En annen tablett for å bekjempe impotens, for som det er etterspørsel, er Levitra Kjøp Levitra With Dapoxetine Uten Resept Stoffet er med høy effektivitet, noe som er bekreftet i flere kliniske studier Generisk Levitra 20mg Den aktive ingrediensen i Levitra vardenafil fungerer.

Kista 2Kista 1Tumor yang sering pada wanita selain yang mengenai rahim dan leher rahim, adalah kista ovarium yaitu kista yang tumbuh pada indung telor wanita, bisa sebelah kanan, kiri atau keduanya kanan dan kiri (bilateral).

Gejalanya adalah perut yang membuncit, padahal tidak hamil. Dirasakan sakit perut bagian bawah yang terasa tumpul, hilang-timbul bisa diperut bawah sebelah kiri atau sebelah kanan, bisa juga  kiri dan kanan. Menstruasi dapat terganggu atau tidak. Tentu tidak mudah mengetahui apakah kista yang ada itu jinak atau ganas? Mau tahu?

Secara umum kista jinak tumbuhnya perlahan, tidak sakit, kecuali bila ukuran sudah cukup besar, keadaan umum penderita masih baik artinya selera makan dan minum biasa tidak berkurang, tidak pucat dan badan tidak dirasakan lemah. Pasien kelihatan biasa saja, kecuali perut yang makin lama makin membuncit.

Kista ganas dapat diduga, bila pertumbuhannya cepat atau sangat cepat, badan penderita tampak kurus, wajah pucat, seluruh tubuh dirasa lemah tak bertenaga. Apalagi bila disertai perdarahan yang tidak normal…

Apabila kista telah diangkat/dioperasi, ganas tidaknya dapat diduga dari gambaran makroskopiknya : bila padat seluruhnya atau sebagian, kemungkinan ganas ada. Apabila bentuknya kistik transparan, seperti balon udara, kemungkinan besar jinak…

Mengenai penyebabnya, selain faktor genetik dan hormonal ada juga buku yang menyebutkan mengenai bahaya pemberian bedak kepada bayi perempuan setiap kali habis mandi. Butiran talk dapat memasuki organ dalam genetalia, melalui vagina yang terpapar bedak, apalagi biasanya ibu-ibu memberi bedak tebal disekitar kemaluan. Jadi sebaiknya tinggalkan kebiasaan membedaki seluruh tubuh bayi. Cukup dikeringkan dengan handuk…

Nah, pagi ini di laboratorium saya diterima kista berdiameter 16 cm dengan bagian kistik dan padat-lunak. Pada pembelahan, tampak seperti gambar dalam artikel ini. Saat dibelah, tampak massa kuning seperti mentega, juga ditemukan rambut dan massa kecoklatan seperti terlihat pada gambar.

Setelah dilihat dibawah mikroskop, maka diagnosis saya Mature cystic teratoma, tumor jinak. Beruntunglah penderita berumur 26 tahun yang kistanya termasuk kista jinak. Setelah dilakukan operasi ini. biasanya masalah sudah selesai. Tidak ada kekhawatiran akan kambuh atau lain-lain… Amien.

Popularity: 53%

Posted Thursday, May 15th, 2008 at 7:32 pm
Filed Under Category: Bahasa, Popular Health
You can leave a response, or trackback from your own site.

956 Responses to “Kista Ovarium, bisa jinak, bisa ganas. Pemakaian bedak pada bayi perempuan turut berperan”

Pages: « 39 … 7 6 5 4 3 2 [1] Show All

  1. 25
    tiffany Says:

    kalo hasilnya negatif gimana dok? berarti tidak ganas donk….

    -_- ^.^ trims dok

  2. 24
    Dr. Sukma Says:

    Dear Stiari,

    Sebenarnya di Indonesia untuk kasus seperti anda banyak akhlinya. Dan operasi kista termasuk dalam tingkat kesulitan dan lama pengerjaan tingkat medium. Andaikata dilakukan di Indonesia, saya yakin pasti aman.

