyai anak brumur 5 bln. . .apa anak dan istrinya jg menderita pnyakit yg sama?
    Makasi penjelasannya dokter cantik. . . .

  151. 151
    Dr. Sukma Says:

    Halo Evi,

    Bayi yang sudah divaksinasi hepatitis 3x BIASANYA tidak akan terkena hepatitis.

    Namun ada kasus dimana telah vaks 3x, namun terkena hepatitis juga.
    Kemungkinan penyebabnya : 1. Vaksin expired
    2. Vaksin pemberian kurang tepat/kurang deep intra muscular. 3. Reaksi imunitas si anak kurang baik atau dibawah normal. Artinya dengan pemberian vaksinasi, tubuhnya KURANG cukup membentuk antibodi yang diperlukan untuk proteksi. 4.Dan lain-lain..

  152. 152
    Dr. Sukma Says:

    Hai Anjar,

    Makanan penderita hepatitis sebaiknya TKTP alias tinggi kalori dan tinggi protein (pada penderita hepatitis yang ringan, belum terjadi ascite).

    Makan apa saja BOLEH, tujuannya untuk MENINGKATKAN daya tahan tubuh dan daya penyembuhan akibat serangan virus hepatitis.

  153. 153
    Anjar Says:

    Kalo menderita hepatitis c gmana dok dietnya. . . ? apa tktp jg. . .? selain ikan gabus,jenis makanan apa lg yg ada albuminnya. . ? thanks dokter cantik. . . .

  154. 154
    citra Says:

    dr.sukma saya citra
    saya mau bertanya jika air liur saya berwarna kuning… itu gejala penyakit apa ya dok….

  155. 155
    Dr. Sukma Says:

    Halo Citra,

    Sebaiknya diobservasi saja dulu.Artinya dilihat dan diperhatikan, kalau perlu dicatat, kapan anda berair liur kuning. Apakah setiap saat atau hanya sekali-sekali setelah makan atau minum sesuatu ?

    Sebab saya belum pernah tahu dan belum pernah dengar tentang air liur berwarna. Kecuali habis makan atau minum yang berwarna.

  156. 156
    wawan Says:

    dok, untuk hepatitis B apa bisa disembuhkan secara total?
    atau suatu saat akan kambuh lagi?
    terima kasih sebelumnya…

  157. 157
    Dr. Sukma Says:

    Hai Wawan,

    Hepatitis B bisa disembuhkan total. ASALKAN : kondisi tubuh tetap dijaga prima dan fit, artinya asupan gizi yang baik harus continue serta beristirahat yang cukup, tidur malam tidak kurang dari 8 jam.

    Pasca hepatitis B seseorang tidak boleh terlalu kecapaian fisik atau olah raga terlalu berat dan segala macam yang menguras tenaga. Apalagi bila asupan gizi kurang memadai, maka hepatitis B gampang kambuh lagi..

    Terakhir pikiran JANGAN sampai stress. Dengan stress daya tahan tubuh akan sangat menurun, sehingga memudahkan kambuhnya hepatitis B dan penyakit lainnya.

  158. 158
    iwan Says:

    salam dokter, saya iwan 26 tahun di medan. sekirat 2 mingguan lalu saya baru opname di rumah sakit, hasil test lab trombosit saya turun sampai 34ribu dan diklaim kena DBD. akhirnya setelah 2 hari opname thrombosit saya naik menjadi 64ribu dan saya dibolehkan pulang, post-opname saya lakukan seminggu selanjutnya dan thrombosit 371ribu, tapi setelah opname dok sampai sekarang sudah 2mingguan badan saya blm pulih bener, gampang capek, tdk fit, badan saya pucat tdk bercahaya seperti sebelum sakit, agak kekuningan, padahal saya sudah banyak makan dan vitamin. saya mau tahu dok, hasil test darah post-opname saya apakah bisa dilihat saya kena hepatitis atau tdk?

    berikut rinciannya:

    hb 14,9
    lekosit(wbc) 6,6 ribu/ul
    thrombosit(PLTs) 371 ribu/ul
    hematokrit(PCV) 45,6 %
    eritrosit(RBC) 5,8 juta/ul

    neutrophil 49,9 %
    lymphocite 38,7 %
    monocyte H 10,4 %
    eosinophil L 0,8 %
    basophil 0,2 %
    MCV 78,5 fL
    MCH L 25,6 pg
    MCHC 32,7 g/dL
    RDW 13,9 %

    (itu hasil test tanggal 9 feb)
    dok, mohon bantu saya apa yang terjadi dan apa yang harus saya lakukan, thanx

  159. 159
    Dr. Sukma Says:

    Hai Iwan,

    Hasil lab yang anda tulis tidak ada yang menyangkut fungsi hati/ liver. Jadi bila anda curiga kearah hepatitis, periksalah LFT (liver function test). Nanti bila sudah ada hasil, anda tulis ke blog ini, akan saya komentarin… Sekilas hasil pemeriksaan darah anda dalam batas normal… So, jangan negative thinking… Be positive.

  160. 160
    iwan Says:

    salam dokter, terima kasih sekali dokter mau respon keluhan saya. berarti saya harus test lab lagi dengan LFT ya dok. artinya saya belum pasti terkena hepatitis ya dok. saya akan coba test lagi, dan saya akan kirim hasil lab saya ke blog ini. terima kasih dokter.

  161. 161
    rifin Says:

    Saya mau tanya tentang ALP. Bulan November 2009 saya tes kesehatan di Jepang, wajib untuk mahasiswa. Hasilnya semua normal kecuali ALP (Alkaline Phosphatase) yang diatas angka normal. Ya, hanya ALP saja yang tidak bagus, AST, ALT, GGT semuanya normal. Karena itu dilanjutkan konsul ke dokter bulan Januari kemarin, dites lagi dan hasilnya masih tinggi padahal yang lainnya semua normal. Dokter nyaranin, datang dan tes lagi Februari. Kemarin pagi saya tes lagi dan hasilnya ALP masih tinggi (rujukan 359, saya 407), meskipun yang lainnya tetap normal. Pada tes kemarin dokter nyoba ngetes yang kira2 menyebabkan ALP tinggi, tapi setelah dilihat hasilnya yang diduga penyebabnya tadi ternyata normal. Terus dokter ngomong kalo tidak ada yang salah, tapi dokter menganjurkan CT Scan untuk meyakinkan. Saya discan di bagian perut dan hasilnya baru akan disampaikan dan didiskusikan besok 3 Maret.

    Seperti biasanya saya menjadi penasaran apa yang salah. Browsing di internet malah jadi takut dengan berbagai macam dugaan yang aneh2 dan menyeramkan. Karena itu saya menulis disini, semoga mendapat kejelasan.

    Mohon pencerahannya dan terima kasih.

  162. 162
    Dr. Sukma Says:

    Halo Rifin,

    Setahu saya ALP atau alkaline phosphatase yang tinggi disebabkan terutama oleh saluran empedu yang bermasalah.

    Bisa radang, batu dan lain2 pada khusus saluran empedu, baik yang besar maupun yang kecil.

    Apakah anda juga merasa nyeri pada perut kanan atas agak ditengah? Nyeri hilang-timbul seperti ditusuk-tusuk? Apakah anda obese? Apakah anda senang makanan berlemak?

    Bila iya, kemungkinan perlu diperiksa sistem saluran empedu yang disebut ‘cholangiography’ agar dapat diketahui pasti kelainan yang ada..

  163. 163
    iwan Says:

    salam dokter, saya tadi sudah cek darah untuk liver, dan hasilnya, it,s ok, saya tdk masalah dok. ini hasilnya, bisa dokter terangkan dok? thanx.

    AST (sgot) 29 u/L
    ALT (LGOT) H 43 U/L

    terimakasih buat keterangannya.

  164. 164
    Dr. Sukma Says:

    Hai Iwan,

    Well, ada angka ALT yang agak tinggi. Biasanya ada kaitan dengan saluran empedu, apakah radang, ada sumbatan/ batu, dll. So, lebih baik ditelusuri bila disertai rasa nyeri di perut kanan atas yang seperti ditusuk-tusuk. Bila tidak ada, ulangi ALT pada selang satu bulan kedepan. Apakah angkanya tetap, naik atau turun.

  165. 165
    iwan Says:

    untuk keluhan sakit di perut kanan atas seperti ditusuk-tusuk tdk ada dok, tapi kadang suka kembung gitu, dan waktu kembung kalo ditekan pake jari agk sakit.
    apakah ini sangat berbahaya dok?
    saya dikasih vitamin dan suplemen oleh dokter yaitu lefisit dan nevradin.

  166. 166
    Taufan Says:

    asssalamualaikum dok,
    tg 6 feb sy periksa lab, hasilnya SGOT 61,2 dan SGPT 70,3 serta tes widal, kata dokter sy positip thypus, sedang untuk livernya katanya tidak apa2 padahal diatas normal, kata beliau pengaruh dari typus. dan di beri obat thyamphenicol dan curliv. setelah 10 hari sy lab lagi.tapi hasilnya malah naik SGOT 77,4 dan SGPT 81,0 serta widal masih positip. saya diberi obat thyamphenicol 5 hari lg.
    tanda-tanda penyakit liver seperti mata kuning, kulit kuning dan kotoran hitam tidak ada. saya cuma lemes dan sakit diperut kanan bawah. Apakah ini bukan typus campur liver, kalo bukan liver knp SGOT dan SGPT saya naik. sebagai catatan saya pernah Hepatitis A tahun 2005 setelah sebelumnya thypus juga, mohon solusinya. makasih

  167. 167
    Maria Says:

    Selamat siang dokter Sukma.
    Ada yang saya mau tanyakan nih dok. 2 minggu lalu saya kena dengue fever, ketika diperbolehkan pulang (jum’at), saya diharuskan kontrol lagi (selasa)untuk masalah lever saya, karena nilai SGOT saya 62 dan SPGT 39. Jujur selama dirumah saya tidak minum obat secara rutin dan makan apapun kesukaan saya (termasuk yang pedas). Selasa 16/2 saya cek darah nilai SGOT, SGPT, dan Gamma GT saya naik jadi 292, 342 dan 465. Internis saya “ngomel” knpa hasilnya jadi begini? Saya sendiri juga bingung dok ditanya seperti itu. akhirnya saya dikasih obat Imunos, HP pro dan Lesichol 300mg. Internisnya bilang kalo tidak segera diobati bisa menjadi sirosis. Jujur saya stress mendengar hal itu, sampai2 saya tersugesti setiap hari kalo lever saya sudah rusak, sampai2 saya susah tidur, perut terasa keras, pusing setiap hari, saya sampai mengecek HBs Ag saya (dan alhamdulillah negatif). Seminggu kemudian (23/2) saya kontrol lagi SGOT, SGPT, dan Gamma GT saya menjadi 33, 27 dan 205. internis bilang sudah OK, dan saya diberi obat lagi.
    Yang saya ingin tanyakan, apakah virus Dengue Fever bisa menyerang lever dok?. (krn kata orang komplikasi DB bisa menyerang lever, ginjal dan jantung).
    Apa arti Gamma GT saya yg nilainya masih tinggi itu dok?
    Makanan apa yg harus saya pantang?
    Saya termasuk overweight dok, apakah bisa overweight bisa mempengaruhi fungsi lever saya?
    Terimakasih banyak Dok atas perhatiannya…..

  168. 168
    Dr. Sukma Says:

    Halo Taufan,

    Hepatitis A yang pernah diderita 2005 kemungkinan kambuh, bisa jadi. Plus radang Salmonella typhi yang memperberat kondisi anda saat ini. Ada baiknya dicheck juga kearah hepatitis A. Bila ternyata negatif, Alhamdullilah… Jadi kita tinggal konsentrasi pada penyakit tifus yang memang makan waktu lama, minimal 3 minggu .

    Dan kuman tifus juga sering bersembunyi di liver, sehingga fungsi hati agak terganggu seperti kasus anda. Infeksi Salmonella Typhi juga sangat melemahkan kondisi tubuh. So, harap bersabar dan perbanyak istirahat/ bed rest atau tirah tidur, hindari aktivitas yang memakan energi dan pikiran. Perbanyak asupan gizi : susu, telor, daging, buah dan sayuran.

  169. 169
    Dr. Sukma Says:

    Memang benar DBD bisa meluas keberbagai organ, selain terjadinya kebocoran plasma dan perdarahan dalam yang dapat menimbulkan gejala shock.. Liver ginjal dan jantung bisa terimbas demikian juga paru2 diawal dan tengah perjalanan penyakit.

    Gamma GT mencerminkan fungsi ekskresi empedu oleh saluran empedu. Angkanya masih tinggi kemungkinan masih terdapat edem alias pembengkakan sel hati yang menekan saluran empedu. Seharusnya dengan berjalannya waktu angka itu akan menurun sampai normal.

    Sebaiknya turunkan BB anda dengan olahraga teratur. Karena overweight biasanya disertai ‘fatty liver’ yang akan mengganggu fungsi liver sehari-hari. Minum vit. E 400mg setiap hari juga dapat mengurangi perlemakan dihati.

  170. 170
    piyan Says:

    Dear bu dokter,
    Saya Piyan, belum lama ini saya med check di RSPAD Gatot Subroto, hasilnya SGOT=34 (normal <35) dan SGPT =55 (normal <40) serta di sedimen urin saya, bagian kristalnya tertera Asam Urat (+). Sebagai informasi beberapa bulan lalu (krg lbh 6 bln yg lalu) saya terkena DBD. Yang saya mau tanyakan bu dokter apakah saya terkena hepatitis B / C karena SGPT saya melebihi normal?Saya baca di internet ada RS yg menyatakan ambang SGPT normal yaitu 55, tp di RS lain 40. Sebenarnya yg benar yg mana bu dokter? Terima Kasih.

  171. 171
    Dr. Sukma Says:

    Hai Piyan,

    Jangan terpaku HANYA pada angka SGPT yang lebih tinggi dari normal. Dan untuk diketahui, setiap lab mempunyai range normal dari setiap item pemeriksaan. Tergantung pada alat yang dipakai dan metoda yang digunakan. So, lupakan saja angka SGPT itu. Buang jauh pikiran negatif, dan terus kobarkan keyakinan bahwa anda sehat (positive thinking).

    Setelah itu mungkin dalam waktu 2 bulan setelah pemeriksaan yang lalu lakukan check ulang SGPT, kalau perlu di lab. lain, OK.

  172. 172
    cipto Says:

    sore dok hari ini sy dinyatakan boleh pulang padahal sgot sya masih 250 dan sgpt saya masih 300 apa saya bisa sembuh total dari hepatitis b saya trimakasih

  173. 173
    Dr. Sukma Says:

    Hai Cipto,

    Mungkin dokter yang merawat anda sudah melihat proses penyembuhan yang baik, sehingga meski dirumahpun akan terjadi proses yang sama. So, jangan kecewakan dokter anda dengan cara kurang beristirahat, banyak aktivitas dll. yang mengganggu proses yang sedang berjalan baik. Jadi meski dirumahpun, anda hendaknya berlaku dan bersikap seperti ketika dirawat di RS.

    Tetaplah bedrest, kecuali bila harus BAB dan BAK ke kamar kecil. Perbanyak tidur dan berhemat menggunakan tenaga, baik aktivitas fisik maupun mental (berpikir). Anggaplah rumah anda sebagai RS dengan disiplin dan cara makan-minum maupun jenis makanan dan minuman yang diberikan di RS serta kapan waktu minum obat yang dibuat menyerupai ketika dirawat di RS. Dengan demikian angka SGPT dan SGOT anda yang masih tinggi saat dipulangkan dari RS bisa turun sesuai harapan… Be a good and cooperative patient at home, OK…

  174. 174
    Desi Aresa Says:

    Dear Dokter, saat ini sudah 3 hari saya demam tinggi 38-39 C, gejala lain mata tidak jernih, dan perut kanan atas nyeri seperti ditusuk-tusuk tapi sakitnya hilang timbul. Badan tidak terlalu lemas, tapi mulai tadi pagi pipis mulai kuning pdhl saya mnm air putih nya banyak (setiap habis pipis lgs mnm lagi).

    Dokter memberikan AB Cefat dan minta cek darah kalau smp besok msh demam. Masalahnya saya sekarang msh menyusui bayi saya yg 5 bulan (ASI Exklusif), apa blh diteruskan dok?

    Akhir thn 2008 saya pernah mengalami gejala serupa dimn SGOT dan SGPT dua kali dari batas normal dan diberi vit hati. Apa penyakit yg sekarang sama dgn yg dulu ya dok ? Terus terang saya overweight s

  175. 175
    Adi Says:

    Dokter Sukma..

    Saya mau tanya …
    beberapa minggu ini ayah saya mengeluh masalah perutnya setelah di di periska hasilnya sebagai berikut.

    -Ct. Scan Abdomen(Paket dengan contras)
    -Contour Hepar lob dextra agak membesar
    -Tidak tampak Chirrhosis hepatis
    -Tampak Multiple mass yang hypodense[ada hepar lob dextra facies inferior]
    - Dengan Contrast tampak perbedaan tumor mass dengan parenchym hepar terlihat lebih jelas
    - Contour V, Fellea normal Tidak TAmpak batu, Ductus2 normal
    - Contoour Lien dan Pencreas Normal
    - Contour REN normal. Fungsi REN normal. Collecting Systim norma.

    Kesan : Multiple TUMOR Hepar — Suspect Hepatoma

    ————————————————-

    Kata dokter yang melakukan ct scan tidak ada obatnya !!
    yang saya tanyakan gimana langkah2 yang harus saya lakukan ??

  176. 176
    Dr. Sukma Says:

    Hai Ari,

    Hepatoma adalah kanker ganas di hati yang apabila stadiumnya masih awal : ukuran kecil dan belum menyebar ke kelenjar getah bening (KGB) atau organ lain, biasanya dapat disembuhkan pada 80% kasus. Terutama bila embolisasi dilakukan di Jepang oleh dokter2 yang sudah sangat berpengalaman, maka tingkat keberhasilan bisa 90% lebih..

    Anda berdomisili dimana? Bila di Jakarta kunjungi Prof. Sulaiman di RS. Pelni atau Prof. Lesmana di RSCM. Keduanya adalah pakar kanker ganas hati (hepatoma) seperti yang diderita ayah anda saat ini. Saya kurang setuju bila hepatoma disebutkan tidak ada obatnya. Bila hepatoma ditemukan/ diketahui awal, artinya diameter tumor masih kecil, dapat dilakukan terapi EMBOLISASI yaitu dengan menutup aliran darah ke lokasi tumor, sehingga tumor akhirnya mati karena tidak mendapatkan nutrisi dan oksigen dari aliran darah.

    Segeralah kunjungi salah satu dari kedua beliau tsb, agar cepat penyakit ayah anda dapat ditanggulangi dan TIDAK MEMBUANG-BUANG waktu yang sangat BERHARGA. Mengingat pertumbuhan hepatoma juga sangat cepat dan kita berpacu dengan waktu untuk segera mematikan tumor ganas tsb. Bila segera bertindak, Insya Allah berhasil baik. Amien…

  177. 177
    Dr. Sukma Says:

    Hai Desi Aresa,

    Saya sependapat dengan dokter anda yaitu kemungkinan hepatitis dan typhoid. Seringkali hepatitis tidak disadari pada awal penyakit. Nanti baru setrlah badan lemah, mata kuning dst baru datang periksa ke dokter. OK, sebaiknya ditunggu saja hasil lab.

  178. 178
    Cinta Says:

    Dok, saudara saya (perempuan, 41 tahun) pernah didiagnosa hepatitis C tahun 92 lalu dan diterapi dengan suntik interveron selama 6 bulan. Selama ini dia beraktifitas seperti biasa, tapi sering mengalami lelah dan pegal2, serta badan terasa hangat (tapi kalau diukur suhunya normal).

    Dua minggu terakhir ini, dia merasa sangat lemah, badan demam, tidak nafsu makan, gatal2, pegal2, pusing, konsentrasi menurun. Hasil lab semuanya normal (termasuk SGOT, SGPT, Bilirubin, fungsi ginjal, sampai pembekuan darah). Yang bermasalah cuma kolesterol (20 diatas normal). Dokter hanya memberikan vitamin dan menyuruh olahraga. Tapi saudara saya tetap merasa lemah dan kehilangan semangat dan nafsu makan.

    Saya kuatir dia mengalami gejala sirosis hati mengingat riwayat penyakitnya, tapi dokter tidak mengarahkan pemeriksaan ke sirosis.

    Pertanyaan saya: untuk mengetahui apakah dia sirosis, pemeriksaan apa saja yang harus dilakukan? Apakah hasil SGOT dan SGPT yang normal tidak menjadi jaminan bahwa fungsi hati juga normal?

    Mohon saran dokter. Terimakasih….-)

  179. 179
    Dr. Sukma Says:

    Hai Cinta,

    Untuk mengetahui adanya sirosis hati bisa dilakukan dengan meraba perut sebelah kanan atas. Raba sambil agak ditekan sedikit, maka akan terasa keras dan tidak rata permukaan hati di lokasi tsb. Kecuali bila saudari anda itu obese alias overweight, maka biasanya pada kelebihan BB akan sulit bisa meraba organ hatinya.

    Selain LFT/ test fungsi hati, dapat dilengkapi dengan USG abdomen untuk melihat ada tidaknya sirosis dan gangguan lain di hati.

  180. 180
    pendy Says:

    sore Dok,..

    mau tanya,.
    bapak dari kekasihku terkena penyakit sirosis hati dan kondisi terakhir waktu check-up di RS kata dokternya fungsi hati sudah 90% tidak berfungsi.

    kondisi fisiknya perutnya membesar (seperti orang hamil) dan kadang susah BABnya.

