Membingungkan juga, pada saat saya berniat membeli cenderamata dari satu negara di luar negeri. Betapa tidak bingung, karena pernak-pernik yang biasa kita lihat di Jogya, bisa ada didepan mata saya ditoko souvenir di Ho Chi Minh City (HCMC). Ada sandal, ada boneka, ada rok batik ada sepatu tipis tanp
a tumit, dll. Semua pernak-pernik itu menggunakan bahan batik dengan warna-warni etnik yang menarik. Barang kerajinan tangan itu ada yang digantung, dipajang dalam satu rak dari rotan, dst. Persis sama dengan kerajinan Jogyakarta, seperti terlihat dalam gambar posting ini.
Ketika saya tanyakan kepada penjaga toko, dia berkilah itu barang kerajinan-tangan setempat, artinya dibuat oleh penduduk Vietnam atau HCMC. Sekilas saya sempat bingung, namun setelah diperhatikan dengan seksama, ternyata itu memang buatan Jogya yang dijual di HCMC. Ternyata bukan masalah siapa nyontek siapa, akan tetapi barang produksi Jogya itu dibeli wholesaler atau grossir Viet Nam untuk dijual retail alias ketengan dinegerinya paman Ho.
Demikian juga kotak-kotak perhiasan glossy warna-warni yang pernah saya lihat dijual di Jepang, baik di tempat-tempat kunjungan turis manca negara seperti di Meiji Shrine, dst. Harganya sangat mahal, asli kerajinan tangan Jepang. Bandingkan dan anda jangan heran, bila di pasar Sukawati-Balipun kita banyak melihat kotak warna-warni berkilap tempat perhiasan yang sangat indah itu dengan harga sepersepuluh harga kotak yang sama ukuran dan modelnya di Jepang.
Saya semakin bingung, tatkala miniatur becak, sepeda motor, atau moge alias motor gede miniatur model Harley Davidson juga dapat saya jumpai di HCMC sana. Barang kerajinan tangan itu dibuat dari bahan metal semacam kuningan. Toys itu siapa yang menciptakan pertama kali ? Karena dikaki lima jalanan di Pekanbarupun saya melihat miniatur berbagai kendaraan itu dijual dengan bebasnya… Duh, semakin sempit saja dunia ini dan lebih bingung saya jadinya…
Oleh-oleh yang gampang dibawa dan bobotnya paling ringan adalah T-shirt atau kaus oblong dengan beraneka macam tulisan, sesuai dengan tempat/negara yang kita kunjungi. Tapi tahukah anda, bahwa T-shirt itu kebanyakan dibuat dan disablon di kota kembang Bandung, Indonesia. Jadi lagi-lagi kita terkecoh. Kita bela-belain sudah capai-capai membawa dari LN, ternyata barang itu Made in Indonesia… Nggak lucu, khan..
Popularity: 3%
Pada hari ini , 27 November 2009 ummat muslim di Indonesia merayakan hari raya Idul Adha atau Lebaran Haji 1430 Hijriah. Hari ini tepat sekian ratus tahun yang lalu nabi Ibrahim mengorbankan putranya nabi Ismail sebagai pertanda ketaatan, obedience dan loyalitas beliau terhadap Sang Maha Pencipta, Allah SWT.
Pada hari ini juga, di Amerika sana beberapa tahun yang lewat saya pernah dua kali merayakan hari Thanksgiving dengan menyaksikan parade dijalan-jalan kota New York tepatnya didaerah Manhattan. Berbagai pawai boneka, semacam pawai ogoh-ogoh di Bali atau parade karnaval di Rio de Janeiro, Brazilia yang megah dan meriah. Penuh warna-warni yang menyiratkan keceriaan, kegembiraan dan rasa syukur masyarakat dan berterimakasih kepada Sang Pencipta dan seluruh masyarakat serta keluarga masing-masing. Ada bunga-bunga, ada buah-buahan, hasil panen berupa jagung dan pumkin atau labu kuning.
Meski suhu udara jalanan di New York cukup dingin dimusim gugur saat perayaan Thanksgiving Day, berkisar 14-16 derajat Celcius. Namun masyarakat NY dengan penuh antusias berbondong-bondong keluar dari rumah dan apartemen mereka menuju ke jalan-jalan raya disekitar Manhattan dan Broadway. Ada juga parade drumband dengan berpakaian seragam yang sangat menarik dilengkapi mayorette yang cantik dan lincah atau ngganteng dan cekatan serta energik.
