En annen stoffet for å bekjempe impotens, for som det er etterspørsel, er Levitra Kjøp Priligy Uten Resept Stoffet er med høy effektivitet, noe som er bekreftet i flere kliniske studier Generisk Levitra 20mg Den aktive ingrediensen i Levitra vardenafil fungerer.

ABSTRAKBipolar disorder, is one of the so many mental illnesses. And each of the patient has its own specificity with a variation of symptoms and signs. But basically, every patient will experience two kind of moods : manic and depressive one.

It affects male and female, usually starting at their teens. Celebrities affected by this disorder, eg. : Sinead O’Connor, Patty Duke and the former manager of Motley Crue Richard J Fisher. And surprising Dr. Kay Redfield Jamison was also an ex-bipolar patient who’s writing about this mental illness in a book titled “An Unquiet Mind” .

I’ve seen one bipolar patient. In my observation, the patient would act very energitic, early man and talkative juring his manic state. He’s so early waking up in the morning, when people still curling under their blankets. He’d took a bath and cleaned every part of his body thoroughly, very clean and with good smell. He shoved his beard and moustache, then put on his nice sweater and pant also sneakers very neatly. Spraying perfume was one last thing he did in that very early morning. Wow, he’d looked so very dandy..   But annoying other people’s  slept…

Then came the anticlimax, when his depressive episode’s coming. He would be very lazy, clumsy in every movement, dirts on his body, waking up late in the afternoon, he’s so quiet, unfriendly to others, badmood and bad smell due to very rarely taking a bath. Actually, I took pity on him, but I could not do alot to help him…

That was my experienced with a bipolar patient. Fortunately he never did a violance during his manic state. But many times making other people busy to handle him, due to his action endangering his savety in a public place…

I wish I could buy the book of Dr. Jamison here in Indonesia, so that I could learn more about bipolar disorder. And to get to know how to minimize the symptoms and signs which  will lead to recovery of the patient.

And Patty Duke is one of the healed patients of bipolar disorder. She’s now in Hollywood, California. I saw her sharing with one bipolar patient in a TV show. Tears dropped when she talked with that man with bipolar, in an emphatic face. She’s great, because she had successfully passed her painful days during her manic and depressive episodes.

Sinead O’Connor as a singing star with her very popular song ‘Nothing compares to you’ even declared that she onced would like to finish her life, to committ suicide. She felt like there’re lots of holes in her body that leaking fluid from her body. She would like to end the pains, and to be reborn with a healthy new body and soul…

Everybody feeling that he or she has this bipolar disorder is adviced to contact Dr Kay R Jamison to have her advice and proper medications, case by case. Or you could browse oprah.com to get more details information about Dr. Jamison.

To Motley Crue or whoever read this article or knows  Richard J Fisher and has sympathy for his bipolar illness, please do help him.. By now, he’s  really in a very bad condition probably under federal detention due to his acts against the federal law, in Kissimmee, Florida. He has nothing and lives with food stamp.. He needs help…

Popularity: unranked

Posted Monday, June 30th, 2008 at 12:31 pm
Filed Under Category: Life, Popular Health
You can leave a response, or trackback from your own site.

21 Responses to “Bipolar disorder, mental illness that could be cured. Don’t be desperate”

  1. 21
    bipolar symptoms tests Says:

    bipolar symptoms tests…

    [...]Dr. Sukma Merati » Blog Archive » Bipolar disorder, mental illness that could be cured. Don’t be desperate[...]…

  2. 20
    berita terbaru 2011 Says:

    berita terbaru 2011…

    [...]Dr. Sukma Merati » Blog Archive » Bipolar disorder, mental illness that could be cured. Don’t be desperate[...]…

  3. 19
    Dr. Sukma Says:

    Halo Sisca,

    Di LN minimal di Singapore mungkin sudah ada test genetik untuk screening bipolar disorder (BD). Yang saya tahu di Indonesia belum ada. Terbaik sebenarnya adalah melihat dan mengalami sendiri gerak-gerik serta kebiasaan calon suami anda apakah mirip penderita BD. Kalau tidak terlalu berat, sebenarnya penderita BD seperti orang normal saja… Luangkan waktu untuk berada dekat calon suami anda at least 1-2 bulan, so that you cpould make up your mind… Jangan sampai menyesal nanti. Sebab idealnya menikah itu kan cuma sekali seumur hidup.