    Selama ini masih mengandalkan pengobatan dari Shinse. pernah mau di operasi di RS, tp dokter menolak dikarenakan mengingat kondisi hati yg sudah 90% tidak berfungsi, disamping itu bapak dari kekasihku itu punya penyakit gula juga (tp udah lama banget dan katanya udah sembuh gulanya)

    pertanyaanya Dok :
    1. Apakah yg harus dilakukan untuk mengobati penyakit Sirosis hati ini, dan apa obatnya ?
    2. klo harus di rujuk ke RS/tempat alternatif, dimanakah tempat yg recomended itu (klo bisa di daerah semarang)
    3. bagaimana agar perutnya bisa kembali ke kondisi normal (kempes) karena sampai saat ini kondisi perutnya masih membesar dan tambah besar (ibarat orang hamil).

    saya mohon bantuannya Dok,..
    kalau ada kabar2, boleh minta tolong di Emailkan ke email saya di pendalungan@gmail.com

    sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak Dok.
    semoga semua ini di balas oleh Allah buat Dokter. Amin

  181. 181
    fandi Says:

    dear, Dr. Sukma

    Sebelum saya lakukan cek vaksinasi saya cek darah terlebih dahulu.
    Hasil cek darah saya sbb :
    SGOT : H 42
    SGPT : H 51

    Anti HBs : 49.82 reaktif

    pertanyaan saya :
    apakah saya terinfeksi hepatitis atau perlu vaksinasi?

    Terima Kasih
    Fandi

  182. 182
    Cinta Says:

    dear Dr,

    saya satu bulan yg lalu di nyatakan batu empedu sekitar 1.5 cm. dan ada gagguan pada liver saya karena GGT 89 ALT 119 dan ALKP 131. kata dokter hasil saya ini tinggi. ibu tolong jelaskan kenapa hasilnga begini?
    thanks in advance.

    Regards
    Cinta

  183. 183
    Dr. Sukma Says:

    Hai Cinta,

    Hasil lab menjadi seperti itu, diatas nilai normal disebabkan adanya batu empedu yang menyumbat aliran saluran empedu. Jadi sebaiknya batu itu dihilangkan. Mungkin anda boleh coba buah mengkudu atau pace yang dimakan begitu saja atau dijuice atau ada juga yang menjual extract buah pace yang dijual dalam botol.

    Konon buah mengkudu bisa meluruhkan batu empedu sehingga akan dikeluarkan via urine dalam bentuk pasir-pasir halus. You shoud try, mumpung batu empedu anda masih kecil ukurannya…

  184. 184
    Dr. Sukma Says:

    Hai Fandi,

    Anda terinfeksi Hepatitis B. Sebaiknya JANGAN vaksinasi karena akan memperberat keadaan. Tubuh sendiri akan membentuk antibody ( AntiHBsAg )pada waktu yang akan datang, dengan reaksi tubuh yang berusaha melawan virus yang masuk.

    Coba anda beristirahat cukup, jangan terlalu banyak menggunakan tenaga untuk olahraga, dll. agar terjadi reaksi yang optimal dari tubuh dalam membentuk antibody terhadap hepatitis B. Disertai makanan bergizi tinggi : susu, telor, daging, buah dan sayuran. Sehingga daya tahan tubuh terhadap virus yang masuk akan tinggi dan TIDAK menimbulkan GANGGUAN pada ORGAN HATI ATAU LIVER anda.

  185. 185
    Dr. Sukma Says:

    Hai Pendy,

    1. Sirosis hati termasuk end-stage liver disease. Hampir mustahil bisa disembuhkan, except transplantasi hati
    2. RS. Karyadi atau RS.Telogorejo bisa jadi tempat rujukan
    3.Perut kembali kempes dan normal, itu almost impossible diperkuat oleh keterangan dokternya yang menjelaskan 90% hatinya tidak berfungsi.

  186. 186
    rifig abdullah Says:

    Yth. Ibu Dr Sukma,
    Istri saya baru melakukan cek lab. hepatitis, hal ini sesusi saran dari seorang tabib, perlu kami sampaikan bahwa istri sy baru sembuh dari sakit tifes kira-kira 2 bulan yg lalu, belakang ini seringa mengalami pusing , sering mengeluh capai dan suka mual. hasil lab. tersebut HBs Ag Reaktif indeks 589,6 metoda ECLIA. sementara hasil hasil test SGOT 19 dan SGPT 19.
    Apakah dengan hasil tersebut mengindikasikan istri sy sudah terserang hepatitis, Mohon penjelasan Ibu.
    Atas perhatiannya kami mengucapkan banyak terima kasih

  187. 187
    Dr. Sukma Says:

    Hai Rifig abdulah,

    Isteri anda terkena hepatitis B dari hasil lab yang anda tulis. Jadi sebaiknya berobat sampai tuntas ke dokter internist sub divisi hepatologi. Banyak istirahat/bed rest, jangan melakukan aktiviotas yang berlebihan Tidur malam tidak kurang dari 8 jam. Agar tenaga yang ada bisa digunakan untuk pemulihan penyakit.. Makan dan minum yang bergizi tinggi : susu, telur, daging, sayuran dan buah2an..

  188. 188
    leli Says:

    hallo bu..
    sy lagi hamil, menurut prediksi akan melahirkan pada tgl 13maret ini,, HBsag saya reaktif.
    Saya br tw setelah chek lab pd usia kandungan 7bln, saat itu dokter kandungan sy lgsg menyarankan sy utk membeli ImunoglobulinHepB. Kemudian sy d sarankan oleh teman suami sy, utk chek ulang dan sekalian chek HbeAg utk memastikan apakah dibutuhkan vaksin ImunoglbulinHepB tsb.
    Setelah chek ulang HbsAg,HbeAg ternyata dua2nya reaktif.
    Dokter kandungan saya menyarankan utk caesar,
    pertanyaan saya:
    Apakah sy bisa melahirkan dengan normal? mengingat setelah melahirkan bayi saya lgsg di vaksin ImunoglobulinHep B.
    Trimakasih dok..

  189. 189
    Dr. Sukma Says:

    Hai Leli,

    Pendapat saya melahirkan normal lebih baik, jika memungkinkan. Pada ibu yang menderita hepatitis, melahirkan normal atau caesar sama baiknya. Bila panggul tidak sempit, posisi bayi kepala dibawah, kenapa mesti Caesar? Soal kemungkinan bayi terkena hepatitis, akan di vaksinasi begitu bayi dilahirkan. Jadi tidak ada masalah…

  190. 190
    echa Says:

    pagi dok….teman saya sering merasa lelah,cek darah ternyata LED 53 dan SGOT 45 SGPT 47….tidak panas,tidak ada perubahan warna urine/pun BABnya,matapun tidak kuning. Sebelumnya 3minggu yang lalu igM DB (+),tapi trombosit& hematokrit normal,SGOT&SGPT sempat tinggi(100an)…tp sudah normal setelah 2minggu minum curcuma. Kira2 penyebabnya apa ya dok?…. Terimakasih sebelumnya.

  191. 191
    Dr. Sukma Says:

    Hai Echa,

    Pendapat saya itu merupakan gejala masih adanya infeksi virus dengue yang belum tuntas habis, dibuktikan dengan LED yang tinggi serta SGOT dan SGPT yang belum normal. Telusuri juga kearah radang TBC, yang sesuai dengan LED yang 50-an. Periksa ke dokter internist, agar di lakukan test Mantoux untuk kepastian radang TB.

    Sementara itu teruskan minum curcuma disertai asupan makanan dan minuman bergizi serta istirahat yang cukup dengan tidur malam tidak kurang dari 8 jam..

  192. 192
    firman Says:

    Bu Dr,

    Saya mau tanya kalau Gamma GT saya 114 (range 11-49), sedangkan SGPT ama SGOT rendah yaitu 24 dan 39. Birulubin Direk naik 0.31 (range < 0.3), albumin 5 (range 3.4-4.8) Colesterol total 217 (range < 200). Colestorel LDL Direk 144 (range <100).
    Apakah arti dari hasil lab di atas???
    Apakah saya menderita hepatitis B/C???
    Apa yang harus saya perbuat utk menurunkan Gamma GT saya???
    Saya tunggu jawabannya
    Terima kasih

  193. 193
    akyla Says:

    Dok.. saya penderita hepatitis B kronik, obattemuan yang paling uptodate sekarang ini yang sebelumnya telbivudine.. apa ya dok??? adakah temuan ahli di tahun 2010 yang lebih baik dr telbivudine??
    trims

  194. 194
    Dr. Sukma Says:

    Hai Akyla,

    Saya belum tahu obat temuan lebih baru dan lebih baik dari telbivudine.

  195. 195
    Dr. Sukma Says:

    Hai Firman.

    Dari hasil lab itu anda tidak menderita hepatitis B. Kemungkinan ada batu atau sumbatan pada saluran empedu yang mengakibatkan Gamma GT anda tinggi.

  196. 196
    ksatrya Says:

    slamat sore dok ,maaf merepotkan saya cm mo konsultasi tentang kelainan pada hati,

    istri saya bilirubin nya naik ,bagaimna cara menurunkannya?

    pengobatan paling baik pake obat/herbal?

    klo obat sudah pernah,herbal jg lg jalan

    sudah 2 minggu ini.(terapi totok dan herbal ramuan sinshe)blm ada hasil .

    blh tau klo obat yg di anjurkan baiknya jenis apa
    dan klo herbal jenis nya apa?

    saya,sebaiknya harus seperti apa untuk pengobatanya

    mf sebelumnya klo bisa jwbn nya bisa di kirimkan ke email saya ksatrya_10@yahoo.com

    atas perhatianya saya ucapkan terimakasih.

  197. 197
    Dr. Sukma Says:

    hai Ksatrya,

    Sebaiknya lakukan sebagai beriikut :
    1. Banyak istirahat, tidak boleh capek fisik dan mental. Tidur malam tidak kurang dari 8 jam setiap malam
    2. Makan makanan dan minuman bergizi tinggi : madu, susu, telor, daging, sayuran dan buah.
    3. Boleh minum temulawak atau curcuma

  198. 198
    izzah Says:

    dr. sukma, saya mau bertanya kapan kadar sgot sgpt seseorang hepatitis akan menjadi normal kembali dok?
    bagaimana jika sampai waktu > 4 bulan kadar sgot dan sgpt nya tetap >200 u/l dok? dan hal tersebut kenapa?
    trimakasih atas jawabannya dok… ^^

  199. 199
    Dr. Sukma Says:

    Halo Izzah,

    Pertanyaan saya apakah penderita hepatitis minum obat anti virus, dll dari dokter penyakit dalam hepatologist? Bila tidak minum obat sampai kapanpun tidak akan ada perbaikan. Malah angka2nya akan semakin tinggi.

    Bila minum obat secara teratur dan menjadi pasien yang kooperatif terhadap terapi yang diberikan, maka SGOT dan SGPT akan berangsur-angsur turun angkanya. Berapa lama, tidak bisa dipastikan. Sebab reaksi tubuh terhadap satu obat yang diminum bersifat individuil alias berbeda-beda tergantung sensitivitas tubuh orang itu..

  200. 200
    Anonymous Says:

    Malam dok..dok,calon suami saya 3bln ini sudah istrhat total karena dinyatakan terkena hepatitis B..mau bertanya dok mengkonsumsi ap dan obt herbal ap yg bs menurunkan HGSab??saat ini Hgsab 356..sudah minum temulawak namun turunnya cuma brapa poit saja..terima kasih dok..

  201. 201
    Dr. Sukma Says:

    Hai Anonymous,

    Hepatitis B merupakan penyakit serius, yang harus diobati dengan semestinya. Artinya, sebaiknya berobat ke dokter penyakit dalam subdivisi hepatologi, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Temulawak hanyalah obat herbal tambahan untuk menaikkan selera makan penderita… Diantara hepatitis, cuma hepatitis A yang tidak berat dan tidak berbahaya…

    Yang saya tahu, penderita hepatitis B seharusnya mendapat obat anti-virus yang harganya cukup mahal. Pertama dicoba yang oral (diminum), bila kurang optimal hasilnya maka akan diganti suntikan. Harus bedrest artinya banyak istirahat tiduran, kurangi aktivitas yang tidak perlu dan tidak boleh membakar energi seperti olah raga, bekerja berat, dst. Jangan sayang uang demi kesehatan, agar benar-benar pulih dari hepatitis B. Temulawak saja saya pastikan tidak cukup…

  202. 202
    yanu Says:

    selamat siang dok.

    umur saya 24th, tiggi 172cm & berat badan 54kg.
    terakhir saya mengikuti tes medical chekup, dan di katakan HbsAg positif.
    tapi saya tidak merasakan gejala-gejala seperti mual/muntah, urin keruh, kotoran hitam, & mata kuning.

    lalu saya kembali konsultasi ke dokter untuk tes darah, dengan hasil :
    > SGOT : 26 U/L, nilai rujukan 0-37 U/L
    > SGPT : 42 U/L, nilai rujukan 0-40 U/L
    dokter tsb, menyatakan hasil yang masih normal.

    pertanyaan saya :
    1. apakah nilai SGOT & SGPT dapat menentukan seseorang tidak terkena HbsAg positif?
    2. apakah saya perlu melakukan tes USG hati, untuk hasil yang lebih jelas?

    mohon bantuannya, & terima kasih.

  203. 203
    tomy Says:

    Mlm dktr lam knl.saya tkena hepatitisA.SGOT saya kok trunya pelan.dan bilirubin saya 1.3 jad 1.4.trus saya disarankan dktr untk cob kerja 3 hari.stlg test.apakah mungkn sgpt akan naik lag?mhn konfrmya.saya panik.

  204. 204
    nani Says:

    dok saya mau tanya, saya dulu pernah menderita sakit kuning atau hepatitis B semasa kecil (kls 3 sd). kira2 kejadian itu hampir 20thn yang lalu dan sampai sekarang penyakit itu tidak pernah kambuh lagi dan tidak ada gejala2 yg mengindikasikan akan kambuhnya hepatitis B. dan Kebetulan kemarin saya baru med-cek di lab dan saya dinyatakan masih positif hepatitis B.
    apakah setelah selama itu masih ada virus di tbh saya ?
    bagaimanakah caranya untuk menghilangkah virus itu di tubuh saya ?
    apa yg harus saya lakukan agar virus itu hilang ?
    berbahayakah virus tersebut apabila saya tidak hilangkan untuk kira2 10/20/30 thn kedepan nanti ?
    mohon info nya dok untuk pertanyaan2 trsbt.
    Makasih sebelumnya. :)

  205. 205
    Dr. Sukma Says:

    Hai Nani,

    Sebaiknya hasil lab yang positif itu anda bawa ke dokter penyakit dalam / hepatologist. Nanti akan dilihat secara detail, apa saja yang positif. Apakah HbsAg, HbcAg, dll. Juga diteliti mengenai PCR hepatitis B. Jumlah copy per milimeter atau cc darah, dst. Tidak bisa saya jawab dengan satu atau dua kalimat.

    Bila dibiarkan dalam 10/20/30 tahun kedepan anda bisa terkena Hepatoma atau Hepato Cellular Carcinoma (HCC) alias kanker hati…

    Sebaiknya bila ingin tuntas, anda kunjungi dokter hepatologist yang handal dikota anda .

  206. 206
    Dr. Sukma Says:

    Hai Tomy,

    Jangan panik, thanks God karena anda terkena hepatitis A dan bukan hepatitis B atau C. Hepatitis A biasanya jarang sekali dan belum pernah berakibat kanker hati.

    Kunci penyembuhan dan turunnya angka-angka lab sangat dipengaruhi oleh cukup tidaknya anda beristirahat (tidur malam tidak kurang dari 8 jam) dan ketaatan anda minum obat. Plus konsumsi high calori & high protein diet. Singkatnya asupan gizi yang tinggi dan berkwalitas : susu, telor, daging, sayuran dan buah2an serta vitamin setiap hari. Anda harus keluar uang extra untuk makanan bergizi tersebut, demi lancarnya proses penyembuhan dan turunnya angka-angka lab. fungsi hati.

    JANGAN berolah raga sementara (olah raga berarti membakar tenaga) sampai 6 bulan kedepan setelah dinyatakan sembuh. Pendek kata penderita hepatitis hendaknya SIMPAN TENAGA untuk penyembuhan/ regenerasi sel-sel hati yang rusak, OK.

  207. 207
    Dr. Sukma Says:

    Halo Yanu,

    Saya koreksi sedikit. HBsAg artinya hepatitis B surface antigen. Bila positif, berarti anda baru terkena infeksi virus hepatitis B. Belum terbentuk antibody dalam tubuh anda. Mumpung masih awal, sebaiknya tuntaskan masalah ini dengan mendatangi dokter penyakit dalam bagian hepatologi. Kalau di Jakarta bisa ke RSCM atau RS. Pelni Petamburan, dimana saya tahu ada akhli hati yang handal disana… Jangan buang waktu, bereskan segera permasalahan itu jangan sampai berlanjut menjadi semakin berat…. Mumpung anda belum menunjukkan gejala2 spesifik penderita hepatitis B..

  208. 208
    Tias Says:

    Dok,kemarin hasil lab suami saya menunjukkan HBsAg 260 reaktif, SGOT 33, SGPT 61, Anti-HBs non reaktif. Apa suami saya terkena Hepatits? Apakah menular dan bagaimana pengobatannya?
    Hasil Lab saya HBsAg 0,5 non reaktif, anti HBs non reaktif, apa saya perlu divaksin hepatitis B? terimakasih dok..

  209. 209
    Dr. Sukma Says:

    Halo Tias,

    Suami anda terkena radang hepatitis B. Sebaiknya anda berdua mengunjungi dokter internist hepatologist, agar diberikan tindakan yang tepat. Pendapat saya, sebaiknya anda divaksin hepatitis B sebanyak 3 kali, sesuai jadwal yang berlaku. Akan tetapi perlu pendapat dokter hepatologist untuk tujuan tersebut…

  210. 210
    moreno Says:

    Setelah men­jalani medical chek up saya ter­detek­si ter­kena hepatitis B, umur 32 thn, dan hasil lab menun­jukkan SGOT 41, SGPT 87, HBsAg kuan­titatif >250, HBeAg non reak­tif, HBV DNA: virus tak ter­deteksi (6.80×101). Apakah dengan hasil ter­sebut saya ter­masuk akut atau kronis? obat seperti apakah yg bisa meng­hilangkan seluruh hepatitis B ter­sebut, karena dok­ter hanya mem­berikan vitamin Lefisit dan PSP (eks­trak polisakarida) untuk pemakaian 10 hari dan skrg sdh habis lalu saya melanjutkan dg liver guard dari nutrimax 3x sehari, madu 3x sehari sama klorofil 2x sehari. mohon pen­jelasan­nya
    ter­imakasih banyak.

  211. 211
    Sakiman Says:

    Dok, paman saya itu sudah di vonis dokter kalau dia terkena penyakit hepatitis B, tapi tidak terlalu parah. nah penyakit tersebut otomatis tertular ke istri dan anak-anak nya. suatu ketika saya bermain kerumah paman saya dan bermain dengan anak nya yang paling kecil. saya sih sudah tau kalau paman saya kena penyakit tersebut, jd saya tidak pernah makan atau pun minum disana, nah anak yang paling kecil saya ajak bermain, sehingga dia berkeringat, karena saya liat dia berkeringat saya mencoba untuk meng-ngelap keringat nya itu dengan tangan.
    pertanyaan nya..
    Apakah saya sudah tertular dengan hepatitis tersebut? informasi yang saya dapat bahwa Hepatitis B bisa menular lewat keringat juga.
    untuk perhatian nya terimakasih.

  212. 212
    Dr. Sukma Says:

    Halo Sakiman,

    Iya benar. Kemungkinan tertular ada. Namun sebaiknya anda check-up untuk skrining hepatitis B ke laboratorium. Sambil berdo’a semoga anda tidak tertular, mengingat pasien anak kecil dan hanya satu kali itu kontak dengan keringatnya..

  213. 213
    Dr. Sukma Says:

    Hai Moreno,

    Sebaiknya saya jelasakan istilah akut dan kronis terlebih dahulu. Penyakit disebut AKUT, bila penyakit baru saja terjadi dalam waktu kurang dari 2 minggu. Disebut KRONIS, bila penyakit telah lama terjadi melebihi atau diatas 6 minggu. Sedangkan ada istilah SUB-AKUT, bila penyakit terjadi antara 2-6 minggu, diantara fase akut dan kronis seperti yang dijelaskan tsb…

    Banyak terjadi salah persepsi atau salah kaprah. Umumnya akut dan kronis dikaitkan dengan gawat/berbahaya-nya penyakit disebut akut atau tidak berbahayanya penyaki disebut kronis. Pemahaman seperti itu SALAH BESAR dan KELIRU…

    Mengenai penyakit anda, biasanya hepatitis telah terjadi bulanan sejak virus masuk kedalam tubuh sampai terlihat gejala dan keluhan. Jadi hepatitis selalu bersifat kronis.

    Semua yang anda konsumsi sekarang itu sudah tepat dan baik. Sangat tepat bagi kondisi anda seperti yang terlihat dari hasil lab… Teruskan apa yang anda upayakan tsb sampai waktu yang lama, sekitar 3-6 bulan. Tidak berbahaya…

  214. 214
    Rachmanto Says:

    Dokter, saya fatty liver, ini data hasil laboratorium tgl 1 juli 2010:
    SGPT : 72
    SGOT : 38
    GAMMA GT : 156

    TAPI sebelumnya, yaitu tgl 28-6-2010:
    SGPT :80
    SGOT : 44
    GAMMA GT : 147

    dan saya makan tanpa ada puasa minyak tapi saya minum obat:

    Essentiale forte : 1 hari 2 biji
    Urdafalk : 1 hari 3 biji

    ohya, sakit saya ini sudah ada 6 tahun. dan akhir2 ini saya gencar minum obat untuk penyembuhan, jadi dalam 6 bulan ini saya minum obat:
    lesichol 600 : 1 hari 3 biji
    metichol : 1 hari 4 biji (tiap x minum 2 biji)
    liver care : 1 hari 3 biji

    Apa pendapat dokter?
    tolong dokter

  215. 215
    Rachmanto Says:

    Dokter, jadi dari tanggal 28-6-2010 sampai dengan 1-7-2010 saya minum obat:
    essentiale forte: 1 hari 2 biji
    urdafalk: 1 hari 3 biji

  216. 216
    Dr. Sukma Says:

    Hai Rachmanto,

    Pengalaman saya dengan minum rutin dan teratur vit. E 400 mg 2x sehari, maka dalam waktu 3-4 bulan sudah terlihat menghilangnya sel-sel lemak dari jaringan hati/ liver secara signifikan. Hal ini terlihat dari pemeriksaan USG hati yang dibandingkan pada saat diagnosis fatty liver dtegakkan dan setelah minum vit. E selama 3-4 bulan..