    Tapi bila anda mau perlakuan medis bertaraf International, Mount Elzabeth Hospital di Singapore adalah tempat yang tepat. Bila ingin beaya lebih rendah SGH (Singapore General Hospital) cukup bagus dan cermat pekerjaannya. Pilhan lain di NUH (National Unversity Hospital)RS pendidikan dan riset yang sangat bagus di Singapore.

  3. 23
    stiari Says:

    dok saya penderita kista, saya ingin di operasi. dirumah sakit mana yang terbaik ? mount elizabeth apakah benar-benar bagus? mohon di balas di email saya. trims atas sarannya

  4. 22
    Dr. Sukma Says:

    Halo Fuji,

    Karena ukuran kista masih kecil (2,5 cm) kemungkinan masih bisa dicoba terapi alternatif. Asalkan tidak dilakukan massage/pengurutan, takut kistanya pecah. Acara Gus Muh di televisi dalam penilaian saya lumayan rationil.

    Alternatif kedua, dokter kebidanan dapat melakukan aspirasi cairan kista, bila kondisi memungkinkan. Dengan diambilnya cairan kista, praktis kista akan mengecil, tetapi akan tumbuh lagi. Tujuan pengambilan cairan sebenarnya untuk mengetahui jenis kista, adakah tanda ganas yang harus diwaspadai.

  5. 21
    Fuji Says:

    selamat siang..

    saya punya saudara umur nya 25 tahun, Sdh nikah 3 thn tp blum punya anak. Setelah di USG ternyata mempunyai kista ovarium di kanan dan kiri nya,ukurannya masih 2,5 cm. Apa ada cara lain untuk menghilangkan dan menyembukan kista tsb selain dengan operasi?
    dan apakah setelah dioperasi dia bisa punya anak????

    trimakasih..

  6. 20
    Dr. Sukma Says:

    Halo NN,

    Dari hasil USG yang anda tulis, Dx/. Dermoid Cyst. Maka kista anda itu persis seperti gambar kista pada artikel ini (kista dermoid). Kista ini bila dibelah akan tampak massa seperti mentega dan gulungan rambut yang padat. Dahulu. dibeberapa daerah kista seperti ini dikatakan ‘kena guna-guna atau diteluh’ orang yang benci sama penderita. ITU SAMA SEKALI TIDAK BENAR…

    KIsta dermoid sebenarnya semacam teratoma jinak, artinya pada kista ini terbentuk berbagai unsur jaringan yaitu : ecto, meso dan endoderm. Dengan komponen seperti ini, saya pesimis kista ini dapat diobati dengan cara alternatif. Bila isi kista hanya cairan, barulah saya optimis bisa disembuhkan. Jadi pendapat saya jalan terbaik operasi.

    Jangan takut, operasi di RS yang menjaga mutu pelayanan akan berjalan dengan lancar, aman dan tuntas.Juga antibiotika saat ini lebih banyak pilihan dibanding operasi anda 5 tahun yang lalu. Sehingga kemungkinan infeksi pasca bedah dapat diminimalisir…

  7. 19
    NN Says:

    Dear Dokter Sukma,

    Terima kasih untuk jawabannya . . .
    Sayang sekali saya tidak pernah tau pasti kista yang pecah apa yang dulu diangkat, karena dari awal sampai pra operasi diagnosa nya hamil diluar kandungan, dan samasekali tidak pernah dijelaskan mengenai kista yang pernah diangkat itu, saya tau sel indung telur kiri saya diangkat pun ketika saya menjalani USG 2 minggu yang lalu.
    Yang saya tau hasil dari USG kemarin itu :

    “Tampak lesi kistik dengan bagian padat di daerah adnexa kanan, ukuran 8,49 x 7,36 x 6,99. Tepi legas”

    “Massa kistik di daerah adnexa kanan e.c susp. Kista ovarium kanan DD: Dermoid cyst”
    “Adnexa kiri tidak tampak (pasca operasi ?)”

    Saya dengar katanya ada pengobatan alternatif yang bisa menyembuhkan kista, apa memang bisa berhasil atau jalan satu2nya hanya operasi lagi yah Dok?

    Mohon maaf kalau pertanyaan saya jadi berkepanjangan.
    Terima Kasih.

