Archive for the ‘General’ Category

KIM-OK7Hari Selasa, 9 Maret 2010 kemarin merupakan hari prestasi lagi bagi Densus 88, kelompok polisi yang bertugas khusus menumpas teroris dan situasi kritis lain ibarat SWAT di Amerika Serikat. Setelah berhasil menembak mati Noordin M. Top tahun lalu di Jawa Tengah. Sungguh satu prestasi yang pantas diapresiasi oleh segenap bangsa Indonesia. Bahkan Perdana Menteri Austrraliapun mengakui  sendiri sangat menghargai keberhasilan dan kecekatan korps polisi Indonesia terutama Densus 88 pada saat ini.

Dulmatin yang sekarang mukanya lebih bulat brewokan dan badannya lebih gemuk berisi dibandingkan foto-foto yang kita kenal dari DPO (daftar pencarian orang) sudah tewas diterjang peluru anggota detasemen burung hantu, julukan bagi Densus 88 di sebuah ruko warnet di Jalan Siliwangi Pamulang. Sebuah ruko yang berlokasi berdekatan dengan  situ atau waduk Pamulang Barat.

Saya mengenal daerah Pamulang dengan baik karena pernah tinggal disana dari tahun 1985 sampai tahun 1994, ketika pada akhirnya saya berangkat meninggalkan Jakarta menuju ke Bandung untuk melanjutkan kuliah S2 saya dengan mengambil spesialisasi dibidang Patologi Anatomik  (PA). Daerah Pamulang terletak dipinggir selatan dan barat atau barat daya dari kota Jakarta. Pamulang bisa diakses dari dua arah, Ciputat Raya maupun Tangerang.

Pemukiman penduduk di Pamulang semakin padat saja, banyak diantaranya warga Betawi asli yang menyingkir atau tersingkir alias termajinalkan dari tengah kota Jakarta. Seperti di perumahan tempat saya tinggal dulu, setiap pagi kita bisa mendengar teriakan abang-abang tukang minyak, tukang sayur dan tukang buah seperti berikut  :  nyoaakk..minyoaak… atau yurr…sayurr… atau pisang mateng puun… nangkenye maniiisss…

Teriakan para abang tukang-tukang minyak dan makanan  tersebut selalu saja sama seperti itu dengan irama dan kata-kata  yang sama setiap pagi, tujuh hari seminggu dan tidak pernah kenal hari libur. .. Rupanya teriakan mereka ini memberikan pelajaran kepada burung beo saya yang berada didepan rumah, berdekatan dengan  pagar besi. Maka berteriaklah si burung beo menirukan setiap kata dari setiap abang  yang lewat didepan rumah :  nyoaakk..minyoaakk..yurr  sayurrr.. dst.

Pada saat saya meninggalkan Pamulang disana sudah ada banyak perumahan sepetrti :  Witanaharja dengan masjidnya yang cukup besar, Reni Jaya,  Pamulang Permai dan lain-lain. Udara didaerah Pamulang masih lumayan bersih dan lebih sejuk dibandingkan udara ditengah kota seperti Menteng, Keramat Raya dan terutama Blok-M yang sangat pengap oleh gas CO2 dari knalpot berbagai kendaraan yang parkir dan berlalu-lalang.

Dari jalan aspal utama yang membelah Pamulang, terdapat banyak jalan kecil atau gang yang menuju ke satu perkampungan, seperti gang Asem tempat dimana dua teroris dihajar peluru Densus 88 dan tersungkur dari motor Thunder biru yang dikendarainya. Konon kedua orang tersebut  sebenarnya adalah pengawal Dulmatin sang boss teroris. Keduanya sehari-hari berlaku bak suami-isteri, yang satu menggunakan cadar untuk mengelabui penduduk sekitar dan tetangganya sedangkan teroris kedua  tetap berpakaian laki-laki…

Maka lengkaplah sudah tiga orang teroris tertembak mati di Pamulang yaitu Dulmatin yang memegang revolver ditangan kanannya di sebuah ruko Warnet dan dua orang berkendaraan sebuah motor di gang Asem, Jalan Setiabudi Pamulang Barat. Pamulang rupanya disukai oleh para teroris, mungkin karena orangnya yang rada  ‘lu elu, gue gue’. Sibuk dengan urusan masing-masing dan nggak mau repot mikirin  orang lain…

Popularity: 1%

No Comments | Category: Bahasa, General

animals_cats004Pertama harus dijelaskan dulu, bahwa jumlah 6,7 trilliun rupiah talangan dari Bank Indonesia untuk Bank Century sampai saat ini masih ada dalam jumlah yang sama dan utuh-tidak kurang satu rupiahpun- di Bank Mutiara yang merupakan penyertaan modal pemerintah untuk Bank Century yang nyaris kolaps akibat krisis keuangan pada bulan November 2008.

Jadi kenapa mesti ribut-ribut, berdemo, membentuk Pansus dan seterusnya. Semuanya itu hanya membuang-buang  energi yang semestinya energi kita semua dari rakyat kecil sampai kepada para pejabat tinggi termasuk Presiden, Wapres, para Menteri dan anggota dewan perwakilan rakyat (DPR) diarahkan untuk pembangunan negara kita yang tercinta ini.

Saya heran dan jadi bingung dengan perkembangan kasus bank Century yang sedemikian jauh melenceng dari tujuan semula. Pemberantasan korupsi itu sudah menjadi agenda utama dari Kabinet Indinesia Bersatu (KIB) jilid II dan tidak seorangpun dapat menyangkalnya.

Namun apa yang terjadi di Pansus Century belakangan ini menimbulkan kekhawatiran dan rasa miris saya, tatkala ajang tersebut sudah menjadi arena adu argumentasi debat kusir yang sama sekali kurang sehat dan tidak bermanfaat bagi negara. Pansus Century juga menjadi ajang pukul ibarat permainan tinju dimana  masing-masing pihak berusaha meng-KO lawannya.