    Mengenai obat2 lain yang anda tulis, boleh2 saja sebagai tambahan. Kalau anda disiplin dengan mengurangi atau tidak mengkonsumsi makanan berlemak dan minyak disertai banyak aktivitas dan jogging, niscaya kondisi tubuh anda akan kembali sehat dan prima. Dengan menurunkan berat badan (BB), praktis lemak berlebih didalam organ hati akan menurun sejalan dengan pembakaran lemak secara umum dan akhirnya hilang sama sekali.

  217. 217
    mertika Says:

    dr. sukma yang baik,

    sudah beberapa bulan ini saya cari website yang memberi info tentang hepatitis B secara lengkap. baru kali ini saya baca website yang lengkap.

    dokter, calon suami saya mengidap penyakit hepatitis B. hasil HBSag nya positif dan hasil anti HBSAG nya juga positif. menurut dokter yang sya kunjungi, saya dapat tertular jika sudah menikah nanti. saya disarankan untuk di vaksin agar saya memiliki anti body. yang ingin saya tanyakan :
    1. Apakah tindakan penyembuhan terhadap calon suami saya yang mengidap penyakit tersebut?
    2. Dimanakah tempat vaksin yang bisa saya laksanakan dan kira2 berapa lama?karena mengingat saya ingin melangsungkan pernikahan 5 bulan lagi..

    atas jawabannya saya ucapkan banyak terima kasih
    Regards

  218. 218
    Dr. Sukma Says:

    Hai Mertika,

    1. Ada bermacam obat hepatitis B, tergantung stadium atau fasenya. Apakah sudah terjadi fibrosis/ awal sirosis, dst. Berobatlah yang benar dan akurat ke dokter hepatologist. Di Jakarta : Prof. Ali Sulaiman di RS. Pelni Petamburan, Prof. Lesmana, dkk di RSCM.
    2. Vaksinasi dapat diperoleh di dokter hepatologist tsb. Vaksinasi 3 kali : I, II dan III. Jarak antara vaksinansi I dan II satu bulan. Kemudian antra II dan III 5 bulan. Jadi seluruhnya ketiga vaksinasi dalam jangka waktu 6 bulan. Sebaiknya pernikahan anda ditunda dulu, sampai sudah muncul antibodi terhadap virus hepatitisB didalam tubuh anda, hal ini dapat dillihat dari pem. lab. Disamping calon suami anda nantinya TIDAK BOLEH terlalu payah secara fisik/ aktivitas sexual yang menurunkan stamina tubuh, akibat pernikahan anda berdua..

  219. 219
    rima Says:

    assalamualaikum dokter

    saya berusia 27 tahun. 1 minggu yang lalu saya divonis menderita Hepatitis B akut. hasil labor saya SGPT 611, SGOT 376. Dokter menyarankan saya untuk opname tapi saya mau rajal aja. saya diberi therapy medixon, vometa dan hp pro. selain minum obat dokter saya juga mengkonsumsi tablet temulawak dan nutrisi tiansi. setelah 1 minggu saya cek kimia darah lagi, hasilnya SGPT 113, SGOT 335,3. yang ingin saya tanyakan apakah kemajuan dari hasil labor saya ini cukup baik? apakah obat2 yang saya konsumsi 1 minggu ini cukup untuk mengembalikan kondisi saya seperti semula? 9sebelumnya saya 3x cek Hbsag -) terima kasih sebelumnya dokter

    wassalam

  220. 220
    Dr. Sukma Says:

    Halo Rima,

    Selama hasil lab. HBsAg masih negatif, itu pertanda bagus. Teruskan obat dan herbal yang anda minum. Obat yang diresepkan sebaiknya dibawah pengawasan dokter. Sedangkan temulawak dan nutrisi tiansi itu boleh anda minum jangka panjang 3-6 bulan, tidak berbahaya…

  221. 221
    nana Says:

    Selamat pagi Dok,

    Sy tinggal di melbourne australia. saat ini sy lg hamil 5 bulan. di sini sy melakukan tes lab dengan hasil:

    Hepatitis B surface antigen DETECTED
    Hepatitis B s antigen corfirmatory assay POSITIVE
    Hepatitis B core total Ig DETECTED
    Hepatitis B e antigen NOT DETECTED

    Sy dan suami kurang jelas dengan penjelasan dokter. Cuma dokter menyarankan jika bayi sy lahir langsung di beri vaksin. Apa benar itu ??
    Mohon di beri penjelasan dengan masalah hepatitis sy dok, apa ini berbahaya krn sy hamil dan takut terkena pada bayi sy. apa benar jika ibu dengan hepatitis tidak boleh menyusui?

    Sekali lg mohon infonya Dok.

    Sy tunggu,

    Terima kasih.

  222. 222
    Dr. Sukma Says:

    Hai Nana,

    Dari hasil pemeriksaan lab yang anda tulis, kesimpulannya anda terkena hepatitis B dibuktikan dari semua test untuk Hepatitis B pada sample darah anda positif : HBsAg, dan HB c Ag. Yang negatif hanya envelope Antigen (HBeAg).

    Memang benar, bila ibu hamil menderita hepatitisB, praktis bayi yang dikandung akan berisiko besar terkena virus Hepatitis B dari ibunya, pada saat persalinan nanti. Beruntung bahwa selama 9 bulan dalam kandungan/rahim janin tidak dapat di-invasi oleh virus hepatitisB karena adanya BARRIER antara darah ibu dan darah bayi dijaringan placenta/ ari-ari. Karena itulah begitu bayi dilahirkan maka langsung diberikan vaksinasi Hepatitis B, agar terbentuk antibodi untuk melawan virus hepatitis B.

    Benar juga, bahwa ibu penderita hepatitis B TIDAK memberikan ASI kepada bayi yang dilahirkan, karena virus ada didalam semua jenis cairan tubuh termasuk air susu ibu. Untuk menghindari tertularnya bayi oleh virus hepatitis B via ASI.

    Sebaiknya ibu meskipun sedang dalam keadaan hamil, seharusnya tetap berobat untuk infeksi hepatitis B yang ada, jangan dibiarkan sehingga akan semakin parah dan berbahaya. Mungkin dokter OBGY atau dokter Internal Medicine bisa dimintai konsultasi dan pengobatan hepatiti B ini..

  223. 223
    Dr. Sukma Says:

    Hai Lorena Quintao,

    Selain ikan, anda boleh mengkonsumsi telur TANPA kuningnya. Jadi PUTIH telur bisa 3-6 butir perhari, karena putih telur kaya akan PROTEIN yang diperlukan untuk penyembuhan segala macam penyakit, termasuk heptitis. Yang banyak kandungan kolesterol adalah hanya pada kuning telur. dan TIDAK ada dalam putih telur.

    Demikian juga dengan daging, bila anda pilih LEAN MEAT yang kandungan lemaknya minimal, maka anda juga aman bila mengkonsumsi steak dengan bahan lean meat. Memang benar harga lean meat mahal, namun untuk kesehatan penyembuhan cepat hepatitis anda, harus diupayakan. ..

  224. 224
    moreno Says:

    Bu dokter.. Setelah kembali men­jalani medical chek up saya hasil pemeriksaan lab terbaru menun­jukkan penurunan:

    SGOT 33,
    SGPT 79,
    HBsAg 243,24.
    HBeAg non reak­tif,
    HBV DNA: virus ter­deteksi (6.80×101) dan
    anti HBe Reaktif.

    Apakah dengan hasil ter­sebut saya berkemungkinan besar dapat menegatifkan hbsag? sekarang saya mengkonsumsi liver guard dari nutrimax 3x sehari, lingzhi 3xsehari, madu 3x sehari & klorofil 2x sehari dan tetap berolah raga 3xseminggu. mohon pen­jelasan­nya kembali bu dan
    ter­imakasih banyak.

  225. 225
    heri Says:

    salam dokter,,,
    setelah saya membaca semua posting dan tanggapan,, saya malah jadi bingung dengan penyakit yg saya derita.
    saya di diagnosa dokter menderita hepatitis B sejak akhir tahun 2005. berbagai macam obat kimia dan herbal sudah saya minum. namun sampe sekarang belum sembuh juga (HBsAg MASIH POSITIF). hasil cek lab terakhir tgl 25 Juli 2010 SGOT 18,8 dan SGPT 29,5, HBsAg = 19,46 (positif) metode ELFA ( rujukan < 0,1).
    cek april 2010 HBsAg = 24,17.
    saat ini saya mengkonsumsi obat herbal yang menurut saya memberikan hasil dengan menurunnya titer HBsAg. saya jarang sekali mengalami keluhan2 seperti yang saya baca pada posting2 sebelumnya. kondisi badan saya alhamdulilah masih fit. menurut dokter saya harus bagaimana? mengingat obat2an yg dari RS biasanya mahal,, kondisi ekonomi saya kurang mampu untuk membelinya.
    apakah dengan titer HBsAg yg masih positif ini masih ada kemingkinan untuk menjadi negatif??
    terima kasih,,

  226. 226
    Dr. Sukma Says:

    Hai Heri,

    Secara umum saya sampaikan, bahwa hepatitis B memang penyakit yang SULIT diberantas. Meskipun telah ditemukan berbagai macam obat anti virus yang harganya luar biasa tinggi, tokh virus hepatiatis B masih belum bisa ditumpas habis. Obat2 tsb belum ada yang memuaskan hasilnya. Selain faktor harga juga efek samping dan cara pemberian obat yang termasuk tidak gampang.

    Anjuran saya sebaiknya anda teruskan obat herbal yang anda minum, karena telah terbukti bisa menurunkan nilai HBsAg. Kunci KEBERHASILAN terapi dari sudut pandang saya adalah : banyak istirahat / tirah baring. Hemat menggunakan tenaga alias tidak boleh melakukan aktivitas yang menguras tenaga, karena tenaga atau energi dalam hal ini sangat diperlukan untuk proses reparasi atau pemulihan sel-sel hati yang rusak. Yang ketiga asupan makanan yang tinggi kalori dan tinggi protein yang semuanya itu bertujuan sebagai bahan dasar nutrisi yang akan mengganti sel-sel hati yang rusak.

    Terakhir banyaklah memohon kepada Yang Diatas agar diberikan mukjizat kesembuhan… Dengan hati yang mantap karena telah berserah diri, maka kondisi tubuh anda akan berada dalam keadaan tenang dan fisiologis. Dengan demikian proses penyembuhan akan terjadi secara alamiah tanpa perlu beaya mahal….

  227. 227
    Dr. Sukma Says:

    Hai Moreno,

    Teruskan semua obat dan suplemen serta herbal yang anda minum pada saat ini. Hanya satu saran saya : sebaiknya kegiatan olah raga anda turunkan bertahap, sampai akhirnya TIDAK USAH DULU melakukan olah raga sampai jangka panjang dan dibuktikan anda telah benar-benar BEBAS dari virus yang sangat ganas tsb.

    Karena khusus pada penyakit liver/ hepatitis olah raga dan segala aktivitas lain yang menguras tenaga/membakar energi itu adalah kontra indikasi alias bertentangan dengan proses pemulihan sel-sel hati yang rusak akibat virus, dalam kasus anda hepatitis B.

  228. 228
    Berty Says:

    Sore Ibu Dokter,

    Dokter saya ingin menanyakan hasil lab saya:
    HGSag : REACTIVE 247
    setelah ke spesialis Hepatology, hasilnya:
    Bilirubin total 0.29 nilai rujukan: <1.1
    Bilirubin indirek 0.18, nilai rujukan tidak ada
    Bilirubin direk 0.11, nilai rujukan: <0.3
    Protein total 8.4, nilai rujukan: 6.4 – 8.3
    Albumin 4.5, nilai rujukan 3.4 – 4.8
    Globulin 3.9, nilai rujukan: 1.8 – 3.5
    HBV DNA Virus terdeteksi ( 1.36X10.000)
    HBeAg Non reaktif
    Anti HBe Reacktif S/CO 0.01

    Saya tau ini sudah terjangkit hepatitis B, tapi sampai dimana tingkat penyakit tersebut, dan apakah saya masih bisa berolah raga? atau mesti menghilangkan aktifitas olah raga, saya agak bingung karena banyak berita yang bervarias.

    Terima kasih Dokter

  229. 229
    lanun_ogi@yahoo.com Says:

    Maaf dr,sy langsung aja. Saya taruna pelayaran pada saat saya hendak magang/praktek saya menjalani medichal check up dan di vonis hepatitis B (HBSAg “ELISA” 21,90. HBSAb “ELISA” <5 mUl/ml) lalu sy ke dokter penyakit dalam dn di berikan obat,Sat 3TC-HBV lamivudine 100mg,lesichol dn obat berwarna pink seperti permen yg tidak bermerek. Mohon penjelasan dokter,1. Apakah obat yg saya konsumsi sudah sesuai. 2. Dengan data di atas,parahkah penyakit sy. Terima kasih dokter

  230. 230
    Dr. Sukma Says:

    hai lanun_og@yahoo.com,

    Obatnya sudah cocok dan penyakit anda termasuk ringan. Namun harus berobat tuntas sampai hasil lab menjadi normal…

  231. 231
    Dr. Sukma Says:

    Halo Berty,

    Iya bener. Anda telah terkena hepatitis B. Saran saya HINDARI berolah raga, sampai anda dinyatakan sembuh tuntas. Sebab dengan berolah-raga, anda telah membakar energi yang SEHARUSNYA sangat diperlukan untuk proses penyembuhan infeksi virus Hepatitis B didalam organ liver anda. Penderita hepatitis sebaiknya MENYIMPAN kalori atau energi HANYA untuk regenerasi sel-sel hati yang telah rusak oleh virus B hepatitis.

    Virus hepatitis B terkenal ganas dan SULIT disembuhkan… Serta obat2 nya termasuk mahal dan complicated cara pemberiannya…

  232. 232
    Budiman Says:

    Halo Dok,

    Saya terkena hepatitis A awal tahun (bulan Feb 2010), sekarang sudah sembuh tetapi masih cepat capek dan dibagian liver masih terasa agak nyeri kalo ditekan. berapa lama sebenarnya hepatitis A bisa sembuh total?

    Terima kasih

    Budiman

  233. 233
    asmawati Says:

    Salam Dokter.
    Suami 2 bln terakhir ini berat badan menurun tapi tdk drastis.Tadinya 75 sekarang 70,umurnya 44 tahun.Keluhannya sakit pada tulang ekor sampai ke telapak kaki kiri.BAB pernah mengeluarkan darah.Rasa tidak enak pada bagian kiri atas perut,terasa keras jika ditekan.Cepat lelah.Telapak tangan sering berkeringat.Hari ini suami saya periksa darah,hasilnya :glukosa sewaktu 127,haemoglobin 16,4, SGOT 51 dan SGPT 54.Diagnosa dokter yang memeriksa,suami saya ada gangguan fungsi hati.Dokter jg merujuk untuk USG abdomen.Pertanyaan saya Dok,penyakit apa yang diderita suami saya,suami saya pernah menderita hepatitis A 20 tahun yang lalu.Mohon jawabannya Dok,terima kasih.

  234. 234
    Dr. Sukma Says:

    Hai Budiman,

    Thank God, jika hepatitis yang anda derita adalah hepatitis A. Radang hati yang paling ringan dibandingkan jenis hepatitis virus yang lain (B, C, Delta).

    Sebaiknya anda jangan terlalu sering memikirkan atau menekan-nekan liver anda. Lupakan saja, maka proses penyembuhan akan berlangsung secara alamiah dan lancar… Saya yakin akhir tahun ini anda akan sembuh tuntas..

    Last but not least : sebaiknya jangan dulu berolah raga, dll yang menguras tenaga. Kalori disimpan untuk penyembuhan dan biarlah badan sedikit gemuk ASAL liver anda pulih total….

  235. 235
    Dr. Sukma Says:

    Halo Asmawati,

    Sebaiknya tunggu hasil USG abdomen/liver. Kemungkinan ada sesuatu yang mengakibatkan fungsi hati terganggu.. Bila dikira ada tumor hati, maka biasanya hepatitis A TIDAK menyebabkan terjadinya tumor hati/ kanker hati. So, you better wait and see hasil USG tersebut…

  236. 236
    Rudi Says:

    Dokter, 2 minggu yang lalu teman saya menyarankan saya cek ke dokter karena mata saya kuning padahal badan saya fit dan tidak ada keluhan, memang urine agak kuning dan feses berwarna pucat. Setelah dicek ternyata benar saja saya terkena Hep B dengan hasil lab Bil 9, SGOT 3806 normal 15-37, SGPT 1375 30-65 Gama GT 164 normal 5-85, HBSAG Positive 137,76 metoda ECLIA Anti HBs Negative…

    Setelah dua minggu mengkonsumsi Tablet Curcuma, Becombion yang diberi dari dokter ditambah Extract temulawak dan buah2an, tapi aktifitas normal, tidur cukup namun kadang larut malam/subuh

    Sekarang urine sudah bening dan feses sudah normal, mata juga sudah normal. dan sy sedang menunggu hasil lab selanjutnya. Yang saya mau tanyakan..

    1. Apa bedanya HBsAg Positive dan reaktif?
    2. Sampai kapankah saya tidak boleh berolah raga?
    3. Kemarin secara tidak sengaja ibu saya mencoba makanan menggunakan sendok bekas saya, seberapa kemungkinan besar beliau tertular?
    4. Ada makanan/ minuman lain utk mempercepat penyembuhan?
    5. Apakah HBsAg bisa ditekan sampai nol?
    6. Apa2 saja yang harus saya lakukan untuk menekan HBsAg sampai habis?

    Maaf kalau pertanyaanya terlalu banyak ya dok, sebelumnya saya sudah search2 di internet tapi belum puas.. Terimakasih banyak Dokter.. God Bless..

  237. 237
    Dr. Sukma Says:

    Halo Rudi,

    Sepintas, dari hasil lab. anda memang terkena Hepatitis B dengan HBsAg (antigen permukaan hepatitis B) yang cukup tinggi sedangkan anti-HBsAg yang negatif. Berarti didalam tubuh anda terdapat Antigen virus hep.B sedangkan Antibodi untuk melawan Antigen tersebut masih belum terbentuk (negatif). Jawaban untuk pertanyaan anda sbb. :
    1. HBsAg positif berarti SUDAH PASTI ada virus hepatitis B didalam darah/tubuh. Sedangkan HBsAg reaktif belum pasti penyebabnya adalah virus hep.B. Bisa oleh sebab lain yang memberikan reaksi serupa (reaktif, tapi BELUM PASTI disebabkan virus B hepatitis).
    2. Sampai tuntas benar-benar pulih 100% bahkan dianjurka sampai 6 (enam) bulan setelah sembuh total.
    3. Berdoa saja agar ibunda tidak tertular..
    4. Mempercepat penyembuhan makanan dan minuman yang tinggi kalori dan tinggi protein. Artinya banyak karbohidrat : nasi, mie, roti, ketupat, lontong, kwee tiauw, bihun. Juga kentang dan lain lain. Makanan dan minuman tinggi protein : daging, telur, ikan, susu, keju, yoghurt.
    Madu kaya akan mineral sangat baik juga buat penderita hepatitis. Sayuran dan buah kaya anti-oxidant sangat bermanfaat mencegah hepatitis berkembang menjadi kanker hati seperti : broccoli, tomat, kedele, cantaloupe, sirsak, apel dst.
    5. Pasti. Seharusnya pasien dinyatakan sembuh total, bila HBsAgnya sudah tidak terdeteksi lagi alias nol.
    6. Istirahat sebanyak mungkin. Banyak tiduran dan TIDAK melakukan aktivitas yang menguras tenaga seperti : olah raga (termasuk gym dan renang), aktivitas sexual, dll. Simpan dan gunakan persediaan tenaga/kalori HANYA untuk proses penyembuhan/ regenerasi sel-sel hati yang rusak oleh adanya infeksi virus B. Bila semua dijalankan dengan baik dan mantap, Insya Allah anda akan sembuh total dari radang hepatitis B. Amien…

  238. 238
    Alchemist Says:

    dokter, saya mau menanyakan, calon pasangan saya (pria) mengidap hepatitis C. apakah memungkinkan kami memiliki keturunan yang sehat atau tidak tertular virus tersebut.
    bagaimana cara prefentivnya agar tidak tertular virus tersebut.

    Thanks

  239. 239
    moreno Says:

    Selamat siang dok.. Saya kembali mau menanyakan apakah bagi penderita hepatitis B dg Hbeag yg telah menjadi Non reaktif dapat berubah menjadi Positif dan anti Hbe yg telah menjadi Reaktif dapat menjadi Non Reaktif? berapa lamakah keduanya itu dapat bertahan didlm tubuh dan adakah cara/obat/herbal yg dapat menimbulkan anti Hbs? dan apakah penderita yg telah terkena hepatitis b dapat kembali kedua kali? untuk jawaban anda atas pertanyaan saya seblmnya saya ucapkan banyak terimakasih dok..

  240. 240
    moreno Says:

    stelah saya membaca postingan saudara heri diatas saya menjadi sangat lega sekarg bahwa obat2 herbal dapat menurunkan titer hbsag.. klo boleh saya tau obat herbal apa yg saudara heri pakai? klo boleh saya minta pula alamat emailnya.. trimakasih

  241. 241
    ismail Says:

    Salam Bu Dokter..

    Dua minggu yang lalu karena mengalami mual,mata agak kuning,badan kurang fit,sy cek ke dokter,dan dilakukan tes urine,dan dan ternyata sy positif hepatitis,sy menkomsumsi curcuma dan novabion,yg di beri oleh dokter,setelah istirahat 10 hari sy cek up kembali ke dokter,dan hasil tes urine sy sudah negatif.

    dan 4 hari yang lalu sy kembali tes darah karena gejala msh muncul,dan badan biasa terasa gatal.sy dinyatakan hepatitis B,dengan hasil lab, GOT 25,GPT 32,HBSAG 225,46 reaktif,Anti HBs non reaktif,Anti HCV 0,17.

    yang ingin sy tanyakan ??

