En annen tablett for å bekjempe impotens, for som det er etterspørsel, er Levitra Kjøp Levitra With Dapoxetine Uten Resept Stoffet er med høy effektivitet, noe som er bekreftet i flere kliniske studier Generisk Levitra 20mg Den aktive ingrediensen i Levitra vardenafil fungerer.

DoraemonTeddy BearSelain leukemia, thalassemia adalah juga penyakit kelainan darah yang banyak diderita anak-anak. Bila leukemia merupakan kanker darah, maka thalassemia bukan kanker darah akan tetapi penyakit akibat kelainan darah yaitu terlalu cepat dihancurkannya sel-sel darah merah atau sel eritrosit oleh tubuh penderita.

Thalassemia berasal dari kata thalas dalam bahasa Yunani yang berarti laut. Memang benar, bahwa penderita thalassemia sebagian besar berada disekitar laut Tengah/ Mediteranea, Timur Tengah dan Asia termasuk Indonesia. Kelainan ini telah diteliti dan ternyata ditemukan kelainan genetik yang menjadi dasar timbulnya penyakit. Apa keluhan dan tanda-tanda penderita thalassemia ?

Lembaga Eijkmann di Jakarta dibawah pimpinan Prof. Sangkot Marzuki sedang mengadakan inventarisasi, pemetaan/mapping dan penelitian mengenai thalassemia di Indonesia yang diteliti sesuai etnik penderita yang ada di Indonesia : Sumatera, Jawa, Sulawesi, dll. Mungkin dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, akan dapat diketahui spesifikasi penyakit thalassemia yang ada di Indonesia. Kita Tunggu..

Sel-sel darah seperti : darah merah(eritrosit), darah putih (lekosit) dan sel pembeku disebut juga platelets atau trombosit. Sel-sel darah termasuk sel eritrosit biasanya dihancurkan oleh tubuh setelah beredar dalam aliran darah selama 120 hari. Jadi pada sel-sel darah merah tersebut akan terjadi penggantian sel lama dengan sel baru yang beredar didalam aliran darah kita, setiap 120 hari sekali. Ini keadaan normal.

Pada thalassemia, terjadi penghancuran sel eritrosit sangat cepat, sebelum waktunya sehingga penderita akan tampak pucat, gizi kurang, pertumbuhan kurang dan perut makin lama makin membuncit  karena terjadi pembesaran hati dan limpa (hepatosplenomegali).

Keadaan pucat (anemia) tersebut harus ditanggulangi dengan pemberian transfusi darah, untuk menaikkan kadar Hemoglobin(Hb) ketingkat normal. Sehingga bisa berfungsi normal mengedarkan nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan setiap organ dan sel tubuh manusia.

Anemia pada penderita thalassemia sangat berat, bisa mencapai Hb 4-6 gram/dL, sehingga tidak mungkin ditanggulangi hanya dengan pemberian suplemen penambah darah lewat mulut/per oral. Tidak ada pilihan lain, hanya transfusi darah yang bisa menaikkan Hb yang sedemikian rendah pada penderita thalassemia.

Akibat samping dari pemberian darah yang hampir setiap bulan sekali, maka zat besi akan menumpuk didalam tubuh penderita yang disebut hemosiderosis. Hemosiderosis tidak baik bagi tubuh, akan memberi warna biru-kehitaman pada kulit penderita dan bila menumpuk sedemikian tinggi di dalam jaringan hati keadaan ini disebut hemochromatosis, bisa menimbulkan kanker hati.

Untuk mengurangi kadar besi didalam tubuh, maka penderita yang telah menjalani transfusi darah berkali-kali akan diberikan suntikan desferal(desferioxamine) oleh dokter anak. Jadi hidup penderita sangat tergantung pada pemberian transfusi darah selama hidupnya dan sudah barang tentu sangat menderita, sangat merepotkan keluarga dan memberatkan ekonomi keluarga.

Popularity: 12%

Posted Thursday, August 14th, 2008 at 12:15 pm
Filed Under Category: Bahasa, Popular Health
You can leave a response, or trackback from your own site.

64 Responses to “Thalassemia, penyakit yang memerlukan transfusi darah seumur hidup”

Pages: « 3 2 [1] Show All

  1. 25
    Dr. Sukma Says:

    Hai Qid,

    Kasus itu boleh dikata exception, perkecualian satu dari sekian juta kasus…

    Kemungkinan sampai umur 22 tahun ybs tidak mengalami penurunan kondisi kesehatan berarti, sehingga tidak terpantau… Secara teori sulit dijelaskan.