Persoalan negara telah berubah menjadi masalah pribadi yang dikemas sedemikian rupa sehingga kelihatannya bak  ‘masalah negara’ padahal bukan. Masalah ini dalam pandangan saya- yang tidak pandai berpolitik-menjadi sarana ‘revanche’ atau balas dendam antara pengusaha Hiu dengan menteri keuangan. Terdapat intrik-intrik tidak sehat yang menggiring para pejabat tinggi negara termasuk Presiden dan Wakil Presiden menguras tenaga membuang-buang energi untuk hal-hal yang sebenarnya tidak perlu.

Ayolah, segera sadar dan bangun dari lamunan dan khayalan untuk bisa memakzulkan atau menurunkan Presiden, Wapres dan Menteri seperti skenario yang dibuat oleh orang-orang tidak nasionalis yang tidak mencintai negaranya ini.  Mana ada manusia yang sempurna? Mana pula ada pejabat yang tidak pernah tersandung masalah? Asalkan dampak perbuatannya tidak membuat bangsa Indonesia collapse, tidak menenggelamkan nilai-nilai positif yang telah berhasil diraih selama ini?

Kondisi makro-ekonomi yang membaik, predikat Menteri Keuangan se-Asia Terbaik, pengangguran yang mulai menurun, kurs rupiah yang stabil dan cenderung menguat diantara mata uang asing serta kondisi Hankam yang terjaga sehingga meningkatkan minat investor berinvestasi di Indonesia, semua itu adalah nilai plus dan pencapaian yang membanggakan bagi kita semua. Semuanya dicapai oleh Presiden SBY dan para pembantunya terutama Menteri Keuangan dan Wapres Boediono.

Marilah kita belajar menghargai prestasi seseorang dan turut bergembira karena pencapaian seorang Menteri Keuangan yang begitu cemerlang dan diakui oleh dunia. Ibu Sri Mulyani Indrawati adalah pakar dibidang keuangan yang sangat disegani bahkan oleh pasar bursa NYSE di Wall Street serta tokoh keuangan di Amerika Serikat. Jangan karena sirik dan tidak bisa bersaing dibidang prestasi,  kita lalu dengan enteng dan gampangnya menyebut Sri Mulyani sebagai antek Neo-liberal..

Mari kita berkompetisi secara elegant dan menjauhi fitnah dan prasangka buruk sebelum jelas-jelas terbukti salah. Alangkah indahnya dunia perpolitikan kita seandainya setiap orang dan setiap pejabat dan anggota dewan, dll. berlomba menunjukkan prestasi kerja yang akan berguna bagi peningkatan derajat hidup masyarakat luas di Indonesia dan langsung bisa dirasakan oleh masyarakat kecil dan terbawah dari bangsa Indonesia yang syukur-syukur dapat dinilai positif oleh bangsa lain.

Hentikan ‘demokrasi teaterikal’ yang tidak lebih dari adegan konyol yang memalukan dan dilihat ratusan juta rakyat sampai dipelosok-pelosok desa terpencil yang sudah ada aliran listrik dan program TV. Ibarat meludah keatas, mempermalukan diri sendiri dengan mempertontonkan dan mengajari rakyat kecil cara demokrasi yang ‘kebablasan’ tersebut.  Sudah tidak ada lagi norma-norma kepatutan, etika dan sopan-santun dari yang terhormat wakil rakyat dan lain-lain yang ikut berdebat, memperdebatkan ‘pepesan kosong’.  Saya malu, geram dan tidak suka menyaksikan adegan-adegan Pansus Century yang ditayangkan secara  langsung itu.. Saya segera pindah channel, mending  nonton acara ‘dahsyat’ yang menghibur hati saya itu.

Presenter TV One kelihatannya gembira, tersenyum dan bergairah saat membacakan berita bahwa Wapres Boediono terancam di turunkan karena temuan-temuan Pansus. Ibarat kata presenter TV One sepertinya senang dan semakin bergairah menyaksikan terpecah-belahnya masyarakat serta terpuruknya nanti negara kita Indonesia…  Wahai….. dimana rasa nasionalisme anda sebagai jurnalis ?

Popularity: 1%

9 Comments | Category: Bahasa, General, Life

NEW TERMINAL 3NEW TERMINAL 2

Belum lama akhir Desember 2009 pada saat saya harus transit di bandara Cengkareng di Jakarta dalam perjalanan berlibur ke Bali, saya mendapatkan suasana yang begitu nyaman, modern, spacious dan indah dipandang mata di kompleks bandara international Sukarno-Hatta.  Konon katanya lokasi ini bekas gudang terminal 3 yang pada bagian luar menghadap ke jalan aspal bandara-bukan yang menghadap runway pesawat- masih berlumpur dan becek dikala hujan turun

Karena saya menggunakan pesawat Mandala Airlines dari Pekanbaru menuju Jakarta pada jam 7.00 pagi, maka saya tiba di Cengkareng masih pagi sekitar jam 8.30. Padahal connecting flight  yang akan membawa saya ke Bali baru nanti akan take off pada jam 13.30 siang. Jadi selama beberapa jam saya sempat menikmati keindahan dan kenyamanan terminal 3 dimana khusus pesawat Air Asia dan Mandala Air yang menggunakan lokasi ini.

Arsitektur hall yang begitu modern dan melengkung tinggi, memberikan udara dan oksigen lebih banyak dibandingkan bandara yang lama. Terasa nafas menjadi lega, apalagi ditambah dengan pohon-pohon artificial yang terbuat dari plastik namun persis pohon aslinya diletakkan disana didalam pot ukuran besar yang pantas untuk besarnya pohon.

Kursi duduk penumpang yang menunggu keberangkatan diatur sedemikian rupa dengan warna-warna pastel yang chic dan modern menambah keasrian terminal 3 keberangkatan.  Banyak penumpang yang membuka laptop dan mengerjakan sesuatu dengan komputer tenteng tersebut, sambilNEW TERMINAL 1 menunggu waktu boarding masing-masing pesawat. Saya sempat membuka e-mail saya sekalian ber-face book ria.  Rupanya area tersebut sudah merupakan ‘hot spot’ pengguna komputer tenteng.