    1.apakah perbedaan HBsAG positif dengan Reaktif ?
    2.apakah hep B bisa sembuh 100 persen ?
    3.makanan dan minuman yg baik untuk penderita hep b ?
    4.apakah sebaiknya penderita puasa atau tidak,berhubung lg bulan puasa ?
    5.obat herbal yang baik untuk hep b,berhubung kemampuan ekonomi saya kurang.
    6.apakah yang menyebabkan badan biasa terasa gatal-gatal?

    sangat di tunggu jawaban dari dokter..
    thankkss…

  242. 242
    Dr. Sukma Says:

    Halo Alchemist,

    Kalau boleh saya sarankan agar keinginan untuk memiliki keturunan ditunda dulu. Sampai pasangan dan anda benar-benar BERSIH dari virus hepatitis C. Seperti diketahui hepatitis C adalah jenis hepatitis yang paling SULIT diobati, obatnya sangat mahal, gampang kambuh dan lebih banyak berakhir menjadi kanker hati… Selanjutnya BELUM ditemukan vaksin hepatitis C yang saya tahu.. Sehingga sulit bisa dilakukan tindakan preventif untuk mencegah tertularnya seseorang dari pasangan/orang terdekat…

  243. 243
    Dr. Sukma Says:

    Hai Moreno,

    Untuk detilnya sebaiknya anda konsuiltasi dengan seorang dokter hepatologist di RSCM. Karena teori tentang berbagai antigen dari hepatitis B sangat cepat berkembang. Diharapkan anda akan memperoleh info terakhir yang updated…

    Yang saya tahu bila seseorang terdeteksi HANYA HBcAg, maka dilakukan vaksinasi hepatitis 3 kali berturut-turut seperti vaksinasi hepatitis B yang biasa yaitu : vaksinasi II satu bulan setelah vaksinasi I dan vaksinasi III berjarak 5 bulan setelah vaksinasi II. Sehingga ketiga vaksinasi beres dalam waktu 6(enam) bulan…

  244. 244
    Dr. Sukma Says:

    Halo Ismail,

    Langsung dijawab, ya.
    1. HbsAg positif artinya SUDAH PASTI antigen itu adalah antigen virus hepatitis B. Sedangkan HBsAg reaktif, BELUM tentu disebabkan oleh virus B hepatitis. Bisa oleh sebab lain, hal ini disebabkan oleh reaksi silang/ cross reaction..
    2. Bisa sembuh 100%.
    3. Makanan dan minuman yang bernilai gizi dan nilai kalorinya tinggi. Biasa disebut TKTP artinya tinggi kalori dan tinggi protein… Yaitu : daging, telor, susu, madu, apel, cantaloupe, broccoli, tomat, kacang kedele, susu kedele, dst.
    4. Penderita hepatitis (A, B, C dan Non-A non-B atau delta) SEBAIKNYA TIDAK berpuasa. Hal ini untuk menjamin terjadinya pemulihan sel-sel hati yang rusak secara kontinyu dalam satu hari 24 jam. Bila kita berpuasa, maka kadar gizi dan kalori didalam darah tidak stabil, dengan akibat pemulihan sel-sel hati yang rusak oleh virus berjalan TIDAK OPTIMAL.
    5. Yang saya tahu curcuma, sedangkan jenis obat herbal lain bisa anda baca pada postingan sdr. Herri…
    6. Badan terasa gatal-gatal, akibat kadar BILIRUBIN dalam darah yang meningkat diatas ambang normal… Gatal akan menghilang setelah kadar bilirubin normal kembali..

  245. 245
    Yulianto Says:

    Sore dokter,
    Saya mengalami nyeri di sekitar perit yang berpindah pindah, kiri kanan atas, bawah juga di sekitar ulu hati.
    Juga rasa penug disekitar perut. Kalau kecapekan atau pikiran resah, sering tiba tiba lemes dan agak gemetar.
    Hasil tes darah sebulan sebelumnya (ketika nyeri cuma di bagian perut bawah kanan) semua normal).
    Sebulan kemudian di USG, kesan dokter: FATTY LIVER
    Saya lantas minum lingzhi dan temu lawak selama 2 minggu. Yang saya rasakan semakin membaik, namun 2 hari ini rasa nyeri itu kembali saya rasakan di sekitar ulu hati dan pergelangan tangan.
    Apakah USG sudah cukup untuk diagnisa fatty liver? atau saya harus check darah ulang?
    Terus adakah obat obatan yang membantu mengatasi fatty liver.
    O ya, saya sudah mencoba menghindari lemak, dan lari pagi selama 30 menit.

    Terimakasih dokter

  246. 246
    Dr. Sukma Says:

    Hai Yulianto,

    Ini obat yang jitu buat Fatty liver. Selain berolahraga rutin 2-3x seminggu anda harus minum vitamin yaitu soft capsule vitamin E 2x 400 mg, pagi dan malam sesudah makan. Perhatikan hanya dalam 2-3 bulan setelah rutin konsumsi vitamin tsb, bila anda USG ulang, niscaya lemak di jaringan hati sangat berkurang secara signifikan. Selanjutnya terus minum vit E seumur hidup, dengan dosis 1x 400 mg. Jadi vit. E selain meremajakan kulit dan tubuh, juga membasmi fatty liver…. So, anda akan mendapatkan manfaat ganda dari vit. E…… Selamat mencoba..

  247. 247
    Yulianto Says:

    Pagi dokter,
    Terimakasih infonya.
    Btw vit E bolah di minum bersamaan dg herbal semacam lingzhi, nutrimax liver guard, dan jus temu lawak?
    Sebenarnya saya sempat di kasih obat sm dktr kantor: gempibrozil 600mg, vitazym dan vomitrol, tp belum saya minum, karena sy baca artikel kebanyakan obat jg bisa mengakibatkan fatty liver. Menurut dr.sukma, haruskan obat2 tersebut jg saya minum?
    Terimakasih

  248. 248
    Dr. Sukma Says:

    Hai Yulianto,

    Saya ngga tau persis apa isi atau komposisi obat2 dan vitamin dari kantor anda. Yang saya sarankan ke anda adalah pengalaman pribadi saya. Saya minum vit. E 2x 400 mg yang saya beli di apotik Guardian, Century, etc yang vit. E buatan Amerika. Dengan vit E tsb. dan cukup melakukan olah raga ternyata dalam 3 bulan ulang usg, liver saya SUDAH BERSIH TANPA PERLEMAKAN. Soal obat2 yang lain minum saja sampai habis, setelah itu TIDAK PERLU LAGI. Cukup vit. E buatan Amerika…

  249. 249
    Dr. Sukma Says:

    hai Yulianto,

    Soal shift kerja TIDAK ada masalah. Fatty liver BUKAN infeksi disebabkan virus, akan tetapi hanya timbunan lemak pada jaringan liver… Yang penting disaat anda tidak kerja pada pagi hari, gunakanlah waktu untuk tidur mengganti waktu tidur anda dimalam hari pada saat shift malam. Dalam satu hari 24 jam, seseorang PERLU tidur 8 jam, untuk menjaga kondisi kesehatan yang prima…

  250. 250
    Dr. Sukma Says:

    Hai Piwin Inggara,

    Kasusnya sama dengan kasus sdr. Yulianto. Silahkan baca jawaban saya untuk ybs…

  251. 251
    ikha Says:

    dok…
    bapak saya sudah 2 mgu ini mengeluh perutna terasa semakin membesar dan tegang, dan saya lihat emg terlihat begitu. pernah periksa ke dokter Sp.PD dan di lakukan CEK DARAH hasilnya SGOT 72 U/I, SGPT 80 U/I, kreatinin 0,6 mg/dl,HBsAG (+). CEK URIN hasilna protein (-), reduksi PP (-), sel epitel (+)…
    apakah bapak saya (+) hepatitis B…???
    dan apakah obat yg haruz di konsumsi oleh bapak saya…
    karena hingga kini bapak saya sangat terlihat sakit d sekitar perutnya,,,
    terima kasih…

  252. 252
    adri Says:

    Pagi dok, sy semalam baru cek darah krn ada gejala hepatitis. Dan hslnya adl sbb:
    HBsAg : positif 12737
    HBeAg : positif 89.56
    AntiHAV : negatif 0.274
    Birirubin total : 6,36
    Birirubin Direk: 5,19
    SGOT : 647
    SGPT : 1850.
    Menurut dokter internist hsl tsb sangat tinggi sekali.
    Terus terang sy agak takut dok akan hasil sy tsb. Apakah ada penyebabnya shg hsl sy setinggi itu? Bbrp minggu terakhir memang sy sangat stress. Dan sebelumnya sy tdk pernah ada indikasi hepatitis. Trims dok

  253. 253
    Dr. Sukma Says:

    Halo Ikha,

    Ayah anda betul positif terkena hepatitis B. Jadi sebaiknya berobat dengan baik sampai tuntas ke dokter internist khusus hepatologist. Bila berdomisili di Jakarta sebaiknya ditangani oleh Prof. Lesmana dkk. di RSCM atau Prof. Sulaiman di RS. Pelni Petamburan. Jangan berobat sembaranga, karena penyakit ini serius dan berdampak luas terhadap kondisi pasien.Bila anda sayang ayah, periksakan segera……. jangan buang-buang waktu…

  254. 254
    Dr. Sukma Says:

    Hai Adri,

    Wah… tinggi bener angka titer HBsAg anda… Kemungkinan kondisi anda sedang sangat dibawah, sehingga saat virus B hepatitis masuk kedalam tubuh anda, tidak mendapat perlawanan sama sekali alias antigenitas nya sedemikian tingginya… Hal ini merupakan indikator bahwa radang hepatitis B anda sangat SERIUS sehingga harus di treat secara proper dan coninue oleh seorang dokter hepatologist yang handal.

    Bila berdomisili di Jakarta, sebaiknya berobat ke Prof. Lesmana dkk. di RSCM atau Prof. Sulaiman di RS. Pelni Petamburan… Don’t waste time…. SEGERALAH mulai berobat dengan teratur sampai tuntas… Anda tidak mau kan bila sampai terjadi kanker hati… Istirahat yang cukup dengan tidur malam selama 8 jam serta NUTRISI yang bagus seperti : daging, susu, telur, buah dan sayuran hijau yang kaya anti-oxidant akan banyak membantu proses penyembuhan….

  255. 255
    adri Says:

    Sy saat ini domisili di balikpapan dok, apakah kemungkinan penyebab sy terinfeksi hepatitis dpt diketahui? Apakah sy mesti ke jakarta/singapore saat ini jg? Krn dokter blom memperbolehkan sy keluar dr RS.

  256. 256
    Dr. Sukma Says:

    hai Adri,

    Saran saya tetap dirawat di Balikpapan dulu sampai kondisi membaik, karena penderita hepatitis TIDAK boleh kecapekan. Perbanyak tiduran/ bedrest, minum obat dari dokter plus asupan gizi terbaik.. Setelah dinilai cukup stabil dan terjadi penurunan titer HBsAg, barulah anda mulai berpikir untuk terapi lanjut di RSCM or Singapore, whereever you want… In the mean time stay calm on your bed and be a cooperative patient, OK…

  257. 257
    danhid Says:

    Dok, sy 31th,tinggal d jkrta, mohon saran tindakan medis ats hasil lab berikut:
    Selama bulan puasa lalu sy merasa pert sy kembung, mual pagi hari selesai sahur dan merasa lelah dan pusing. Sy pnya mag dan sy pikir ini mag. Lalu sy hny minum obat mag biasa ttp tetap tdk hilang penyakitya. Beberapa hr sblm lebaran sy cek k dokter dan dokter menyarankan cek darah sbb;
    4sept sgot 100 dan sgpt 165,sy diberi hepamax
    18sept sgot 287 dan sgpt 216,diberi hp pro
    18sep HBsAg positif , anti HCV non reaktif
    21sep HBeAg reaktif S/CO:183.915 (1.000)
    Dok,sudah parahkah hepatitis B sy ini?perlukah usg hati?
    Haruskah sy istirirahat total dari dunia mengajar?
    Trmksh dok

  258. 258
    Dr. Sukma Says:

    Halo Danhid,

    Saran saya sebaiknya anda istirahat total selama 3 bulan, agar terjadi proses penyembuhan yang adekwat, sesuai yang kita harapkan.. Penyakit hepatitis merupakan penyakit BERAT yantg perlu menyimpan banyak kalori dan nutrisi kwalitas satu untuk penyembuhannya. Demikan juga pikiran harus TENANG, sehingga semua usaha yang dilakukan untuk proses penyembuhan akan berlangsung secara normal dan fisiologis… Kalu saraf tegang, tidak relax, maka hasil pengobatan yang notabene harganya mahal akan sia-sia atau kurang memuaskan dan kurang memadai akibat ketegangan saraf ini.

    HINDARI melakukan olah raga atau membakar energi yang ada untuk hal-hal lain. Sebab persediaan energi dalam tubuh anda HANYA dan MELULU untuk proses penyembuhan sel-sel hati ang rusak karena virus hepatitis…

  259. 259
    Yulianto Says:

    Malam dok,
    Saya sudah coba saran dokter minum ever-E untuk atasi fatty liver sy.
    2 minggu pertam sy minum 3×1 @250 IU, minggu ke 3 sayatingkatkan 2×2 @250 IU (667 mg) mendekati angka yg dokter sarankan. Tp ternyata sy pusing sepanjang hari. Sy stop, dan coba kurangi jd 2×1 tp tetep pusing. Sy stop lagi, setelah pusing nya hilang sy coba minum 1×1 @250 IU tapi tetap pusing lagi.
    Apakah saya keracunan vitamin E, atau itu efek dari detoks? Keluhan sy memang jauh berkurang. Setelah 1 bln minum vit E, sy USG, msh tamak fatty livernya, namun keluhan sdh mula reda,
    Haruskah konsumsi vitamin E harus dihentikan?
    Trimakasih.

  260. 260
    Anonymous Says:

    sy menderita heb b 12 tahun

  261. 261
    Anonymous Says:

    Selamat malam Bu Dokter.
    Ayah saya baru saja divonis Kanker Hati stadium IV stlh melalui serangkaian test dan biopsy dan obat yg saat ini diberikan dokter hanya untuk memperlambat kerusakan lebih lanjut. Pdhl,ayah br mengeluhkan tonjolan di perutnya itu 3 bln yg lalu. Yg sy ingin tanyakan, apakah mungkin kanker ini br menunjukkan gejalanya pd saat stadium akhir? Apa tdk ad lg upaya klinis yg bs dilakukan utk mengobatinya? Terima kasih Bu Dokter.

  262. 262
    Dr. Sukma Says:

    Hai Yulianto,

    Setahu saya dan pengalaman saya sendiri BELUM pernah terjadi keracunan vit. E. Mungkin vit. E yang anda konsumsi kwalitas rendah atau PALSU. Yang biasa saya minum adalah dari Nutrimax All Natural 400 IU Mixed Tocopherols, buatan Bactulac Pharmaceuticals Inc., New York, USA. Sebaiknya diminum 2x 400 IU untuk jangka sangat panjang dan kalau sy sendiri seumur hidup. Karena selain proteksi liver, juga penting untuk rejuvenating, mencegah cepat keriput, dst..

    Obat mahal jaminan kwalitas. Dan belinya di Apotik besar, jangan di kaki lima or Pasar Burung Rawamangun, etc… Hati2 barang tiruan…

  263. 263
    Dr. Sukma Says:

    Halo Anonymous,

    Kanker hati perjalanan penyakitnya SANGAT cepat dan bersufat sangat GANAS… Jadi dalam 3 bulan bisa saja pertumbuhannya sedemikan cepatnya, sehingga si penderita sendiri baru ngeh dan sadar setelah perut membuncit dan teraba massa padat, keras dan berbonjol pada perut kanan atas…. Kanker hati kalau sudah sedemikian kondisinya, biasanya sudah agak sulit ditangani… Tergantung besarnya diameter kanker, bila masih kecil dapat dilakukan EMBOLISASI yaitu menutup aliran darah yang memberi nutrisi ke lokasi kanker. Bila sudah besar dilakukan LOBEKTOMI yaitu membuang lobus atau bagian hati yang terkena kanker, dengan risiko sel kanker masih ada didalam aliran darah dan sewaktu-waktu akan kambuh lagi…

    Prosedur pengobatan yang saya sebutkan diatas terbaik di Jepang. Namun boleh dicoba ke RSCM atau RS. Pelni Petamburan, dimana ada pakar hepatologi seperti Prof. Sulaiman.

  264. 264
    Anonymous Says:

    Apakah di Pekanbaru tidak ada spesialis hepatologi yg bs dokter rekomendasikan? Ayah skrg berdomisli di pekanbaru.

  265. 265
    Dr. Sukma Says:

    Hai Anonymous,

    Anda boleh coba ke Dr. Andi Zainal, SpPD-KGEH atau Dr. Arles, SpPD….

  266. 266
    Dr. Sukma Says:

    Hai Alex,

    Seingat saya TIDAK bisa divaksinasi bila telah reaktif Anti HBe. Namun untuk pastinya sebaiknya kunjungi dokter hepatologist setempat. Karena ilmu kedokteran berkembang sangat cepat….

  267. 267
    Darto Says:

    Selamat sore Bu Dokter Sukma,
    Sebulan lalu saya test HbsAg dan dinyatakan Reaktif 2,79 (batas normal <1).Tidak terdapat gejala sama sekali, bahkan masih olahraga rutin.
    Oleh dokter saya diberi vitamin dan suplemen dosis tinggi. Sebulan kemudian saya test HbsAg lagi, virus masih ada. HbsAg positif 2,509 (batas normal <1)
    Saya tidak tahu mulai kapan terinveksi HBV. Misalkan saya terinfeksi HBV 2 tahun lalu apakah masih bisa disembuhkan?
    Mohon jawaban dari bu dokter

  268. 268
    awang Says:

    hallo dokter sukma, saya awang. mau tanya dokter ketika saya tes kesehatan di sebuah perusahaan swasta di kota saya ternyata saya gagal dalam tes tersebut karena saya mengidap penyakit hepatitis.waktu check up nilai HBSAg reaktif = 3482 dan HBSAg saya positif.
    ada beberapa pertanyaan yang ingin saya ajukan pada dokter:
    1. apakah yang dimaksud dengan nilai tersebut di atas? dan berapa angka normal dari nilai HBSAg reaktif.
    2. jenis penyakit hepatitis apa yang ada pada tubuh saya dokter?
    3. jika saya mengidap penyakit hepatitis, kenapa tidak ada ciri fisik yang timbul akibat penyakit ini?
    4. apakah saya bisa sembuh dokter?
    5. makanan apa saja yang harus saya hindari jika terkena penyakit ini dokter?
    demikian pertanyaan saya, mohon penjelasan dari dokter sukma..

  269. 269
    Dr. Sukma Says:

    Halo Darto,

    Cukup banyak penderita hepatityis yang tanpa keluhan, artinya subklinis. Yaitu tidak tampak tanda-tanda kuning dimata dan tidak atau belum merasa lemah tidak berdaya.. Karena itu, pemeriksaan lab untuk skrining hepatitis sangat dianjurkan, sebelum penyakit keburu berlanjut tanpa pengobatan.

    Saran saya kepada anda, sebaiknya JANGAN MELAKUKAN OLAH RAGA dan aktivitas lain yang menguras tenaga. Karena hepatitis termasuk penyakit berat dan berbahaya yang sangat memerlukan simpanan tenaga/ kalori untuk proses penyembuhan sel-sel hati yang terkena radang. Singkatnya penderita hepatitis harus SIMPAN TENAGA/KALORI untuk kesembuhan anda.

    Dari hasil lab yang anda tulis, anda terkena radang hepatitis virus B. Segeralah kunjungi dokter penyakit dalam yang khusus bidang hepatologi untuk diberikan terapi yang tepat dan adekwat. Di Jakarta ada Prof. Lesmana dan Prof Sulaiman dkk. di RSCM dan RS Pelni Petamburan.. Insya Allah meski telah terkena 2 tahun lalu masih bisa diobati tuntas….

  270. 270
    Dr. Sukma Says:

    Halo Awang,

    Yang jelas anda terkena infeksi virus hepatitis B.
    1. Nilai tsb yang jelas tinggi melebihi angka normal atas. Tentang nilai normal HBsAg reaktif, tergantung masing2 lab. Bisa dilihat dari angka didalam kurung range berapa sampai berapa.
    2.Hepatitis B, yang lumayan susah diobati…
    3. Baca juga jawaban saya untuk Sdr. Darto diatas ini.. Yang saya sebut dengan subklinis.
    4.Bisa sembuh, bila berobat secara kooperatif, mematuhi segala anjuran dan minum obat teratur.. Penting diketahui penderita hepatitis B JANGAN melakukan olah raga..
    5. Tidak ada pantangan makan. Akan tetapi pasien hepatitis yang lanjut biasanya akan merasa MUAL sehingga sangat sulit makan dan minum. Padahal untuk penyembuhan sel-sel hati yang rusak akibat infeksi virus B PERLU ASUPAN MAKANAN dan MINUMAN yang BERGIZI TINGGI. Semakin baik gizinya baik dalam kwalitas maupun kwantitas, akan semakin cepat terjadi proses penyembuhan sel-sel hati… Demikian.

  271. 271
    dinar sp Says:

    siang dok,
    bila suami saya sedang menjalani terapi pegasys + ribavirin selama 1 tahun, apakah saya boleh hamil?

    terima kasih dokter
    salam,
    dinar sp

  272. 272
    gugun Says:

    siang dok,saya gugun, usia 40 thn sudah menikah selama 5 thn & blm mempnyai anak,saya sudah lama menderita penykit hep B (ketahuan 2 thn yg lalu melalui hasil lab), minggu lalu istri saya melakukan test kehamilan krn sdh 1 bulan terlambat haid dan hasilnya positiv (+), yg ingin saya tanyakan apakah janin bayi saya tsbt tertular hep B, mengingat istri saya thn lalu melakukan test lab yg jumlah anti virusnya menunjukkan angka 1275, saya takut kl bayi tsbt lahir hidupnya akan menderita (krn mengidap penykit hep B seperti saya), bagaimana solusinya dok, apakah janin tsbt sebaiknya digugurkan saja, sementara saya menginginkan kehadiran momongan krn belum punya.

