Kista Ovarium, bisa jinak, bisa ganas. Pemakaian bedak pada bayi perempuan turut berperan

Posted on May 15, 2008 
Filed Under Bahasa, Popular Health

Kista 2Kista 1Tumor yang sering pada wanita selain yang mengenai rahim dan leher rahim, adalah kista ovarium yaitu kista yang tumbuh pada indung telor wanita, bisa sebelah kanan, kiri atau keduanya kanan dan kiri (bilateral).

Gejalanya adalah perut yang membuncit, padahal tidak hamil. Dirasakan sakit perut bagian bawah yang terasa tumpul, hilang-timbul bisa diperut bawah sebelah kiri atau sebelah kanan, bisa juga  kiri dan kanan. Menstruasi dapat terganggu atau tidak. Tentu tidak mudah mengetahui apakah kista yang ada itu jinak atau ganas? Mau tahu?

Secara umum kista jinak tumbuhnya perlahan, tidak sakit, kecuali bila ukuran sudah cukup besar, keadaan umum penderita masih baik artinya selera makan dan minum biasa tidak berkurang, tidak pucat dan badan tidak dirasakan lemah. Pasien kelihatan biasa saja, kecuali perut yang makin lama makin membuncit.

Kista ganas dapat diduga, bila pertumbuhannya cepat atau sangat cepat, badan penderita tampak kurus, wajah pucat, seluruh tubuh dirasa lemah tak bertenaga. Apalagi bila disertai perdarahan yang tidak normal…

Apabila kista telah diangkat/dioperasi, ganas tidaknya dapat diduga dari gambaran makroskopiknya : bila padat seluruhnya atau sebagian, kemungkinan ganas ada. Apabila bentuknya kistik transparan, seperti balon udara, kemungkinan besar jinak…

Mengenai penyebabnya, selain faktor genetik dan hormonal ada juga buku yang menyebutkan mengenai bahaya pemberian bedak kepada bayi perempuan setiap kali habis mandi. Butiran talk dapat memasuki organ dalam genetalia, melalui vagina yang terpapar bedak, apalagi biasanya ibu-ibu memberi bedak tebal disekitar kemaluan. Jadi sebaiknya tinggalkan kebiasaan membedaki seluruh tubuh bayi. Cukup dikeringkan dengan handuk…

Nah, pagi ini di laboratorium saya diterima kista berdiameter 16 cm dengan bagian kistik dan padat-lunak. Pada pembelahan, tampak seperti gambar dalam artikel ini. Saat dibelah, tampak massa kuning seperti mentega, juga ditemukan rambut dan massa kecoklatan seperti terlihat pada gambar.

Setelah dilihat dibawah mikroskop, maka diagnosis saya Mature cystic teratoma, tumor jinak. Beruntunglah penderita berumur 26 tahun yang kistanya termasuk kista jinak. Setelah dilakukan operasi ini. biasanya masalah sudah selesai. Tidak ada kekhawatiran akan kambuh atau lain-lain… Amien.

Popularity: 26%

Comments

10 Responses to “Kista Ovarium, bisa jinak, bisa ganas. Pemakaian bedak pada bayi perempuan turut berperan”

  1. Merna & Jessieca on June 9th, 2008 2:27 pm

    Siang,dok…

    Ya,boLeh kan lihat bLog dokter???
    Makasih banyak ya,dok…

  2. Dr. Sukma on June 9th, 2008 4:55 pm

    Halo Merna & Jessieca,

    So pasti, siapa aja silahkan berkunjung ke blog saya. Terlebih bila ngasih comment or pertanyaan pasti dech saya senang.

    Kalo nggak salah anda berdua yang aktif di seminar yang lalu. Senang saya dengan anak yang kritis dan curiousity-nya besar.Keep studying…

  3. neli triana on July 26th, 2008 2:15 pm

    hai dok,
    hari ini Sabtu (26/7), dari hasil USG saya dinyatakan memiliki kista ovarium bilateral. aduh syok juga dengernya. saya sudah satu tahun menikah dan belum hamil juga, maka diputuskan berdua sama suami periksa, hasilnya sperma suami sehat-normal, saya kena kista
    kata dokter saya, saya harus operasi (bisa operasi terbuka, bisa juga dg operasi apa getu yg bedahnya kecil)
    sampai saat ini saya belum tahu (dokter jg cuma USG & nyuruh operasi itu aja), apakah kista saya ganas atau tidak

    ada advise lain ga ya soal ini? atau memang harus operasi? ke depannya, jika kista sudah diangkat, apakah akan ada problem lagi dg fertilitas saya?

    terimakasih
    salam:)

  4. Dr. Sukma on July 26th, 2008 8:39 pm

    Halo Neli,

    Sebaiknya ke Dr.Obsgyn/Kebidanan, dari USG biasanya dapat diketahui ukuran kista masing2. Kadangkala ada kista yang dapat dikempiskan, hanya dengan aspirasi cairan kista, yang lantas diperiksa sitopatologi, apakah jinak atau ganas.