  8. 18
    Dr. Sukma Says:

    Hai NN,

    Kista yang telah diangkat pada 2003 itu apa diagnosis akhirnya? Mengingat anda saat ini ada kista lagi di ovarium lain, kemungkinan besar kista coklat. Yaitu kista jinak yang dapat mengenai kedua ovarium. Pada kasus sperti ini, biasanya nyeri haid lumayan berat dibandingkan wanita normal.

    Bila benar dugaan saya, tidak ada cara lain selain operasi untuk mengangkat kista yang sudah berdiameter 8 cm itu. Bahayanya bila kista pecah, bisa terjadi perdarahan hebat..

  9. 17
    NN Says:

    Selamat Pagi Dok,

    Saya berusia 27 tahun, saya sudah memiliki putra 1 (2002) skrg sudah berumur 6 tahu. Dok, pada tahun 2003 saya menjalani operasi yang pada saat diagnosa hasilnya hamil diluar kandungan ternyata setelah operasi dokter menyatakan kalau saya punya kista dan kista nya sudah pecah. 2 minggu yang lalu saya merasa agak nyeri di perut bagian bawah dan terasa ada benjolan, saya memeriksakan melalui USG, hasilnya saya punya kista di sel indung telur sebelah kanan sebesar 8 cm, dokter juga bilang kalau ternyata sel indung telur kiri saya sudah diangkta pada waktu operasi dulu. Jujur Dok, saya masih trauma dan takut menjalani operasi lagi, apa masih ada cara pengobatan yang lain? Atau saya harus bagaimana yah Dok, saya lagi bingung sekali…
    Terima kasih untuk jawabannya Dok.

  10. 16
    Dr. Sukma Says:

    Halo Seba,

    Masalahnya jelas, ovarium anda tinggal 25% dan tentu saja kesuburan berkurang.

    Sebaiknya kunjungi dokter kandungan. Tergantung jenis kista ovarium yang telah diangkat, kemungkinan anda bisa diberikan obat penyubur.

    Boleh dicoba juga dengan konsumsi sayur taoge kacang hijau, yang kaya dengan vitamin E. Porsinya hendaknya cukup, kalau hanya sedikit, tidak kelihatan hasilnya. Apalagi tidak ada efek samping negatif untuk konsumsi taoge ini.

  11. 15
    seba Says:

    Yth dr. Sukma,
    Salam kenal, saya baru pertama kali baca blog dokter dan tulisan2 dokter benar2 menarik.
    Umur saya 28 tahun. Sekitar 6 tahun yg lalu saya operasi kista ovarium kiri dan kanan. Menurut dokter yg mengoperasi (mengangkat kista), indung telur kiri dan kanan disisakan sekitar 25%. Setelah itu mens saya tidak teratur, kadang sampai berbulan2 tidak mens. Sampai skrg saya belum hamil. Apakah ada cara untuk mengaktifkan sisa sel telur yg katanya masih 25% itu dok? atau adakah cara lain agar saya bisa hamil?
    TIA

  12. 14
    Dr. Sukma Says:

    Halo Dini,

    Kista berukuran 9,5 cm sudah besar dan bila dibiarkan, akan mengganggu fungsi organ lain akibat desakan kista.

    Kadangkala kista bisa disedot cairannya lewat punksi aspirasi- hal ini serahkan kepada dokter kebidanan yang memutuskan hal itu.

    Sebaiknya jangan ditunda, segera kista diangkat dan bila dioperasi, tidak akan mempengaruhi kesuburan. Sebab masih ada ovarium yang satunya lagi (contra lateral).

    Bahaya bila kista dibiarkan, akan terus membesar dan bisa pecah sewaktu-waktu. Bila demikian, akan lebih sulit menangani, beayanya lebih besar dan prognosis menjadi kurang baik.

  13. 13
    dini wahyuni Says:

    dok saya mau tanya? teman saya menderita kista ovarium kanan dengan ukuran 9.5 cm dan disarankan oleh dokter untuk operasi. permasalahannya adalah teman saya takut untuk operasi. apakah ada cara lain yang bisa ditempuh tanpa operasi. umur teman saya 23 tahun,dan belum menikah. apakah akan bahaya kalau operasinya ditunda/tidak dioperasi sama sekali. mohon dijawab ya dok melalui email saya.