  273. 273
    putri lenggogeni Says:

    selamat pagi dokter, nama saya putri berusia 21 tahun, berat bdn 38kg dab tinggi badan 150.
    saya habis diopname sekitar semingguan, kata dokter saya terkena infeksi radang hati, kemarin chekup lg hasil got 91 dan gpt 133… dokter tdk menjelaskan ttg hepatitis tp saya khawatir krn got dan gpt saya jauh diatas normal… bagaimana biar menormalkannya dok, apakah saya terkena hepatitis? terimaksaih

  274. 274
    Dr. Sukma Says:

    Hai Gugun,

    Bayi yang dilahirkan dari ibu penderita hepatitis B bisa diobati. Yaitu begitu lahir akan diberikan vaccine hepatitis B yang total pemberian 3 kali yaitu : persis saat lahir, satu bulan setelah lahir dan 6 bulan setelah lahir. Saya anjurkan agar melahirkan di RS yang ada dokter spesialis Anak, agar bayi anda ditangani sebagaimana mestinya sesuai SOP bayi yang lahir dari ibu Hepatitis B. Kalau di Jakarta kunjungi RSIA. Harapan Kita di Slipi-Jakarta Barat…

  275. 275
    Dr. Sukma Says:

    Halo Putri L,

    Pemeriksaan lab yang anda tulis kurang lengkap. Artinya dari hasil tswb diperoleh kesimpilan Fungsi liver/ hati anda terganggu.. Sedangkan penyebab gangguan tsb haruis dicari, agar bisa diobati dengan tepat dan akurat..

    Sebaiknya ulangi periksa darah selain fungsi liver (LFT) juga perlu HbsAg dan Anti-HBsAg…. Setiap lab pasti punya daftar pemeriksaan ug perlu untuk deteksi gangguan hati….

  276. 276
    Dr. Sukma Says:

    Hai Dinar SP,

    Bila anda berusia dibawah 30 tahun, sebaiknya keinginan hamil ditunda dulu sampai suami dan terutama anda sendiri yang akan mengandung bayi dalam keadaan sehat wal’afiat…. Bila telah sembuh dan dinyatakan sehat, barulah program punya momongan dimulai…

    Bila usia diatas 30-35 tahun bisa saja anda segera punya bayi tanpa menunggu terapi suami anda tuntas… Yang pasti anda sendiri harus sehat one hundred percents…

  277. 277
    yuhana Says:

    dear Dr.sukma yg baik :)

    dok,pacar saya menderita HAV di ketahui terhitung dari hari senin 22nov2010.yg ingin saya tanyakan:
    1. apakah bila nantinya teman saya itu sudah di nyatakan pulih dari hav,hav tersebut dapat kambuh kembali sewaktu-waktu? (bila ia sering beraktivitas yg menyebabkan kecapean pada tubuhnya,krn tmn saya tsb tergolong orang yg aktiv)
    2. untuk proses penyembuhan pada kasus hav biasanya berapa lama ya dok?
    3. untuk kedepannya,apakah saya juga dirasa perlu untuk suntik untuk pencegahan hav?sbagai antisipasi saja..

    trims dok,
    best regrads :)

  278. 278
    Meilanny Says:

    Selamat siang Dok ..

    Sy mau tanya.. jika terkena Hepatitis E.. boleh menyusui baby ?

    Terima kasih Dok

    Meilanny

  279. 279
    samin Says:

    assalamualaikum dokter

    saya berusia 28 tahun. 1 tahun yang lalu saya melakukan terapi hepatitis b kronis. dengan oral Sebivo 1x sehari 1 tablet selama 1 tahun, sebelum diterapi cek hbvdna 2,4×10 pangkat 8, setelah 6 bulan saya cek hbvdna lagi ternyata turun 12X10 pangkat 4, lalu saya lanjutkan terapi lagi selama 1 tahun, tapi setelah dicek lagi hbvdna lagi virus gak mengalami penurunan.
    saya sekarang berhenti terapi minum sebivo. sudah 2 minggu.
    yang mau saya tanyakan apakah pnyakit saya ini bisa + parah dokter? apakah ada nasehat buat saya solusi yang terbagus dokter.
    terima kasih sebelumnya dokter
    wassalam

  280. 280
    Dr. Sukma Says:

    Halo Samin,

    Pendapat saya kemungkinan virus hepatitis B dalam tubuh anda telah RESISTEN terhadap terapi Sebivo. Saya tidak menguasai terapi pengganti Sebivo, untuk itu sebaiknya anda kunjungi dokter hepatologist di RSCM (Prof. Lesmana dkk) agar dicarikan pengganti tepat dan sensitive untuk kasus anda. Karena HBV-dna yang tidak mau turun lagi padahal terapi Sebivo diberikan dan HBV-dna masih cukup tinggi.

    Berbahaya kalau dalam kondisi seperti sekarang ini terapi dihentikan. Akan memperbesar peluang virus Hep. B akan berkembang biak tanpa bahan anti virus didalam tubuh anda. Sehingga akan memperparah kondisi anda. Sebaiknya luangkan waktu dan bereskan masalah ini di Jakarta. Semoga berhasil… May GBU.

  281. 281
    Dr. Sukma Says:

    Hai Meilany,

    Sebaiknya penderita hepatitis virus, apapun jenisnya termasuk hepatitis E TIDAK menyusui bayinya. Karena virus akan ditularkan via ASI yang diminumnya. Prinsipp penularan virus hepatitis adalah melalui cairan tubuh termasuk ASI..

  282. 282
    Dr. Sukma Says:

    Hai Yuhana,

    Penyakit hepatitis A adalah hepatitis yang paling ringan diantara semua jenis hepatitis. Tidak menimbulkan squelae atau gejala sisa sehingga bisa sembuh total.. Dalam waktu 3 bulan penderita HAV biasanya sudah sembuh. Namun sebaiknya JANGAN dulu melakukan olah raga dll. yang menguras tenaga sampai satu tahun kedepan semenjak dinyatakan sembuh.
    1. Bisa kambuh, BILA terlalu kecapean secara fisik. Jangan ber-OR dulu sampai satu tahun kedepan setelah sembuh
    2. Tiga bulan
    3. Setahu saya belum ada vaksin HAV. Yang sudah ada adalah vaksin Hepatitis B. Sangat bagus bila anda di vaksin Hepatitis B, karena mencegah lebih baik daripada mengobati..

  283. 283
    Puji Says:

    Pagi Dok,,Saya Puji..baRu kemaRin PacaR saya di Vonis mendeRita Hepatitis B,,itu pun kaRena dy tes keseHaan disaLaH saTu perusahaan besaR,,entah dari kapan penyakit itu mulai ada d tubuh pacar saya,,
    saya pernah berciuman dengan pacar saya,,apakah itu akan menuLarkan penyakitnya pada saya dok??
    LaLu apa yang haRus d Lakukan untuk mencegah penuLaran tersebut??dan apa yang harus dihindari??serta obat herbal yang paling baik apa dok??tks

  284. 284
    Fadly Says:

    Halo Dr.Sukma yang baik hati,,
    Saya Umur 35thn kondisi sehat dan tidak ada keluhan dan saya tes labaratorum ternyata
    hepatitis b positif,
    sgot 19
    sgpt 28
    bilirubin total 0.95
    bilirubin direc 0.24
    anti hbc igm non reaktiv s/co 0.07
    Hbeag reaktiv s/co 2.114
    anti hbe non reativ s/co 1.60
    gimana menurut Dr, hasil ini dan saat ini saya konsumsi herbal 4life transfer faktor advanced 3x1cps sd makan dan transver faktor plus 3x1cps sd makan dan gamad gold 3×2 sen mkn sebelum makan baru berjalan satu minggu. mohon penjelasan Dr yang baik hati,, terima kasih sebelumnya Dr.Sukma ..from Fadly

  285. 285
    Salsa Says:

    Selamat siang dokter sukma.alhamdulillah saya menemukan blog yg sangat bermanfaat utk masalah yg saya hadapi.
    Saya ibu satu anak yg kebetulan anak saya yg mengalami mslh ini.anak saya berumur 18 bulan.sudah ada beberapa tetangga bhkn ayah saya juga ibu mertua bilang kalo telapak tangan dan kaki anak saya berwarna kuning.
    Sekedar informasi jika anak sy sangat aktif,sehat,nafsu makan baik dan bola mata anak saya putih,air kencing berwarna normal.jadi yg berwarna agak kuning hanya telapak tangan dan kaki.
    Yg ingin saya ketahui adalah:
    1. Apakah anak saya terkena penyakit kuning?jika iya apakah jenisnya dan apakah berbahaya?
    2. Katanya temulawak dan madu bgs utk penyembuhan skt kuning.bagaimana cara membuat minuman temulawak dan brp banyak dosis dlm 1 hari minum temulawak dan madu tsb utk usia anak saya serta brp lama batas wkt utk mengkonsumsi minuman tsb
    3. Apa yg harus sy lakukan utk kesembuhan anak sy?
    Harus ke dokter manakah saya periksakan anak saya,dokter anak atau dokter penyakit dalam?

    Saya ucapkan banyak terimakasih atas info dan bantuan dokter

  286. 286
    Dr. Sukma Says:

    Hai Puji,

    Karena sudah pernah ciuman dengan pacar yang terkena hepatitis B, maka sebaiknya ke dokter penyakit dalam agar dilakukan test skrining Hep. B. Dari hasil skring nanti akan ketahuan, apakah sudah ada atau belum ada virus hepatitis didalam tubuh anda.

    Misalkan hasilnya negatif, artinya belum ada indikasi anda terkena radang hepatitis virus B, maka sebaiiknya anda di vaksinasi hepatitis B sebanyak 3 kali berturut-turut. Bulan ini, satu bulan kedepan dan 6 bulan kedepan. Sehingga dalam waktu enam bulan semua ketiga jadwal vaksinasi berjalan lancar sesuai rencana. Bila demikian halnya, maka secara teoritis anda akan terhindar dari radang khronik hepatitis B yang menakutkan itu.

    Jangan coba herbal untuk mencegah hepatitis B. Meski harga vaksin agak mahal, mau tidak mau HARUS diprioritaskan, bila anda ingin terlindungi dari ancaman virus B hepatitis, OK.

  287. 287
    Dr. Sukma Says:

    Hai Fadly,

    Saya setuju anda teruskan minum obat2 tsb sampai sekitar satu bulan lamanya. Setelah satu bulan, sebaiknya periksa ulang semua test faal hati seperti yang lalu. Bila hasil keluar, agar dilakukan evaluasi, apakah ada penurunan dari angka-angka yang tadinya bermasalah. Sebaiknya dievaluasi oleh dokter internist/hepatologist untuk diminta pendapatnya..

    Bila ternyata hasilnya perbaikan secara signifikan, maka obat herbal anda lanjutkan sampai 3 bulan kedepan. Dan kemudian lakukan lagi check up pemmeriksaan darah seperti yang sudah2… Demikian seterusnya samai semua angka-angka item pemeriksaan berada dalam range normal… Ini pendapat saya. Semoga bermanfaat dan menuntaskan masalah kesehatan anda. May GBU.

  288. 288
    Dr. Sukma Says:

    Halo Salsa,

    1. Belum tentu terkena hepatitis dan saya hampir pasti BUKAN hepatitis.. Kedua telapak tangan dan kaki yang berwarna kekuningan TANPA bola mata kuning seringkali disebabkan oleh HIPERCAROTENEMIA terutama pada batita (bawah tiga tahun). Artinya, kemungkinan anak anda senang makan wortel dan terbiasa mengkonsumsi wortel setiap hari dalam dosis yang agak berlebih sehingga berdampak warna kekuningan pada telapak tangan dan kaki.
    2. Soal temulawak dosis dan cara pengolahan saya kurang menguasai. Sebaiknya ditanyakan ke herbalist..
    3. Anak anda sehat. Kalau mau check-up kunjungi dokter spesialis Anak, oke….

  289. 289
    wakhid Says:

    Selamat Malam Dokter Sukma…
    Singkat cerita, Desember 2009 saya chek darah hingga kadar HBsAg-HBeAg-HBvDna sangat tinggi..lalu saya tindak lanjuti sampai konsultasi dokter hepatologi dan ditindaklanjuti dengan injeksi pegasys 48x dan berakhir Desember 2010..Setelah itu saya chek lagi hasilnya :
    SGOT : 78
    SGPT : 63
    HBsAg : 0.09
    Anti HBs : 128.28 reaktif
    HBeAg : reaktif S/CO : 8.597
    Anti Hbe : Non reaktif S/CO : 1.92

    Namun awal April 2011 ini saya cek lagi hasilnya :
    SGOT : 25
    SGPT : 8
    HBsAg : 23.67 reaktif
    Anti HBs : non reaktif
    HBeAg : reaktif S/CO : 7.30
    Anti Hbe : Non reaktif S/CO : 1.183

    1. Apa yang harus saya lakukan untuk menurunkan kadar HBsAg atau bahkan Anti HBs saya kembali Reaktif,mengingat injeksi udah berhenti….??
    2. Adakah obat herbal yang mampu menekan kadar HBsAg-HBeAg-HBvDNA…??
    3. Mengingat usia saya 23 tahun masih sangat produktif dan suka aktifitas dengan mobilitas tinggi saya takut saat medical check up test kerja saya gagal…

    Terima Kasih sebelumnya….

  290. 290
    yuni Says:

    Dr. Sukma yth, saya mau tanya. Saya sedang merencanakan pernikahan dengan seorang lelaki, ketika kemudian beliau jatuh sakit dan terdeteksi hepatitis b. setelah opname 1 bulan sekarang rawat jalan terapi obat herbal, tapi bulan kemarin sempat dicek dan kadar virusnya yang semula 1300 katanya jadi 3000. sekarang beliau sedang terapi obat herbal ditambah terapi TCM (pengobatan tiongkok). apa itu bebahaya ya Dok? awalnya kami merencanakan pernikahan setelah Idul Fitri. tapi setelah saya cari info, ternyata ketika menikah harus sembuh total dan saya pun perlu divaksinasi, saya jadi bingung. apa benar ketika berhubungan seks nanti harus pakai kondom, Dokter. sementara kalau kami baru menikah kan pasti ingin punya anak? faktor risikonya sendiri bagaimana Dok?
    terima kasih jawabannya…

  291. 291
    Dr. Sukma Says:

    Halo Yuni,

    Sudah berulang kali saya jelaskan kepada pasien dan keluarganya tentang pentingnya dibuat SKALA PRIORITAS dalam penanganan satu penyakit. Seperti pada kasus calon suami anda yg pada saat ini tengah menderita radang hati atau hepatitis. Anda sekeluarga seharusnya tahu bahwa sembuh dari hepatitis adalah prioritas utama. Sedangkan punya momongan menjadi prioritas ke sekian. Sebab bila suami sdg sakit, tentu kwalitas sperma kurang optimal/ bagus.
    Selanjutnya anda sebaiknya baca lengkap posting saya tentang Hepatitis. Bahwa hepatitis ditularkan via CAIRAN TUBUH seperti : keringat, air liur/ saliva, urine, sperma,dst. Karena itu si isteri seharusnya menggunakan KONDOM, agar tidak ketularan hepatitis. Demikian juga dengan penggunaan sikat gigi bareng diHINDARI.

    Kita semua paham pasangan yg menikah pasti menginginkan anak sebagai buah cinta pasangan itu. Bila dipaksakan pada saat salah satu dr pasangan menderita hepatitis, tentu keinginan punya anak bisa ditunda dulu. Nanti bila semua permasalahan beres, masih panjang kesempatan untuk mempunyai keturunan. Demikian.

  292. 292
    anggela Says:

    assalamualaikum dok..

    saya ada tuga. saya mau nanya, kalau misalnya seorang dokter gigi menderita penyakit hepatitis B. apakah dokter gigi tersebut dilarang praktek selama dia sakit hepatitis?
    jika seperti itu, bagaimana dia mencari nafkah untuk kebutuhan hidup nya.

    seandainya dia diperbolehkan praktek, apakah ada pedoman untuk dokter gigi tersebut agar tidak menularkan penyakit hepatitis B nya ke pasien-pasien nya??

    terima kasih dok..

  293. 293
    lisa Says:

    selamat malam dok..

    Gini dok, 1thn yang lalu suami saya pernah punya penyakit hepatitis b sehingga dirawat hampir 3mguan dan berobat jalan sekitar 3bln kata dokterny sih hepatitis akut,dan terakhir cek lab sgot dn sgptnya sudah normal tp hbsagnya masih positif. karna swmi merasa sudah tidak pernah lagi cape kalo beraktifitas sekalipun yang berat( cape yang wajar). suami saya memutuskan untuk berhenti meminum obat yang di anjurkan oleh dokter dan hanya meminum obat herbal Gamat.

    yang saya tanyakan:
    1. apakah swmi saya dengan kondisi fit belum tentu sudah sembuh dari penyakit hepatitisnya?

    2. karna kurang hati2 saya dan suami sering berhubungn badan langsung, apakah saya bisa tertular jg nantinya? sedangkan saya merasa keadaan saya selalu sehat bahkan jarang sekali sakit?

    3. dan saya sekarang sedang mengandung, apakah bayi saya nantinya bisa tertular kalao misalnya ternyata swmi saya masih mempunyai penyakit hepatitis B?

    mohon jawabanynya dok karna saya khawatir sekali pada janin yang dikandung saya…Terimakasih dok sebelumnya..

  294. 294
    wilif rizal Says:

    PEMBERITAHUAN KEPADA PENGIDAP HEPATITIS B KRONIS

    DIHIMBAU UNTUK TIDAK MELAKUKAN TERAPI ANTIVIRUS.
    VIRUS TIDAK BOLEH DIUSIK / DIGANGGU.
    BISA MEMBUAT VIRUS LEBIH KEBAL DAN RESISTEN / MUTASI.
    KARENA VIRUS SELAMANYA GAK BISA HILANG LAGI DI HATI.
    KALAUPUN TERAPI ITU HARUS MINUM OBAT ANTIVIRUS SEUMUR HIDUP.(BIAYA ANTIVIRUS MAHAL/EFEK SAMPING OBAT BAHAYA)
    KALAU OBAT DIHENTIKAN BISA MEMBUAT VIRUS BERKEMBANG LEBIH CEPAT LAGI
    ANTIVIRUS BERSIFAT UJICOBAAN KEDOKTERAN BARAT.

    SETIAP HARI MINUM SUPPLEMEN VITAMIN B KOMPLEKS DAN VITAMIN E./TEMULAWAK (HEPATOPROTEKTOR)/ ESSENTIALE FORTE 50 CAPSULES/GINSENG/MADU/CORDYSEP.(INTINYA BACK TO NATURE)

    DILARANG KERAS MEROKOK, MINUMAN ALKOHOL, NARKOBA.
    OLAH RAGA RINGAN(JALAN KAKI/SEPEDA) 1 MINGGU 3-4X.
    POLA MAKAN DIJAGA/JANGAN MAKAN GORENGAN-GORENGAN/KURANGIN PEDAS2
    ISTIRAHAT MALAM YANG CUKUP MINIMAL 9 JAM (USAHAKAN JANGAN KURANG)

    ORANG TUA SAYA PENGIDAP HEPATITIS B KRONIS SUDAH 25 TAHUN LEBIH KURANG,SAMPAI SEKARANG SEHAT SEHAT BAHKAN GEMUK,GAK ADA GEJALA LIVER ATAU APA, HASIL CHECK UP SELALU SGOT SGPT SLALU RENDAH,CHECKUP TRAKHIR DESEMBER 2010 DIPENANG ANTIBODY NYA MUNCUL.

    SALAM SEMUA PENDERITA HEPATITIS B KRONIS, SEMOGA TETAP SEMANGAT JALANIN HIDUP, JANGAN PUTUS ASA. HEPATITIS B BUKAN AKHIR DARI SEGALANYA,,,,,,,,,,,,,

  295. 295
    budhy pardiana Says:

    selamat siang dokter sukma

    sudah tiga minggu ini saya di vonis menderita penyakit hepatitis. saya ingin konsultasi mengenai hasil lab, karena waktu itu dokter belum terlalu rinci menjelaskan sebarapa parah penyakit saya ini. kalau boleh dokter bisa menjelaskan seberapa parah penyakit saya ini. berikut hasil lab nya saya lampirkan

    SGOT : 59
    SGPT : 96

    Hepatitis

    HBs Ag : reaktif indek : 3355.41

    Anti HBs : negatif 0.00

    Anti HAV : postip >400

    anti HCV : reaktif indeks : 12.11

    mohon kiranya dokter sukma menjelaskan seberapa parah penyakit saya ini. terakhir kemaren istri dan anak saya juga saya periksa ke lab, alhamdulilah hasilnya negatif dan fungsi hatinya bagus.

    terima kasih

    budhy pardiana

  296. 296
    Dr. Sukma Says:

    Halo Budhy,

    Sepertinya ada kecenderungan HBsAg akan menjadi positif BILA tidak di antisipasi dan akan menjadi penderita hepatitis B yg full blown dr segi klinis da lab. Apa yg sebaiknya dilakukan adalah : istirahat cukup yaitu tidur malam tidak kurang dari 8 jam. Kedua gizi yg bagus untuk memperbaiki sel-sel liver dengn cara konsumsi susu, telur, daging, buah dan sayuran. Ketiga simpan tenaga alias JANGAN berolah raga dulu, sampai 6 bulan kedepan atau telah benar2 normal hasil lab fungsi hati dan parameter infeksi virus. Tenaga atau energi yg ada diutamakan untuk perbaikan dan penyembuhan sel-sel hati.

    Sepintas kelihatannya dalam tubuh anda telah ada antibodi thd virus A dan virus C hepatitis. Dan hal ini menguntungkan dan baik bagi kondisi tubuh anda saat ini. Rajin berobat ke dokter internist hepatologist agar dibrrikan obat2 hepato protector.

  297. 297
    lisa Says:

    Selamat malam dokter sukma,
    Mama saya divonis menderita hepatitis hari ini.
    Hasil labnya:
    Billirubin total: 6
    Bill direk: 2,9
    Bill indirek: 3,1
    Fosfatase alkali: 1758
    Gamma GT: 836
    SGOT: 528
    SGPT: 648
    Glukosa sewaktu: 166
    Gejala yg dirasakan: badan n mata kuning, badan cepat lelah n napsu makan berkurang.mama saya juga mempunyai kolesterol n hipertensi.kalau dari hasil yg ada mama saya terkena hepatitis apa yah dokter. Mohon jawaban n referensi dokter yang bagus dijakarta. Terima kasih banyak yah dokter mohon jawaban yah dok krn sya n keluarga sangat cemas

  298. 298
    Dr. Sukma Says:

    Hai Ika,

    Sebaiknya kunjungi Prof Ali Sulaiman di RS Pelni Petamburan atau Prof Lesmana di RSCM. Dari hasil lab gak ketahuan kena virus hepatitis yg mana : A, B atau C atau lainnya karena belum atau tidak diperiksa. Dan ibu anda juga kenan diabetes dari hasil pemeriksaan glukosa sewaktu yg tinggi..