Di apartemen, saya sehari sebelumnya telah berbelanja ke swalayan membeli kebutuhan sehari-hari termasuk yang istimewa untuk menyambut thanksgiving berupa seekor kalkun yang begitu besar dan montok. Bayangkan berat unggas tersebut tatkala ditimbang bobotnya 20 pounds atau kurang lebih 10 kilogram.
Daging sebanyak itu habis juga dalam dua hari, dimakan dua orang, saya bersama satu teman saya si bule. Udara dingin menyebabkan perut keroncongan terus dan makanan dibutuhkan juga untuk memproduksi kalori untuk mempertahankan dan menjaga suhu tubuh tetap normal, jangan sampai hipotermi.
Maka makanlah kita berpesta daging kalkun yang di grill utuh didalam oven dengan sedikit roti dan salad daun. Dipikir-pikir, dua hari itu saya ibarat makhluk carnivora dan predator ganas yang telah melahap 2,5 kilogram daging dalam sehari. Untungnya kejadian itu hanya sampai disitu dan tidak pernah saya ulangi lagi…
Popularity: 3%
Negara kita tercinta Indonesia belakangan ini ditimpa berbagai bencana alam yang dahsyat. Bukan hanya alam yang bergejolak, penyakitpun merebak, ibarat kembali kezaman sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Berbagai penyakit yang sudah lama menghilang atau penyakit yang seumur hidup belum pernah saya lihat, muncul kembali atau muncul untuk pertama kalinya, menimpa warga masyarakat terutama di pedesaan.
Kondisi kesehatan masyarakat Indonesia menurun drastis, sudah hampir menyamai tingkat kesehatan di Bangladesh dan negara-negara Afrika ekuator semacam Uganda, Sudan, Somalia, Kongo, dst. Dimana masalah kesehatan masih berkutat dibidang infeksi oleh kuman, virus dan paling menyedihkan disebabkan berbagai parasit antara lain penyakit kaki gajah yang disebabkan cacing filaria. Ini jelas masalah kebersihan diri orang per-orang dan kebersihan lingkungan disekitar kita.
Hati saya miris, memikirkan segala macam cobaan dari Sang Maha Pencipta. Namun meski demikian banyak dan beratnya cobaan, polah-tingkah kita masih belum juga menunjukkan keprihatinan, bertobat serta ber-empati kepada tetangga yang sedang dirundung malang. Meski sudah menonton film yang menimbulkan pro-kontra dan spektakuler mengenai kiamat 2012, kita belum juga kapok dan tobat akan segala dosa yang telah kita lakukan selama ini.
Peduli terhadap lingkungan akan secara tidak langsung juga bermanfaat bagi kesehatan kita semua. Bila terdapat genangan air disekitar rumah kita, segeralah dicarikan jalan keluar dengan menimbun tanah atau mengalirkan air tergenang itu. Diperlukan sedikit tenaga untuk hal itu, namun dampaknya akan sangat besar terhadap kesehatan kita.
Bila kondisi tanah kering , tidak ada lagi tempat bagi nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak disekitar pemukiman. Segala macam nyamuk baik nyamuk malaria, aedes Egypti penyebab demam berdarah Dengue ataupun nyamuk lain yang membawa virus Chikungunya, semuanya tidak akan berkembang-biak diareal pemukiman kita.
Kebersihan sangat penting sebagai modal untuk memperoleh kesehatan. Bila sampah berserakan dan kita biarkan begitu saja tanpa usaha membersihkan menyapu dan membakar sampah tersebut, maka jangan menyesal bila tikuspun senang berada dekat sampah. Sehingga manusia dan tikus hidup berdampingan dan pada malam hari tikus keluar mencari makan dan bisa menggigit bagian tubuh kita serta dapat pula binatang tikus BAB dan BAK diatas permukaan tubuh manusia.
Terjadilah penyakit Weil dengan ciri badan panas dan bola mata agak kuning seperti penyakit kuning atau hepatitis. Belum lagi kemungkinan penyakit yang menyebabkan kelenjar getah bening membengkak diseluruh tubuh akibat gigitan tikus yang disebut ‘pest bubo’…
Duh, begitu banyak penyakit yang bisa timbul karena kita kurang memperhatikan kebersihan dan sanitasi lingkungan. Jamban terbuka menularkan diare yang bisa mewabah semacam epidemi kholera dan dysentri. Jangan kita terlalu me mentingkan penampilan diri dan mengabaikan kebersihan dan kebutuhan dasar rumah tangga.