Dalam hati, saya berdecak kagum dan ingin rasanya memuji pemerintah, dalam hal ini Departemen Perhubungan atas dibukanya terminal 3 keberangkatan ini yang begitu canggih. Anda bisa membeli minuman kesukaan anda Capuccino, dll dari mesin penjual minuman di bagian pinggir hall tersebut.  Sedangkan kursi para penumpang diatur sedemikian rupa dibagian dalam dengan jarak ideal yang tidak terlalu rapat.

Padahal pada saat saya ke Hongkong Oktober  2008 saya belum pernah bermimpi dan tidak pernah terpikir dan membayangkan bahwa  Jakarta juga bisa punya bandara yang secanggih dan senyaman Hongkong International Airport yang baru.  Karena itu, pemerintahan SBY patut diacungi jempol atas prestasi ini.

Saya sebenarnya mau mengkritisi, bahwa tidak banyak yang merasakan kenyamanan dan kemodern-an bandara ini dari wajah-wajah para penumpang. Wajah mereka tampak datar saja dan ada beberapa yang wajahnya malu-malu tatkala menginjakkan kaki dan kemudian duduk dikursi menunggu boarding.

Tidak fair menurut pendapat saya, karena kebiasaan  masyarakat Indonesia, tahunya hanya memprotes ini dan itu yang harganya naiklah, dst.  Bisanya cuma berdemo, menyalahkan pemerintah dan para pejabat tanpa pernah sekalipun memuji keberhasilan dan prestai-prestasi yang telah dibuat bagi masyarakat luas dan mengharumkan nama Indonesia dikancah dunia.

Anggapan mereka bandara itu memang wajar dan harus dibuat pemerintah dalam hal ini departemen perhubungan bagi masyarakat Indonesia yang sayangnya terkenal pandai membuat tetapi tidak pandai memelihara. Oleh karena itu mari kita lihat nanti, apakah Bandara yang indah dan modern itu bakal cepat kotor, memudar dan bahkan rusak dan tidak berbentuk lagi dalam waktu yang tidak lama…

Popularity: 2%

3 Comments | Category: Bahasa, General, Life

animals_cats059Sudahkah anda menonton acara TV ‘Are you smarter than a fifth grader?’  Program TV  yang aslinya dari sebuah stasiun TV terkenal di Amerika Serikat sekarang sudah bisa kita lihat franchise-nya dalam tayangan TV  lokal dengan pembawa acara Tantowi Yahya.

Buat saya pribadi tayangan tersebut sangat menarik, ada unsur pendidikan yang dibawakan dengan santai tapi berbobot serta melibatkan anak-anak kelas lima (5) SD serta penonton dewasa baik yang berpendidikan menengah, tinggi, bahkan doktor dari berbagai disiplin ilmu.. Demikian pula peserta atau kontestan bisa laki-laki, wanita dari berbagai profesi :  bisnis man, sales, guru, pedagang, ibu rumah tangga, perawat, mantan inteligen militer, doktor pendidikan, pegawai farmasi dan lain-lain.

Saya selalu mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh host, namun ada saja satu-dua pertanyaan yang tidak terjawab oleh saya. Jadi jangan anggap enteng pertanyaan untuk anak kelas lima sekolah dasar tersebut. Ada nama binatang yang saya tidak familier, so bagaimana mungkin saya bisa menjawab pertanyaan itu ? Setelah dijawab dan ditampilkan tayangan gambar binatang yang dimaksud, pastilah saya tahu itu golongan serangga.

Ada lagi pertanyaan memilih satu dari tiga kata yang tepat sebagai lain kata dari ‘tadpole’ atau kecebong yaitu bentuk larva dari seekor kodok. Ini baru pertama kalinya saya tahu bahwa ‘polliweg’ adalah kata yang dimaksud sebagai kata lain untuk ‘tadpole’ alias  kecebong.

Apakah anda masih ingat grammar atau tata bahasa secara baik?  Apakah kata asal dari ‘disowned’ ? Apakah owned atau own? Yang benar adalah own, karena ed menyatakan bentuk pasif dari own yaitu ‘owned’.

Ada lagi pertanyaan apakah roaster itu ayam jantan. Benar atau salah? Pasti jawabnya true alias benar. Sedangkan ‘dormant volcano adalah gunung yang tidak mungkin meletus, benar atau salah ? So, jawabnya pastilah salah atau ‘false’. Karena kata dormant biasanya berarti untuk sementara waktu diam, tidak aktif.  Padahal dormant volcano sewaktu-waktu masih bisa memuntahkan lahar panas…

Lokasi  ibukota Amerika Serikat  yaitu Washington, D.C. dekat dengan lautan apa? So pasti jawabnya Atlantic, karena Washington D.C terletak dibagian timur utara alias timur laut dari USA. Pantai timur berdekatan dengan Atlantic, sedangkan pantai barat USA dekat dengan lautan Pacific.

Pertanyaan matematika misalnya : harga satu ons kacang kedele 80 sen dollar US. Berapa harga satu kilogram kedele? Tentu jawabnya 8 dollar US. Namun saya heran, ada seorang doktor dibidang agrikultur Amerika Serikat yang tidak bisa menjawab pertanyaan matematika yang sangat, sangat  sederhana tersebut.  Jadi dalam contoh konteks ini, memang tepat judul acara tayangan TV populer tersebut seperti judul tulisan ini : ‘Are you smarter than a fifth grader?’ Seorang doktor agrikultur memang tidak lebih pintar dari seorang anak kelas 5 (lima) SD.

Pertanyaan mengeja atau spelling juga ada. Misalnya kata anonymous, coba di eja : A, N, O, N, Y, M, O, U, S.  Juga kata georgeous dieja menjadi G, E, O, R, G, E,  O, U, S.  Kata advantage dieja menjadi A, D, V, A, N, T, A, G, E. Dalam eja-mengeja ini, saya teringat pengalaman waktu di NY, dimana seorang teman bule malah nanya ke saya .  Hi, Sukee bagaimana menulis ’sufficient’?  katanya. Dalam hati saya berkata : nggak salah,  bukannya gue yang nanya ke elo. Itu khan bahasa enyak lo?  Meski rada mendongkol demikian, saya bantuin juga dia mengeja kata itu sambil motongin daun  lettuce buat salad didapur  minggu siang itu…

Begitulah, di negeri paman Sam yang rata-rata orangnya tampil keren, ternyata isi otak atau IQ-nya tidak sehebat penampilan luarnya. Pertanyaan apa yang dimaksud dengan ‘Tri-state’ saja, tidak semua orang di NY tahu jawabnya. Padahal itu artinya tiga negara bagian yang bersinggungan tapal batas karena merupakan tetangga paling dekat satu sama lain, yaitu :  New York, New Jersey dan Connecticut.