    Namun itulah KEBESARAN Sang Maha Kuasa, pemilik bumi dan segala isinya, Sang Maha Pencipta…

  2. 24
    Qid Says:

    Dok, membaca salah 1 coment, mengapa si A baru diketahui menderita thalasemia setelah usia 22 tahun? Dan sebelumnya tidak ada indikasi thalasemia.

  3. 23
    Dr. Sukma Says:

    Hai Zainuddin,

    Setahu saya pencangkokan sel induk (stem cells), baru sebatas wacana untuk menanggulangi penyakit yang dibawa sejak lahir, termasuk thalassemia.

    Prosesnya baru dalam tahap mengumpulkan darah placenta yang disimpan dalam sebuah bank darah di Singapore. Perlu teknologi khusus dan tinggi untuk menyimpan darah tali pusat seorang bayi yang kaya dengan sel-sel induk.

    Dengan harapan disuatu saat dikemudian hari, bila si bayi atau saudara bayi tersebut memerlukan sel induk untuk tujuan cangkok sumsum tulang, darah itu akan menjadi penyelamat.

    Serta untuk mengatasi kelangkaan adanya organ donor yang diperlukan, bila seseorang harus mengganti salah satu organ tubuhnya karena sudah rusak parah dan penyakit dalam kondisi end-stage.

  4. 22
    zainuddin Says:

    maaf dok bu dokter saya ingin menginformasikan dan sedikit saran…di negara singapure thalasemia sudah dapat disembuhkan deng pencangkokan sel induk tali pusar..kenapa di indonesia tidak belajar dari sana.karena kemungkinan generasi muda indonesia banyak yang terkena penyakit thalasemia ini…kalo kita tinjau kembali resikonya kedepan..maka generasi indonesia bisa terjadi kemungkinan terkena thalasemia semua..karena disini kurang adanya sosialisasi mengenai penyakit ini dan belum ada penyembuhan untuk penderitanya…bagaimana solusinya agar thalasemia di indonesia yang sudah terkena dapat sembuh dan yang nanti tidak ada penderita lagi…terima kasih bu.

  5. 21
    Dr. Sukma Says:

    Hai ReDta,

    Beda keduanya hanya terletak pada berat-ringannya penyakit. Thalaassemia beta jauh lebih berat dibandingkan thalassemia-alfa.

  6. 20
    Dr. Sukma Says:

    Hai Adamz,

    PNH dan Thalassemia berbeda penyebabnya akan tetapi gambaran klinisnya sama,yaitu sama2 perlu transfusi darah secara periodik.

    Anda boleh berbagi kepada yang lain kiranya enzyme apa yang anda minum,sehingga berhasil sehat.

  7. 19
    Dr. Sukma Says:

    Hai Jill,

    Semua dokter dibagian hematologi RSCM dapat menangani kasus anda. Prof.Dr Zubairin,dkk semuanya berkualitas dibidang hematologi.

  8. 18
    adamz Says:

    dr..nak tanya.. apa beza dengan penyakit pnh ni?
    saya tengok sama je..penyakit kurang darah.
    sbb saya mengidap penyakit ni 6 bulan yang lepas.
    tiap 2 bulan msti masuk hospital..masuk darah.
    tapi alhamdulilah,saya makin sihat sbb ditemukan dengan satu produk enzyme,
    saya mkan seminggu je,memang nampak perubhan yang ketara.
    dan makin sihat.
    boleh bersukan n mcm2 la.
    kalau tidak,saya mcm mayat hidup
    ni no hp sya 0136343599
    kalau ada berminat ingin tahu penyakit dan produk yang saya mkan..hingga result darah saya pulih sepenuhnya.

  9. 17
    ReDta Says:

    Dok,,saya adalah penderita thalassemia beta??
    apa bedanya thalassemia alfa dan beta??
    masuk kelompok thalassemia manakah thalassemia beta??minor atau mayor kah??
    yg perlu dokter tahu,,saya baru tahu kalo saya menderita thalassemia akhir2 ini.(usia saya 20 tahun)
    karena saya baru sakit anemia,,iang hb saya pd waktu itu tinggal 4,6. apakah thalassemia beta??tergolong thalassemia iang parah??terimakasih.