  4. 18
    Sisca Says:

    Dear Dr Sukma,

    Saya baru saja mendapat pengakuan dari calon suami bahwa ibunya menderita bipolar disorder dan itu diketahuinya saat ia masih berumur 13 tahun. Saat itu ibunya telah berpisah dari ayahnya. Dan pada saat itu ia harus berperan juga sebagai orang tua bagi ibunya karena calon suami saya adalah anak tunggal. Setelah saya mencari tahu di beberapa artikel ternyata bipolar diorder juga dapat disebabkan oleh gen yang juga dapat menurun. Apakah ada alat tes yang dapat mengetahui apakah calon suami saya mengidap penyakit yang sama? Karena mengingat kami saat ini memiliki hubungan jarak jauh sehingga saya tidak dapat memperhatikan gerak geriknya. Apa menurut dokter yang dapat saya lakukan sebelum saya memutuskan unt menikah.

    Terima kasih sebelum.

    Salam.

  5. 17
    Dr. Sukma Says:

    Halo Anonymous,

    Sebaiknya anda diperiksa oleh seorang psikolog dulu, agar dapat diketahui tipe kepribadian anda. Kalau perlu nanti anda akan dirujuk ke dokter psikiater, bila hasil pemeriksaan psikolog mengarah ke keadaan yang lebih kompleks. Mengenai PMS (pre menstrual syndrome), itu biasa dialami setiap wanita sebelum massa haid…

    Cobalah SELALU BERPIKIR POSITIF, BUANG JAUH-JAUH SEMUA PIKIRAN NEGATIF. Maka saya yakin anda tidak perlu lagi ke psikolog dan lain2, kepribadian anda akan menjadi lebih baik dan
    prilaku anda akan bersahabat kepada siapapun. Tidak ada lagi paranoid terhadap apapun… Cobalah positive thinking always, OK…

  6. 16
    Anonymous Says:

    Halo dok,
    Saya punya kecenderungan jadi lebih sensitif sebelum mendapatkan mens ato biasa disebut PMS. Biasanya kalo sudah begitu, apapun yg tdk sesuai dg keinginan saya membuat saya marah. Saya kadang juga merasa sangat PeDe kdg ngrasa minder bgt.
    Kdg kalo lg ada masalah,saya lebih suka tidur lebih lama dari biasanya,kalo orang rumah ngebangunin,saya marah2 luar biasa. Apakah itu ada tanda saya termasuk BD ini?
    Ju2r saja, saya juga byk punya skenario n pikiran negatif kpd org lain. Saya pikir itu wajar untuk seorang dg tipe melankolis spt saya unt terkadang mengasihani diri sendiri.
    Dan kemana kalo saya harus periksa?

  7. 15
    Dr. Sukma Says:

    Hai Adlaine,

    Anak anda berusia 19 tahun yang sedang dalam maintenance therapy dengan mood stabilizer dan mengikuti kuliah Engineering. Pendapat saya, sebaiknya anak tsb tinggal bersama keluarga : ayah, ibu, saudara dan saudarinya. Empati dan kasih-sayang akan jauh lebih besar didapat didalam lingkungan keluarga…

    Kalau tinggal di dormitory/boarding shool, takutnya kurang dapat diawasi mengenai istirahat, minum obat dan belajarnya… Juga pengaruh teman-temannya diasrama yang kemungkinan bisa kearah negatif.

    Teman seasrama, belum tentu tahu riwayat kesehatan anak anda yang baru sembuh dari bipolar disorder..

    Ditakutkan diajak minum alkohol, merokok, dst yang akan merusak kondisinya yang sedang baik pada saat ini.