Ada lagi yang mengherankan saya. Masak karena megejar ’squirrel’ atau tupai di sebuah taman di NY, teman saya sampai menjerit memanggil saya untuk tidak mengejar binatang pengerat atau bajing itu. Dia takut sekali, bila saya sampai tergigit oleh gigi tupai yang katanya sangat berbahaya itu :  “Sukee, stop chasing the squirrel. That might harm you’… Padahal tupai itu matanya lucu dan gerakannya menggemaskan sekali…

Pertanyaan international geography misalnya : sungai apa yang membelah kota London? Jawabnya sangat mudah, yaitu sungai Thames. Namun ada peserta yang takala ditanya Jeff sang host ‘apa yang terkenal dari London?’ Dijawab : ‘Spice World’ padahal seharusnya ‘Spice Girls’, kelompok band cewek dengan anggotanya  antara lain Victoria , isteri David Beckham sang kampiun bola.

Memang lucu, menarik dan membanggakan, bahwa seorang jebolan S3-pun sebenarnya tidak lebih pintar dari seorang anak  kelas-5 SD dalam beberapa hal. Kenapa saya bilang membanggakan, bahwa para peserta tidak malu-malu untuk menyatakan dirinya tidak lebih pintar dari seorang anak kelas lima SD.  Satu pernyataan yang polos, jujur dan tulus dan dapat dilihat dari mimik wajah para peserta kontes…

Popularity: 2%

No Comments | Category: Bahasa, General

Daisy002

Ditengah kondisi masyarakat Indonesia terutama dalam dunia perpolitikan  yang sangat  sempit cara berpikir, visi serta target yang dituju maka kita masih bisa bernafas lega atas apa yang telah dilakukan oleh seorang Gus Dur almarhum. Karena meski kadang tingkahnya yang rada bodor bagai pelawak dan omongannya yang ceplas-ceplos dan nyeleneh,  masih ada satu nilai positif yang sangat membanggakan.

Meskipun Gus Dur dibesarkan ditengah dan dikalangan pesantren Tebu Ireng di Jombang, Jawa Timur namun visinya kedepan sebagai seorang muslim sangatlah jauh dan membangkitkan apresiasi masyarakat bukan saja didalam negeri, namun juga masyarakat internasional.

Ketokohan Gus Dur sangat luar biasa  diluar kemampuan siapapun dan mengalahkan beberapa presiden yang pernah memimpin negeri ini dalam hal pembauran dan  meningkatkan posisi kaum minoritas seperti kalangan masyarakat dari etnis Tionghoa, agama Budha, Hindu, Kristen dan Katolik.

Gus Dur sebagai seorang muslim liberal dan moderat telah menerapkan dan melaksanakan ajaran agama dengan cara luwes, fleksibel, dan elegan. Sungguh satu nilai plus yang tiada tara dan tidak dimiliki oleh orang lain. Merupakan satu kelebihan yang diberikan Tuhan sang Maha Pencipta dan pemilik seluruh jagat raya dan segala isinya. Dengan cara berpikir yang sederhana, Gus Dur telah dapat memberikan solusi atas beberapa masalah sangat pelik dan ruwet yang membelit bangsa Indonesia.

Kenapa hak azasi etnis Tionghoa untuk melakukan ritual perayaan Imlek mesti dilarang. Kenapa tarian Barongsai harus dilarang dipertunjukkan didepan khalayak umum? Semua itu dapat dibereskan dengan permainan politik nan cantik yang tidak melukai siapapun dan tidak menimbulkan pertumpahan darah setitikpun…

Luar biasa diluar penampilan, tingkah-laku dan omongannya yang begitu ’straight to the point’ Gus Dur sangat berhasil dalam permainan politik yang anggun. Dibuatlah beberapa Kepres atau keputusan presiden bahwa semua larangan sejak zaman Orde Baru yang telah bercokol selama  32 tahun, didobrak habis dengan mudahnya.. Maka tidak mengherankan Gus Dur menjadi idola dikalangan etnis Tionghoa.

Gus Dur sering berkomunikasi dengan tokoh agama Hindu di Bali dan kerap datang menghadiri ritual agama Hindu yang diadakan dipulau dewata. Agaknya Gus Dur anti dan tidak mau melaksanakan ajaran garis keras yang banyak menimbulkan ketegangan dan masalah besar antara dunia Islam dan dunia Barat. Sungguh , Gus Dur dapat menjembatani berbagai perbedaan diantara keduanya. Terbukti dengan pemerintah Israel yang notabene masyarakat Yahudi memberikan penghargaan kepada mendiang Gus Dur yang seorang muslim.

Gus Dur adalah tokoh yang bisa berdiri diatas semua golongan semua agama, berbaur dengan segala lapisan masyarakat dari atas sampai ke lapisan paling bawah. Alangkah indahnya dunia bila kita bisa hidup rukun berdampingan meski ada perbedaan agama, ras, bahasa dan kebiasaan.  Sedangkan Tuhan Yang Maha Esa telah menciptakan manusia dalam  berbagai ras dan warna kulit : putih, hitam, kuning, coklat atau sawo matang. Ibarat bunga didalam taman sari, alangkah indahnya taman sari bila bunga didalamnya berwarna-warni : merah, kuning, jingga, biru, ungu dan putih.