Air bersih , jamban tertutup, selokan yang lancar mengalir airnya serta cuci tangan dengan sabun setiap kali sesudah memegang barang kotor seperti sampah, debu, dll dan juga setiap kali akan makan. Ritual cuci tangan bukan sekedar untuk dipertontonkan dan dipotret untuk kepentingan media massa. Jauh lebih penting jika mencuci tangan dengan sabun dijadikan kebiasaan semenjak anak berusia 3 tahun.
‘Kebersihan pangkal kesehatan’ tetaplah menjadi motto dibidang kesehatan yang tidak akan pernah lekang oleh waktu. Marilah kita bertindak segera dan berupaya semaksimal mungkin , untuk memperoleh lingkungan hidup yang bersih dan sehat bagi keluarga kita masing-masing. Jangan pernah meremehkan pekerjaan menyapu atau kerja bakti setiap hari Jum’at untuk membersihkan lingkungan tempat kita berada dan tempat kita beraktivitas sehari-hari.
Popularity: 3%
Saya semakin terpesona dan kagum atas sepak-terjang Presiden Barack Obama dari negara adikuasa Amerika Serikat. Dimanapun dia berada, dia paling pandai menyesuaikan diri dan meng-adopsi apapun yang menjadi kebanggaan satu negara. Sungguh satu kepribadian yang hangat dan sangat jauh dari sifat arrogansi. Mendahulukan dan mengutamakan persamaan dan kesamaan dibandingkan perbedaan yang ada diantara negara-negara di dunia ini.
Presiden Obama mengatakan lautan Pacific yang begitu luas bukanlah memisahkan Amerika dengan negara-negara Pacific, namun justru mempertautkan keduanya. Sungguh sangat indah didengar dan indah pula yang dapat kita rasakan. Bahwa Amerika Serikat bukanlah negara yang jauh dari jangkauan, negara yang memisahkan dirinya dari negara lain yang belum semaju Amerika, negara yang sulit diajak bekerjasama oleh negara Asia-Pacific. Duh, puitis banget kalimat-kalimatnya…
Kepandaian Obama merangkai kata-kata menjadi kalimat dimulai semenjak dia masuk ke perguruan tinggi di Los Angeles, yaitu di Occidental College dimana dia berbicara pertama kali didepan umum, diatas panggung sebagai wakil mahasiswa kulit hitam di perguruan tinggi tersebut. Dengan warna vocal yang berat antara bariton-bass warisan ayahnya, Obama dapat memukau pendengarnya dengan begitu cepat dan menjadi orator yang mulai diperhitungkan..
Pada pertemuan di Tokyo hari ini, Obama mengatakan sendiri kalimat bahwa dialah presiden Amerika Serikat pertama yang mewarisi tradisi dan memahami budaya Pacific, mengingat pernah tinggal di Indonesia, lahir di Hawaii, berkeliling di Asia selama masa mudanya. Dia mengatakan sendiri bahwa dialah ‘America’s first Pacific President’ yang disambut dengan tepuk tangan yang sangat meriah dari para peserta pertemuan Tokyo tersebut.
Didalam bukunya ‘Dreams from my father’ dia sangat berbakti dan berterima kasih kepada ibunya Ann Dunham yang telah memberikan segala yang terbaik dari penampilan fisiknya antara lain alis tebalnya serta kepribadian kuat dan disiplin tinggi dari seorang ibu berkulit putih.
Sedangkan dari ayahnya yang berasal dari Kenya, Obama merasakan kecerdasan dan keuletan dan ketekunannya berasal dari seorang ayah berkulit hitam yang lahir nun jauh disana dipedalaman Kenya. Lahirlah seorang Barack Obama sebagai seorang Mulato yaitu anak yang lahir dari percampuran darah antara kulit putih dan kulit hitam.
Obama bukanlah termasuk kelompok orang yang ‘panas hari lupa kacang akan kulitnya’. Itu yang sangat dalam berkesan dalam hati saya. Dia mencari sampai jauh ke dusun di pedalaman Kenya jauh dari ibukota Nairobi, akar keluarganya dari pihak ayah termasuk saudara-saudari tirinya di Kenya.
Saudarinya ada yang mendapat beasiswa untuk sekolah linguistik di Heidelberg, Jerman. Clan Obama memang cerdas dan ayahnya berpoligami, satu wanita Afrika dan dua wanita kulit putih kebetulan keduanya berasal dari Amerika Serikat pernah menjadi isteri Obama senior.