    Kista ukuran besar, harus diangkat karena akan mendesak organ lain mengakibatkan gangguan BAB dan BAK. Jadi serahkan ke Dr.SPOG, solusi kista anda.

    Bila kista diangkat keduanya/bilateral, dan semua jaringan ovarium dikeluarkan, berarti fertilisasi tidak mungkin. Bila salah satu diangkat, kemungkinan terjadi fertilisasi besar.

  5. lina on August 10th, 2008 6:24 pm

    Hi dok…

    Satu minggu yang lalu saya memeriksakan kesehatan saya. Saya sering mengalami nyeri saat haid. Dan hasilnya, ternyata di rahim saya terdapat kista (kista kuning). Yang ingin saya tanyakan adalah apakah kista tersebut ganas atau tidak, apa penyebabnya, bagaimana cara penyembuhan yang tepat, dan apakah saya tetap bisa memiliki keturunan. Terimakasih banyak….

  6. Dr. Sukma on August 11th, 2008 7:19 pm

    Hello Lina,

    Anda yakin kista berada didalam rahim ? Biasanya kista ditemukan dalam ovarium kanan atau kiri dan tuba kanan atau kiri.

    Kista dalam rahim bisa juga, namun sangat jarang.Bila benar didalam rahim, baca artikel saya tentang “Peliosis Uteri kasus pertama yang saya diagnosis”.

    Bila benar seperti artikel itu, pengobatan satu2nya adalah operasi mengangkat seluruh rahim. Dengan akibat, kemungkinan bisa punya keturunan menjadi nol.

  7. Si Bingung on August 12th, 2008 6:05 pm

    Dok, umur saya 23 tahun. haid saya suka mundur (tidak teratur)..
    Rata2 cuma 3-4 hari..
    Dan selalu merasa nyeri saat haid..
    Saya ada keputihan juga..

    DOk, saya mau tanya, apakah dengan data diatas menggolongkan saya menjadi wanita yang kurang subur? Apakah wanita yang haidnya lama durasinya, dan teratur lebih subur?
    Trims atas jawabannya ya dok..
    Saya cemas sekali..

  8. Dr. Sukma on August 13th, 2008 10:46 am

    Hai Si Bingung,

    Haid anda yang rata-rata 3-4 hari termasuk normal dan ideal. Kriteria kesuburan wanita tidak ditentukan oleh lama atau singkat durasi menstruasi. Wanita dengan durasi haid yang lama, justru tidak normal, bila haid lebih dari 7 hari.

    Wanita dengan haid teratur sudah tentu minim kelainan, dan secara teoritis akan lebih subur.

    Keluhan nyeri haid, itu normal kalau intensitas sakitnya tidak parah. Artinya anda masih tetap bisa beraktivitas selama masa haid. So, don’t worry, be happy..

  9. Jennie on August 20th, 2008 2:29 pm

    Hai dok,
    saya mau tanya nih…saya 24 tahun, sudah lama mengalami haid yang tidak teratur, kadang bisa sampai 6 bulan saya tidak mens….bulan ini saya mens hampir 2 minggu baru selesai, dan yang saya bingungkan, sudah 3 hari ini tiba-tiba setiap bangun pagi dan berkemih, keluar darah seperti mens, dan ada gumpalan kecil darah….tapi setelah saya mandi, beraktivitas dari siang sampai malam,tidak keluar apa-apa lagi, bersih….lalu besok rencananya saya mau periksa ke ginekolog…yang jadi pertanyaan dok, apakah saya terkena kanker ovarium? saya paling takut ke ginekolog dok..saya takut melihat kenyataan kalau2 saya terkena penyakit berat. Takut dengan biayanya..soalnya orang tua saya single parent dan keuangan keluarga saya yang tanggung…mohon keterangannya..makasih dok…

  10. Dr. Sukma on August 21st, 2008 7:39 pm

    Hai Jennie,

    Pertama-tama buang jauh pikiran yang negatif, seperti kemungkinan kanker.Always think positive

    Dari semua yang anda tulis, sepertinya ada gangguan hormonal pada diri anda. Untuk itu perlu diperiksa kadar estrogen dan progesteron dalam darah, apakah normal atau tidak.

    Siklus haid yang tidak teratur dapat juga disebabkan oleh kondisi mental & emotional sebelum kita berfikir kearah gangguan organik.

    Jadi kunjungi dokter kebidanan di RSUD, agar beaya terjangkau..Jangan dibiarkan gangguan haid yang anda alami berlama-lama tanpa dicari penyebabnya.

Leave a Reply