Kenapa masih ada kelompok masyarakat yang menginginkan hilangnya kelompok lain yang kulitnya tidak sewarna, tidak  seagama, tidak sama kebiasaan dan tidak sama bahasanya dengan kelompok itu? Kenapa mau membasmi ciptaan Tuhan? Merasa lebih hebat dari Tuhan? Genocide yang terjadi di Kozovo atau cara berpikir Al Qaeda yang menganggap bangsa Amerika adalah musuhnya merupakan contoh pemikiran sempit, kerdil, tidak populis dan sudah pasti sesat serta salah besar…

Dengan sifatnya yang  sederhana dan prinsip berhemat, maka almarhum Gus Dur juga telah menghapus dua kementrian yaitu kementrian Sosial dan kementrian Penerangan.  Sehingga beban negara sedikit berkurang dengan pemangkasan anggaran untuk dua departemen tersebut.

Dari sudut pandang ilmu kedokteran, seorang Gus Dur juga menjadi sangat istimewa.  Mungkin bisa dimasukkan kedalam Guiness Book of Records bahwa seorang yang pernah mengalami stroke dan menjalani operasi trepanasi berhasil menjadi presiden dan memimpin 220 juta penduduk Indonesia.

Luar biasa dan merupakan suatu keajaiban,  pasca stroke seorang Gus Dur justru bisa mencapai posisi tertinggi dalam satu negara sebagai seorang Presiden Republik Indonesia ke-empat.  Coba anda cari, belum ada Presiden negara lain manapun baik dari jaman dulu sampai saat ini dengan riwayat kondisi kesehatan seperti itu yang bisa memimpin rakyat Indonesia dengan populasi terbesar ke-empat didunia setelah Cina, India dan Amerika Serikat..

Popularity: 2%

2 Comments | Category: Bahasa, General

Belakangan ini begitu banyak hari istimewa yang dibuat oleh kita sendiri masyarakat global seperti hari Bumi, hari AIDS, hari buruh, hari ibu, hari ayah, dst.. Dan kemarBARBIE HKGin 9 Desember adalah hari anti-korupsi sedunia. Artinya hari dimana kita masyarakat dunia diingatkan untuk anti perbuatan yang namanya korupsi. Benar, korupsi harus dilawan dan diberantas karena sangat merugikan negara dan menyengsarakan seluruh masyarakat, kecuali si pelaku dan keluarganya serta kroni-kroninya.

Mari kita selidiki kenapa orang melakukan tindakan korupsi yang jelas-jelas merupakan tindakan melawan hukum. Dan didalam KUHP  jelas pula hukuman yang akan diterima oleh si pelaku jika pada persidangan nanti memang terbukti melakukan tindakan korupsi. Akan tetapi sangat disayangkan bahwa para penegak hukum pada saat ini berlaku tidak adil, tidak seperti pencitraan gambar timbangan yang digunakan instansi pengadilan. Tergantung berapa besar uang sogokan yang diterima, keputusan pengadilan biasanya akan memenangkan pihak penyogok terbesar.

Seiring perkembangan teknologi, maka semakin canggih juga cara-cara yang dilakukan untuk menghilangkan jejak alias menghapus bukti-bukti telah terjadi korupsi. Dan aparat penegak hukum sepertinya sudah tidak berdiri diatas kebenaran lagi.  Ketukan palu para hakim sangat dipengaruhi oleh jumlah suap yang telah ia terima.  Wow, segalanya diukur dari uang, materi dan harta-benda duniawi. Tidak ada lagi nilai-nilai kejujuran, harga diri, rajin, kerja keras, tangguh, integritas dan nilai-nilai luhur lainnya..

Orang melakukan korupsi karena salah masyarakat sendiri. Didalam masyarakat yang terlalu menjunjung tinggi penampilan diri yang ‘wah’ glamour, hapenya BB, mobilnya apa, rumahnya dimana dari seseorang dengan mengenyampingkan nilai-nilai luhur yang ada didalam diri seseorang. Masyarakat hanya memperhatikan kulit luar dan tidak melihat ‘isi’ didalam diri seseorang seperti : sifat, kepribadian, kejujuran, konsekuen dan sikap positif lainnya dari seseorang. Masyarakat khususnya Indonesia sangat menghormati dan tunduk serta melayani secara berlebihan siapa saja yang bisa memamerkan kekayaan dunia yang dimilikinya. Siapa yang bisa membagi-bagikan uang dan barang bagaikan  sinterklas

Koruptor bisa mengucurkan uang kepada para duafa dan kaum miskin bak seorang pahlawan pembela kaum papa, tanpa menyelidiki asal-muasal uang yang dibagikan tersebut, halal atau haram. Kebanyakan korupsi di Indonesia tidak membuat jera dan bahkan si koruptor bisa menjadi pahlawan dilingkungan tempat tinggalnya yang sudah tentu  dihormati .  Maka  perbuatan korupsi tidak membuat masyarakat menjadi risih, malu, merasa berbuat aib dan dosa bagi masyarakat luas. Anak-anak dan keluarga koruptor merasa masih tetap dihormati dan dilayani sebagaimana layaknya masyarakat non-koruptor. Ini sangat ironis dan bertentangan dengan semangat anti-korupsi yang kita gembar-gemborkan….

Sifat anti-korupsi dapat diterapkan sejak usia dini dengan membuat kantin jujur disekolah-sekolah seperti yang sudah mulai dirintis dibeberapa tempat di Indonesia. Dapat juga dimulai memasukkan kedalam memory seorang anak bahwa korupsi itu adalah  perbuatan jahat sama dengan mencuri dan sangat dibenci Allah dan agama apapun. Sebaiknya masyarakat mulai ‘mengucilkan’ terdakwa kasus korupsi dengan cara isolasi, tidak diajak bicara dan tidak boleh berkumpul dengan warga RT dan RW tempatnya tinggal.  Kalau perlu rumahnya diberi tanda, agar warga lainnya tidak bersosialisai dengan si koruptor dan keluarganya. Diharapkan dengan demikian akan terbentuk ’stigma’ dalam masyarakat, bahwa korupsi itu adalah cela dan aib besar, pencuri kelas kakap dan pendosa yang telah merugikan negara dan menyengsarakan rakyat banyak.