  299. 299
    Mahbudin Latief Says:

    Dr Sukma, saya mo konsultasi nih.
    sejak oktober 2010 saya divonis kena hepatitis C, type 3.saya sering kecapean, kalo dah kecapean maka saya jadi pusing seperti vertigo, lemes, dan kadang2 otot pada sakit seperti sakit flu dan juga mudah masuk angin (ada gak sih di kamus kedokteran?)terus terang ini sangat mengganggu aktifitas saya yang sebelum sakit saya adalah pegawai yang aktif, biasa kerja 12-14 jam/sehari.dokter menyarankan untuk terapi dengan Inferon, 1 minggu 1x selama 6 bulan,tp saya gak sanggup, karena buat saya terlalu mahal(ditempat saya sekitar 3,5 jt/terapi).saat ini saya terapi dengan AHFC 1x/hari dan HP Pro 3x/hari.
    yang saya tanyakan, apakah sudah tepat pengobatan saya tsb?saya juga sulit meninggalkan kebisaan saya merokok( 3btg/hari) dan minum kopi (2gelas/hari),apakah ada pengaruhnya pada kondisi penyakit hepatitis C saya.sebelumnya saya juga suka olahraga jalan kaki/sepeda 30 menit/hari, sepeda santai 2 jam,1xseminggu(sabtu/minggu) dan renang 1xsebulan.apakah saya boleh menjalankan kebiasaan olahraga tersebut?karena pendapat dokter yang merawat saya berbeda, ada yang boleh olahraga,ada yang melarang.bagaimana cara olahraga yang tepat unutk saya?karena tanpa olahraga saya spt merasa tidak fit setiap harinya.
    terima kasih dokter, mohon sarannya.

  300. 300
    Dr. Sukma Says:

    Halo Mahbudin L,

    Setahu saya hepatitis C adalah jenis terganas hepatitis virus yang sulit diobati. Artinya berbagai macam seperti yg anda tulis dan harganya mahal semua. Plus terapi mahal tsb bersifat individuil artinya ada yg cocok dan da yg tidak respons thd terapi sama yg diberikan.

    Di Jakarta sy tahu Prof. Ali Sulaiman di RS Pelni dan Prof Lesmana di RSCM yg khusus menangani hepatityis dan Kanker hati. Saran saya sebaiknya semua kegiatan olah raga/ OR dihentikan. Energi yg ada sebaiknya digunakan untuk penyembuhan. Usia anda 47 tahun, recovery tidak bisa secepat yg berusia 30 tahun. So, you better take SPECIAL CARE to ur health problem..

  301. 301
    arifin Says:

    hallo dr.sukma

    saya arifin, 3thn lalu perut kiri bawah tulang rusuk saya sakit selama 3hri,masing” 1hri sakid 1x selama kira” 30 menit,setelah itu gak pernah sakit lagi,7 bulan kemudian pegel”sampai skrg ,lalu saya cek darah hasilnya

    SGOP/AST 89 U/L
    SGPT/ALT 230 U/L
    gamma-GT 80 U/L
    total bilirubin 1.5 mg/dl

    HBs antigen non-reactive
    HBs antibodi 0.1 mIU/mL

    HbsAB non-reactive

    jdi saya ini termasuk hepatis B atau bagaimana dok? menurut hasil test fungsi hati..terima kasih.

  302. 302
    Dr. Sukma Says:

    Halo Arifin,

    Sayang anda tidak mencantumkan nilai norml untuk test fungsi hati spt SGOT, SGPT dst. Namun sepintas kelihatannya normal aja tuh.. Tidak ada radang hepatitis B. Dan sayang juga pemeriksaan kearah hepatitis A dan C tidak ada.

  303. 303
    arifin Says:

    hallo dokter,

    saya arifi,
    gini dokter,3th lalu.perut bagian kiri saya sakit smpi saya keringat dingin muka pucat,1hri sakit 1x semala 3hr jdi 3x sakit,setelah itu gak pernah sakit lgi sama sekali.stelah 7bulan dan smpi skrg dah 3th masi pegel” lalu saya melakukan check up dimalaysia hasilnya sbb:

    SGOT/AST 89 U/L RFERENCE RANGE 7-44 u/l
    SGPT/ALT 230 U/L 7-48 u/l
    GAMMA-GT 80 U/L 15-90 u/l

    hepatitis screen–
    HEPATITIS A VIRUS NON-REACTIVE

    hepatitis B screen–
    HBs antigen NON-REACTIVE
    HBs antibody 0.1 mIU/mL

    yg lain semua normal dokter..jdi yg saya mau tanya diliad SGOT SGPT dll hal diatas,,saya ini termasuk hepatitis atau gmna dokter…abis pegel” terus perut bagian kiri. terima kasih

  304. 304
    graciasmondo Says:

    Pagi Dokter yg cantik dan Baik hati…
    saya mw nanya ni soal hepatitis,,
    hasil pemeriksaan USG semuanya normal dan baik tetapi test darah HbsAg (+) dn disuruh cek HBV-DNA (PCR)..
    kondoisi saya gmn dok??
    apakah sudah parah??
    trimaksih banyak ya Dok..

  305. 305
    Sugeng Hartono Says:

    Selamat malah Dok,
    Maaf dok, saya ingin menanyakan penyakit teman saya , boleh kan dok?
    begini dok, teman saya laki laki usia 30 th mengindap penyakit kanker kulit, setelah konsultasi ke dokter spesialis disarankan untuk operasi.
    Apakah ada solusi lain tanpa operasi dok?
    Atau barangkali ada terapi herbal semisal aloe vera yang bisa menyembuhkan kanker kulit teman saya dok?
    Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih banyak .

  306. 306
    gunawan Says:

    ass dok.
    sy ingin konsltsi keadaan tubuh sy saat ini. 4hr yg lalu sy muntah2 dan bdn lemes banget. 2hr ini urine saya kok kuning banget g sprti biasanya, bahkan air liurpun ikut kuning n pahit. hr ini mata saya kuning tdk sprti biasanya dan slrh badan pucat kuning. slrh badan agak gatal. sakit apakah sy ini dok/ dan apa yg harus sy lakukan?

  307. 307
    Dr. Sukma Says:

    Halo Gunawan,

    Anda terkena sakit kuning. Kunjungi dokter penyakit dalam agar ditangani sbgmana mmestinya. Jangan mengobati sendiri

  308. 308
    dian Says:

    Hallo dok,
    saya dian saya bekerja di perusahaan bidang travling, 7 tahun yang lalu saya didiagnosa terkena hepatitis B (HBSag +), hal di ketahui saat MCU di tempat saya bekerja dan sampai saat ini hepatitis ini tidak pernah menimbulkan gejala (alhamdulilah saya tetap sehat dan bugar, tidak mudah lelah walaupun pekerjaan saya cukup berat (advanture dan travling)). Saya telah menikah selama tiga tahun dan di karunia seorang putri. Beberapa bulan yang lalu saya dan istri saya melakukan MCU dan ternyata saya tetap disanyatakan positif hepatitis B, sedangkan istri saya negatif. Yang saya ingin tanyakan:
    1. Apakah Hepatitis saya ini berbahaya? dan mengapa sampai saat ini gejalanya tidak nampak?
    2. Berdasarkan penuturan tentang penularan Hepatitis B, mengapa istri saya yang telah lebih dari tiga tahun kami menikah tidak tertular
    3. Mohon informasi dokter spesialis penyakit ini yang berada di propinsi Lampung
    untuk informasi tambahan saat ini saya berusia 32 tahun.

    Terima kasih atas penjelasannya dok….

  309. 309
    nik Says:

    dok,,selamat malam

    hasil lab saya kamrin..saya dinyatakan hepatitis positis
    HBsag (+), HBeag (-), SGOT dan SGPT (normal)
    dari hasil lab saya dengan HBeag negatif..apakah boleh hamil dok??
    dari hasil browsing di internet apabila HBeag (-) itu tandanya virus tidak aktif dan tidak menular,,apa benar dok?mohon informasinya dok,,terimakasih

  310. 310
    Dr. Sukma Says:

    Halo Nik,

    Pendapat sy bila anda masih muda artinya usia produktif masih panjang sebaiknya JANGAN hamil dulu. Bereskan masalah hepatitis anda dg mengunjungi dokter heatologist internist. Bila nanti sudah dinyatakan bersih, barulah anda mulai merencanakan kehamilan.

  311. 311
    nik Says:

    boleh tanya lagi dok..

    untuk saat ini saya hanya diberi obat liver care saja dok,,apakah itu udh cukup untuk menghilangkan virus nya dok?
    saya domisili di solo, jawa tengah apakah dokter ada rekomendasi dokter?
    mohon infonya dok,,terimakasih

  312. 312
    arifin Says:

    hallo dokter,

    saya arifi,
    gini dokter,3th lalu.perut bagian kiri saya sakit smpi saya keringat dingin muka pucat,1hri sakit 1x semala 3hr jdi 3x sakit,setelah itu gak pernah sakit lgi sama sekali.stelah 7bulan dan smpi skrg dah 3th masi pegel” lalu saya melakukan check up dimalaysia hasilnya sbb:

    SGOT/AST 89 U/L normalnya 7-44 u/l
    SGPT/ALT 230 U/L 7-48 u/l
    GAMMA-GT 80 U/L 15-90 u/l

    hepatitis screen–
    HEPATITIS A VIRUS NON-REACTIVE

    hepatitis B screen–
    HBs antigen NON-REACTIVE
    HBs antibody 0.1 mIU/mL

    yg lain semua normal dokter..jdi yg saya mau tanya diliad SGOT SGPT dll hal diatas,,saya ini termasuk hepatitis atau gmna dokter…abis pegel” terus perut bagian kiri. terima kasih

  313. 313
    Dr. Sukma Says:

    Halo Arifin,

    Pendapat saya anda TIDAK menderita hepatitis A maupun B dari hasil pem test fungsi hati. Namun SGOT dan SGPT menunjukkan angka tinggi disebabkan gangguan fungsi hati kemungkinan akibat LAIN, seperti obat2an atau jamu yg memperberat kerja organ hati dan bersifat hepato-toxic.

    Satu hal penting lainnya adalah bahwa organ liver atau hati posisinya di sebelah KANAN, bukan kiri. Sedangkan kiri atas perut ditempati organ LIMPA atau lien bhs latinnya. Sebaiknya dilakukan USG abdomen, agar ditemukan penyebab pegel di perut kiri anda.

  314. 314
    arifin Says:

    halo saya arifin, terima kasih atas jwban dr.sukma

    saya jga sudah melakukan USG hasilnya=

    ULTRASOUND :

    liver is normal in size.no focalmass.nodilated intrahepatic duct.
    no fatty changes.
    GB is normal in size.no stone.normal size CBD
    kidneys are normal.no mass or hydronephrosis
    normal size spleen

    IMPRESSION :

    normal hepatobiliary and renal u/sound

    PELVIS U/SOUND :

    bladder is normal.no mass or stone.no prostattomegaly

    IMPRESSION : normal pelvis u/sound

    CHEST :

    heart is normal in size.lung fields are clear,no hillar abnormality.no effusion.

    impression:normal chest x’ray exam

    dri hasil USG diatas hasilnya bagaimana DR.sukma? mohon penjelasanya,terima kasih.

  315. 315
    damar mustika Says:

    dok, dulu saya rajin donor darah, sampai akhirnya 3 th yg lalu darah saya dinyatakan positif hepatitis b dengan kadar HBSAg>250 jadi saya tidak diperbolehkan donor lagi selama 2 thn…
    kemudian setelah 3 thn, saya mencoba untuk donor kembali.. namun karena laporan terakhir darah saya tidak baik, jadi sblm donor sy disarankan untuk tes darah terlebih dahulu. dan hasilnya ternyata dlm 3 thn kadarHBSAg saya meningkat menjadi HBSAg>3000 apa itu cukup tinggi dok..? padahal saya sama sekali tidak merasakan gejala apa2 selain cepat lelah. lalu sampai kadar berapa penyakit hepatitis B di nyatakan sangat berbahaya..? thx..

  316. 316
    Stefanus Says:

    Dok saya mau tanya , bagaimana bila saya sudah banyak minum air putih , air seni saya brwarna putih , tapi bila sudah jarang mlah warna kuning air seni saya .
    Dan mata saya kdang-kdang agak brwarna kuning ,tpi tak sluruh nya .
    dan hasil tes saya
    Imunologi :
    HBsAg : negatif ,TV 0,00

  317. 317
    Anonymous Says:

    pagi dok,
    maaf sebelumnya, pertanyaan saya beberapa hari ini koq belum di jawab ya dok…? masalahnya ini sgt penting buat saya.

    untuk itu saya ulang lagi ya dok…
    dulu saya rajin donor darah, sampai akhirnya 3 th yg lalu darah saya dinyatakan positif hepatitis b dengan kadar +HBSAg>250 jadi saya tidak diperbolehkan donor lagi selama 2 thn…
    kemudian setelah 3 thn, saya mencoba untuk donor kembali.. namun karena laporan terakhir darah saya tidak baik, jadi sblm donor sy disarankan untuk tes darah terlebih dahulu. dan hasilnya ternyata dlm 3 thn kadar HBSAg saya meningkat menjadi +HBSAg>3000 apa itu cukup tinggi dok..? padahal saya sama sekali tidak merasakan gejala apa2 selain cepat lelah. lalu sampai kadar berapa penyakit hepatitis B di nyatakan sangat berbahaya..? beberapa hari ini di bagian perut sebelah kanan atas terasa nyeri.. apa itu pertanda kl saya mulai mengalami gejalanya dok.. tolong di blz ya.. thx..

  318. 318
    Dr. Sukma Says:

    Halo Damar Mustika,

    Bila hasil lab menunjukkan kenaikan titer HBsAg itu berarti radang hepatitis B semakin berat/ bertambah serius. Hal itu diperkuat dg adanya rasa cepat LELAH dan nyeri pada perut kanan atas yg anda rasakan.

    Adapun kriteria berbahaya saya pikir kalau kondisi anda pada saat ini dibiarkan tanpa pengobatan sudah pasti akan semakin berbahaya. Jadi sebaiknya SEGERA berobat ke dokter penyakit dalam khusus hepatologist.

  319. 319
    benny.y Says:

    assalam,ww Dr.sukma
    saya penderita HBsag+. dan pernah periksa HBV DNA jg meningkat
    pernah di rawat di RS slama 1 bulan,tp skrang msih trasa lelah,n berat badan brtambah,sakit kepala jga dok..
    kalau menjalan kan puasa gimana dok?
    karna sering telat makan suka pusing2 dok..
    trimaksih..

  320. 320
    Dr. Sukma Says:

    Halo Benny,

    Pendapat sy, penderita hepatiti/ HBsAg positif sebaiknya TIDAK berpuasa. Karena energi sangat dibutuhkan oleh sel-sel hati yg sedang sakit, untuk memulihkan kondisi organ hati. Penderita hepatitis dianjurkan makan / diet tinggi protein dan juga tinggi kalori untuk cepat bisa mengembalikan kondisi hati ke kondisi normal sebelun sakit.

  321. 321
    radyan Says:

    saya laki-laki, saat ini berusia 34th berat 79 kg tingi 172 Cm, sudah 2 (dua) tahun ini mengidap faty liver, apakah fatty liver ini dapat sembuh secara permanen karena sudah 1(satu) tahun ini saya selalu mengkomsumsi lesichol 300, hp pro, hevagard. demikian yang dapat saya sampaikan mohon penjelasan dari dokter trims.

  322. 322
    Dr. Sukma Says:

    Halo Radyan,

    Fatty liver dapat disembuhkan dengan konsumsi vit E s/d. 1200 mg per hari. Minum terus setiap hari. 2x pagi dan malam setelah makan. Makanan hindari lemak dan daging berlemak, makanlah lean meat daging bebas lemak yg sdh tentu harganya berlipat kali daging berlemak. Usahakan menurunkan Bb dengan berenang atau jogging/ treadmill.

    Coba lakukan USG liver secara periodik: 3 bulan setelah mulai minum vit E dan 6 bulan setelah itu. Rasakan dan lihat perubahan drastik akibat minum vit. E. Beli vit E kwalitas bagus di apotik besar: Century, Guardian atau Boston.

  323. 323
    Robin Says:

    Salam kenal Dok,

    makasih kesempatannya untuk bisa konsul dengan dokter nih… begini, Dok saya beri kronologis sbb :

    1. pd tanggal 17 Juli badan saya demam n meriang tp saya full istirahat n minum obat akhirnya besoknya sembuh, kemudian seminggu kemudian saya drop lagi dan ke dktr umum dibilang radang maag n beri obat, terakhir tanggal 31 Juli malam badan saya sakit linu sekali n tdk bs tidur semalaman dan akhirnya badan saya drop kembali pd 1 Agt, pd akhirnya saya putuskan ke dktr internis pd tanggal 2 agt siang.

    2. setelah ketemu dokter saya ceritakan kondisi saya, drop 3x dlm 2 minggu, bdn panas, pegal, mual, n kepala agak pusing, dan dokter mendiagnosis hepatitis n saya disuruh opname. dan akhirnya saya opname malam itu juga.

    3. pada tes lab tgl 2 agt hasil SGOT saya 202 nrmlnya 42 dan SGPT saya 98 nrmlnya 34. dan hasil hepatitis B negatif, namun yg A-nya musti tunggu 4 hari kata dokter saya. Dan pd saat saya di opname saya diberi infus Animofusin Herpa n Tutofusin Ops, n obat2 lainnya Dok. Dan kata dokternya saya tetap hrs diopname karena nilai SGOT n SGPTnya tinggi.

    4. setelah 5 hari, saya dicek lab kembali dan hasil SGOT saya 160 n SGPT saya naik jd 112, dan saya disuruh rontgen o/ dokter saya karena kemungkinan jg ada radang di paru, n setelah di rontgen ada keliatan flek di paru kanan saya, namun dokternya minta CT scan biar lebih jelas n detail besar fleknya. N diagnosis dokter bilang saya ada kena Tb. Dan penyebab SGOT n SGPT saya tinggi karena Tb. Tsb. Untuk hasil CT Scannya baru bisa dilihat hari ini.

    Nah dari hari ke 2 sampai sekarang kondisi badan saya di RS seperti orang sehat, karena saya udah segar n bisa begerak sendiri. Nah saya berencana nanti stlh tes lab Hari Jumat saya mau minta berobat jalan saja, karena terus terang pikiran saya ud mulai drop kalau terus dipaksa bedrest di RS Dok, lebih baik saya Bed Rest di Rumah saja.

    Nah yang ingin saya tanyakan ke Ibu :

    a. Berapa sih nilai aman SGOT n SGPT seseorang untuk aman berobat jalan (tdk perlu opname di RS ?

    b. Untuk masalah Tb. Apakah harus dirawat di RS ? karena gejala Tb saya hanya batuk kering n batuk sprti mual saja, dikarenakan saya bukan perokok aktif, hanya pasif, dan sering naik motor aj tanpa pelindung mulut n hidung Dok.

    Demikian kami sampaikan. atas perhatian Dokter saya ucapkan banyak terima kasih.

    Salam,

    Robin

  324. 324
    Ria Says:

    dok, saya mau tanya.
    berapa angka normal SGOT dan SGPT hepatitis manusia?
    karna minggu lalu suami saya periksa darah, dan hasil SGPT 46. apa suami sya terkena hepatitis dok?
    tlong di jwab dok.
    trims..

  325. 325
    syahrul Says:

    sgot dan sgpt saya serta trigeliserida saya cukup tinggi, 6 kali batas normal, kadang sembuh dan kadang kumat. sudah 7 tahun saya bawa. dan menurut doktr terkena fatty livr. koq tdk sembuh2 padahal sdh minum obat resep selama 7 tahun jika kumat. setiwp minum fanta, sirup, atau makan berlemak suka kumat walau sedikit. mohon penjelasannya

  326. 326
    Dr. Sukma Says:

    Halo Syahrul,

    Fatty liver pengalaman saya diobati dengan vit.E. Minum vit E sampai dengan 1200 mg per hari, bisa dibagi 2-3 kali pemberian setiap hari. Disertai dengan penurunan berat badan mendekati BB ideal. Jadi perlu olahraga dan menjaga pola makanan menghindari asupan lemak. Terukan minum vit E bertahun-tahun seumur hidup. Semoga berhasil.

  327. 327
    Eya Says:

    Dear Dokter,

    Suami saya sudah sebulan terakhir ini gejalanya lemas, pusing (sakit kepala, migrain) dan gak enak badan. Lalu kemudian perutnya keras di bagian kanan atas. Pernah ada riwayat liver waktu kecil. Pas ke dokter dan tes darah, hasilnya kolesterolnya tinggi, dan fungsi hatinya sgot/sgpt nya diluar batas.

    SGOT 59u/l (nilai rujukan < 37
    SGPT 99u/l (nilai rujukan < 40
    Kolesterol total 255 mg/dl (nilai rujukan 40
    LDL direk 178mg/dl (nilai rujukan <100
    Trigliserida 177 (nilai rujukan 150

    Lalu di USG karena ditakutkan ada batu empedu, hasil usg nya tidak ada masalah. Dan dinyatakan fatty liver.

    Lalu menurut internistnya juga fatty liver. dikasih obat dan vitamin hati, disuruh istirahat dan jaga makanan.

    Minggu depannya di tes lagi, SGOT dan SGPT nya malah naik, (kolesterolnya sudah normal) dan masih lemes serta pusing. terkadang pipisnya kuning pekat (tapi gak kayak teh). Lalu BAB nya mulai menghitam. Lalu diberi obat lagi dan coba di cek lagi minggu depannya.

    Pas minggu depannya, masih tinggi SGOT dan SGPT nya (kolesterol tidak dicek karena sudah normal minggu lalu) SGOT 72 (rujukan <37) dan SGPT 105 (rujukan <40)
    malah lebih tinggi dari sebelumnya.

    Padahal selama 3 minggu itu suami saya sudah istirahat total di rumah, (cuti bekerja).

    Pertanyaan saya;
    1. APakah fatty liver memang demikian adanya? ataukah mungkin masalah hati yang lain, mengingat pada saat kecil dulu dia pernah kena liver (penyakit kuning) hingga bedrest 1 bulan.