Popularity: 2%
![]()
Kasus pertama adalah penyakit gondok pada seorang anak laki-laki usia 12 tahun. Anak tersebut datang ke laboratorium saya diantar kedua orang tuanya dengan keluhan benjolan dileher dua buah kanan dan kiri yang turut gerakan menelan. Benjolan ukurannya boleh dikatakan sama, yaitu 9x 4x 3 cm masing-masing dari lobus kanan dan kiri kelenjar tiroid. Keluhan lain tidak ada, kecuali pembesaran dileher yang mengganggu penampilan anak tersebut.
Yang menarik pada kasus ini, saudara laki-laki dari pasien yang umurnya 4 tahun diatas pasien ini mempunyai riwayat penyakit yang sama. Yaitu kelenjar gondoknya juga membesar dan telah dioperasi beberapa tahun lalu. Anak itu pada saat ini masih survive dan sudak duduk dikelas satu SMA.
Kasus terbaru ini setelah dilakukan pemeriksaan dibawah mikroskop ternyata adalah Follicular Carcinoma Thyroid pada lobus bilateral thyroid. Perlu dilakukan penelitian pada keluarga pasien ini, dimana dari 4 anak, terdiri dua laki-laki dan dua perempuan, maka kedua anak laki-lakinya yang terkena kanker tiroid, sedangkan dua anak perempuan mereka, normal dan tidak tampak gejala pembesaran kelenjar gondok.
![]()
Kasus kedua adalah seorang bapak berusia 60 tahun datang dengan pembesaran kelenjar getah bening pada selangkangan/inguinal dextra yang berjumlah lebih dari satu alias multipel. Dari anamnesis,disebutkan bahwa bapak itu menderita pembengkakan tersebut setelah adanya luka pada tumit kaki sebelah kanan yang berdekatan dengan telapak kaki kanannya. Pada saat saya periksa, disamping luka lama ditumit tersebut, terlihat lesi kulit yang menarik perhatian saya. Yaitu adanya bercak hitam pada kulit telapak kaki itu yang berdiameter 3-4 cm.
Ketika ditanya, keluarga pasien menjawab, bahwa bercak hitam tersebut akibat pekerjaan bapak itu sehari-hari menggarap sawahnya yang ditanami pohon padi. Saya tertegun sejenak, dan merasa tidak masuk akal. Kenapa bagian kaki lainnya dan kaki kirinya tidak ikut berubah kehitaman, padahal logikanya kedua kakinya seharusnya terendam bareng didalam lumpur dan genangan air sawah yang sama bersama dengan kaki kanan itu..
Setelah dilakukan FNAB dan saya lihat dibawah mikroskop, ternyata benjolan pada selangkangan kanan itu adalah anak sebar kanker ganas kulit yang paling ditakuti oleh oleh orang-orang bule yang disebut Melanoma Maligna (MM). Mereka yang terlalu lama dan punya kebiasaan berjemur dibawah sinar matahari, biasanya akan terkena MM. Karena itu para bule sangat khawatir bila berjemur dalam waktu lama dibawah sinar matahai setelah jam 9 pagi, takut kena MM.
MM dapat menyebar keseluruh organ tubuh : hati, paru, termasuk juga kedalam jaringan otak. Keganasan MM dinilai dari kedalaman invasinya memasuki jaringan dibawah kulit yang dikenal dengan kriteria Clark yang digolongkan menjadi 5 (lima) level mulai dari level I sampai dengan level V. Dari lapisan epidermis dibagian luar sampai ke lapisan lemak subkutan. Bila sudah sampai ke level V, biasanya MM akan menyebar lewat aliran limfe dan pembuluh darah dan bisa mematikan.
Popularity: 3%
Siapapun akan kesulitan termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada saat mereka-reka komposisi menteri yang akan mengisi kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Bagaimana tidak, karena sedemikian banyak pesanan dari partai politik dan lain-lain yang mengusulkan wakilnya menduduki posisi tertentu. Termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang antara lain mengincar posisi untuk Puan Maharani menjadi menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Begitulah politik. Yang tadinya berseteru berhadap-hadapan, tiba-tiba menjadi teman koalisi bahkan menduduki posisi Ketua MPR, satu lembaga tertinggi legislatif dinegara ini. Rasanya kita belum lupa kata-kata beliau yang berkata ’seorang jenderal kok menangis dan mengeluh didepan jurnalis dan masyarakat kecil atau wong cilik?’ Kalimat itu diucapkan oleh yang terhormat Ketua MPR Taufik Kiemas yang juga adalah suami mantan presiden Megawati Sukarnoputri. Sudah jelas kalimat itu ditujukan kepada SBY yang pada saat itu sedang di’zolimi’ Megawati.