Waktu saya kecil, nama yang terngiang-ngiang sebagai koruptor pada saat itu hanyalah Ibnu Soetowo, mantan Dirut Pertamina. Padahal saya berteman baik dengan salah satu putrinya yang menjadi dokter mikrobiologi lulusan Universitas Indonesia. Terlepas dari apakah ayahnya seorang koruptor, maka teman saya ini sangat baik hati dan suka menolong. Demikianlah pada saat datang ke rumah kontrakan saya didaerah Larangan, Jakarta Selatan diapun membantu membelikan saya sebuah pompa air Sanyo, sepulang dari rumah saya karena melihat sendiri pompanya mogok sehingga sulit air bersih. Pertanyaannya adalah :  Apakah saya sudah turut menikmati uang korupsi ayah teman saya?

Saya juga ingat, saat masih duduk dikelas tiga atau empat  SD sampai saya duduk di bangku SMP. Seringkali ayah saya yang adalah Kepala atau Inspektur Perindustrian Daerah Tingkat propinsi. Beliau seringkali menjadi marah dan mengusir orang-orang yang membawakan hadiah untuk kami sekeluarga. Biasanya yang mengirim berbagai barang dan hadiah itu adalah para pemilik pabrik di propinsi itu. Pabrik sabun, pabrik rokok, pabrik minyak goreng, pabrik makanan kaleng, dll. Yang dikirim antara lain ada yang  sangat saya inginkan seperti : sepeda kecil anak-anak beroda dua yang ingin sekali saya naiki untuk ke sekolah maupun sekedar bermain-main dengan saudara-saudari saya. Ayah saya marah sekali tatkala melihat saya mulai menyentuh sepeda kecil tersebut. Sambil berkata : ‘jangan sentuh, kembalikan sepeda itu. Surat-suratnya tidak lengkap dan memenuhi persyaratan untuk mendirikan pabrik, bapak tidak sudi disogok’…

Ada juga kenangan lain dari ayahanda tatkala ibu saya yang penilik sekolah SD ingin meminjam kendaraan dinas Perindustrian yang dipercayakan dan digunakan  oleh ayah saya untuk menunjang aktivitas sehari-hari sebagai kepala perindustrian propinsi.. Kendaraan itu berupa mobil jeep Willys dan kemudian diganti Landrover yang biasanya ada sopir kantor yang datang setiap pagi untuk mencuci mobil lalu mengantarkan  ayah ke kantornya. Mobil kembali kerumah  jam 2 sore, bila tidak ada kegiatan inspeksi ke luar kota. Ibu saya ingin meminjam mobil untuk keperluan dinasnya sebagai penilik sekolah dasar keluar kota yang jaraknya jauh dari rumah kami. Mau tahu apa jawaban ayah saya ? Katanya : ‘ ini mobil kantor, menggunakan sopir dan bensin dari kantor. Mobil ini hanya untuk keperluan dinas saya sebagai inspektur perindustrian. Bukan untuk keluarga atau lainnya. Hanya untuk urusan dinas perindustrian’. Begitulah yang saya tangkap ketika usia saya masih 9 (sembilan) tahunan… Nilai anti-korupsi telah ditanamkan sedemikian rupa oleh ayah saya almarhum yang terkenal ‘tidak mau kompromi’ dengan para penyogok..

Apa yang dikatakan ayah saya pada saat itu, ternyata sampai sekarangpun masih valid. Namun kebanyakan orang yang memperoleh fasilitas kantor seperti mobil dinas para anggota DPRD dan DPR kebanyakan malah menganggap mobil itu bak miliknya sendiri dan keluarganya… Dipakai kepasar nganter si mbok beli sayur dan daging atau dipakai jalan-jalan pada hari minggu oleh seluruh anggota keluarga. Sungguh, nilai harga diri atau ke’dignity-an’ seseorang pejabat pada saat ini sudah nol. Tidak malu-malu memakai dan menghabiskan milik negara dimana mungkin dan sebanyak mungkin… Sungguh sangat memalukan, serakah dan tidak tahu diri..

Popularity: 3%

2 Comments | Category: Bahasa, General, Life

Maxi MarkellHeboh besar seputar penyelamatan bank Century ibarat kata bijak ‘ you have never learned your lessons’. Kenapa nggak kapok-kapok juga. Kasus yang sama  dimasa lalu mengenai bank-bank yang akhirnya ditutup dan pemilik bank melarikan uang nasabah serta uang bantuan pemerintah lewat Bank Indonesia. Notabene  setelah diberikan jalan penyelamatan melalui BLBI,  berulang dan berulang lagi. Ibaratnya pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia  tidak jera dan masih juga  mengulangi kesalahan yang sama dan tidak pernah belajar dari kesalahan diwaktu yang lampau. Sungguh sangat memalukan…  Sementara kita didalam negeri situasi politik menjadi memanas, penuh ketegangan dan  jauh dari rasa aman dan tentram, maka tidak berapa jauh dari negeri kita, sang koruptor tidur dengan nyamannya di negara tetangga Singapura…

Maxi MarkellKenapa tidak dibuat perjanjian extradisi antara Indonesia dan Singapura yang konon katanya bersahabat dan bertetangga dekat? Tanpa extradisi semua koruptor sepertinya meledek, bahwa Indonesia tidak akan mungkin menangkap mereka. Mereka telah mencederai rasa keadilan masyarakat luas Indonesia dengan dikunjunginya para koruptor bak  ‘orang terhormat’ oleh antara lain mantan ketua KPK  Antasari Azhar. Katanya koruptor itu buronan polisi dan aparat penegak hukum termasuk Antasari, tapi kenapa Antasari dan Anggoro seperti bermain mata dan bermain ‘ sandiwara’. Bagaikan dua pihak yang bukannya berlawanan sebagai musuh tapi berangkulan bak sobat kental… Ada apa ini??