  8. 14
    adlaine Says:

    doktor, saya mempunyai seorang anak laki2, yang 4 semuanya perempuan. baru2 ini anak saya sudah disahkan menghidap bipolar, simpton2 bipolar semuanya ada pada dia, dimasukan kehospital sebamyak 2 kali, ect 12 kali, kini saya bersyukur anak saya telah sembuh. setelah mengambil study leave sebanyak 2 kali, anak saya akan memulakan kuliahnya pada 26 hari bulan april. dia masih berterusan mengambil ubat mood stablizer,sedah sembuh sepenuhnya selama 66 hari, bolehkah saya membenarkan anak saya timggal di asrama universiti tanpa pengawasan saya. tlg doktor, saya buntu dan takut. oh ya, umur anak saya 19 tahun, sedang mengikuti kuliah engineering, dia memang seorang pelajar yang cemerlang dari usia kecil lagi sehinggalah kejadian baru2 ini.

  9. 13
    Dr. Sukma Says:

    Hai Doddi Widodo,

    Sebaiknya penderita bipolar dirawat oleh keluarga. Di Amerika Serikat dan negara lain seperti Belanda dan Australia juga sama begitu.

    Saya belum tahu ada pusat rehabilitasi khusus bipolar disorder. Di Pekanbaru TIDAK ADA RS. perawatan khusus seperti yang anda maksud. Yang ada RS. Jiwa yang kecil yang jauh dibawah RS Grogol di Jakarta Barat.

    Bagaimana kalau anda beli buku Dr. Kay Redfield Jamison via Amazo.com atau coba di Gramedia, agar wawasan anda tt. Bipolar disorder dan apa yang harus dilakukan keluarga pasien lebih jelas.

  10. 12
    doddi widodo Says:

    dokter sukma,

    lebih baik mana ? dirawat oleh keluarga atau ditempat yang competence untuk menangani penyakit tersebut, celakanya sisakit merasa bahwa dirinya tidak sakit, jago ngomong ( kalau ngomong tidak mau kalah alias ngeyel ) kayak orang nggak sakit saja dan sangat sensitive sekali kalau mendengar pskiater atau rumah sakit jiwa ( tidak ada kesadaran untuk sembuh / berobat ), namun sifat euphoria ( sok bossy ) membuat barang barang berharga , uang dll habis-habisan dikasih orang, dan sifat hyperactive nya nggak capek-capeknya mberantakin perabotan rumah, membuat keluarga sangat kualahan dan tentanggapun sudah mulai terganggu, kalau tersinggung saja sedikit selalu dikonfrontir sehingga selalu membankitkan kemarahan orang

    teman-teman ada yang bilang ini penyakit malaria tropicana dan di pekan baru katanya ada rumah sakit yang bisa mengobati penyakit tsb

    dokter, pls be advice

    thks & regards
    doddi widodo

  11. 11
    razi Says:

    aku pengidap bipolar diosder. Sudah setahun lebuh. Masih sakit. Entah bila kan sembuh

  12. 10
    Dr. Sukma Says:

    Halo Doddi Widodo,

    Apa maksud pertanyaan anda MEMPERCEPAT kambuh ? Yang saya tahu, penderita Bipolar disorder (BD) tampak seperti orang normal,kalau kita lihat sepintas sebagai orang luar.

    Hanya keluarga/ orang terdekat yang tahu dia berpenyakit mental, yang hilang timbul alias kambuhan. Belum pernah saya lihat penderita BD bisa sembuh total, tanpa kambuh.

    Di Amrik,dengan terapi lithium tablet dan ciraquil, terbukti MEMPERLAMA kambuhnya penyakit.Artinya jarak antara kambuhan satu dan dua semakin panjang atau jarang
    Banyak bintang Hollywood dan selebriti yang menderita BD. Antara lain Linda Hamilton yg bermain dalam ‘Beauty and the Beast’.

  13. 9
    Dr. Sukma Says:

    hai Berly,

    Kalau cuma sekali,cuekin aja. Terkadang reaksi tubuh memang begitu, untuk menjaga keseimbangan hormon.