  14. 12
    Dr. Sukma Says:

    Hai Masfiq,

    Makasih pertanyaannya dan langsung dijawab, ya.

    Bila beberapa bulan lalu ukuran kista istri anda 4 cm, maka saat ini mungkin sudah 5-6 cm. Karena dengan berjalannya waktu, dan kita makan minum setiap hari, otomatis kista itu akan membesar.

    Jadi sebaiknya kista diangkat, atau dilakukan penyedotan/aspirasi cairan kista sekalian diperiksa sitologinya. Untuk mengetahui jenis kista.Kista yang makin membesar akan mendesak organ lain, mengakibatkan antara lain darah haid tidak lancar keluarnya.

    Bila kista terus dibiarkan akan mengganggu fungsi organ lainnya seperti : perkemihan dan pencernaan.

  15. 11
    masfiq Says:

    Hallo Dok,
    Istri saya pernah USG beberapa bulan lalu dan terlihat ada kista berukuran 4 cm. Kata dokternya sih gak apa-apa.
    Tapi sejak bulan lalu kalo datang haid darahnya gak mau keluar. Hanya ada bercak coklat.
    Katanya, sakit sekali dan perutnya kram.
    Apakah yang sebaiknya kami lakukan?
    Mohon penjelasan dan sarannya.
    Sebelumnya kami ucapkan terima kasih.

  16. 10
    Dr. Sukma Says:

    Hai Jennie,

    Pertama-tama buang jauh pikiran yang negatif, seperti kemungkinan kanker.Always think positive

    Dari semua yang anda tulis, sepertinya ada gangguan hormonal pada diri anda. Untuk itu perlu diperiksa kadar estrogen dan progesteron dalam darah, apakah normal atau tidak.

    Siklus haid yang tidak teratur dapat juga disebabkan oleh kondisi mental & emotional sebelum kita berfikir kearah gangguan organik.

    Jadi kunjungi dokter kebidanan di RSUD, agar beaya terjangkau..Jangan dibiarkan gangguan haid yang anda alami berlama-lama tanpa dicari penyebabnya.

  17. 9
    Jennie Says:

    Hai dok,
    saya mau tanya nih…saya 24 tahun, sudah lama mengalami haid yang tidak teratur, kadang bisa sampai 6 bulan saya tidak mens….bulan ini saya mens hampir 2 minggu baru selesai, dan yang saya bingungkan, sudah 3 hari ini tiba-tiba setiap bangun pagi dan berkemih, keluar darah seperti mens, dan ada gumpalan kecil darah….tapi setelah saya mandi, beraktivitas dari siang sampai malam,tidak keluar apa-apa lagi, bersih….lalu besok rencananya saya mau periksa ke ginekolog…yang jadi pertanyaan dok, apakah saya terkena kanker ovarium? saya paling takut ke ginekolog dok..saya takut melihat kenyataan kalau2 saya terkena penyakit berat. Takut dengan biayanya..soalnya orang tua saya single parent dan keuangan keluarga saya yang tanggung…mohon keterangannya..makasih dok…

  18. 8
    Dr. Sukma Says:

    Hai Si Bingung,

    Haid anda yang rata-rata 3-4 hari termasuk normal dan ideal. Kriteria kesuburan wanita tidak ditentukan oleh lama atau singkat durasi menstruasi. Wanita dengan durasi haid yang lama, justru tidak normal, bila haid lebih dari 7 hari.

    Wanita dengan haid teratur sudah tentu minim kelainan, dan secara teoritis akan lebih subur.

    Keluhan nyeri haid, itu normal kalau intensitas sakitnya tidak parah. Artinya anda masih tetap bisa beraktivitas selama masa haid. So, don’t worry, be happy..

  19. 7
    Si Bingung Says:

    Dok, umur saya 23 tahun. haid saya suka mundur (tidak teratur)..
    Rata2 cuma 3-4 hari..
    Dan selalu merasa nyeri saat haid..
    Saya ada keputihan juga..