Makelar kasus semacam Anggodo yang diberi gelar ‘Super Anggodo’, adalah dalang yang dengan seenaknya memainkan wayang sesuai lakon yang diinginkan. Tangkap ini, suap itu, balikkan fakta dan seterusnya apapun skenario yang dikehendakinya  pasti akan dijalankan para aparat penegak hukum kita yang telah digelontori materi mobil mewah, uang tak terbilang M-Man (baca : milyardan) dan bermandikan kucuran emas dan lain-lain yang diberi istilah ‘duren’. Ya, karena mulut telah penuh sesak disuapi berbagai makanan harta dunia, maka lidahpun menjadi kelu, tanpa bisa berkata sepatah katapun.. Mau nangkap Anggodo kok ya nggak tega, wong hampir semua petinggi peradilan dan penegak hukum sudah diberi makan begitu kenyang sampai mual dan muntah…

Kasus suap ini menjadi bukti yang tidak dapat disangkal lagi dengan adanya-terimakasih kepada teknologi canggih penyadapan-kerjasama antara KPK dengan FBI dari pemerintahan Barack Obama. Dengan diperdengarkannya percakapan yang disadap tersebut kepada khalayak, maka praktis pihak-pihak yang terlibat dalam pembicaraan  itu tidak bisa mangkir sama sekali. Satu bukti telak dan kebenaran seratus persen yang tidak dapat diragukan lagi keabsahannya.  Penyadapan berteknologi tinggi adalah senjata ampuh dan pamungkas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Maka para koruptor dan instansi yang ‘belum bersih’ sangat alergi dan berusaha keras agar metode penyadapan dilarang oleh undang-undang RI.

Maxi Markell

Buat para penegak peradilan jangan karena ibu Minah yang kondisi ekonominya tak berada, maka dia dikenakan hukuman kurungan 5 bulan penjara akibat mengambil 3 buah biji cacao di perkebunan di Purwokerto. Biji cacao yang dicurinya senilai sepuluh ribu rupiah. Bandingkan dengan ‘white collar criminals’ yang telah melarikan uang rakyat  trilyunan rupiah, masih bebas berkeliaran dan tidur serta bermimpi indah di luar negeri ‘bagaikan orang terhormat’, padahal koruptor hiu atau ikan paus yang telah membawa lari  uang dan menyengsarakan  rakyat Indonesia.. Dimana letak keadilan seperti gambar timbangan yang menjadi simbol pengadilan? Apakah sekedar ilusi, fatamorgana atau khayalan belaka?

Saya masih ingat nasehat orang-orang sebagai berikut :  ‘ Janganlah kita melaporkan kehilangan kambing ke polisi. Akibat laporan itu, kita akan kehilangan sapi lagi’. Duh,  segitu sinisnya masyarakat terhadap kinerja polisi.  Kapan Kapolri akan melakukan reformasi didalam tubuh Polri yang sudah begitu banyak borok yang  sangat jelas terlihat  oleh masyarakat luas di  Indonesia? Kapan polisi akan menjadi sahabat bagi masyarakat luas seperti polisi di negara-negara  maju Inggris dan Amerika Serikat tempat kita bertanya, bila kita tersesat dijalan?

Popularity: 3%

3 Comments | Category: Bahasa, General

Membingungkan juga, pada saat saya berniat membeli cenderamata dari satu negara di luar negeri. Betapa tidak bingung, karena pernak-pernik yang biasa kita lihat di Jogya, bisa ada didepan mata saya ditoko souvenir di Ho Chi Minh City (HCMC). Ada sandal, ada boneka, ada rok batik ada sepatu tipis tanpNAM 15a tumit, dll. Semua  pernak-pernik itu menggunakan bahan batik dengan warna-warni etnik yang menarik. Barang kerajinan tangan itu ada yang digantung, dipajang dalam satu rak dari rotan, dst. Persis sama dengan kerajinan Jogyakarta, seperti terlihat dalam gambar posting ini.

Ketika saya tanyakan kepada penjaga toko, dia berkilah itu barang kerajinan-tangan setempat, artinya dibuat oleh penduduk Vietnam atau HCMC. Sekilas saya sempat bingung, namun setelah diperhatikan dengan seksama, ternyata itu memang buatan Jogya yang dijual di HCMC. Ternyata bukan masalah siapa nyontek siapa, akan tetapi barang produksi Jogya  itu dibeli wholesaler atau grossir Viet Nam untuk dijual retail alias ketengan dinegerinya paman Ho.

Demikian  juga kotak-kotak perhiasan glossy warna-warni yang pernah saya lihat dijual di Jepang, baik di tempat-tempat kunjungan turis manca negara seperti di Meiji Shrine, dst.  Harganya sangat mahal, asli kerajinan tangan Jepang. Bandingkan dan anda jangan heran, bila di pasar Sukawati-Balipun kita banyak melihat kotak warna-warni berkilap tempat perhiasan yang sangat indah itu dengan harga sepersepuluh harga kotak yang sama ukuran dan modelnya di Jepang.

Saya semakin bingung, tatkala miniatur becak, sepeda motor, atau moge alias motor gede miniatur model Harley Davidson juga dapat saya jumpai di HCMC sana. Barang kerajinan tangan itu dibuat dari bahan metal semacam kuningan. Toys itu siapa yang menciptakan pertama kali ? Karena dikaki lima jalanan di Pekanbarupun saya melihat miniatur berbagai kendaraan itu dijual dengan bebasnya… Duh,  semakin sempit saja dunia ini dan lebih bingung saya jadinya…

Oleh-oleh yang gampang dibawa dan bobotnya paling ringan adalah T-shirt atau kaus oblong dengan beraneka macam tulisan, sesuai dengan tempat/negara yang kita kunjungi. Tapi tahukah anda, bahwa T-shirt itu kebanyakan dibuat dan disablon di kota kembang Bandung, Indonesia. Jadi lagi-lagi kita terkecoh.  Kita bela-belain sudah capai-capai membawa dari LN, ternyata barang itu Made in Indonesia… Nggak lucu, khan..

Popularity: 3%

No Comments | Category: Bahasa, General, Traveling

cactus-flowers.jpgPada hari ini , 27 November 2009 ummat muslim di Indonesia merayakan hari raya Idul Adha atau Lebaran Haji 1430 Hijriah. Hari ini tepat sekian ratus tahun yang lalu nabi Ibrahim  mengorbankan putranya nabi Ismail sebagai pertanda ketaatan, obedience dan loyalitas beliau terhadap Sang Maha Pencipta,  Allah SWT.