    2. Pas minggu terakhir, minuum temulawak juga, apakah aman dibarengi dengan minum obat?

    3. Bagaimana biar dapat fit kembali, mengingat sebulan ini semua kerjaannya tertunda, sedikit saja duduk di depan komputer buka email, pusing dan lemes.

    Mohon bantuannya dan rekomendasinya ya Dok.

    Terima kasih

  328. 328
    Mujeeb Says:

    Dok saya mau tanya, sebelumnya saya ingin memberitahu saya adalah salah seorang yg mengidap HEPATITIS C stadium 4. apakah seorang pengidap HEPATITIS C stadium 4 itu bisa disembuhkan? berapa persen kemungkinan untuk hidup dan sembuhnya? dan adakah tempat terapi atau tempat berobat yg menjadi andalan ibu dalam melakukan pengobatan.. mohon rujukannya,, terima kasih

  329. 329
    Dr. Sukma Says:

    Halo Mujeeb,

    Hepatitis C memang masih sulit untuk menyembuhkan, meski dg obat2 antivirus yang rata2 harganya sangat mahal. Anda jangan pessimis seperti itu, urusan umur ada ditangan Yang Diatas.

    Anda boleh coba diskusi langsung dg seorang herbalist berdomisili di Bagan siapiapi. Ini nomor hapenya : 081325043358 . Semoga bisa ditolong. Amien… YRA.

  330. 330
    rudi Says:

    sore dok
    dok saya mau bertanya,,, saya penderita hepatitis b saya mengkonsumsi obat dari dokter dan ramuan herbal sudah berjalan 1 bulan dok,,, dari konsumsi obat itu saya mudah lelah dok,,, yang ingin saya tanyakan,,, apakah itu efek samping dari obat itu? trus bagaimana supaya saya tidak mudah lelah dok?

  331. 331
    Dr. Sukma Says:

    Halo Rudi,

    Mudah lelah dan badan merasa lemas itu ciri khas Hepatitis B dan C selain bola mata kuning, urine berwarna the, dst. Karena itu penderita hepatitis khusus B dan C serta non-A dan non-B dianjurkan JANGAN berolah raga sampai sembuh tuntas dibuktikan tidak ada lagi partikel virus didalam darahnya.

    Terapi baik medis maupun herbal TIDAK menyebabkan mudah lelah, justru secara perlahan akan meningkatkan tenaga pasien. Jadi teruslah minum obat secara teratur dan be a cooperative patient.

  332. 332
    berita indonesia Says:

    berita indonesia…

    [...]Dr. Sukma Merati » Blog Archive » Hepatitis, sakit kuning bila terapi kurang memadai berkembang menjadi Kanker Hati » Comment Page 9[...]…

  333. 333
    abror Says:

    Asslamualaikum

    dok, sekarang ibu saya sedang di opname di RS, beliau di diagnosis terkena penyakit kanker hati, sebelumnya beliau sakit Hepatitis C, yang mau saya tanyakan gimana langkah-langkah pengobatannya, selai operasi apakah ada yg sembuh dengan obat herbal,?

    kemarin ayah saya membelikan obat herbal merk Gold-G apakah sudah pernah ada yg mencoba pasien ibu dan bagaimanakah reaksinya,? saya telah browsing kemana-mana dan saya menemukan obat herbal merk Xamthone plus, apakah itu baik dok??
    mohon maaf sebelumnya apabila ada salah kata
    mohon bimbingannya ya dok,,

  334. 334
    Andri Says:

    Assalamu’alaikum…
    Bu dokter, makanan apa yang harus dilarang bagi orang yang mempunyai penyakit liver ??…

  335. 335
    rolega Says:

    malam dok …
    Saya baru saja dapat rangkuman pemeriksaan med- check up :
    1 . Antigen hepatitis b positif , sgpt 26 0 – 30
    Sgot 21 0 – 30

    Hbs antigen positif
    Hbs antibodi negatif

    Hbc igG antibodi positi

    Kira kira maksud dr rangkuman ini apa ya dok ? Maksih

  336. 336
    nia Says:

    Dok…kemarin saya habis konsul dokter untuk ke dua kalinya saya melakukan tes screning hepatitis. dengan hasil lab
    1.Hbeag (non reaktif) 2.hbvdna 8.38 (nilai rujukan <12 tidak terdeteksi perlu keterangan lebih lanjut)
    3. Hbsag positif
    4. Sgot dan sgpt normal

    Yang ingin saya tanyakan…dgn hasil hbvdna seperti diatas, dokter belum melakukan tindakan lebih lanjut..beliau hanya menyarankan setiap 3bln untuk tes ulang hbvdna padahal tes hbvdna itu mahal sekali..sedangkan sampai saat ini dokter belum memberi terapi apapun untuk membuat hbsag saya negatif..mau sampai kapan dok hanya mengetahui hbvdna nya saja tanpa memberi terapi apapun..harusnya kan lebih sedikit virusnya lebih cepat hilangnya.
    terima kasih
    Mohon informasi dokter yang bagus..karena saya ingin segera menikah dan memiliki momongan..padahal saran dokter sukma saya harus menuntaskan hepatitis saya dlu.

  337. 337
    adnan Says:

    dok istri saya positif HbsAg jg habis melahirkan tetapi baby sudah mendapatkan vaksin HGLOBIN pertanyaan saya MASIH BISAKAHistri saya menyusui dan resikonya gmn ,untuk orang dewasa seberapa lama hepatitis B bisa menjadi kronis mohon petunjuknya karna kami kluarga baru

  338. 338
    kambing etawa Says:

    kambing etawa…

    [...]Dr. Sukma Merati » Blog Archive » Hepatitis, sakit kuning bila terapi kurang memadai berkembang menjadi Kanker Hati[...]…

  339. 339
    Anonymous Says:

    Selamat sore Dr.sukma Merati..
    Mohon maaf jika menggangu beliau,
    Saya ingin bertanya dok? Hbsag positive
    Sgot,sgpt normal..
    Apakah ini berbahaya tidak?
    Saya dianjurkan minum obat BARACLUDE 0,5mg tuk menuntaskan virus nÝå
    Yang ingin saya tanyakan..
    1. Obat baraclude ini sudah saya minum 7 kotak, tapi hasilnya hbsag saya tetap positive.. Berapa lama dok supya bisa membuat hasil hbsag saya negative.. Saya sangat tertekan sekali dengan cobaan ini..
    2. Hbeag saya negativ.. Kata dkter kalau hbeag saya negatif berarti virus saya tidak berbahaya dan hanya diam ,tidak merusak organ hati.. Apakah itu betul dok? Kalau memang saya betul saya sangat senang sekali
    3.Kemungkinan berapa lama atau berapa persen kah jaminan membuat hbsag menjadi negatif..?
    umur saya 20tahun,dari keluarga saya ibu saya juga kena hepatitis B apakah benar saya tertular dari ibu saya.. ?
    Sekian pertanyaan dari..
    Mohon luangkan waktu ibu untuk menjawab pertanyaan saya,
    Karena informasi dari dokter sangat saya tungguu2..
    Sekian dan terima kasih..

  340. 340
    febri Says:

    permisi dok …
    apa benar liver sama dengan hepatitis ???

  341. 341
    hawatia Says:

    ass, dok sy baru melahirkan 3bulan secara ceasar dan saat itu sy terditeksi hepatitisB,sy kaget bukan main. bayi lgs divaksin bhig dan imunisasi.bagaimana dgn bayi saya dok?? hasil hbsag >250 iu/ml,ALT 35 nilai normalx 30-65. AST 26 nilai normalx 15-37. bilirubun 0,19 nilai normalx 0,00-1,00. hbeag non reaktif 0,20 nilai rujuk <1,0.sama dr penyakit dalam sy diberi curcuma dan mengatakan sampai saat ini kondisi sy msh baik baik saja.tp sy tidak puas karna sy tdk punya biaya maka saya terapi akupuntur 1minggu sekali dan minum temulawak dan madu 2kali sehari tapi kaki sy sering terasa pegal dan dada kanan sering teri terasa nyeri lalu hilang yang ingin sy tanyakan saya harus bagai mana dengan kondisi seperti ini. tolong dibalas kekhawatiran sy dok dengan jelas karna saya tdk byk biaya. terima kasih sebelumnya.

  342. 342
    slamet haryanto Says:

    Selamat pagi dokter
    Dokter saya ini kena panyakita hepatitis c
    dan saya mau nanya tempat praktek yang bisa menyembuhkan atau dengan cara bagaimana
    terimakasih

  343. 343
    agus Says:

    Malam dok sy baru saja cek hbsg dan anti hbs dgn hasil sbb :
    hbsag : reaktif s/co:3,886.74
    Anti hbs : non reaktif
    yg ingin sy tanyakan apakh sy sdh terinfeksi hepatitis b dan klo iya sebrp parahkh dan bagaimana cara pengobatannya.
    Mohon informasinya dok. Trimakasih.

  344. 344
    suharsono Says:

    dok mau tanya ni, papa saya di vonis dokter kena sirosis hati stadium lanjut. 8 hari yg lalu perdarahan melalui buang air besar(darah gumpalan kental) selama 5 hari di rumah sakit. sekarang udah tdak berak2 darah lg dan sudah pulang d rumah( palembang ), tetapi kakinya terlihat agak bengkak dan perutnya kembali besar. d anjurkan dokter diet makan dan minum ketat. apakah ada obat atw terapi yg dapat menolong? klo memang harus transplatasi hati berapa besar persentase dpt pulih kembali? trus apakah pendonor nya msh dpt hidup spt semula? terima kasi sebelumnya. wassalam…

  345. 345
    Dr. Sukma Says:

    Hai Suharsono,

    Terapi paling tepat untuk kondisi ayah yg sirosis / end-stage liver disease adalah transplantasi hati. Tidak ada obat baik medis maupun herbal yg mampu menyembuhkan kondisi yg sangat parah tsb.

    Tergantung daya tahan tubuh pasien dan juga nasib, maka kita boleh bangga melihat pak Dahlan Iskan (DI) dan Setiawan Jody (SJ) yang menjalani transplantasi/ cangkok hati. Pak DI di Guang Zou/ China sedangkan SJ di Singapore (Glen Eagles Hosp).. Donor biasanya adalah hati dari seseorang yg meninggal mendadak dlm keadaan sehat, seperti akibat kecelakaan lalu lintas, dst. Di RS yang kompeten/ sudah berpengalaman dalam bidang cangkok organ. Beaya cangkok hati lebih dri satu M (1-1,5 M).

  346. 346
    rahman Says:

    Malam Dok,
    Saya mengidap hepatitis B kronik, sudah 2 bulan menjalani pengobatan. Obat yang saya pakai sebivo. Tapi hasil check darah baru-baru ini SGOT dan SGPTnya malah meningkat. Malah SGPTnya meningkat lebih dari 2 kali. Apakah obat yang saya pakai tidak cocok? Apa yang harus saya lakukan agar kadar keduanya bisa turun? Mohon bantuan dan saran Dokter.

    Terima Kasih
    Rahman

  347. 347
    ahmad nur Says:

    kondisi saat ini, saya merasa sdh agak baikan,
    dimana rasa sakit diperut tdk lagi, air seni sdh warnanya sdh normal, punggung badan saya tidak kuning.
    walau rasanya masih ada perasaan tidak enak di perut saya.atas dasar itu saya minta keluar dari rumah sakit dan minta rawat jln saja, dan hal ini di ijinkhan.
    yg hendak kami kami tanyakhan
    1. Apakah saya ini terkena hepatitis. sebagai informasi sekitar 16 tahun yg lalu,sewaktu masih SMP saya pernah diberikan suntikhan anti hepatitis sebanyak 3 kali.
    2. Saya pernah baca literatur, bahwasanya adanya gangguan di empedu bisa salah satu penyebab sakit kuning, tetapi kenapa smp skr SGOT, SGPT dan Gama GT saya tidak turun-turun ya.
    3. ada g’ obat meluruhkan batu empedu yg ada di tubuh saya, tampa melalui operasi.
    4. untuk di kota palembang, mungkin dokter bisa merekomendasikhan,sebaiknya saya konsultasi ke dokter mana ya.

    saya berharap, dokter bisa meluangkhan waktu untuk menjawab hal ini ya ibu dokter.
    atas segala jawaban dan bantuaan ibu dokter, saya ucapkhan banyak terima kasih

    salam
    Ahmad Nur

  348. 348
    meConfuse Says:

    Assalamu’alaikum

    Dok, saya perempuan berusia 23 tahun. thn ini saya berencana mau nikah,, calon suami saya ternyata kena HEPATITIS B dok, pertama saya gk ‘ngeh’,, tp semakin dekat hr pernikahan sy semakin ‘gelisah’ dan akhirnya searching di internet, ternyata penyakit ini cukup parah… kata calon sy penyakitnya tdk parah krn jenisnya karrier alias penyakitx diam dan tidak mengganggu. tp tetap saja HEP B :’(

    dok, jika sy tetap menikah dgnnya apa sy msh beresiko kena HEP B walau sudah divaksin? lalu gmn dgn keturunan qt apa nnti apa jg bs tertular? terus terang saya sangat takut dok…

    trimakasih atas jawabannya bu dokter

  349. 349
    riski Says:

    apakah hepetitis a bisa jadi hepetitis b

  350. 350
    riski Says:

    dok apakah hepatitis a bisa kambuh
    dan bisa menjadi kronis/berpindah dari hepatitis a menjadi hepatitis b

  351. 351
    Dr. Sukma Says:

    Halo Riski,

    Hepatitis A bisa kambuh tetapi sangat jarang.. Hepatitis A TIDAK mungkin bermutasi menjadi hepatitis B.. Bila pada seorang bekas penderita hep A lalu kemudian lab menunjukka rekasi hep B, ini biasanya infeksi BARU oleh virus hep B. Gejalanya kan beda hep A biasanya memberikan gejala gangguan usus/ diare.

  352. 352
    mitha Says:

    hallo dok..
    saya mempunyai teman usianya 45 tahun.
    baru-baru ini ia check up di rumah sakit di malaysia, dan hasilnya adalah ia terkena gejala hepatitis B. beberapa artikel yang saya baca menyatakan bahwa hepatitis B dapat menular. yang ingin saya tanyakan apakah yang ia derita dapat menular, karena menurut hasil pemeriksaan barulah gejala hepatitis B. bagaimana cara mengobatinya? dan apakah gejala ini dapat disembuhkan total?
    mohon penjelasan selengkapnya.
    terima kasih atas jawabannya dok..

  353. 353
    erni masito Says:

    dokter saya mohon petunjuknya…
    kemaren ibu saya muntah ada darahnya. ternyata ibu saya divonis dokter sakit liver.. memang dulu saat masih muda ibu pernah terkena penyakit kuning saat usia sekita 26 tahun. sekarang usia ibu saya 55 tahun dengan berat badan termasuk obesitas kegemukan. sering mengeluh sakit di ulu hati tapi merahasiakan penyakitnya kpd anak anaknya. yang ingin saya tanyakan
    1. apakah penyakit liver itu bisa disembuhkan ???
    2. berapa lama penyembuhan liver tsb melihat kondisi ibu saya ??
    3. mengunakan metode penyembuhan apa agar segera sembuh ?
    4. dimana pengobatan yg sangat manjur itu ?
    terimaksih

  354. 354
    hendi Says:

    Salam Dokter,

    Dokter saya ingin menanyakan hasil lab saya:
    HBsAg kuantitatif : >250.00 IU/mL (normal : <0.05 Non reaktif)

    Anti HBs kuantitatif : Non raktif 0.19 mIU/mL (normal <10 Non reaktif)

    yang saya mau tanyakan dok,
    1.apakah saya positif hepatitis b?
    2.apa hepatitis b itu bisa sembuh total dan virusnya hilang total?
    3.terakhir, orang yang kena hepatitis b, apa bisa diberikan vaksin yg diberikan 3 kali secara bertahap?

    terima kasih dok, dan saya sangat mengharapkan jawaban dari dokter…

  355. 355
    Dr. Sukma Says:

    Halo Hendi,

    Saya jawab langsung, ya :
    1. Benar, anda mengidap hepatitis B
    2. Bisa sembuh total, bila berobat sejak awal/ begitu diketahui terkena hepatitis spt anda saat ini. Dan teratur minum obat dibawah pengawasan dokter hepatologist.
    3. Kondisi spt anda saat ini dg titer HBSAg yang cukup tinggi TIDAK boleh divaksin. Karena akan sgt memperlemah daya tahan tubuh anda. Sebab vaksin mengandung virus yg dilemahkan, untuk melatih produksi antibodi thd virus tsb.

  356. 356
    rizki Says:

    Assalamu’alaikum
    Dr.Sukma
    yang saya mw tanyakan disini,,,
    Seorang pendonor Hati dapat mendonorkan Hatinya dengan golongan darah pendonor dan penerima sama walaupun rhesusnya berbeda.
    Saya tanya kenapa dengan rhesus berbeda masich dapat mendonorkan kalo hati?,,,dan kenapa seperti organ lain dengan rhesus yang beda itu tidak bisa dilakukan,,,
    tolong penjelasan’a,,,,

  357. 357
    Dr. Sukma Says:

    Halo Rizky,

    Setahu saya selama menjalani fellowship di The Mount Sinai Medical Center di New York selama 2 tahun maka donor dan recipient harus mempunyai gol darah, rhesus, MHC, etc yg PERSIS SAMA. Hal mana berlaku juga pada transplantasi organ yg lain, spt : ginjal, jantung, dst.
    Karena alasan tsb maka biasanya anggota keluarga adalah donor paling tepat bagi si pasien/ recipient. Dengan demikian kemungkinan terjadi reaksi penolakan/rejection pasca treansplantasi dapat diminimalisir..

    Dari mana anda mendapat info tsb ?

  358. 358
    hendi Says:

    hallo dok,

    sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas jawaban pertanyaan saya sebelumnya,
    saya mau menanyakan koment sebelumnya yang tidak ditanggapi:

    1.setelah saya sembuh berati bisa di lakukan vaksin y dok? saya pikir selama ini yang sudah kena hepatitis b itu tidak bisa diberikan vaksin lagi, itu salah atau benar dok?
    2.orang terdekat saya seperti keluarga dan pasangan saya beresiko terkena hepatitis b dong dok? terus bagaimana dok, apa di cek darah dulu atau langsung di vaksin?

    tadi saya baru cek darah lagi dan hasilnya sebagai berikut :
    SGOT 267 (normal <35)
    SGPT 126 (normal <41)
    total billirubin 3,7 (0,1-1,2)
    direk billirubin 2,1 (<0.2)

    saya mau menanyakan hasil lab saya dok:
    3.kenapa SGOT saya lebih tinggi dibanding SGPT dok?
    4.saya di diagnosa hepatitis b kronis, apa benar dok? dan saya hanya diberi vitamin untuk liver (Biocurliv) dan harus banyakin bed rest baru 3 hari kemudian disuruh cek lagi SGOT dan SGPT nya

  359. 359
    andri Says:

    To hendy..
    Nyantai aja Hen..aq juga dulu keadaannya sama,tepatnya 1 tahun yang lalu..kuncinya istirahat total,engga usah banyak pikaran,makan sesuai petujuk dokter..obatnya terus di minum..untuk kondisi hatiku..saat ini normal..aq cek darah 2 bulan sekali..jumlah virus..semakin menurun..intinya usaha dan doa.

  360. 360
    ferry Says:

    sore dok..nama saya fery, saya mau tanya tanda2 hepatitis,sakit kuning itu apa dok…?
    terimakasih dok..

  361. 361
    eva nanda Says:

    salam kenal dokter,saya mau tanya..baru2 ini saya baru melakukan donor darah akan tetapi Hasil dari pemeriksaan laboratorium terhadap darah saya yg di donorkan/ di sumbangkan .
    Hasilnya sebagai berikut :
    Golongan darah : A
    Hasil pemeriksaan RPR : Negatif
    Hasil pemeriksaan terhadap pertanda hepatitis B (HBsAg) : Reaktip
    Hasil pemeriksaan HBsAg Reaktip tidak selalu menderita sakit hepatitis..
    Mohon dokter tolong penjelasanya.dan apa saya harus melakukan pemeriksaan k dokter umum / ke dokter penyakit dalam. dan hampir sebulan ini saya mengalami gatal kaya biduran kalau lg gatal berlangsung sekitar 1-2 jam setelah itu biasa lagi dan ke esokan hari nya klo lagi jadi ya gatal lagi..terimakasih dokter mohon penjelasannya..

  362. 362
    Donny Says:

    Malam dokter sukma,
    Saya donny usia 22thn
    Saya mau tanya dok soal penyakit yg saya alami..saya merasakan nyeri di perut bagian atas kadang terasa nyeri seperti org maag,kmarin pun saya mngalami diare,badan saya pun lemas tubuh saya mnjadi kuning setelah saya cek darah ternyata AST = 62 dr angka normal 15-37,ALT=162 dari angka normal 30-65 dan Gamma GT = H 144 dari angka normal 5-85..apakah trjadi gangguan thdp fungai hati saya dok??
    Dulu wkt bayi seh saya pernah terjangkit pnyakit kuning dan kekurangan sel darah putih apa efek dari bayi terbawa hingga saat ini..apakah dgn hasil test yg sudah saya lakukan itu berarti saya terjangkit hepatitis?bila iya sudah stadium apa hepatitis yg saya derita ya dok?sebelumnya terima kasih dok

  363. 363
    umar Says:

    asslmkm bu Dr. saya mau tanya..dr hasil MCU say menyatakan HBsAG : 0.36 non reaktif dan anti Hbs : 545 mIU/ml reaktif. itu indikasi apa ya dok?koq bs anti HBs nya tinggi sekali

  364. 364
    Lucky Says:

    halo ibu dokter

    dok, saya sedang buat project aplikasi sistem pakar deteksi dini hepatitis berbasis android

    aplikasi yg saya buat dibatasi hanya hepatitis a,b dan c
    dalam pembuatan aplikasi tersebut saya membutuhkan nilai mb (tingkat keyakinan ) dan md ( tingkat tidak keyakinan ) untuk setiap gejala dalam mendapatkan nilai certainty faktor,
    misalnya gejala mirip flu mba (tingkat keyakinan hepatitis a) sebesar 0,43 dan mda ( tingkat tidak keyakinan hepatitis a sebesar 0,21

    yang saya tanyakan , ibu dokter punya referensi nilai bilangan certainty faktor untuk beberapa macam gejala ,tidak, kalau ada minta dong bu dokter, kirim ke email saya : luckysmart99@yahoo.com
    sebelumnya terima kasih ya bu dokter

  365. 365
    noer Says:

    siang dok,,
    dok bulan kemaren saya tes trus hasilnya hbsag reaktive 19,92…. Pertanyaan saya
    1. Itu berbahaya tidak dok?!
    2. Gimana cara pengobatannya?!