Sungguh saya heran dan bengong menyaksikan adegan politik yang ibarat banyolan atau lawakan yang tidak lucu. Satu parodi badut yang tidak menyegarkan, namun melelahkan dan membosankan. Coba bayangkan, kapabilitas seorang ketua MPR yang pada saat acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden SBY dan Budiono yang barusan lewat, begitu banyak kesalahan dibuat terutama dalam bidang protokoler dan pengucapan serta pelafalan nama-nama serta gelar para petinggi di negara republik kita ini dan juga nama kepala negara serta perwakilan negara sahabat asing yang turut hadir.
Sungguh, bahwa pendidikan itu penting terbukti dari begitu banyak kesalahan yang terjadi pada saat acara super khidmat dan bersejarah itu. Apakah sang ketua MPR tidak melakukan latihan sebelumnya atau menganggap enteng pekerjaan menjadi pemimpin upacara pelantikan Presiden dan wakil Presiden tersebut. Maklumlah Taufik Kiemas biasanya rapat hanya ber-empat dengan Megawati, Puan Maharani dan Pramono Anung dirumah Kebagusan. Jadi ibarat reuni keluarga yang tidak perlu mengingat titel karena memang tidak satupun yang bertitel. Hanya mengandalkan kharisma warisan Bung Karno…
Dengan mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, paling tidak seseorang akan sanggup dan bisa melafalkan titel didepan nama seseorang dengan baik dan benar. Terbukti sudah dari adanya kesalahan bertubi-tubi yang sangat memalukan apalagi ada kepala negara asing termasuk perdana menteri Australia Kevin Rudd, Sultan Hasanal Bolkiah raja Brunei turut hadir disana. Semoga tidak terjadi lagi kesalahan yang sama dimasa depan.
Mengenai susunan KIB II dengan sederetan nama-nama tersebut, bila dikelompokkan maka akan didapat angka 47 berbanding 53 antara kalangan profesional dan wakil partai. Tentu saja komposisi ini sudah final dan termasuk yang terbaik dari yang baik-baik alias maximal namun tidak optimal yang bisa disusun oleh pak SBY dan Budiono.
Politik ‘balas budi’ jelas terlihat karena bagaimanapun juga kita orang Indonesia yang terbiasa akan membalas kebaikan budi seseorang dengan kebaikan pula. Apalagi ada pribahasa yang berkata ‘habis manis sepah dibuang’. Dan pak SBY tidak mau dikatagorikan termasuk orang yang seperti itu, setelah menggunakan dan menerima jasa baik seseorang lantas begitu saja mencampakkan orang itu… Nggak lah ya, itu bukan SBY banget..
Pesan bapak presiden SBY kepada para menteri yang baru dilantik sangat gamblang dan tegas. Karena KIB II adalah kabinet Presidential, maka yang menjadi komandan adalah Presiden, sedangkan para menteri adalah anak buah. So, loyalitas menteri terutama yang mewakili partai, sudah sepantasnya dan satu-satunya loyalitas kepada Presiden, bukan kepada ketua partai politik.
Saya penuh harap dari beberapa menteri yang akan menunjukkan kinerja terbaiknya seperti : Fadel Muhammad menteri kelautan, Freddy Numberi menteri perhubungan, Gamawan Fauzi menteri dalam negeri, Marty Natalegawa menteri LN.
Saya percaya dengan integritas dan rekam jejak yang baik dari beberapa menteri ini akan menjadi jaminan keberhasilan didalam pekerjaan yang dipercayakan kepada masing-masing menteri oleh presiden SBY. Mulai saat pelantikannya kemarin sampai lima tahun kedepan.
Meski ada re-evaluasi setiap tahun, semoga tidak satupun menteri yang drop out dan diganti ditengah jalan karena kurang atau tidak becus dalam pekerjaannya. Semoga para menteri yang baru dilantik mencurahkan segenap daya pikir dan usaha maximal demi kemajuan dan peningkatan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Amien..
Popularity: 3%
Semalam saya menyaksikan acara di sebuah saluran TV tentang ‘modern royalty’ atau keluarga kerajaan yang berpikiran modern dan telah memberikan andil bagi kemanusiaan bukan saja didalam kerajaan atau negara mereka sendiri namun juga untuk masyarakat global dan pastinya telah mendobrak batas-batas negara dan monarki dibawah kolong langit ini.