Pada hari ini juga, di Amerika sana beberapa tahun yang lewat saya pernah dua kali merayakan hari Thanksgiving  dengan menyaksikan parade dijalan-jalan kota New York tepatnya didaerah Manhattan. Berbagai pawai boneka, semacam pawai  ogoh-ogoh di Bali atau parade karnaval di Rio de Janeiro, Brazilia yang megah dan meriah.  Penuh warna-warni yang menyiratkan keceriaan, kegembiraan dan rasa syukur masyarakat dan berterimakasih kepada Sang Pencipta dan seluruh masyarakat serta keluarga masing-masing. Ada bunga-bunga, ada buah-buahan, hasil panen berupa jagung dan pumkin atau labu kuning.

Meski suhu udara jalanan di New York cukup dingin dimusim gugur saat perayaan Thanksgiving Day, berkisar 14-16 derajat Celcius. Namun masyarakat NY dengan penuh antusias berbondong-bondong keluar dari rumah dan apartemen mereka menuju ke jalan-jalan raya disekitar Manhattan dan Broadway. Ada juga parade drumband dengan berpakaian seragam yang sangat menarik dilengkapi  mayorette yang cantik dan lincah atau ngganteng dan cekatan serta energik.

Di apartemen, saya sehari sebelumnya  telah berbelanja ke swalayan membeli kebutuhan sehari-hari termasuk yang istimewa untuk menyambut thanksgiving berupa seekor kalkun yang begitu besar dan montok. Bayangkan berat unggas tersebut tatkala ditimbang bobotnya 20 pounds atau kurang lebih 10 kilogram.

Daging sebanyak itu habis juga dalam dua hari, dimakan dua orang, saya  bersama satu teman saya si bule. Udara dingin menyebabkan perut keroncongan terus dan makanan dibutuhkan juga untuk memproduksi kalori untuk mempertahankan dan menjaga suhu tubuh tetap normal, jangan sampai hipotermi.

Maka makanlah kita berpesta daging kalkun yang di grill utuh didalam oven dengan sedikit roti dan salad daun. Dipikir-pikir, dua hari itu saya ibarat makhluk carnivora dan predator ganas yang telah melahap 2,5 kilogram daging dalam sehari. Untungnya kejadian itu hanya sampai disitu dan tidak pernah saya ulangi lagi…

Popularity: 3%

2 Comments | Category: Bahasa, General, Life

FIRST PACIFICSaya semakin terpesona dan kagum atas sepak-terjang Presiden Barack Obama dari negara adikuasa Amerika Serikat. Dimanapun dia berada, dia paling pandai menyesuaikan diri dan meng-adopsi apapun yang menjadi kebanggaan satu negara. Sungguh satu kepribadian yang hangat dan sangat jauh dari sifat arrogansi. Mendahulukan dan mengutamakan persamaan dan kesamaan dibandingkan perbedaan yang ada diantara negara-negara  di dunia ini.

Presiden Obama mengatakan lautan Pacific yang begitu luas bukanlah memisahkan Amerika dengan negara-negara Pacific, namun justru mempertautkan keduanya. Sungguh sangat indah didengar dan indah pula yang dapat kita rasakan. Bahwa Amerika Serikat bukanlah negara yang jauh dari jangkauan, negara yang memisahkan dirinya dari negara lain yang belum semaju Amerika, negara yang sulit diajak bekerjasama oleh negara Asia-Pacific. Duh, puitis banget kalimat-kalimatnya…

Kepandaian Obama merangkai kata-kata  menjadi kalimat dimulai semenjak dia masuk ke perguruan tinggi di Los Angeles, yaitu di Occidental College dimana dia berbicara pertama kali didepan umum, diatas panggung sebagai wakil mahasiswa kulit hitam di perguruan tinggi tersebut. Dengan warna vocal yang berat antara bariton-bass warisan ayahnya, Obama dapat memukau pendengarnya dengan begitu cepat  dan menjadi orator yang mulai diperhitungkan..

Pada pertemuan di Tokyo hari ini, Obama mengatakan sendiri kalimat bahwa dialah presiden Amerika Serikat pertama yang mewarisi tradisi dan memahami budaya Pacific, mengingat pernah tinggal di Indonesia, lahir di Hawaii, berkeliling di Asia selama masa mudanya. Dia mengatakan sendiri bahwa dialah ‘America’s first Pacific President’ yang disambut dengan tepuk tangan yang sangat meriah  dari para peserta pertemuan Tokyo tersebut.

Didalam bukunya ‘Dreams from my father’ dia sangat berbakti dan berterima kasih kepada ibunya Ann Dunham yang telah memberikan segala yang terbaik dari penampilan fisiknya antara lain alis tebalnya serta kepribadian kuat dan disiplin tinggi dari seorang ibu berkulit putih.

Sedangkan dari ayahnya yang berasal dari Kenya, Obama merasakan kecerdasan dan keuletan dan ketekunannya berasal dari seorang ayah berkulit hitam yang lahir nun jauh disana dipedalaman Kenya. Lahirlah seorang Barack Obama sebagai seorang Mulato yaitu anak yang lahir dari percampuran darah antara kulit putih dan kulit hitam.

Obama bukanlah termasuk kelompok orang yang ‘panas hari lupa kacang akan kulitnya’. Itu yang sangat dalam berkesan dalam hati saya. Dia mencari sampai jauh ke dusun di pedalaman Kenya jauh dari  ibukota Nairobi, akar keluarganya dari pihak ayah termasuk saudara-saudari tirinya di Kenya.

Saudarinya ada yang mendapat beasiswa untuk sekolah linguistik di Heidelberg, Jerman. Clan Obama memang cerdas dan ayahnya berpoligami, satu wanita Afrika dan dua wanita kulit putih kebetulan keduanya berasal dari Amerika Serikat pernah menjadi isteri Obama senior.

Popularity: 2%

2 Comments | Category: Bahasa, General

  • About

    Dr. Sukma Merati, DSPADr. Sukma Merati is founder and owner of Riau Pathology Center in Pekanbaru, Riau. Dr. Merati has had various international experience and training, including as a fellow doctor at The Mount Sinai Hospital in New York City, NY, USA (2000-2002). More >

  • Most Popular in 'General'

    • (none)
  • Calendar

    March 2010
    M T W T F S S
    « Feb    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  

    Archives By Month

    Backend

    Subscribe