En annen tablett for å bekjempe impotens, for som det er etterspørsel, er Levitra Kjøp Levitra Uten Resept Stoffet er med høy effektivitet, noe som er bekreftet i flere kliniske studier Generisk Levitra 20mg Den aktive ingrediensen i Levitra vardenafil fungerer.

BatamObama dari partai Demokrat akhirnya menang dari Hillary Clinton pada primary election sebagai satu-satunya calon partai Demokrat. Meski Hillary tidak mau mengalah begitu saja, tokh akhirnya dia mengakui keunggulan Obama dibandingkan dirinya, disaat-saat akhir perjuangannya merebut simpati pemilih.

Sebenarnya kalau Hillary menang dari Obama dan kalau pada election day pada tanggal 4 November yang akan datang melawan Mc Cain dari partai Republik berhasil unggul, maka dia akan menjadi presiden wanita pertama di Amerika Serikat dan akan menjadi sejarah menorehkan tinta emas sebagai wanita pertama yang menjadi presiden di negara adikuasa tersebut.

Namun, kenyataan berbicara lain, Obama akhirnya keluar sebagai pemenang dan akan bertarung melawan John Mc Cain dari partai Republik. Bagaimana latar belakang Obama?

Obama dilahirkan dari ayah seorang Kenya yang bekerja di Amerika Serikat dan menikahi seorang wanita kulit putih. Mereka akhirnya bercerai, ayah Obama kembali ke Kenya sedangkan Barack Obama ikut mamanya tinggal di Amrik. Pada masa anak-anak, keluarga Obama pernah tinggal di Menteng, Jakarta Pusat bersama ibu, adik tiri dan ayah tirinya yang orang Indonesia asli bernama Soetoro. Beliau ini mantan mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat yang menikahi ibu kandung Barack Obama yang berkulit putih. Dari pernikahannya dengan bapak Soetoro, ibunya melahirkan anak perempuan yang berarti Barack Obama mendapatkan adik -lain bapak satu ibu-bernama Maya Soetoro yang berkulit terang seperti ibu dan kecoklatan seperti bapak Soetoro.

Barack Obama sekolah SMU di Hawaii, melanjutkan kuliah Fakultas Hukum di Harvard University. Dan lulus sebagai lawyer dengan nilai Cum laude Magna. Dia juga pernah menjadi presiden dari penerbitan majalah bergengsi dibidang hukum, yaitu ‘Harvard Law Review’. Sejak kecil telah bersentuhan dengan multi etnik dan multi ras, membuat Barack Obama sangat mengerti persolalan ‘racist’ dan ‘socio-economic gap’ .

Maka jadilah dia seorang yang sangat sensitif dan penuh empati kepada golongan minoritas di Amerika Serikat. Barack Obama sangat populer terutama di lingkungan kerjanya di Chicago dimana banyak warga black Americans dan negara bagian lain. Seperti di Louisiana, padat saat badai Katrina melanda New Orleans dan sekitarnya, Barack Obama menyingsingkan lengan bajunya membantu korban disana bersama mantan Presiden Bill Clinton dari partai Demokrat.

Obama sebagai senator negara bagian Illinois, sebenarnya baru beberapa tahun ini berkecimpung dan berpengalaman dibidang politik nasional, dibandingkan Hillary yang sudah jauh lebih lama. Bila akhirnya nanti berhasil masuk ke Gedung Putih, di Washington, DC maka dialah presiden kulit hitam pertama di Amerika Serikat..

Pada tahun 2000, saya turut menghadiri kampanye Hillary Rodham Clinton yang pada saat itu mencalonkan diri sebagai Senator negara bagian New York. Didalam salah satu gedung didaerah elite Manhattan, saya turut memakai pin bergambar Hillary, dengan tulisan ‘vote for Hillary’. Nggak apalah, meski saya orang Indonesia, tapi saat itu saya menjadi seorang New Yorker, jadi wajarlah kalau saya ikut jadi pemilih senator di negara bagian tempat saya bermukim sementara. Dari jarak yang sangat dekat saya bisa memandang wajah Hillary yang ‘charming’ dengan mata berbinar-binar itu..

Sampai saat ini orang Amerika masih mempertanyakan apakah Obama nanti bisa bertindak sebagai commander in chief dalam masa perang ini? Maksudnya, perang di Irak dan Afghanistan yang masih berkecamuk dan melibatkan puluhan ribu tentara Amerika Serikat sampai saat ini. Obama akan mengarahkan-ulang perang yang tadinya fokus di Irak, menjadi terfokus di Afghanistan.

Bila yang menang nanti John Mc Cain yang adalah senator negara bagian Arizona, maka prediksi khalayak, peperangan akan diteruskan karena banyak yang mempunyai kesan partai Republik memang senang perang karena mempunyai bisnis produksi senjata api.  Agar bisnis berjalan lancar, buat saja perang sebanyak-banyaknya, dimanapun.

Sedangkan dibidang immigran, kelihatannya kedua kandidat baik John Mc Cain maupun Barack Obama akan sama-sama memberi prioritas tinggi untuk ‘mengamankan daerah perbatasan dengan negara tetangga, yaitu Mexico dan Canada.

Mengenai dana kampanye pemilihan presiden, tim kampanye Obama dengan tegas menolak sumbangan dari : pelobi Washington yang ada maunya dan kelompok masyarakat yang mempunyai interest tertentu. Dengan tegas kedua-duanya ditolak donasinya, untuk menghindari risiko ‘balas budi’ kepada kelompok yang telah menyumbang dana. Sebaliknya sangat mengharapkan sumbangan sekecil apapun dari perorangan, suporter ‘grassroot’ yang meski cuma lima dollar US,  akan diterima dengan baik. Saya juga menyumbang lima dollar US.

Bisakah kita di Indonesia seperti itu ? Dana dalam jumlah sangat besar mengalir dari pendukung yang akhirnya ketahuan uang korupsi. Dana yang diambil dari anggaran departemen, dst. yang diselewengkan, tidak sesuai dengan program aslinya. Bagaimana korupsi di negeri tercinta ini akhirnya ‘berjamaah’ jadinya. Gebrakan KPK memang luar biasa, maka dimana-mana, baik dipusat maupun didaerah, penghuni lembaga pemasyarakatan/lapas menjadi ‘overcrowded’ alias luber…ber… ber…

Popularity: unranked

Posted Wednesday, July 16th, 2008 at 7:26 pm
Filed Under Category: Bahasa, General
You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses to “Barack Obama, kandidat Presiden yang semasa kecil pernah tinggal dikawasan Menteng, Jakarta Pusat”

  1. 2
    fadil Says:

    obama!!! you are very2 good! i like you! because you is a great leader!!! you are the best!!!

  2. 1
    Jacques Prince Says:

    biracial phrenologize colocasia monomyarian lecanine aterian subcheliform jimjam

Leave a Reply

  • About

    Dr. Sukma Merati, DSPADr. Sukma Merati is founder and owner of Riau Pathology Center in Pekanbaru, Riau. Dr. Merati has had various international experience and training, including as a fellow doctor at The Mount Sinai Hospital in New York City, NY, USA (2000-2002). More >

  • Most Popular Posts

  • Calendar

    March 2015
    M T W T F S S
    « Dec    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  

    Archives By Month

    Backend

    Subscribe