Sebut saja dari yang paling lama, mendiang Ratu Gracia atau Grace Kelly yang menjadi ratu di Monaco karena diperistri oleh raja Rainier. Sebelum menjadi ratu di kerajaan kecil nan indah di selatan negara Perancis, ratu Gracia adalah bintang film Hollywood dan anak seorang tukang batu di Philadelphia, Amerika Serikat. Tatkala menjabat ratu, maka Grace Kelly mengabdi dan berpartisipasi aktif didalam organisasi palang merah kerajaan Monaco dan palang merah dunia.
Ada raja dan ratu Thailand yaitu Bhumibol Adulyadey yangpernah mengenyam pendidikan tinggi modern di Amerika Serikat dan ratu Sirikit yang memperjuangkan kesamaan gender dalam masyarakat Thai. Semasih kondisi fisik keduanya memungkinkan, mereka selalu mengunjungi rakyat dipelosok pedesaan kerajaan Muangthai untuk melihat dari dekat dan berada langsung ditengah para petani, nelayan, buruh dan kaum yang terpinggirkan agar bisa mendengar langsung keluhan mereka yang kemudian akan segera ditindak lanjuti dengan mengirim semua kebutuhan dan keinginan golongan masyarakat itu.
Karenanya, tidak mengherankan, jika raja dan ratu Thailand sampai saat inipun masih sangat dicintai rakyatnya. Ulang tahun raja Bhumibol tetap semarak setiap tahun dirayakan sebagai pesta rakyat yang berduyun-duyun datang ke istana di Bangkok untuk menyampaikan selamat kepada raja mereka yang arif dan bijaksana. Dijalan-jalan dan dipertokoan tampak bendera kerajaan yang dikibarkan seluruh masyarakat menandakan kegembiraan dan kecintaan rakyat kepada rajanya.
Di Spanyol kita mengenal raja Carlos dan ratu Sofia yang juga sangat dicintai rakyatnya. Mereka termasuk raja dan ratu yang berpikiran modern, tidak lagi harus terkungkung didalam istana semata. Raja Carlos mengarahkan putranya agar terjun dibidang militer. Ratu Sofia melakukan banyak kegiatan sosial yang menyangkut kepentingan masyarakat luas termasuk meningkatkan ketrampilan wanita Spanyol agar dapat lebih berperan didalam keluarga dan masyarakat luas.
Mendiang Putri Diana atau Lady Di dari Inggris adalah contoh paling gamblang dari ‘mingling’nya seorang warga istana yang berbaur begitu dekat dengan masyarakat, bukan hanya di Inggris Raya akan tetapi telah keluar menembus batas negara dan kerajaan. Lady Di telah berkeliling mengunjungi korban perang di Cambodia dimana banyak korban yang kehilangan kakinya akibat granat yang ditanam didalam tanah pada saat perang melawan Khmer Merah.
Diana juga mengunjungi warga kelaparan di Somalia, penderita HIV/AIDS di Afrika Selatan, bahkan penderita kusta di RS. Sitanala, Tangerang-Indonesia. Luar biasa visi dan misi seorang Diana yang berperan sebagai wakil kerajaan Inggris dan menebar senyum kebaikan dihampir seluruh pelosok dunia ini. Kita sangat kehilangan sosok Diana yang berhati mulia…
Terakhir, yang pada saat ini sedang hangat-hangatnya diberitakan adalah gerak-gerik ratu Rania dan raja Abdullah dari Jordania yang mendapat sorotan media internasional. Apalagi, kalau bukan visi dan misi keduanya yang sedang berupaya dan menginginkan tercapainya perdamaian abadi di Timur Tengah. Dunia dan negara Arab sudah lelah dengan pertikaian sangat panjang antara Palestina dan Israel. Selain itu, ratu Rania sangat perhatian terhadap pendidikan, bukan saja dinegaranya Jordania dan negara-negara Arab lainnya, akan tetapi di seluruh pelosok global. Rania berprinsip bahwa ‘education is human right’ bahwa pendidikan adalah hak azasi manusia di seantero dunia.