    Bila seringkali atau terus-terusan seperti itu, barulah anda kunjungi dokter SpOG.

  14. 8
    doddi widodo Says:

    dok, sepengetahuan saya penyakit bipolar disorder, merupakan penyakit kambuhan, adakah obat dan terapi apa untuk mempercepat siklus kambuhnya ? thks again.

  15. 7
    berly Says:

    dok .. kalo keluar darah kembali setalh masa haid berakhir (1 minggu setalah masa haid berakhir) .. kanapa ya dok? penyakit kah?

  16. 6
    Dr. Sukma Says:

    Hai Doddi Widodo,

    Pengalaman saya, sebaiknya diperlakukan normal seperti orang lain. Pada saat kondisi manik atau maniak,maka pasien akan tampak sangat aktif, sangat energik, sangat rajin,sangat banyak bicara dan terkadang hiper-aktif. Keluarga sebaiknya menerima dia apa adanya. JANGAN diomelin, dimarahin atau dikritik tentang apapun perbuatannya.

    Sebaliknya pada saat siklus depressi, maka pasien biasanya tidur seharian dan malas bangun. Juga malas makan, malas mandi dan merawat dirinya sendiri. Pada kodisi depressed inipun hendaknya keluarga jangan memarahi, mengata-ngatai malas, dsb.

    Semua yang terjadi BUKAN kemauannya sendiri. Itu merupakan siklus penyakit yang harus dijalani. Dengan kita keluarga menerima dia apa adanya dan TETAP menyayangi dan memperhatikan dia, maka pasien merasa ‘secure’. Pikirannya menjadi tenang.

    Dengan demikian at least penyakitnya TIDAK MEMBURUK, minimal tetap atau malah terjadi perbaikan. Dikarenakan situasi didalam keluarga yang sangat kondusif dan penuh perhatian dan kasih-sayang. Semoga demikian..

  17. 5
    doddi widodo Says:

    Dokter sukma, bagaimana cara mentreat salah satu keluarga yang kena gangguan bipolar disorder, thks

  18. 4
    Dr. Sukma Says:

    Halo Naru,

    Yang lebih mengesankan saya, justru penderita bipolar teman Amrik saya itu IQ nya 136, termasuk genius.Ingatannya sangat kuat dan cerdas disegala bidang..

  19. 3
    naru Says:

    teman saya merupakan salah seorang penderita bipolar. sampai saat ini ia blm mengatakan kpd klgnya ttg penyakitnya ini krn takut salah pengertian dan dianggap sakit jiwa.
    sama seperti harapan sekar, saya jg berharap keberadaan peyakit ini dapat lebih diterima di masy

  20. 2
    Dr. Sukma Says:

    Halo Sekar,

    Teman di Amrik sana-yang bipolar- mengatakan dia saat ini dapat terapi lithium dan ciraquil. Apakah anda dinegeri ini diterapi sama dengan warga Amrik itu ?

    Saya sangat bersimpati pada pasien bipolar, karena telah melihat sendiri. Semoga satu saat yang tidak terlalu lama, ada terapi yang yahud..

  21. 1
    sekar Says:

    mudah-mudahan artikel bipolar tersebut bisa semakin mensosialisasikan tentang gangguan bipolar didalam masyarakat indonesia. saya seorang pasien bipolar dan memang masih merasakan kesulitan dalam mencari artikel mengenai gangguan ini. mudah-mudahan akan semakin banyak bahasan-bahasan lagi :-)

Leave a Reply

  • About

    Dr. Sukma Merati, DSPADr. Sukma Merati is founder and owner of Riau Pathology Center in Pekanbaru, Riau. Dr. Merati has had various international experience and training, including as a fellow doctor at The Mount Sinai Hospital in New York City, NY, USA (2000-2002). More >

  • Most Popular Posts

  • Calendar

    March 2015
    M T W T F S S
    « Dec    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  

    Archives By Month

    Backend

    Subscribe