    Terima kasih atas penjelasannya

  366. 366
    Rina Says:

    Selamat siang dok, saya ingin menanyakan. Beberapa hari yang lalu saya ikut donor darah di PMI, kemudian hari ini saya mendapat surat bahwasanya HBsAg saya reaktif. Kemudian saya cek ke laboratorium diagnostic centre, hasilnya juga sama, yang saya tanyakan itu artinya apa ya dok? Dan apa yang harus saya lakukan?

  367. 367
    uti yufarizal Says:

    selamat siang dokter . sy dinyatakan sakit hepatitis b dari hasil pemeriksaao lab Hbs Ag 10381 reaktif anti Hbs 2,50 Hbe Ag 0,168 non reaktif anti Hbe 0,940reaktif anti Hbc 0,051 sgot 17,2 sgpt16,1 yg ingin sy tanyakan apakah penyakit sy sdh parah . apa yg hrs sy lakukan.

  368. 368
    deni Says:

    apakah penyakit hepatitis bisa kambuh lagi setelah sembuh?

  369. 369
    dony Says:

    P Hendi (& Dr Sukma), mohon info…test HBsAg kuantitatip (hasil nya dalam IU/ml) anda lakukan di lab mana?
    Kami tanyakan ke prodia, mereka belum bisa yg quantitative , dimana hasil mereka hanya dalam S/N).

    Kami sangat engharapkan bantuan infonya, untuk orang tua kami.

    Terima kasih banyak sblm nya.
    Dony
    ——————
    hendi Says:
    April 2nd, 2012 at 5:30 pm

    Salam Dokter,

    Dokter saya ingin menanyakan hasil lab saya:
    HBsAg kuantitatif : >250.00 IU/mL (normal : <0.05 Non reaktif)

    Anti HBs kuantitatif : Non raktif 0.19 mIU/mL (normal <10 Non reaktif)

  370. 370
    yusuf nur rochim Says:

    hai dok saya mau tanya evek samping dari obat hp pro tu apa..

  371. 371
    hendro Says:

    Siang dok, mau konsultasi sedikit nich :
    1. saya beberapa waktu yg lalu sekitar 2 mgg yg lalu baru melakukan ERCP utk mengangkat batu empedu di saluran empedu .
    2. Setelah proses itu selesai, nafsu makan saya tetap tidak stabil alias timbul tenggelam. Kenapa ya? apa ada efek samping dari obat yg diberikan oleh dokter yakni usofalk 250 mg? atau kra tingkat billib saya masih tinggi?
    3. Setelah 2 minggu pengambilan batu empedu tsb , hingga saat ini warna kuning di kulit and mata saya sepertinya masih cukup kuning meskipun warna urine jauh berkurang kuningnya dibandingkan sebelum diangkat . Kenapa yah? apa memang proses penurunan warna kuning tsb (bill) tsb bth waktu yg cukup lama?

    thanks atas konsultasinya

  372. 372
    hendro Says:

    sorry ada tambahan sedikit dari saya lagi ,
    Saya telah coba minum temulawak dlm beberapa hari ini, apakah bisa membantu menurunkan billib saya dlm darah shg warna kuningnya jd berkurang? thanks ya doc

  373. 373
    nawa Says:

    dok saya kaget sekali setelah mndapatkan hasil tes di salah satu perusahaan yg mnyebutkan saya menderita hepatitis b,sbelumnya saya bkerja di salah satu perusahaan besar,MCU nya normal smwa,entah dari mana saya tertular?mungkin krna wktu krja di prusahaan yg dulu dwajibkan lembur terus,sampe tdur hanya 4 jam dlm 1 hari,stelah mengetahui saya terkena hep b saya melakukan tes darah dan hasilnya:
    sgot/sgpt :43/91
    HBsAg:Reaktif dengan nilai rujukan 0.13 reaktif
    Anti HCV :Nnon Reaktif
    HBeAg Reaktif :Indeks 1.058,39
    Anti HBe:Non Reaktif
    Pertanyaan saya:
    1. apakah hepatitis b saya termasuk parah?
    2. Apakah hepatitis saya masih bisa disembuhkan??
    ouwh ya usia saya 23 thn,sampai saat ini saya hanya diberikan vit curcuma oleh dkter SpPD,dan saya rutin minum temulawak dan kunyit..bagaimana menurut dokter??trimakasih bnyak dok,,!!

  374. 374
    Rahma Says:

    Bu dr. Yth.
    Saya Rahma, usia 28 tahun. Mohon bantuan penjelasan untuk hasil tes berikut ini:
    1. Hasil tes 4 Juni 2012:
    HBaAG = 7836, dg menggunakan metode ECL
    Anti HBs = 2, 00.
    SGOT = 12 (nilai rujukan < 40
    SGPT = 12 (nilai rujukan < 41
    2. Hasil tes 30 Juli 2012 (terbatas)
    SGOT = 11 (nilai rujukan < 45
    SGPT = 9 (nilai rujukan < 45
    Perntayaan saya:
    a) Apakah terjadi penurunan SGOT dan SGPT. Kalau terjadi penurunan, apa semakin berpengaruh pada sembuhnya hepatitis b saya; b) Apa pendapat bu dr. terkait hasil HBsAg, apakah tinggi atau masih normal, dan bagaimana menurunkannya; dan c) Sudah seperti apa kondisi hepatitis saya.

    Saat ini saya sedang konsumsi Gold Gamat (3×2 sendok per hari), Minyak Kelapa Murni (3 x 1 sndk mkn-setelah makan dan berdoa mohon mujizat penyembuhan dari Tuhan, krn saya rindu banget untuk sembuh. Amien! Maksih bu dr….salam sehat!

  375. 375
    amar Says:

    Halo Bu Sukma,
    Apakah ada dokter internist (hepatologist) yang Ibu sarankan di Balikpapan?

  376. 376
    andan Says:

    buk dokter saya mau tanya wktu MCU, saya punya 1 maslah yaitu PGT 184,
    saya mau tanya artinya apa
    penyebabnya, akibatnya dan bagaimana cara mengatasinya

  377. 377
    Maretta Says:

    Siang Bu Dokter..

    saya mau tnya donk, kalo untuk hasil tes darah:

    HDL Kolesterol direk = 39
    LDL Kolesterol Direk = 132

    Fungsi hati:
    SGOT/AST = 54
    SGPT/ALT = 139

    Fungsi ginjal:
    Asam urat 7.9

    Imunologi:
    Hepatitis B
    Anti HBs Kuantitatif = Non reaktif 1.02

    Ini maksudnya apa ya Dok?fungsi hati pacar saya nilainya tinggi melebihi normal. apakah itu pengaruh kegemukan atau ad masalah hati?dan mengenai Anti HBs itu mksudnya apa ya?Apa itu terkena hepatitis?

    Mohon bantuan balasannya ya bu.
    Terima kasih banyak

  378. 378
    emma Says:

    dok sayamau tanya, kalo hasil pemeriksaan trombosit 84.000 dan SGOT 83.05 DAN SGPT 389.90…KIRA2 INI PENYAKIT APA YA DOK?
    MKSH….

  379. 379
    setia Says:

    apakah obat essentiale forte N dan ursofalk bisa dibeli diindonesia

  380. 380
    jeremi Says:

    Mat malam dokter. Perkenalkan saya jeremi. Dokter saya udah sakit kuning hampir 2 bulan yang lalu dan saya baru saja keluar dari RS. Dimna untuk MRCP, nmun dari hasil MRCPnya dokter menyarankan untuk ERCV. Katanya harus dipasang cincin di dalam saluran ke kantung empedunya, agar kembali membesar karena ada penyempitan di bagian tersebut. Saya udah lab tp tidak ada hipatitis A,B Maupun C. Data terakhir saya hanya menunjukan total bilirubin: 26,43. Direct bilirubin 22,82. Inderect 3.61. SGOT 62. SGPT 69. Gamma GT 359. Alkali phosphatase 509. Bagaimna menurut dokter? Sya benar-benar membutuhkan bntuan.

    Apakah dgn tingkt bilirubin yg sangat tinggi ini bisa berbahaya?
    Apakak memang perlu ada tindakan ERCV?
    Tindakan apa yang harus saya lakukan dokter?

  381. 381
    Budi Santoso Says:

    Dok, saya mau tanya. Pada saat ini saya sedang mengikuti proses seleksi calon karyawan pada perusahaan tertentu dan sudah sampai pada tahap MCU. Hasil MCU tersebut menunjukkan kadar Gamma GT 119 (Nilai Rujukan 11-49)dan Trigleserida 267 (Nilai Rujukan <150). Sedangkan untuk GOT dan GPT sudah memenuhi syarat normal. Oleh karena itu saya diminta untuk melakukan cek kembali. Umur saya skrg 31 tahun. Kira2 apa penyebabnya karena saya bukan peminum alkohol dan obat2an, Kira2 obat2 flu batuk yang saya sering minum untuk mengobati radang tenggorokan menjadi penyebabnya? Bagaimana upaya untuk menurunkan kadar trigleserida dan Gamma GT tersebut ? mohon sekali jawababnya dok.

  382. 382
    wike Says:

    selamat malam dok,
    saya berusia (23) th, sekitar 5 bln lalu saya didiagnosis sakit kuning yg disebabkan oleh typus.dan saya drawat d rs selama 1 minggu.Skr saya merasakan mual setiap makan dan badan terasa capek,meriang.Apa mungkin sakit yg dulu saya alami muncul lagi?Apa penyebabnya?apa yg harus saya lakukan untuk menghindari sakit yg dl saya alami?

    Trims dok

  383. 383
    silvia Says:

    dok saya dr palembang mau nanya 1 minggu yg lalu saya nyeri dada sampai ulu hati dan sdh ke dr jantung dn di echo dan ekg hasilnya normal dan saya pergi ke dr sps dalam dan dikasih obat propepsa sirup,vamitas fdt, spasmium dan zallocid juga diusg ditempat dr tsb,katanya hati dan lambung saya tdk apa apa tes sgot 21 sgpt 16 dan ggt 15 tapi kenapa sejak minum obat itu tinja menjadi kuning pucat,,tlng dok beri penjelasannya dok.

  384. 384
    anton Says:

    halo dok,
    saya baru saja melakukan medical check up HBsAG non reaktif 0,31/Anti HBs positif 130,11/anti HCV non reaktif indeks 0,04.apakah saya terkena hepatitis? dan untuk mencegah hep B dan C ,apa yg harus saya lakukan?

  385. 385
    lussy Says:

    dok, saya mau tanya sudah seminggu saya merasa mual terus dan sepertinya ulu hati saya mulai membengkak. apakah bisa jadi itu gejala penyakit hepatitis atau penyakit lambung biasa? soalnya saya punya penyakit maag kronis juga,

    dan saya juga mau tanya kalo penyakit hepatitis itu bisa menurun gak dok? soalnya keluarga saya punya sejarah terkena penyakit hepatitis.

    terima kasih sebelumnya.

  386. 386
    idrus kuntara Says:

    apa kabar dokter…?
    saya ingin bertanya tentang jumlah HB ( yang saya sendiri juga tidak tau apa artinya), untuk orang yang sehat dan normal, soalnya saya selalu mendengar tentang kesehatan nenek sayayang berobat di rumah sakit, dan dokter mengatakan bahwa HB nya nenek saya hanya tinggal tujuh saja, sekian pertanyaan saya dok, dan saya minta tolong kepada dokter untuk menjawab ketidak tahuan saya ini, sekian apabila ada salah perkataan saya mohon maaf, dan terima kasih….

  387. 387
    Amir Hamzah Says:

    dear bu Dokter,

    saya terkena liver dengan gula darah sewaktu tinggi yaitu 433, SGOT 185 (Duplo),SGPT 290 (DUPLO), Bilirubin Total Neonatus 11,10 Direct :3,50 saya sudah perawatn dokter selama seminggu ini, serta minum herbal xamthoneplus, yang saya tanyakan berapa lama kesembuhannya dengan bedrest dan menu makanan apa yang bisa dimakan setiap hari ? mata saya masih kuning Dok ..

  388. 388
    dee Says:

    jika kita baru tau pasangan kita menderita hepatitis B , tp sudah melakukan seksual dan terkena airliurnya , langkah awal yang harus kita lakukan bagaimana dok ??

  389. 389
    rida Says:

    selamat pagi dokter

    Saya seorang ibu 3 anak, divonis hepatitis B kronis sejak setahun lalu. Yang saya khawatirkan anak saya jg ikut tertular, soalnya saya menyusui ke-3 anak saya karena ketidak tahuan tentang penyakit saya. Riwayat keluarga dari ibu saya rata2 kena hepatitis b dan liver.

    Apa anak usia 2tahun bisa dicek darahnya untuk memastikan kekhawatiran saya dok? Belakangan ini anak saya yg paling kecil (usia 2thn) sering sakit, kadang muntah dan mual mual,dan urinenya kuning pekat. Melihat gejala serupa dengan yang saya alami dulu,saya khawatir anak saya sudah tertular.

  390. 390
    Sudiantono Says:

    Pagi dokter, saya pria berusia 39th penderita hepatitis B dg kadar sgot 20, sgpt 24 tapi gamma gt 69 ( 11-55 )dan total bilirubin 0,8 sedangkan bilirubin direct saya juga tinggi yaitu 0,4 ( <0.2 )mohon petunjuk dokter mengenai penyakit yg saya alami serta bgmn cara menurunkan kadar gamma gt dan bilirubin direct. Terima kasih.

  391. 391
    Sudiantono Says:

    Maaf dokter, perlu saya informasinya bahwa saya juga mengkonsumsi lipitor utk menekan kadar kolesterol saya kenal lelah saya di atas 200 dan total kolesterol saya 285. Terima kasih

  392. 392
    Dan Says:

    Halo Bu Dokter,

    Kemarin saya melakukan pemeriksaan darah untuk keperluan suntik/vaksinasi hepatitis. Pemeriksaan yang saya ambil adalah IMUNO SEROLOGI:

    HBsAg, Anti-HBs, Anti-HBc dengan hasil masing2 Non Reaktif.Yang ingin saya tanyakan, apa arti dari hasil lab tersebut ? Apakah saya perlu untuk melakukan vaksinasi hepatitis ?

    Mohon penjelasan dari Dokter, terima kasih.

  393. 393
    cika Says:

    dok, saya mau bertanya. jika orang punya gejala telapak tangan menguning, kaki dan tangan gatal serta merah, badan lemas, dan tidak mood melakukan aktivitas itu biasax disebabkan krn apa ya??? atau biasax org yg mengalami gejala seperti itu mngalami penyakit apa???
    mohon jawabannya dok

  394. 394
    andy peder Says:

    dok aku mau tanya kalok hepatitis B ini bisa buat q bertahn hidup berapa lama ya’dok, dan untuk mencegah menjalan’na hepatitis B ini pakek obat apa dan di mana q dapat itu obat, dan makanan apa aja iyang nga boleh di makan, dan gimana cara pngobatanya penyakit hepatitis B ini :’(

  395. 395
    andy peder Says:

    sorry dok aku lupa 1iagi aku mau tanyak cara pngecekan’na berapa minggu ato berap bulan gitu apa q haruc cek lagi,ini dari andy peder dinusa tengara barat mataram lombok NTB

  396. 396
    nurul ayu Says:

    Ibu Dokter..

    saya mau bertanya bu,
    kemarin sya secara bertahap mengikui vaksinasi hepaitis B sebanyak 3 kali…
    saat ke 4 kalinya sblm disuntik, darah daya diambil untuk keperluan cek anti-Hbs°
    baru kemudian disuntik…

    lalu stlah saya lihat haslnya:

    nama pemeriksaan: imuno serologi anti Hbs°

    hasil : non reaktif

    nilai rujukan : non reaktif

    satuan : mIU/mL

    keterangan : >= 10 mIU/mL sesudah vaksinasi

    saya baca2 kalau non reaktif:
    Jika hasil Lab Non Reaktif
    (Negatif)
    berarti TIDAK ADA KUMAN HEPATITIS DALAM
    TUBUH.
    Untuk menentukan perlu atau tidaknya
    VAKSINASI,
    harus melakukan pemeriksaan Anti HBs
    terlebih dahulu..
    Pemeriksaan ini untuk melihat ada tidaknya
    DAYA TAHAN
    (Antibody) TERHADAP VIRUS Hepatitis B.
    Jika hasilnya :
    1. Non Reaktif (Negatif), Perlu dilakukan
    Vaksinasi
    Hepatitis B. Biasanya sebanyak 3 kali.

    yang saya tanyakan bu,

    apa brarti tubuh saya gagal.membentuk imun tsb?
    lalu apa yg terjadi dgn vaksin yg dimasukkan ketbh saya?

    logikanya, vaksin hepatitis b merupakan virus yg sudah dilemahkan,harapannya kalau msuk tubuh,tubuh akan memberikan perlawanan dgn mmbentuk antibodi krna tubuh dimasuki benda asing… dan virus yg dimasukkan itu tdk berbahaya krn sudah dilemahkan….

    jadi apa saya terjangkit bu?
    sebaiknya saya vaksin lagi atau tdk?
    apa yg mnyebabkan sistem imun saya tdk membentuk?

    bu saya panik dan bingung.. mohon bantuannya…..

  397. 397
    Sumardy Tjoa Says:

    Saya baru tahu bahwa saya terinfeksi HCv Genotype 1b, Hasil lab terakhir menunjukkan angka 150,000/=====. Saran doktor di NUH, Combination therapy triple, pegi interferon and Table Ribavirin.for 48 weeks…………………………….saya takut side effect, karena saya susah tidur , insomnia.sejak 8 tahun LaLu,, dan comsumsi obat xanax. =1mg…….sangat cepat depresi..menurut pendapat doktor , bagaimana say out nya…………..

  398. 398
    agus Says:

    dear bu dr. sukma
    saya laki laki berumur 22 th, saya selama ini baru manyadari setelah ikut tes jabatan di kantor saya. alhasil saya gugur di tes kes,dg vonis hepatitis B. saya langsung check up ke RS terdekat dengan hasil lab
    tanggal 24 oktober 2012
    SGOT 31 SGPT 39 HBSAG (+) dan Anti HBS (-)
    kemudian ada peningkatan di tanggal 24 November 2012
    SGOT 33 SGPT 40 hbsag msih sda

    berdasarkan hasil tes lab tersebut apakah hepatitis tersebut mengalami perkembangan buruk atau tidak???
    saya sudah mengkonsumsi jelly gamat+spirulina sebulan ini.
    bagaimana agar fungsi hati saya tetap berjalan dg baik. dan bagaimana solusi penyembuhannya sementara saya memiliki keterbatasan dana buat berobat. mohon di jawab

  399. 399
    darma Says:

    halo dok.. saya mau tanya..
    satu minggu lalu saya melakukan medical check up untuk keperluan kerja. tapi ada sesuatu hal yg mengejutkan saya yaitu hasil dari laboratorium menunjukan bahwa saya ANTI HCV REAKTIF dgn SGOT masih dalam batas normal dan SGPT 77 ( 9 – 43 batas normal) apakah saya ini sudah positif terkena hepatitis c ?
    Padahal sebelumnya saya sudah melalukakan medical check up sebanyak 2 kali dan tidak ada masalah apapun sebelumnya..
    mohon dijawab masalah saya ini dokter..
    terima kasih sebelumnya…

  400. 400
    tian Says:

    dear ibu, saya mo tanya hasil lab paman saya SGOT 63 SGPT 125 Gamma GT 491 Bilirubin 7 warna kulit dan mata sudah kuning, riwayatnya memiliki hepatitis B, apakah ini sudah terkena sirosis hati? apakah ibu punya rekomendasi dokter spesialis hati di jakarta? terima kasih sebelumnya bu.

  401. 401
    irene Says:

    Halo dokter!

    Saya mau tanya adik saya terkena penyakit hepatitis B semenjak lahir dan dia termasuk active carrier. Sekarang ini dia sehat2 saja dan aktivitas normal, tetapi dia suka kelelahan kalau terlalu banyak aktivitas, dan sering sakit2 kecil sperti batuk dll..

    Saya mao tanya beberapa hal dok:

    1. mungkin tidak Hepatitis B active carrier since birth seperti ini bisa disembuhkan total? apabila iya, bagaimana caranya? apabila tidak, bagaimana cara untuk mencegah itu?

    2. apa benar apabila hep b carrier seperti ini umurnya lebih pendek? apabila adik saya menikah, apa istri dan anak2nya juga bisa tertular penyakit hep b ini?

    Terima kasih :)

  402. 402
    Dina Says:

    Dokter, ketika haid berlebihan, saya sering anemia, tetapi masalahnya lambung saya tidak kuat untuk mengkonsumsi supplement penambah darah. Sangobion dan Iberet Folic Acid 500 membuat lambung saya perih dan bahkan muntah walaupun sebelum minum saya selalu mengkonsumsi promag dengan asumsi akan mengurangi perih dan mual lambung. Kira2 supplement penambah darah apa yang aman untuk lambung. Terimakasih Dokter.

  403. 403
    Priagung Says:

    Hallo dok, sesuai hasil lab ayah saya terdiagnosis hepatitis C dan sudah mengarah ke Hepatoma, usia 79th keadaan perut sebelah kanan sudah agak membengkak, tubuh mulai mengurus, dan sudah gampang lelah, kami mohon informasi dari dokter langkah pengobatan apa yang harus ditempuh? apakah dengan operasi atau transplantasi Hati? RS mana yang bisa Dokter rekomendasikan untuk menangani operasi ini? saya pernah mendengar obat mengenai Nexafar, obat apakah ini dok? mohon informasinya karena sangat kami perlukan, terimakasih

Leave a Reply

  • About

    Dr. Sukma Merati, DSPADr. Sukma Merati is founder and owner of Riau Pathology Center in Pekanbaru, Riau. Dr. Merati has had various international experience and training, including as a fellow doctor at The Mount Sinai Hospital in New York City, NY, USA (2000-2002). More >

  • Most Popular Posts

  • Calendar

    December 2014
    M T W T F S S
    « Dec    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  

    Archives By Month

    Backend

    Subscribe