Lihat, bagaimana sang raja dan ratu : Abdullah dan Rania sebagai pasangan muda kerajaan Jordania yang berkeliling negerinya dengan naik sepeda motor berboncengan. Mengenakan celana jeans, T-shirt dan jacket denim serta memakai sepatu sport Nike, keduanya nampak sebagai anak muda masa kini dari kalangan umum dan modern. Tidak ada atribut kerajaan dan segala macam pengawalan ketat yang hanya akan merepotkan dan menghambat perjalanan mereka. Sungguh, pemandangan dan perasaan yang sangat indah menyaksikan sepak-terjang keduanya yang begitu ‘humble’.
Popularity: 3%
Julia Roberts, salah satu bintang Hollywood yang saya kagumi dengan postur tubuhnya yang tinggi semampai dan senyumnya yang aduhai dengan lekuk bibirnya yang sexy. Permainannya dalam film ‘Pretty Woman’ yang dipasangkan dengan Richard Gerre ibarat si cantik dan si ngganteng tidak pernah membosankan, meski telah berulangkali saya menonton film itu. Saya sangat terkesan dengan gaun malam warna merah yang dipakai dalam film itu menambah kecantikan Julia Roberts yang digandeng tangannya oleh Richard Gerre yang selalu tampak ‘dandy’.
Tadinya saya pikir Roberts dan Gerre adalah pasangan yang ideal didalam dunia nyata, padahal tidak. Pada saat pembuatan film Pretty Woman tersebut Julia Roberts masih single, belum menjadi isteri Danny Moder seorang cameraman yang sering mengambil gambarnya saat shooting film. Persis kata pepatah Jawa, ‘witing tresno seko jalaran kulino’ memang benar. Dari seringnya bertemu dan kerja bareng dalam beberapa film, maka akhirnya keduanya menikah. Saat ini mereka telah memiliki dua putri kembar yang cantik, dan Julia sepertinya bisa menjadi ibu yang baik bagi kedua putrinya serta isteri yang setia bagi Danny Moder. Mereka menjadi contoh keluarga kecil yang bahagia di Hollywood pada saat ini..
Belum lama ini saya lihat Julia Roberts sedang diwawancarai oleh David Letterman dalam acara ‘Late Show’ disebuah TV kabel. Disitu ditayangkan juga, betapa masyarakat India dimana Julia Roberts sedang shooting film terbarunya ‘Eat, Pray, Love’ atau EPL dengan antara lain Brad Pitt, menyedot perhatian luar biasa banyak. Orang-orang berkerumun disekitar lokasi shooting dan anak-anak naik ke batang pohon agar dapat melihat si cantik Julia Roberts lebih jelas dan dekat. Ditanya oleh Dave dimana lokasi shooting berikutnya, maka Julia menyebut Bali setelah shooting di India. Wow, dia senang bisa shooting di pulau yang sangat populer di Amerika Serikat sebagai tujuan wisata sejak tahun empat-puluhan.
Kemarin saya dengar crew EPL sudah sampai di Gianyar, Bali. Dan masyarakat Balipun menyambut dengan senang hati serta merasa tersanjung dengan rencana pembuatan film EPL di pulau Bali. Bagaimana tidak bangga, karena para pemain EPL adalah bintang papan atas Hollywood seperti Julia Roberts dan Brad Pitt. Apalagi Brad Pitt mendapat julukan ‘the sexiest man alive’ dan menarik perhatian dunia karena perkawinannya dengan Angelina Jolie sehingga dia sering disebut Brangelina Pitt. Pitt dan Jolie punya 6 (enam) anak, dan secara kebetulan juga anak biologis keduanya ada yang kembar sama dengan anak kembar Julia Roberts. Dua diantara anak Jolie-Pitt anak adopsi, satu dari Cambodia yang bernama ‘Maddox’ dan satu dari Afrika. Mereka pasangan dan keluarga unik dengan anak-anak adopsi dari berbagai etnik dibelahan bumi ini.
Cerita EPL sendiri mengenai seorang wanita diperankan Julia Roberts dalam pencarian cintanya pergi ke India dan sampai terdampar ke pulau Bali dan akhirnya menemukan tambatan hatinya. Bagaimana persisnya, mari kita tunggu film tersebut yang konon baru akan direlease pada tahun 2011. Lama banget ?
Popularity: 3%
![]()
Saya barusan membuka e-mail dari mailbox saya di yahoo.com dan tercengang ada kiriman e-mail dari Presiden Amerika Serikat Barack Obama. E-mail tersebut dikirimkan langsung dari Washington, D.C. pada hari ini dari markas Komite Nasional Demokratik yang beralamat : 430 South Capitol Street SE, Washington, D.C. 20003.