  10. 16
    jill Says:

    Salam kenal Dok, saya dan suami adalah penderita talasemia (sbg pembawa.
    Mohon bantuannya reverensikan saya dokter kandungan di jakarta yang biasa menangani talasemi, karena saat ini saya sedang hamil. Biasanya setiap kehamilan saya selalu ditangani oleh Prof. Gulardi W. ttp krn saat ini beliau sedang sakit n menjalani pengobatan ke Singapura, saya jadi sangat bingung mencari penggantinya.
    saya sangat mengharapkan balasannya.
    Thank’s

  11. 15
    Dr. Sukma Says:

    Hai Andra,

    Sebaiknya yang membaca hasil pemeriksaan itu adalah dokter akhli penyakit darah (hematologist). Agar penjelasannya lebih akurat dan valid. sebab ilmu kedokteran berkembang terus sama dengan ilmu yang llain. Setahu saya ada Thalassemia Mayor, Thalassemia Trait,dsb.

    Keterangan yang akurat dan terbaru mengenai Thalassemia itu sangat penting, menyangkut bakal jabang bayi andaikan anda menikah nanti dengan pasangan.

  12. 14
    andra Says:

    Dokter saya ingin menanyakan, pada panel pre marital screening selain TORCH ada hb elektroforesis apakah tes itu untuk deteksi talasemia? dan bagaimana cara membaca hasilnya..kalau tidak salah ada Hb A dan Hb F, hasil berupa grafik. terimakasih

  13. 13
    Anonymous Says:

    dok,,
    sbnRny tanda dan gejala thalassemia tu sndiri apa?
    apakah bs dketahu sejak dini?
    baru umur 22thn ni riz bR tau kL skt thaLassemia,dan dr kciL tdk pnh da keLainan atau skt y9 parah.
    apa tdk da alternatif lain sLain tranfusi dok?
    dengan cara tradisional spt jambu biji utk menaikkan HB mgkn?
    tlg dblz y dok,,

  14. 12
    Anonymous Says:

    dok,,kmrn ris di nyatakan thalassemia,tp riz 9 crita sm orang tua.
    tanda dan gejala dari talassemia tu sndiri gmn?
    knp br diumur 22thn ni br ktauan kalo thalasemia?
    apa tdk ada aLternatif Lain sLain tranfusi dok?
    mgkn dg cara tradisional utk menaikkan HB,spt jambu biji gt dok?
    tlg dblz y dok.

  15. 11
    Dr. Sukma Says:

    Halo Sky,

    Sudah pasti, Thalassemia bisa menimbulkan kematian pada End-stage, yaitu bila sudah terlalu sering transfusi darah dan terjadi penumpukan zat besi dalam tubuh yang tidak dinetralisir dengan desferal.

  16. 10
    sky Says:

    apakah penyakit thalassemia dapat menyebabakan kematian??
    bls ya….^^

  17. 9
    Dr. Sukma Says:

    Halo Anonymous,

    Penyakit Thalassemia tidak menular. Namun, bila anda menikah anak-anak anda akan ada yang membawa sifat thalassemia atau malah menjadi penderita thalassemia.

    Karena itu dianjurkan SEBAIKNYA pasangan yang salah satu atau keduanya menderita Thalassemia TIDAK MEMPUNYAI ANAK. Anak bisa didapat dari adopsi, antara lain.

  18. 8
    Anonymous Says:

    Dr.sya ingn brtnya, bgn, sya pnya co.nM na endry, dy in pny pnykt thalasemia,
    yg sya ingn tnyakn, apkh pnykt in bs menular pda sya, dn bgmn kLo nanti na sya mNkaH ,apkh ank2 sya nanti akn mNdrta thalasemia jga. Trma ksh sblm na dr.

  19. 7
    Dr. Sukma Says:

    Halo Agus,

    Daripada bingung, sebaiknya anda kunjungi Lembaga Eijkmann, disebelah RSCM. Disana ada penelitian yang berskala nasional dan Internasional tt. Thalassemia.

    Anak anda akan diperiksa secara teliti, sampai ke pemeriksaaan genetik/chromosome. Jadi bisa tahu pasti apakah thalassemia atau tidak.