    DOk, saya mau tanya, apakah dengan data diatas menggolongkan saya menjadi wanita yang kurang subur? Apakah wanita yang haidnya lama durasinya, dan teratur lebih subur?
    Trims atas jawabannya ya dok..
    Saya cemas sekali..

  20. 6
    Dr. Sukma Says:

    Hello Lina,

    Anda yakin kista berada didalam rahim ? Biasanya kista ditemukan dalam ovarium kanan atau kiri dan tuba kanan atau kiri.

    Kista dalam rahim bisa juga, namun sangat jarang.Bila benar didalam rahim, baca artikel saya tentang “Peliosis Uteri kasus pertama yang saya diagnosis”.

    Bila benar seperti artikel itu, pengobatan satu2nya adalah operasi mengangkat seluruh rahim. Dengan akibat, kemungkinan bisa punya keturunan menjadi nol.

  21. 5
    lina Says:

    Hi dok…

    Satu minggu yang lalu saya memeriksakan kesehatan saya. Saya sering mengalami nyeri saat haid. Dan hasilnya, ternyata di rahim saya terdapat kista (kista kuning). Yang ingin saya tanyakan adalah apakah kista tersebut ganas atau tidak, apa penyebabnya, bagaimana cara penyembuhan yang tepat, dan apakah saya tetap bisa memiliki keturunan. Terimakasih banyak….

  22. 4
    Dr. Sukma Says:

    Halo Neli,

    Sebaiknya ke Dr.Obsgyn/Kebidanan, dari USG biasanya dapat diketahui ukuran kista masing2. Kadangkala ada kista yang dapat dikempiskan, hanya dengan aspirasi cairan kista, yang lantas diperiksa sitopatologi, apakah jinak atau ganas.

    Kista ukuran besar, harus diangkat karena akan mendesak organ lain mengakibatkan gangguan BAB dan BAK. Jadi serahkan ke Dr.SPOG, solusi kista anda.

    Bila kista diangkat keduanya/bilateral, dan semua jaringan ovarium dikeluarkan, berarti fertilisasi tidak mungkin. Bila salah satu diangkat, kemungkinan terjadi fertilisasi besar.

  23. 3
    neli triana Says:

    hai dok,
    hari ini Sabtu (26/7), dari hasil USG saya dinyatakan memiliki kista ovarium bilateral. aduh syok juga dengernya. saya sudah satu tahun menikah dan belum hamil juga, maka diputuskan berdua sama suami periksa, hasilnya sperma suami sehat-normal, saya kena kista
    kata dokter saya, saya harus operasi (bisa operasi terbuka, bisa juga dg operasi apa getu yg bedahnya kecil)
    sampai saat ini saya belum tahu (dokter jg cuma USG & nyuruh operasi itu aja), apakah kista saya ganas atau tidak

    ada advise lain ga ya soal ini? atau memang harus operasi? ke depannya, jika kista sudah diangkat, apakah akan ada problem lagi dg fertilitas saya?

    terimakasih
    salam:)

  24. 2
    Dr. Sukma Says:

    Halo Merna & Jessieca,

    So pasti, siapa aja silahkan berkunjung ke blog saya. Terlebih bila ngasih comment or pertanyaan pasti dech saya senang.

    Kalo nggak salah anda berdua yang aktif di seminar yang lalu. Senang saya dengan anak yang kritis dan curiousity-nya besar.Keep studying…

  25. 1
    Merna & Jessieca Says:

    Siang,dok…

    Ya,boLeh kan lihat bLog dokter???
    Makasih banyak ya,dok…

Pages: « 39 … 7 6 5 4 3 2 [1] Show All

Leave a Reply

  • About

    Dr. Sukma Merati, DSPADr. Sukma Merati is founder and owner of Riau Pathology Center in Pekanbaru, Riau. Dr. Merati has had various international experience and training, including as a fellow doctor at The Mount Sinai Hospital in New York City, NY, USA (2000-2002). More >

  • Most Popular Posts

  • Calendar

    March 2015
    M T W T F S S
    « Dec    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  

    Archives By Month

    Backend

    Subscribe