Congratulation to President Barack Obama, selamat kepada presiden Obama yang telah memenangkan hadiah Nobel Perdamaian 2009. Sangat pantas dan tepat bagi seorang Obama yang sangat rendah hati, sederhana dan sangat mencintai perdamaian dimanapun dikolong bumi ini. Pelan namun pasti, semua peperangan yang diwariskan pendahulunya mantan presiden George W. Bush akan dicarikan solusi yang paling tepat untuk masing-masing peperangan itu.
Seperti yang sudah kita ketahui, semua tentara Amerika Serikat telah ditarik dari Irak. Dan kini Presiden Obama bersiap mencarikan jalan keluar terbaik bagi peperangan di Afghanistan agar nantinya tercipta ‘win-win solution’ bagi kedua negara. Di dewan keamanan PBB Presiden Obama juga berpidato dan menyerukan pentingnya ‘Dunia tanpa senjata nuklir’ menetralisir ucapan Ahmadinejad presiden Iran yang berorasi dengan berapi-api dipenuhi emosi yang meledak-ledak menjelaskan tentang proses pengayaan uranium dikota Qom, Iran.
Usaha dan berbagai cara yang dilakoni Presiden Obama untuk mendinginkan ketegangan antara negara-negara Barat dan Dunia Islam serta antara negara maju dengan terrorisme samar-samar akan tetapi telah terasa dampaknya bagi kita semua. Bukan hal mustahil bila nanti akhirnya terjadi perdamaian antara musuh bebuyutan Israel dan Palestina dalam kurun waktu kepresidenan Barack Obama. Netan Yahu dan Mahmud Abbas sudah mulai melunak, dan para mahasiswa serta hadirin merasa adem dan sumringah tatkala Obama berkata ‘Assalamuallaikum’ saat membuka pidatonya di Kairo University…
Inilah kutipan lengkap dari message yang saya terima via e-mal sebagai berikut :
Friend,
This morning Michelle and I awoke to some surprising and humbling news. At 6.00 a.m we received word that I’ve been awarded the Nobel Peace Prize for 2009.
To be honest, I do not feel that I deserve to be in the company of so many of the transformative figures who’s been honored by this prize.. men and women who’ve inspired me and inpired the entire world through their courageous pursuit of peace.
But I also know that throughout history the Nobel Peace Prize has not just been used to honor specific achievement; it’s also been used as a means to give momentum to a set of causes.
That’s why I’ve said that I will accept this award as a call to action, a call for all nations and all peoples to confront the common challenges of the 21st century. These challenges won’t all be met during my presidency, or even my lifetime. But I know these challenges can be met so long as it’s recognized that they will not be met by one person or one nation alone..
This award.. and the call to action that comes with it..does not belong simply to me or my administration; it belongs to all people around the world that who have fought for justice and for peace. And most of all, it belongs to you, the men and women of America, who have dared to hope and have worked so hard to make our world a little better.
So, today we humbly recommit to the important work that we’ve begun together. I’m grateful that you’ve stood with me thus far and I ‘m honored to continue our vital work in the years to come.
Thank you,
President Barack Obama.
Popularity: 3%
![]()
![]()
Here are some cases that I thought might be interesting from my Anatomical pathology Laboratory. The fiirst case was a dermatology case found in the body of young man 34 years old by coincident while doing an FNAB on his left lump in his neck. After pulling out his T-shirt, I saw a feature of ‘itchy skin’ all over his chest. The lesion seemed to look like blisters but not transparent or cystous on palpation. They look like scars or hard blisters, with very itchy and burning sensation according to the patient. I could not recognize what disease or symptom was that. I need help from dermatologist colleague…
The second case were the fibroid tumors of a woman 42 years old with multiple lumps on her subserous womb. This case interesting for me, due to all the three tumors were almost the same in diameter and shape. In other words uniformity in diameters and shape.. Those were really true, if you look at the picture.
The third case was an uncommon location of a Malignant mammary cancer , which showed an ulcer far enough from the nipple, as if the ulcer was not belong to the mammary tissue. The patient was a woman of 46 years of age. Most malignant mammary cancer usually resides behind the nipple, around the areola mammae and the most popular sites is the area of the breast tissue that we used to call Upper Lateral Quadrant (ULQ) of the breast. You will understand more, by watching the picture.
Popularity: 3%
Dr. Sukma Merati is founder and owner of Riau Pathology Center in Pekanbaru, Riau. Dr. Merati has had various international experience and training, including as a fellow doctor at The Mount Sinai Hospital in New York City, NY, USA (2000-2002).