Carpal Tunnel Syndrome, sering terjadi pada sekretaris
Posted on August 22, 2008
Filed Under Bahasa, Life, Popular Health
Carpal Tunnel Syndrome (CTS), paling sering dikeluhkan oleh mereka yang banyak menggunakan otot-otot pergelangan tangan dan jari-jari tangan, merupakan keluhan yang awalnya sangat sering disuarakan di negara Barat.
CTS merupakan salah satu dari kelompok gangguan saraf tepi yang disebut dalam bahasa medisnya : compression neuropathy atau entrapment neuropathy.
Dengan semakin ngetrendnya pemakaian komputer di segala aspek kehidupan kita, maka CTS semakin banyak dikeluhkan para pengguna komputer terutama yang computer maniac. Apa dan bagaimana CTS sebenarnya ?
Lengan bawah dan jari-jemari tangan kita dipersarafi oleh nervus medianus dibagian tengah, nervus radialis pada sisis ibu jari dan nervus ulnaris dibagian sisi jari kelingking. Semua saraf tersebut mempunyai tempat tersendiri, diantara otot-otot dan tulang.
Pada CTS terjadi penyempitan ruang dimana nervus medianus biasanya berada. Sehingga saraf akan terjepit, mengakibatkan rasa kebas, kesemutan dan nyeri. Penyempitan ruang saraf ini, dapat disebabkan berbagai hal, dan yang paling sering terutama akibat edema atau pembengkakan jaringan.
Hal-hal lain yang menjadi predisposing factors : kehamilan, radang sendi, hypothyroidism, amyloidosis, acromegaly, Diabetes Mellitus (DM) dan last but not least, gerakan pergelangan tangan yang berulang-ulang dan berlebihan seperti apa yang sering terjadi pada sekretaris pada umumnya dan pengguna komputer yang tergolong maniac.
Keluhan pada CTS berupa manifestasi dari gangguan fungsi saraf/nervus medianus, yaitu seperti : rasa kebas dan kesemutan pada ujung-ujung ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah. Keluhan tambahan bisa akibat penekanan pada saraf ulnaris sampai sebatas siku tangan yang terasa kesemutan, nyeri dan kaku.
Keluhan dapat juga terjadi akibat kompresi pada saraf radialis di lengan atas berupa lengan atas yang sakit seperti lumpuh dan sulit digerakkan, hal ini sering terjadi bila salah posisi lengan pada saat kita tidur di malam hari sebelumnya. Keadaan ini disebut ’saturday night palsy’. Eeiit, jangan salah, bukan ’saturday night fever’ filmnya John Travolta dan si cantik mungil Olivia Newton John, asal Australia.
Dari data statistik, penderita CTS lebih sering perempuan dibandingkan laki-laki. Dan sampai saat ini belum diketahui kenapa begitu, karena belum ditemukan jawaban yang memuaskan untuk pertanyaan itu.
Pada pemeriksaan penderita CTS, akan ditemukan kelainan histopatologik jaringan yang berupa ‘Morton neuroma’, sejenis tumor jinak dari unsur saraf.
Terapi CTS biasanya berupa anti sakit/ analgesic, obat saraf/neurotropik berupa vitamin B1, B6 dan B12, serta untuk mengurangi pembengkakan jaringan diberikan anti-inflamasi dan yang paling penting sudah tentu kudu mengistirahatkan untuk sementara lengan dan jari-jemari sampai sakitnya hilang…
Popularity: 16%

November 4th, 2008 at 8:26 pm
Halo Desi,
Stenosis spinal adalah penyempitan ruang pada tulang belakang. Ruang itu biasa dilalui saraf-saraf perifir yang mensyarafi leher, tangan dan kaki baik motorik maupun sensorik. Akibat ruang menyempit pada stenosis, maka saraf yang berada di ruang tersebut akan terjepit oleh tulang belakang disekitarnya.Akibatnya seperti yang anda tulis, leher kaku, tangan mulai sulit digerakkan tergantung lokasi ruang yang stenosis itu.
Kalau boleh jujur, stenosis spinal ini termasuk penyakit yang sulit diobati. Andaipun dilakukan operasi, hasilnya kurang memuaskan-seperti yang anda tulis fifty-fifty kemungkinan berhasil-
Mungkin bisa dicoba dengan menghangatkan lokasi stenosis, setiap kali ada kesempatan. Caranya dengan menempelkan ‘heating pad’ persis pada tulang belakang yang bermasalah. Mudah2an bisa menolong. Amien..
November 4th, 2008 at 12:32 pm
halo dok……..
suami saya berumur 26 tahun
sudah 6 bulan ini suami saya menderita kekakuan di leher sehingga susah untuk menoleh ke kiri dan kanan.saya sudah bawa dia berobat ke dr.neurologist tapi mereka cuma mengatakan kalau penyakit suami saya hanya kejang otot. fisioterapi pun telah kami lakukan tapi berkali-kali konsul tak ada kemajuan dari penyakit suami saya.sekarang tangan suami saya sudah agak sulit untuk digerakkan dan berasa kesemutan.hasil ct scan kepala tidak menunjukkan adanya kelainan.dr.bilang penyakit suami saya stenosis spinal.mohon penjelasannya tentang penyakit tersebut,apa tindakan yang diperlukan selain operasi karena setau saya tingkat keberhasilan operasi saraf itu hanya fifty-fifty…
terimaKASIH…
August 29th, 2008 at 10:50 am
OK, Berlian. Hurry up, pack your belongings and get start your vacation in Bali. Have a nice vacation..
August 25th, 2008 at 7:34 pm
ini salah satu penyakit langganan ku
kerjaku 12 jam an di depan computer
Sangat tidak nyaman, skarang ini kalau terlalu lama di depan computer malah kepala ku yang sakit (dibelakang kepala, mata lelah, pundak kanan kesemutan, lengan kebas).
Tetapi setelah membaca tulisan bu Dokter “yang paling penting sudah tentu kudu mengistirahatkan untuk sementara lengan dan jari-jemari sampai sakitnya hilang…”
aku jadi ingin ber backpacker ke bali. 