  20. 6
    Agus Says:

    dok,anak saya usia 9,5 bln nama gazza,hampir 80% kt dokter terkena penyakit telasemia,tapi saya sudah tes darah ke 4 lab tapi hslnya berbeda2,klo berdasarkan ciri2 penyakit mmg sebagian bsr mengarah ke penyakit tsb,awalnya hbnya 6,5 tp stlh dirawat naik menjadi 9,3.tp kdr drh putihnya tinggi 21rb,apakah anak saya tsb sudah bs divonis terkena talasemia,dan solusinya apa ya dok apa hrs transfusi drh,tp kt dokter blm boleh.terima ksh

  21. 5
    Dr. Sukma Says:

    Halo Akhikum,

    Secara garis besar beda thalassemia dan leukemia sbb. :
    1.thalassemia kelainan bukan neoplasma /kanker. Sedangkan leukemia adalah kanker darah.
    2. Thalassemia diturunkan, sedangkan leukemia tidak.
    3. Anemia pada thalassemia disebabkan lisisnya sel darah merah lebih cepat dari normal, akibat kelainan genetik.Sedangkan anemia pada leukemia disebabkan tertekannya sel darah merah/sumsum tulang oleh adanya populasi sel darah putih yang luar biasa banyak yang adalah sel kanker/ sel muda/ blast cells.

    Itu yang terpenting, maaf tidak bisa dijawab lengkap, due lack of time..

  22. 4
    akhikum Says:

    bu dokter… gimana cara mendeteksi thalasemia di usia dini. Trus bedanya thalasemia n leukemia dari hasil tes darah rutin dan BMP gmn??? makasih bu dokter….
    i wait your answer…

  23. 3
    g!3_r1e Says:

    eeeeeeeeeeehhhhhhhhhhhhmmmm, aku tertarik banget ma talasemia,sampe aku bikin buat acara penyuluhan di kelas buat dapet nilai mid.
    bukan apa2 ci,cuma karna tertarik aja,
    ya ci,ga ad pilihan lain selain tranfusi darah,dan tranfusi darahpun ada resiko,dan resikonya ga maen2..kanker hati..
    eehm,ya ga ada jalan lain selain di jalani y…
    hanya mau bilang..never give up..
    hanya teori..tapi,emang harus dijalani..
    bagaimani jalani hidup??????????
    ya sekedar jalani aja,jangan menganggap bahwa kamu adalah satu2nya orang paling menderita..
    masih banyak yang laen yang jauh lebih menderita,tapi mereka te2p survive…
    berserah,itu kunciny..
    bersyukur, itu passwordnya,karna sempe hari ini nafas yang kamu hirup masih gratis kan…
    hidup itu tergantung bagaimana seseorang memandang hidup..
    jika di pandang gelap ya gelap..
    jika di pandang terang ya terang..
    nasehat???????????
    terserah kamu mengartikannya,,
    hanya mencuba membagi secuil terkecil dari perjalanan hidup..
    Jika hari ini kamu masih bisa membuka mata di waktu bangun pagi..
    Itu adalah kesempatan sekali lagi untuk bersyukur…
    masa depan sungguh ada..
    senyum,harapan doa,dan OPTIMIS..

    ya..ya..ya..terlalu banyak omong yaaa
    hehehehe..
    oke dah..
    lo kamu kepikiran buat share sedikit…mungkin, saling berbagi..
    kirim aja email aja,PASTI aku bales…
    my_all_inall@yahoo.com

    never be alone guysssssssss…..

    God bless u poreper…………………..

  24. 2
    Dr. Sukma Says:

    Halo ‘aku saki’,

    Sementara ini memang belum ditemukan terapi lain selain transfusi darah untuk penderita thalassemia. Namun dengan masih giat dilakukannya penelitian diseluruh dunia termasuk Indonesia kita berharap thalassemia akan bisa ditanggulangi dengan lebih baik.

    Disini terbukti PENTINGNYA PEMERIKSAAN MEDIS PRA-NIKAH DARI KEDUA CALON PASANGAN SUAMI-ISTERI untuk mencegah terjadinya thalassemia pada keturunannya. Karena biasanya ditemukan kelainan genetik pada khromosom tertentu. Apabila pasangan telah mengetahui adanya kelainan tersebut, mungkin dapat dilakukan antisipasi dengan cara menjadi peserta Keluarga Berencana (KB).

  25. 1
    Aku sakit Says:

    Aq menderita dah 1.5th.trnfusi 4bln se x .gmn aq mnatap masa depan?

Pages: « 3 2 [1] Show All

Leave a Reply

  • About

    Dr. Sukma Merati, DSPADr. Sukma Merati is founder and owner of Riau Pathology Center in Pekanbaru, Riau. Dr. Merati has had various international experience and training, including as a fellow doctor at The Mount Sinai Hospital in New York City, NY, USA (2000-2002). More >

  • Most Popular Posts

  • Calendar

    March 2015
    M T W T F S S
    « Dec    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  

    Archives By Month

    Backend

    Subscribe